Reporter : Susiana, S.Si., M.Si.
Sumatera – Intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak akhir November 2025 memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Pulau Sumatera. Siklon tropis yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh menyebabkan luapan sungai, tanah longsor, serta kerusakan lingkungan yang berdampak luas pada kehidupan masyarakat.
Di Sumatera Utara, bencana tersebut secara signifikan melanda Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, hingga Kabupaten Langkat. Meski peringatan dini telah disampaikan oleh BMKG, kondisi alam yang telah jenuh air membuat bencana tidak terelakkan.
Menanggapi situasi tersebut, Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) melalui program IJABI Peduli menginisiasi gerakan tanggap darurat bencana. Koordinasi intensif antara Pengurus Pusat (PP) IJABI dan Pengurus Wilayah (PW) IJABI Sumatera Utara dilakukan untuk membuka donasi, membentuk tim relawan, serta menyalurkan bantuan langsung kepada korban.

Penyaluran bantuan tahap pertama dilaksanakan pada 6–12 Desember 2025 di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Tim IJABI Peduli yang dipimpin Ketua PW IJABI Sumatera Utara, Susiana, S.Si., M.Si., bergerak ke berbagai titik terdampak untuk menyerahkan bantuan kebutuhan pokok. Saat itu, banjir baru surut sekitar empat hari, sementara aktivitas sekolah, perkantoran, dan kawasan industri masih lumpuh akibat genangan air dan kerusakan akses jalan.
Tahap kedua berlangsung pada 25 Desember 2025 di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya Kecamatan Tukka. Wilayah ini mengalami dampak lebih parah berupa banjir bercampur lumpur dan longsor, menyebabkan kerusakan rumah, korban jiwa, serta pengungsian yang masih berlangsung. Tantangan tambahan muncul akibat banyaknya kayu gelondongan yang hanyut, mencerminkan kerusakan hutan di wilayah hulu.
Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, pakaian layak pakai, perlengkapan sekolah, perlengkapan ibadah, selimut, kebutuhan mandi, hingga makanan ringan.
Distribusi dilanjutkan pada 4 Januari 2026 di Kabupaten Langkat, Kecamatan Tanjung Pura dan Besitang. Penyaluran dilakukan secara langsung ke rumah warga, khususnya di daerah pedalaman perkebunan dan bantaran sungai yang belum sepenuhnya pulih. IJABI melalui Gerakan IJABI Peduli dan kolaborasi dengan Ormas lain berhasil menghimpun donasi uang tunai sebesar Rp59.175.000 serta pakaian layak pakai. Sebanyak 427 warga terdampak menerima manfaat dari program ini. Di tengah bencana, semangat gotong royong, ketabahan, dan solidaritas masyarakat menjadi penguat bahwa harapan tetap hidup dalam setiap ujian. IJABI menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan relawan yang telah berkhidmat bersama untuk kemanusiaan.