Generated by All in One SEO v5.0.0.1, this is an llms.txt file, used by LLMs to index the site. # Majulah IJABI Sebarkan Senyum Sang Nabi. ## Sitemaps - [XML Sitemap](https://majulah-ijabi.org/sitemap.xml): Contains all public & indexable URLs for this website. ## Pos - [Ketika Kemampuan Terbatas: Karbala dan Kaum Mustadh'afin](https://majulah-ijabi.org/ketika-kemampuan-terbatas-karbala-dan-kaum-mustadhafin/) - Saya selalu merasa bahagia dan bangga kepada saudara-saudara yang Allah muliakan dengan kesempatan berziarah ke Karbala, terlebih kepada mereka yang tidak hanya rela menabung dan berkorban demi menjadi tamu Imam Husain a.s., tetapi juga tidak pernah melupakan hak-hak saudara-saudaranya yang sedang miskin, sakit, menjadi janda, menjadi yatim, atau hidup dalam berbagai kesulitan. Mereka memahami bahwa - [Empat Puluh Hari](https://majulah-ijabi.org/empat-puluh-hari/) - Empat puluh hari telah berlalu sejak musibah besar itu menimpa. Namun, kesedihan itu tak juga mereda, luka semakin mendalam, rasa pilu semakin memuncak. Empat puluh hari Di Karbala, itu bukanlah akhir kesedihan, melainkan awal perjalanan. Darah itu tidak terkubur, suara itu tak kunjung diam, dan al-Husain as tidak mungkin bisa dilupakan. Empat puluh hari Air - [-Memanusiakan Manusia (Warisan Pemikiran Dr. Jalaluddin Rakhmat di Tengah Krisis Kemanusiaan)-](https://majulah-ijabi.org/memanusiakan-manusia-warisan-pemikiran-dr-jalaluddin-rakhmat-di-tengah-krisis-kemanusiaan/) - Pada era ketika kemampuan manusia semakin dipersandingkan dengan kecanggihan teknologi yang berkembang pesat, makna kemanusiaan perlahan mengalami reduksi. Manusia tidak lagi dipahami sebagai subjek yang utuh, melainkan kerap direduksi menjadi entitas yang sekadar menjalani aktivitas biologis dan mekanis. Dalam konteks ini, perdebatan mengenai hakikat manusia pun meluas dan diperpanjang ke berbagai disiplin ilmu, mulai dari - [Ratusan Jamaah Lakukan Arbain Walk Menuju Mazar K.H. Jalaluddin Rakhmat](https://majulah-ijabi.org/arbain-walk-to-mazar-ikhtiar-menyambung-ruh-dan-merawat-khidmat-husaini-di-tanah-air/) - Rombongan demi rombongan berdatangan. Ratusan langkah kaki berderap mengikis jarak, membawa gemuruh kerinduan yang sama di dalam dada. Dari penjuru nusantara—Kupang, Sukabumi, Tasikmalaya, Garut, hingga Jakarta—para pecinta Ahlulbait berkumpul dalam satu ikatan batin. Mereka mengikatkan batin dalam acara Arbain Walk, dan di saat jutaan lautan manusia di belahan bumi lain sedang membasahi jalanan Najaf menuju - [Arbain Walk to Mazar: Menyambungkan Ruh kepada Imam Husain as. melalui Jejak Allahyarham MahaGuru](https://majulah-ijabi.org/arbain-walk-to-mazar-menyambungkan-ruh-kepada-imam-husain-as-melalui-jejak-allahyarham-mahaguru/) - Bandung, 2 Agustus 2026 Menjelang Arbain Imam Husain as., para zuwwar dari berbagai negeri bergerak menuju Sayyidina Imam Husain as. melalui Arbain Walk to Karbala, menapaki jalan cinta menuju para syuhada. Di saat yang sama, bagi kita yang belum memiliki kesempatan berziarah ke Karbala, Ahlulbait telah mengajarkan jalan untuk tetap terhubung. Sebagaimana diriwayatkan dari Imam - [Zumar: Rombongan yang Diikat oleh Cinta kepada Imam](https://majulah-ijabi.org/zumar-rombongan-yang-diikat-oleh-cinta-kepada-imam/) - Arbain Walk To Mazar, Rancaekek, Ahad, 2 Agustus 2026 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ السلام عليك يا أبا عبد الله، وعلى الأرواح التي حلّت بفنائك. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Para guru yang dimuliakan, anak-anakku yang terkasih. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Baginda Rasulullah Muhammad saw., keluarga sucinya, dan para pecinta Ahlulbait hingga hari kiamat. Izinkan - [Anggapan dan Merasa-Rasa Bukanlah Perkara Kecil](https://majulah-ijabi.org/anggapan-dan-merasa-rasa-bukanlah-perkara-kecil/) - Dalam ajaran Ahlul Bait as, suluk (perjalanan spiritual) tidak hanya ditempuh dengan amalan-amalan dan ritual keagamaan. Suluk tidak hanya tercermin dalam sikap dan perbuatan yang tampak. Lebih dari itu, suluk merupakan akumulasi dari keseluruhan diri kita, dari yang terdalam hingga yang terluar yang ada pada diri kita. Sehingga, seperti apa keyakinan dan anggapan kita tentang sesuatu, bahkan anggapan kita tentang diri kita sendiri pun itu merupakan bagian dari suluk kita. Jadi sebenarnya manusia menempuh suluk dan riyadhah sejak dalam hati dan pikirannya. - [Standar Ganda terhadap Ahlulbait](https://majulah-ijabi.org/standar-ganda-terhadap-ahlulbait/) - Dalam sejarah Islam, terdapat banyak tokoh yang mengalami penganiayaan, disiksa, dipenjara, bahkan dihukum mati karena mempertahankan keyakinan atau pandangan keagamaannya. Bersamaan dengan itu, berkembang pula berbagai cerita tentang keajaiban yang menyertai mereka setelah wafat. Menariknya, sebagian cerita tersebut diterima dan dicatat dalam buku dan kitab sejarah maupun manaqib. Namun, ketika cerita serupa dinisbatkan kepada Ahlulbait Nabi saw, tidak sedikit yang menolaknya, mentertawakannya, karena dianggap lelucon, dianggap sebagai khurafat, takhayul dan dibarengi dengan pernyataan sesat. Tulisan ini tidak bermaksud menetapkan kebenaran setiap cerita karamah, melainkan mengajak pembaca melihat adanya kemungkinan standar penilaian yang berbeda terhadap Ahlulbait. - [Dari The Other Menuju Rekayasa Sosial](https://majulah-ijabi.org/dari-the-other-menuju-rekayasa-sosial/) - Minggu malam, 26 Juli 2026, Kohati MPO Sulawesi Tenggara mengundang saya bersama rekan-rekan dari IJABI Sulawesi Tenggara untuk menghadiri sebuah diskusi publik di salah satu kafe di sekitar Kampus Universitas Halu Oleo. Tema yang diangkat terasa begitu relevan dengan dinamika sosial yang tengah berkembang, khususnya di kalangan mahasiswa dan mahasiswi yang semakin akrab dengan perbincangan mengenai studi gender, yaitu "Penanganan Pelecehan Seksual: Analisis Dampak, Perlindungan Hak Korban, serta Upaya Pencegahan." - [Di Balik Pesona Gagasan dan Pemikiran: Antara Tajassumul A’mal dengan Keadilan Ilahi](https://majulah-ijabi.org/di-balik-pesona-gagasan-dan-pemikiran-antara-tajassumul-amal-dengan-keadilan-ilahi/) - Ketika seseorang menganut suatu pendapat, ideologi dan pemikiran, kemudian hal itu disampaikan atau diajarkan kepada orang lain dan akhirnya pendapat itu diikuti atau berpengaruh besar dalam kehidupan orang lain, sebenarnya yang terjadi bukan hanya transfer pengetahuan, bukan hanya sebagai aktivitas intelektual dan wacana keilmuan, tetapi juga memiliki implikasi pada kebahagiaan dan keselamatan seseorang di alam barzakh dan akhirat. Setiap pemikiran yang diyakini, diajarkan, dan diwariskan memiliki dimensi batin. Aktivitas berpikir dan menyampaikan teori tidak berhenti pada ranah intelektual, melainkan menjadi bagian dari pertanggungjawaban eksistensial manusia di hadapan Allah. Jika kandungannya benar, maka akan menjadi pahala jariyah selama orang-orang mengikuti pendapat itu. Namun jika kandungannya salah atau menyesatkan, maka akan menjadi dosa jariyah selama orang-orang mengikuti pendapat itu. - [Pluralisme Agama Bukan Berarti Semua Agama Dicampur](https://majulah-ijabi.org/pluralisme-agama-bukan-berarti-semua-agama-dicampur/) - Penulis Jurnal: Mutiara Afrilia & Zulfan TaufikPerguruan Tinggi: Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek BukittinggiJurnal: Jurnal Edu Research, Volume 6 Nomor 4, Januari 2026Judul: Pluralisme Agama Perspektif Jalaluddin Rakhmat dan Relevansinya terhadap Kebebasan Beragama di Indonesia ⸻ Ada satu kata yang mungkin paling sering disalahpahami ketika nama Kang Jalal disebut. Pluralisme. Sebagian orang mendengarnya - [Ketika Kematian Tidak Lagi Menakutkan](https://majulah-ijabi.org/ketika-kematian-tidak-lagi-menakutkan/) - Membaca Skripsi “Studi Komparasi Pemikiran Jalaluddin Rakhmat dan Komaruddin Hidayat tentang Kematian” Penulis skripsi: Sal Sabillah Nikmatus SolikahProgram Studi Tasawuf dan PsikoterapiFakultas Ushuluddin dan FilsafatUniversitas Islam Negeri Sunan Ampel SurabayaTahun 2023 ⸻ Semua Orang Takut Mati. Tetapi Mengapa? Hampir semua manusia memiliki satu ketakutan yang sama: kematian. Anehnya, kita tahu bahwa kematian pasti datang, tetapi - [Ketika Kang Jalal Membawa Suara Minoritas ke Parlemen](https://majulah-ijabi.org/ketika-kang-jalal-membawa-suara-minoritas-ke-parlemen/) - Bagi sebagian orang, parlemen adalah arena perebutan kekuasaan. Bagi sebagian yang lain, ia adalah tempat menyusun undang-undang. Namun bagi Allahyarham KH. Jalaluddin Rakhmat, parlemen adalah ruang untuk memperjuangkan mereka yang suaranya sering tenggelam di tengah riuhnya politik. Itulah benang merah yang ditarik oleh Hamdani Kurniawan, Ari Ganjar Herdiansah, dan Husin Al-Banjari dalam penelitian mereka yang - [Tasawuf Syi’i: Revolusi Besar Itu Dimulai dari Hati](https://majulah-ijabi.org/tasawuf-syii-revolusi-besar-itu-dimulai-dari-hati/) - Di zaman ketika orang berlomba memperbaiki dunia, Kang Jalal justru mengajak kita berhenti sejenak dan bertanya, sudahkah kita memperbaiki hati? Pertanyaan itu tampak sederhana. Namun di situlah sesungguhnya seluruh bangunan pemikiran tasawuf KH. Jalaluddin Rakhmat berdiri. Beliau meyakini bahwa perubahan masyarakat tidak pernah lahir dari kebencian, tidak pula dari banyaknya perdebatan. Perubahan selalu dimulai dari - [Bagaimana Kang Jalal Membaca Al-Qur’an](https://majulah-ijabi.org/bagaimana-kang-jalal-membaca-al-quran/) - Ada warisan ilmu yang terus hidup, bukan hanya karena dibaca, tetapi juga karena terus diteliti. Demikian pula karya-karya KH. Jalaluddin Rakhmat. Selain dikenal sebagai mubalig, cendekiawan, dan penulis produktif, Kang Jalal juga menjadi salah satu tokoh yang pemikirannya banyak dikaji di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah skripsi yang ditulis Nasukha pada Jurusan - [Berakhlak Mulia Kepada Orang Yang Dipekerjakan dan Menjaga Hak-Haknya](https://majulah-ijabi.org/berakhlak-mulia-kepada-orang-yang-dipekerjakan-dan-menjaga-hak-haknya/) - Inilah teladan akhlak Baginda Rasulullah Muhammad SAW dalam memuliakan dan menjaga adab bahkan terhadap pembantunya. Beliau SAW tidak pernah membedakan-bedakan cara bersikapnya berdasarkan materi, ketenaran dan status sosial orang itu. Beliau SAW juga tidak pernah malu, gengsi, apalagi sampai merasa harga dirinya jatuh hanya karena berteman, duduk bercengkerama dan makan bersama para pembantu dan fakir miskin yang mungkin di zaman sekarang mereka akan dipandang rendah oleh sebagian orang-orang kaya, para pejabat, dan oleh orang-orang yang angkuh, yang merasa besar diri, merasa sebagai pemilik sejati atas nikmat yang Allah limpahkan kepadanya, orang-orang yang lupa diri, yang terjebak dalam pola pikir materialis, yang jauh dari perkumpulan orang-orang saleh, yang masa bodoh dengan hal-hal yang berkaitan dengan tazkiyatun nafs dan suluk (penyucian diri dan jalan penyempurnaan jiwa), atau yang batinnya kering dari kelembutan dan sentuhan-sentuhan spiritual. - [Laporan Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam rangkaian Milad Ijabi oleh PW Ijabi dan Yayasan Karomah](https://majulah-ijabi.org/laporan-kegiatan-pemeriksaan-kesehatan-gratis-dalam-rangkaian-milad-ijabi-oleh-pw-ijabi-dan-yayasan-karomah-sabtu-18-juli-2026/) - Ketika Pengabdian Menjadi Ibadah Ada hari-hari ketika sebuah ruangan praktik dokter berubah menjadi ruang perjumpaan kasih sayang. Hari ini, di Praktik dr. Muhammad Zailani, Sp.OG, Subsp. Obginsos, Citra Grand City Palembang, yang diperiksa bukan sekadar tekanan darah, kadar gula, atau keluhan kesehatan. Yang sesungguhnya disentuh adalah martabat manusia. Dalam rangka Milad IJABI, PW IJABI Sumatera Selatan bekerja sama dengan Yayasan Karomah menyelenggarakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi para pengemudi ojek daring, petugas cleaning service, dan satpam di lingkungan Kecamatan Alang-Alang Lebar. - [Amalan-Amalan Yang Mendatangkan Rezeki dan Menjauhkan Kemiskinan](https://majulah-ijabi.org/amalan-amalan-yang-mendatangkan-rezeki-dan-menjauhkan-kemiskinan/) - Berikut ini amalan-amalan yang menjadi wasilah mendatangkan rezeki dan menjauhkan kemiskinan yang tercatat dalam kitab-kitab mazhab Ahlul Bait as : 🔸 AMALAN 1 Berbakti kepada kedua orang tua dan terus menerus menjaga hubungan baik dengan mereka (saat mereka masih hidup maupun setelah meninggal dunia) Dalam riwayat disebutkan barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan dilapangkan rezekinya, maka hendaklah ia berbakti kepada kedua orang tuanya. Sesungguhnya berbakti kepada keduanya merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah SWT. - [Social Engineering: Revolusi Dimulai dari Cara Berpikir](https://majulah-ijabi.org/social-engineering-revolusi-dimulai-dari-cara-berpikir/) - Ada warisan ilmu yang terus hidup, bukan hanya karena dibaca, tetapi juga karena terus diteliti. Demikian pula karya-karya KH. Jalaluddin Rakhmat. Selama puluhan tahun, buku-buku beliau tidak hanya menemani pembaca di ruang-ruang pengajian, tetapi juga menjadi bahan kajian di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah skripsi yang ditulis oleh Tajus Syarofi pada Jurusan - [Mengenang Haul kang Beben dan Gus Den](https://majulah-ijabi.org/mengenang-haul-kang-beben-dan-gus-den/) - Mengambil contoh dari festival hari orang mati di Meksiko dan film Coco, penceramah menggarisbawahi konsep eskatologi bahwa kondisi ruh di alam setelah dunia sangat dipengaruhi oleh seberapa kuat orang-orang yang masih hidup mengingat mereka. "Lilinnya itu terang, tergantung bagaimana orang yang masih hidup di dunia mengingatnya. Jadi kalau orang yang dia tinggalkan kuat mengingat dia, maka dia bersinar terang juga di alam sana itu." - [LIMA CAHAYA](https://majulah-ijabi.org/lima-cahaya/) - Mari bergandengan tangan, membangun masa depan. Menjadi cahaya bagi sesama, demi ridha Allah Yang Maha Esa. Islam mengajarkan cahaya ilmu, menuntun akal mencari yang satu. Spiritual menghidupkan jiwa, mendekatkan hati kepada-Nya. - [Tasawuf: Oase di Tengah Kegelisahan Manusia Modern](https://majulah-ijabi.org/tasawuf-oase-di-tengah-kegelisahan-manusia-modern/) - Ada warisan ilmu yang terus hidup, bukan hanya karena dibaca, tetapi karena terus diteliti. Demikian pula karya-karya KH. Jalaluddin Rakhmat. Selama puluhan tahun, buku-buku beliau tidak hanya menemani pembaca di ruang-ruang pengajian, tetapi juga menjadi bahan kajian di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah skripsi yang ditulis oleh Ach. Rofiki Hasbullah pada Program - [Merawat Hati Bersama Kang Jalal](https://majulah-ijabi.org/merawat-hati-bersama-kang-jalal/) - Ada warisan ilmu yang terus hidup, bukan hanya karena dibaca, tetapi karena terus diteliti. Demikian pula karya-karya KH. Jalaluddin Rakhmat. Selama puluhan tahun, buku-buku beliau tidak hanya menemani pembaca di ruang-ruang pengajian, tetapi juga menjadi bahan kajian di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah sebuah skripsi yang ditulis oleh Mila Uhtia Rohmah di - [Dosa Yang Berpengaruh Pada Kehidupan Dunia](https://majulah-ijabi.org/dosa-yang-berpengaruh-pada-kehidupan-dunia/) - Ada kutipkan satu peristiwa dari tokoh sufi yang terkenal, Jalaluddin Rumi. Alkisah seorang pedagang dari Tabriz datang ke Konia kota yang kemudian menjadi tempat wafatnya Jalaluddin Rumi walaupun ia berasal dari Afganistan atau Balakh. Tapi ia kemudian pindah ke Konia dan meninggal di situ. Ia menjadi ulama yang sangat dihormati - [Rahasia Intonasi Menurut Al-Qur’an](https://majulah-ijabi.org/rahasia-intonasi-menurut-al-quran/) - “Sering kali yang lebih dahulu didengar manusia bukanlah isi ucapan kita, melainkan cara kita mengucapkannya.” Gagasan ini telah lama menjadi salah satu benang merah pemikiran Dr. Jalaluddin Rakhmat dalam Psikologi Komunikasi. Menurut Kang Jalal, komunikasi bukan sekadar memindahkan informasi, tetapi juga memindahkan makna, emosi, dan suasana batin. Intonasi, ekspresi, dan pilihan cara berbicara menjadi bagian - [IJABI Hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Setara Institute](https://majulah-ijabi.org/ijabi-hadiri-peringatan-hari-ulang-tahun-hut-ke-20-setara-institute/) - JAKARTA - Setara Institute for Democracy and Peace atau Setara Institute, organisasi yang berfokus pada isu-isu HAM (hak asasi manusia) dan demokrasi, bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh. Di tengah carut-marut persoalan pelanggaran HAM di Indonesia, Setara Institute tetap kokoh berdiri meski kinerjanya tidak seheboh Kementerian HAM yang dikomandani Natalius Pigai. "Kami memang lebih fokus pada isu-isu KBB (kebebasan beragama dan berkeyakinan). Seperti yang dimandatkan Gus Dur (Abdurrahman Wahid), sebagai salah satu pendiri Setara Institute, seperti isu intoleransi," kata Direktur Setara Institute Halili Hasan kepada wartawan, pada Rabu (8/7/2026) di Jakarta. - [Peringati Milad 26 IJABI, PW IJABI Lampung Gelar Majlis Do’a Tawasul dan Salurkan Bantuan Pendidikan](https://majulah-ijabi.org/peringati-milad-26-ijabi-pw-ijabi-lampung-gelar-majlis-doa-tawasul-dan-salurkan-bantuan-pendidikan/) - LAMPUNG – Momentum memperingati Hari Lahir (Harlah) Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) ke-26 diisi dengan aksi nyata oleh pengurus dan jemaah IJABI Lampung. Agenda rutin dua mingguan Majlis Do’a Tawasul yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan dana peralatan sekolah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, semalam. - [PW IJABI Sumatera Selatan Sukses Gelar Puncak Perayaan Milad ke-26 IJABI](https://majulah-ijabi.org/pw-ijabi-sumatera-selatan-sukses-gelar-puncak-perayaan-milad-ke-26-ijabi/) - PALEMBANG, 05 Juli 2026 – Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) Sumatera Selatan sukses menyelenggarakan puncak peringatan Milad ke-26 IJABI. Mengusung tema besar "Meneguhkan Ukhuwah, Merawat Cinta Ahlulbait, Menguatkan Khidmat untuk Bangsa", seluruh rangkaian acara berlangsung dengan baik, tertib, dan lancar pada Minggu, 5 Juli 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Ai-Cha Sako Kenten ini dimulai sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Perayaan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus, sesepuh, jamaah, serta generasi muda yang memenuhi lokasi dengan penuh antusiasme. - [Jalan Tangguh Iran](https://majulah-ijabi.org/jalan-tangguh-iran/) - Oleh: Yudi Latif Saudaraku, sejarah tidak pernah menghadiahi Iran jalan yang rata. Negeri itu terus berjalan di gugusan batu-batu rintangan yang dihadirkan zaman, meski masih beruntung mendapat tumpuan akar historis yang kuat: warisan agung peradaban Persia yang terus mengalir dalam urat nadinya. Monarki runtuh, revolusi meledak, lalu lahirlah sebuah republik yang sejak awal dipaksa hidup - [MILAD KE-26 IJABI: MENANDAI ARAH BARU PERADABAN MELALUI GERAK INTELEKTUAL DAN PERKHIDMATAN](https://majulah-ijabi.org/milad-ke-26-ijabi-menandai-arah-baru-peradaban-melalui-gerak-intelektual-dan-perkhidmatan/) - Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) memperingati hari jadinya yang ke-26 dengan menegaskan kembali komitmennya dalam membangun arah baru peradaban. Perayaan milad kali ini mengambil tempat di **Aula KH. Jalaluddin Rakhmat, Bandung**, sebuah ruang yang sarat akan memori perjuangan pemikiran. Momentum sakral yang ditandai oleh kuatnya gerak intelektual serta perkhidmatan sosial ini bertepatan dengan bulan - [Sebut Dunia Terlalu Serius, KH Miftah Tawarkan Humor untuk Rawat Toleransi di Bali](https://majulah-ijabi.org/sebut-dunia-terlalu-serius-kh-miftah-tawarkan-humor-untuk-rawat-toleransi-di-bali/) - Sinergi lintas budaya dan agama kembali menggelora di Pulau Dewata melalui perhelatan akbar The 3rd Civilizations Harmony Forum yang digelar pada Senin, 29 Juni 2026. Bertempat di Renaissance Bali Uluwatu Resort, forum internasional ini mengusung tema yang sangat relevan dengan kondisi global saat ini, yaitu "Bhinneka Tunggal Ika, Dunia Satu Keluarga". Kegiatan bergengsi yang diinisiasi oleh kolaborasi Yayasan Prajna Harmonis, Nurcholis Madjid Society, dan China Confucius Foundation ini resmi dibuka dengan pemaparan pandangan dari dua tokoh nasional, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia 2019-2024, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD dan Gubernur Bali 2024-2029, Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., yang bertindak sebagai pembicara kunci (keynote speaker). - [26 TAHUN IJABI](https://majulah-ijabi.org/26-tahun-ijabi/) - Filosofi Identitas Visual Milad IJABI ke-26 Tidak semua perjalanan diukur oleh panjangnya waktu. Sebagian dikenang karena nilai-nilai yang terus dihidupkan. Demikian pula dua puluh enam tahun perjalanan Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI). Lebih dari sekadar usia organisasi, ia adalah perjalanan menjaga amanah, merawat persaudaraan, menebarkan ilmu, dan menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan. - [Merawat Kemanusiaan dalam Cahaya Karbala](https://majulah-ijabi.org/merawat-kemanusiaan-dalam-cahaya-karbala-refleksi-budaya-tahun-baru-hijriyyah-1448-h/) - Seperti menanti hilal yang membawa kabar sukacita, antusiasme jemaah untuk menyambut majelis Asyura selalu menjadi penantian yang mendebarkan bagi para pecinta Ahlulbait. Begitu titik kumpul ditetapkan di Gedung Muhammad Toha, Bandung, ribuan kerinduan pun tumpah ruah di sana pada Kamis, 25 Juni 2026, dalam rangkaian acara yang tajuknya sudah menyiratkan kedalaman makna: Refleksi Budaya Tahun - [Qodama shidqin di sisi-Mu bersama Husain dan para sahabat Husain](https://majulah-ijabi.org/qodama-shidqin-di-sisi-mu-bersama-husain-dan-para-sahabat-husain/) - Maka, bagaimana agar kita kelak digabungkan dengan Habib, Muslim, Jawn dan para Syuhada Karbala lain yang demikian mulia? Inilah pertanyaan yang menggerakkan setiap peziarah . Suatu pertanyaan yang mengalirkan air mata dan menggerakkan hati untuk bertanya dan mencari makna. Menurut saya, mungkin jawabannya ada dan tersembunyi dalam doa Ziarah Asyura - [Memoar Ziarah Ke Ra’sul Husein Kairo](https://majulah-ijabi.org/memoar-ziarah-ke-rasul-husein-kairo/) - Sejarah Imam Husein bukanlah sekadar deretan angka tahun atau kronologi politik yang dingin. Ia adalah bara abadi dalam dada umat Islam, sebuah jejak luka yang tak pernah kering sejak wafatnya Utsman bin Affan, yang mengalir melalui Perang Jamal, Shiffin, hingga Nahrawan. Namun, puncak dari segala kepedihan itu terkunci di padang Karbala. Di hamparan debu yang gersang, 73 jiwa mulia syahid di bawah terik matahari, menggenapkan pengorbanan cucu kesayangan Rasulullah SAW. Husein—cahaya mata Nabi—gugur setelah tubuh sucinya menanggung 33 tikaman dan 34 pukulan, sebuah tragedi keji yang digerakkan oleh tangan-tangan haus kuasa: Gubernur Kufah Ubaidillah bin Ziyad, atas perintah Khalifah Yazid bin Muawiyah. Sinan bin Anas pun mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai orang yang tega memenggal kepala sang cucu Nabi. - [KARBALA, HIJRAH, DAN JEJAK WARISAN: Menjemput Amanah dari Para Pendahulu](https://majulah-ijabi.org/karbala-hijrah-dan-jejak-warisan-menjemput-amanah-dari-para-pendahulu/) - Hijrah adalah Keberangkatan dari "Status Quo" Hijrah Nabi bukanlah pelarian. Itu adalah keberanian untuk meninggalkan kenyamanan Makkah demi sebuah visi kemanusiaan yang lebih besar. KH. Muchtar Adam dan Hj. Siti Sukaesih, dalam langkah hidupnya, adalah para pengembara Hijrah. Mereka tidak memilih jalan yang mudah. Mereka memilih jalan dakwah—sebuah jalan yang menuntut mereka meninggalkan zona aman untuk membangun peradaban di tengah masyarakat yang seringkali masih terbelenggu kebodohan dan ketidakadilan. - [MAKNA SYUKUR DALAM SUJUD ZIARAH ASYURA](https://majulah-ijabi.org/makna-syukur-dalam-sujud-ziarah-asyura/) - Kalimat اَللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ، حَمْدَ الشَّاكِرِينَ لَكَ عَلَى مُصَابِهِمْ، اَلْحَمْدُ للهِ عَلَى عَظِيمِ رَزِيَّتِي merupakan bagian dari doa dan Ziarah Asyura. Kalimat ini mengajarkan adab Ahlul Bait a.s. dalam menghadapi musibah, khususnya musibah agung Karbala. Artikel ini mengkaji makna kalimat tersebut secara berlapis melalui enam perspektif: spiritual-makrifat, Qurani, hadis Nabawi, akhbar Ahlul Bait a.s., tafsiri, serta irfani dan hakiki. - [Imam Husain a.s. dalam Tradisi Islam di Dunia Melayu–Nusantara: Bukti Diskursif, Artefak Budaya, dan Potensi Simbol Pemersatu ](https://majulah-ijabi.org/imam-husain-a-s-dalam-tradisi-islam-di-dunia-melayu-nusantara-bukti-diskursif-artefak-budaya-dan-potensi-simbol-pemersatu/) - Artikel ini menguji dua hipotesis. Pertama, cinta, penghormatan, serta pengambilan inspirasi nilai moral, akhlak, dan perjuangan Imam Husain a.s. dalam peristiwa Asyura dan Karbala tidak bersifat eksklusif bagi Mazhab Syiah. Kedua, sikap tersebut hidup pula di lingkungan Ahlus Sunnah wal Jama’ah, khususnya di dunia Melayu dan Nusantara. Pengujian dilakukan melalui dua jenis bukti yang ditriangulasikan: bukti diskursif berupa nash hadis dan pandangan ulama panutan Aswaja, serta artefak budaya yang masih dapat diamati hingga kini. Pada ranah diskursif, sumber-sumber hadis Ahlus Sunnah (Bukhari, Tirmidzi, Musnad Ahmad) memuliakan Ahlul Bait, dan qasidah duka karya Imam Syafi’i memperlihatkan kecintaan kepada keluarga Nabi sebagai sikap arus utama Sunni, bukan penanda Syiah. Pada ranah artefak, hikayat klasik Melayu serta tradisi hidup seperti Tabuik di Pariaman, Tabot di Bengkulu, larangan hajatan pada bulan Suro di Jawa, dan jejak penghormatan Ahlul Bait di Sulawesi menunjukkan akar yang dalam dan lintas mazhab. Temuan mendukung kedua hipotesis: sosok Imam Husain a.s. berfungsi sebagai figur supra-mazhab dalam keberislaman Melayu-Nusantara. - [PD IJABI Tasikmalaya Gelar Majelis Aza Muharam Imam Husein AS Malam ke-3 secara Hybrid ](https://majulah-ijabi.org/pd-ijabi-tasikmalaya-gelar-majelis-azza-muharam-imam-husein-as-malam-ke-3-secara-hybrid/) - TASIKMALAYA, 17 Juni 2026 – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) Tasikmalaya sukses menyelenggarakan peringatan Majelis Azza Muharam Imam Husein AS Malam ke-3. Acara yang digelar secara hybrid ini berpusat secara luring di Sekretariat PD IJABI Tasikmalaya. - [Yayasan Canapena dan PD IJABI Cirebon Kota Gelar Bakti Sosial Memperingati Pengangkatan Imam Ali AS](https://majulah-ijabi.org/yayasan-canapena-dan-pd-ijabi-cirebon-kota-gelar-bakti-sosial-memperingati-pengangkatan-imam-ali-as/) - CIREBON — Yayasan sosial Canapena ( Yascanapena )dan PD IJABI Cirebon Kota menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati pengangkatan Imam Ali bin Abi Thalib AS yang jatuh pada bulan Dzulhijjah, bertepatan dengan peristiwa bersejarah Ghadir Khum. Minggu 14 Juni 2026. - [Asyura dan Jantung Kemanusiaan](https://majulah-ijabi.org/asyura-dan-jantung-kemanusiaan/) - Peristiwa Asyura di Karbala pada tahun 61 Hijriah, ketika Husain bin Ali bersama sekitar tujuh puluh dua orang gugur menghadapi ribuan atau bahkan puluhan ribu pasukan setelah air diblokade selama tiga hari, terus menggetarkan hati manusia lintas mazhab, lintas agama, dan lintas zaman selama empat belas abad. Artikel ini bertanya mengapa peristiwa itu memiliki daya sentuh yang nyaris universal, dan apakah ada struktur makna bersama yang dapat ditemukan di balik beragam pembacaan atasnya. - [MEMORANDUM HIJRAH 1448 : TANTANGAN YANG DIHADAPI UMAT](https://majulah-ijabi.org/memorandum-hijrah-1448-tantangan-yang-dihadapi-umat/) - Saat dunia Muslim memperingati Hijrah 1448H, kita dipanggil bukan hanya untuk mengingat migrasi bersejarah, tetapi untuk merenungkan secara mendalam pelajaran mendalam tentang transformasi, ketahanan, persatuan, dan pembaharuan peradaban yang diwujudkan dalam Hijrah Nabi Muhammad SAW. Hijrah adalah titik balik yang mengubah komunitas yang rentan menjadi umat yang bersatu dan percaya diri yang mampu membentuk sejarah dan memajukan keadilan. - [MEMAHAMI PEMIKIRAN ‘ASYURA IMAM KHAMENEI: TELAAH ANALITIS ATAS BUKU ‘ASHURA’ IN THE THOUGHT OF IMAM KHAMENEI](https://majulah-ijabi.org/memahami-pemikiran-asyura-imam-khamenei-telaah-analitis-atas-buku-ashura-in-the-thought-of-imam-khamenei/) - Buku ‘Ashura’ in the Thought of Imam Khamenei (al-Buraq Publications, Dearborn, Michigan, 2021; ISBN 978-1-956276-04-6) adalah kumpulan ceramah Sayyid Ali Khamenei yang disusun oleh Mu’assasat Qadr al-Wilaya al-Thaqafiyya dan diterjemahkan oleh tim al-Buraq. Isinya dibagi menjadi tiga bab: karakter Imam al-Husain dan ‘Asyura, pelajaran (lessons) ‘Asyura, dan perenungan moral (morals, ‘ibar) ‘Asyura. Artikel ini tidak menyajikan ringkasan pasal demi pasal. Artikel ini membaca buku tersebut sebagai satu argumen yang utuh, mencari benang merahnya, menelusuri hubungan antarbagiannya, lalu menguji apakah benang merah itu sahih berdasarkan bukti internal buku itu sendiri. - [Silaturahmi dan Diskusi Kebangsaan Menjelang 10 Muharram](https://majulah-ijabi.org/dialog-10-muharram-tokoh-nu-akademisi-dan-ijabi-ajak-umat-merawat-ukhuwah-serta-menjaga-harmoni-sosial-di-jawa-barat/) - JATINANGOR, 14 Juni 2026 — Silaturahmi dan Diskusi Kebangsaan Menjelang 10 Muharram dengan tema “Menguatkan Ukhuwah Islamiyah, Meneladani Nilai Pengorbanan, dan Menjaga Harmoni Sosial di Jawa Barat” digelar di Hotel Puri Khatulistiwa, Jl. Raya Jatinangor KM 20, Sumedang, pada Minggu, 14 Juni 2026. Diselenggarakan oleh IJABI dan Nahdlatul Ulama (NU) Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. KH. Ramdan Fawzi, M.Ag., Dosen Fakultas Syariah UNISBA; KH. Ahmad Dasuki, S.IP., M.M., Wakil Ketua PWNU Jawa Barat; dan K.H. Miftah Fauzi Rakhmat, Lc., M.A., Ketua Dewan Syura IJABI. - [Dalil Tersirat Memperingati dan Mengadakan Majelis-Majelis Ahlul Bait as](https://majulah-ijabi.org/dalil-tersirat-memperingati-dan-mengadakan-majelis-majelis-ahlul-bait-as/) - Karena seluruh Ahlul Bait as merupakan satu mata rantai cahaya petunjuk yang tidak terpisahkan, maka semangat menambah kecintaan kepada Imam ‘Ali as juga berlaku terhadap Sayyidah Fathimah al-Zahra’ as, Imam Hasan al-Mujtaba as, Imam Husain as, dan para imam suci dari keturunan beliau as. Kecintaan kepada mereka adalah bagian inti dari keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. - [Hangat dan Khidmat, IJABI Lampung Peringati Idul Ghadir dan Pererat Silaturahmi](https://majulah-ijabi.org/hangat-dan-khidmat-ijabi-lampung-peringati-idul-ghadir-dan-pererat-silaturahmi/) - LAMPUNG – Suasana akrab dan penuh kegembiraan mewarnai peringatan Hari Raya Idul Ghadir yang digelar oleh Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) Lampung. Sebanyak 23 warga ijabiyyun hadir berkumpul untuk mensyukuri hari agung tersebut dalam sebuah rangkaian acara yang tertib dan bermakna. - [MENYUSURI KOTA PENGHASIL MANGGA TERBESAR DI JAWA BARAT](https://majulah-ijabi.org/menyusuri-kota-penghasil-mangga-terbesar-di-jawa-barat/) - Pagi ini, sebelum matahari menampakkan diri, tim konseling Fathimiyyah sudah bersiap berangkat ke kota penghasil mangga terbesar di Jawa Barat. Bukan tanpa tujuan dan bukan hanya acara healing sebagaimana yang banyak dilakukan oleh ibu-ibu zaman sekarang, atau bukan sekadar berburu kuliner seperti yang sering dilakukan oleh banyak perempuan. Namun, bagi lima orang ibu yang sudah mendedikasikan diri untuk berkhidmat, memberikan manfaat kepada banyak orang, dan memberikan nilai positif pada masyarakat sekitar, udara pagi yang dingin bukanlah hal yang memberatkan dan bukan sebuah rintangan yang berarti. - [PERINGATAN IEDUL GHADIR 1447 H PD IJABI WONOSOBO ](https://majulah-ijabi.org/peringatan-iedul-ghadir-1447-h-pd-ijabi-wonosobo/) - Sebagai pembicara utama, hadir Ustadz Suparno dari Ngablak, Magelang, yang menyampaikan makna dan hikmah peristiwa Ghadir Khum sebagai momentum penyempurnaan risalah Islam melalui wilayah Amirul Mukminin Imam Ali bin Abi Thalib as. Acara dihadiri oleh anggota IJABI, ABI, jejaring Gusdurian, serta para simpatisan yang turut memadati Sekretariat PD IJABI Wonosobo. Kehadiran peserta mencapai kurang lebih 130 orang, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap peringatan hari besar ini. - [Perayaan Idul Ghadir IJABI Sumsel: Meneguhkan Wilayah Ahlulbayt dan Semangat Berkhidmat ](https://majulah-ijabi.org/perayaan-idul-ghadir-ijabi-sumsel-meneguhkan-wilayah-ahlulbayt-dan-semangat-berkhidmat/) - PALEMBANG – Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) Sumatera Selatan sukses menggelar perayaan khidmat Hari Raya Idul Ghadir. Acara yang berlangsung penuh berkah ini dihadiri oleh sekitar 70 jemaat dan simpatisan yang memadati ruang pertemuan dengan semangat spiritual yang tinggi. - [Abrahamic Surrender vs Abrahamic Accord](https://majulah-ijabi.org/abrahamic-surrender-vs-abrahamic-accord/) - Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, melainkan ritual pengingat kepasrahan Abrahamik: ketika Ibrāhīm/Abraham diminta untuk mengembalikan kepada Tuhan apa yang paling ia cintai. Kisah ini terletak di jantung ketiga tradisi Abrahamik, meskipun mereka berbeda dalam mengidentifikasi siapa sang putra: Kitab Kejadian secara eksplisit menyebut Ishaq, sementara Al-Qur’an menarasikan perintah tersebut dan kepasrahan sang putra tanpa menyebut namanya secara langsung (Kejadian 22:1–13; QS 37:101–107). - [Ketika Algoritma Menjadi Geopolitik: AI, Kedaulatan dan Etika Peradaban](https://majulah-ijabi.org/ketika-algoritma-menjadi-geopolitik-ai-kedaulatan-dan-etika-peradaban/) - Sudah cukup lama saya tidak membahas geopolitik. Rasanya seperti ada ruang kosong yang belum kembali terisi. Barangkali karena belakangan ini geopolitik tidak lagi hadir sebagai percakapan yang jauh, dingin, dan hanya milik para diplomat atau analis keamanan. Ia masuk ke ruang hidup kita melalui harga energi, perang, mata uang, pangan, algoritma media sosial, kecerdasan buatan, chip, pusat data, dan perang informasi. Dunia bergerak terlalu cepat, dan setiap percepatan selalu membawa pertanyaan lama yang kembali dalam bentuk baru: siapa yang mengendalikan arah zaman, dan siapa yang hanya dipaksa menyesuaikan diri dengannya? - [Riwayat Panjang Tentang Keutamaan dan Kedahsyatan Hari Al-Ghadir Yang Jarang Diketahui ](https://majulah-ijabi.org/riwayat-panjang-tentang-keutamaan-dan-kedahsyatan-hari-al-ghadir-yang-jarang-diketahui/) - Oleh Muhammad Bhagas (Anggota Departemen Khidmat dan Seni Budaya PP IJABI) Dalam kitab Iqbal al-A’mal, jilid 2, halaman 260, tercatat sebuah riwayat panjang tentang keutamaan dan kedahsyatan hari Al-Ghadir berikut ini. Diriwayatkan dari Imam ‘Ali bin Musa ar-Ridha as : إذا كان يوم القيامة زفت أربعة أيام إلى الله كما تزف العروس إلى خدرها قيل ما هذه الأيام قال يوم الأضحى ويوم الفطر ويوم الجمعة ويوم الغدير وإن يوم الغدير بين الأضحى والفطر والجمعة كالقمر بين الكواكب وهو اليوم الذي نجا فيه إبراهيم الخليل من النار فصامه شكرا لله وهو اليوم الذي أكمل الله به الدين في إقامة النبي صلى الله عليه وآله عليا أمير المؤمنين علما وأبان فضيلته ووصايته فصام ذلك اليوم وإنه ليوم الكمال ويوم مرغمة الشيطان ويوم تقبل أعمال الشيعة ومحبي آل محمد وهو اليوم الذي أكمل الله الدين يعمد الله فيه إلى ما عمله المخالفون فيجعله هباء منثورا وهو اليوم الذي يأمر جبرئيل عليه السلام أن ينصب كرسي كرامة الله بإزاء بيت المعمور ويصعده جبرئيل عليه السلام وتجتمع إليه الملائكة من جميع السماوات ويثنون على محمد ويستغفرون لشيعة أمير المؤمنين والأئمة عليه السلام ومحبيهم من ولد آدم عليه السلام وهو اليوم الذي يأمر الله فيه الكرام الكاتبين أن يرفعوا القلم عن محبي أهل البيت وشيعتهم ثلاثة أيام من يوم الغدير ولا يكتبون عليهم شيئا من خطاياهم كرامة لمحمد وعلي والأئمة وهو اليوم الذي جعله الله لمحمد وآله [علي‏] وذوي رحمته وهو اليوم الذي يزيد الله في حال من عبد فيه ووسع على عياله ونفسه وإخوانه ويعتقه الله من النار, وهو اليوم الذي يجعل الله فيه سعي الشيعة مشكورا وذنبهم مغفورا وعملهم مقبولا وهو يوم تنفيس الكرب ويوم تحطيط الوزر ويوم الحباء والعطية ويوم نشر العلم ويوم البشارة والعيد الأكبر ويوم يستجاب فيه الدعاء ويوم الموقف العظيم ويوم لبس الثياب ونزع السواد ويوم الشرط المشروط ويوم نفي الغموم [الهموم‏] ويوم الصفح عن مذنبي شيعة أمير المؤمنينوهو يوم السبقة ويوم إكثار الصلاة على محمد وآل محمد ويوم الرضا ويوم عيد أهل بيت محمد ويوم قبول الأعمال ويوم طلب الزيادة ويوم استراحة المؤمنين ويوم المتاجرة ويوم التودد ويوم الوصول إلى رحمة الله ويوم التزكية ويوم ترك الكبائر والذنوب ويوم العبادة ويوم تفطير الصائمين فمن فطر فيه صائما مؤمنا كان كمن أطعم فئاما وفئاما إلى أن عد عشرا ثم قال أ وتدري ما الفئام قال لا قال مائة ألف وهو يوم التهنية يهني بعضكم بعضا فإذا لقي المؤمن أخاه يقول الحمد لله الذي جعلنا من المتمسكين بولاية أمير المؤمنين والأئمة عليه السلاموهو يوم التبسم في وجوه الناس من أهل الإيمان فمن تبسم في وجه أخيه يوم الغدير نظر الله إليه يوم القيامة بالرحمة وقضى له ألف حاجة وبنى له قصرا في الجنة من درة بيضاء ونضر وجهه,وهو يوم الزينة فمن تزين ليوم الغدير غفر الله له كل خطيئة عملها صغيرة أو كبيرة وبعث الله إليه ملائكة يكتبون له الحسنات ويرفعون له الدرجات إلى قابل مثل ذلك اليوم فإن مات‏ مات شهيدا وإن عاش عاش سعيدا ومن أطعم مؤمنا كان كمن أطعم جميع الأنبياء والصديقين ومن زار فيه مؤمنا أدخل الله قبره سبعين نورا ووسع في قبره ويزور قبره كل يوم سبعون ألف ملك ويبشرونه بالجنةوفي يوم الغدير عرض الله الولاية على أهل السماوات السبع فتسبق إليها أهل السماء السابعة فزين بها العرش ثم سبق إليها أهل السماء الرابعة فزينها بالبيت المعمور ثم سبق إليها أهل السماء الدنيا فزينها بالكواكب ثم عرضها على الأرضين فسبقت مكة فزينها بالكعبة ثم سبقت إليها المدينة فزينها بالمصطفى محمد ص ثم سبقت إليها الكوفة فزينها بأمير المؤمنين عليه السلام وعرضها على الجبال فأول جبل أقر بذلك ثلاثة أجبل [أجبال‏] العقيق وجبل الفيروزج وجبل الياقوت فصارت هذه الجبال جبالهن وأفضل الجواهر ثم سبقت إليها جبال أخر فصارت معادن الذهب والفضة وما لم يقر بذلك ولم يقبل صارت لا تنبت شيئا وعرضت في ذلك اليوم على المياه فما قبل منها صار عذبا وما أنكر صار ملحا أجاجا وعرضها في ذلك اليوم على النبات فما قبله صار حلوا طيبا وما لم يقبل صار مرا ثم عرضها في ذلك اليوم على الطير فما قبلها صار فصيحا مصوتا وما أنكرها صار أخرس مثل اللكن ومثل المؤمنين في قبولهم ولاء أمير المؤمنين في يوم غدير خم كمثل الملائكة في سجودهم لآدم ومثل من أبى ولاية أمير المؤمنين في يوم الغدير مثل إبليس وفي هذا اليوم أنزلت هذه الآية اليوم أكملت لكم دينكم وما بعث الله نبيا إلا وكان يوم بعثه مثل يوم الغدير عنده وعرف حرمته إذ نصب لأمته وصيا وخليفة من بعده في ذلك اليوم Pada hari kiamat nanti ada empat hari yang dihadapkan kepada Allah seperti seorang pengantin perempuan yang diarak menuju kamar pelaminannya. Ditanyakan, - [MBG : Mimbar Baiat Ghadir](https://majulah-ijabi.org/mbg-mimbar-baiat-ghadir/) - Islam adalah agama yang sempurna. Cetak birunya paripurna, didesain untuk menata kehidupan manusia lahir dan batin. Urusannya mencakup hal kecil seperti tata cara buang air kecil, hingga urusan makro seperti kepemimpinan umat dan pengembangan pengetahuan. Allah dan Rasulullah tentu sangat memahami sosiologi dan psikologi manusia biasa. Logikanya begini: jika urusan mengelola anggaran logistik pangan di zaman modern saja bisa dikorupsi secara berjamaah tepat di bawah hidung lembaga pengawas, bagaimana dengan nasib kesucian syariat sebuah agama besar untuk generasi-generasi berikutnya jika dilepas tanpa sistem penjagaan yang jamin mutunya valid? - [Al Ghadir: Nikmat Kesempurnaan Risalah, Anugerah Jalan Hidayah](https://majulah-ijabi.org/al-ghadir-nikmat-kesempurnaan-risalah-anugerah-jalan-hidayah/) - Peringatan Hari Raya Idul Ghadir tahun ini menjadi momentum sakral untuk melepas dahaga rindu yang mendalam. Mengangkat tema “Al-Ghadir: Nikmat Kesempurnaan Risalah, Anugerah Jalan Hidayah,” hajatan besar Pengurus Pusat IJABI ini merefleksikan kembali titik balik krusial dalam sejarah peradaban Islam. - [Menjaga Nalar dan Konstitusi di Tengah Gejolak Dunia Global](https://majulah-ijabi.org/menjaga-nalar-dan-konstitusi-di-tengah-gejolak-dunia-global/) - Kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, serta ribuan warga sipil di berbagai tempat yang menjadi korban serangan militer akibat ambisi geopolitik. Kami mengutuk pelanggaran atas kedaulatan wilayah Iran yang mencederai prinsip-prinsip United Nations Charter. Merespons eskalasi konflik di Timur Tengah serta dinamika kebijakan luar negeri Indonesia yang krusial dan memprihatinkan, para tokoh, aktivis dan elemen masyarakat sipil (civil society) dari beragam latar belakang berkumpul menyuarakan keprihatinan dengan menggelar acara "Doa Bersama dan Refleksi Kemanusiaan" pada hari ini. - [Tokoh Lintas Agama dan Akademisi Refleksikan Tragedi Kemanusiaan dalam Momentum Syahidnya Ayatullah Ali Khamenei](https://majulah-ijabi.org/tokoh-lintas-agama-dan-akademisi-refleksikan-tragedi-kemanusiaan-dalam-momentum-syahidnya-ayatullah-ali-khamenei/) - Berita IJABI, 7 Maret 2026 – Sejumlah tokoh lintas agama, akademisi, aktivis kemanusiaan, dan diplomat berkumpul secara virtual dalam acara bertajuk "Doa untuk Bangsa dan Dunia: Refleksi untuk Tragedi Umat Manusia." Forum khidmat ini digelar khusus dalam momentum syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, guna menyuarakan pesan perdamaian sekaligus menegaskan warisan perlawanan mendiang terhadap hegemoni, imperialisme, dan genosida global. - [Mengenal Kembali Al-Ghadir, Meneguhkan Kembali Kesetiaan](https://majulah-ijabi.org/mengenal-kembali-al-ghadir-meneguhkan-kembali-kesetiaan/) - Imam Ali sebagai Manifestasi Pemimpin Ideal Idul Ghadir memberikan keteladanan nyata tentang figur pemimpin sejati melalui sosok Imam Ali bin Abi Thalib Karramallahu Wajhah. Beliau adalah manifestasi dari seluruh nilai moral kedekatan kepada Allah, keberanian, ketinggian ilmu, kezuhudan, dan keadilan yang hakiki (The Voice of Human Justice). - [Jangan Hiraukan Gangguan Burung Gagak ](https://majulah-ijabi.org/jangan-hiraukan-gangguan-burung-gagak/) - Dikatakan bahwa satu-satunya burung yang bisa dan berani menaiki punggung burung garuda adalah burung gagak. Ia menaiki punggung burung garuda sambung bersikap 'kurang ajar'. Ia mematuk punggung dan patang leher sang burung garuda untuk mengganggunya. - [Makna Irfani dan Progresif ‘Idul Qurban Dalam Perspektif K.H. Miftah F. Rakhmat ](https://majulah-ijabi.org/makna-irfani-dan-progresif-idul-qurban-dalam-perspektif-k-h-miftah-f-rakhmat/) - Berikut penjelasan K.H. Miftah F. Rakhmat, Ketua Dewan Syura IJABI, tentang istilah ‘Idul Qurban dalam pemaknaan irfani dan progresif : Hari raya kurban, ‘Idul Qurban terdiri dari dua kata. ‘Id artinya kembali, dan qurban (qurb) mendekatkan diri ke hadirat Allah Swt. Menarik. Jika sudah kembali, mengapa harus mendekat lagi? Bukankah setiap yang kembali itu mendekatkan diri? Bukankah setiap yang dekat itu kembali? Ternyata tidak. Ada dekat yang tidak kembali, yaitu dekat tanpa makrifat yang sejati. Tanpa pengenalan dan pengakuan yang sesungguhnya. Bayangkan, bila seseorang kembali ke tengah-tengah keluarga, tanpa benar-benar hadir di sisinya. Seperti berada dalam kebersamaan, tapi hati masih merasa sepi. Ternyata tidak semua yang kembali itu dekat. - [Beginilah Sejarah Islam Ditulis ](https://majulah-ijabi.org/beginilah-sejarah-islam-ditulis/) - Bukan rahasia lagi bahwa penulisan sejarah Islam tidak lepas dari intervensi kepentingan politik para penguasa dan pernikahan kemazhaban yang melibatkan para sejarawan, para ulama dan cendekiawan. Mereka akan berantusias mem-viralkan kisah sejarah yang menguntungkan -betapa pun sering kali validitasnya masih disangsikan-. Sementara dokumen-dokumen sejarah yang tidak sejalan dengan kepentingan para penguasa, atau si penulis sejarah, maka ia bersungguh-sungguh dalam merahasiakannya bahkan memusnahkan catatan-catatan tentangnya. - [IJABI Sampaikan Dukacita Mendalam atas Wafatnya Prof. Dr. Hamim Ilyas ](https://majulah-ijabi.org/ijabi-sampaikan-dukacita-mendalam-atas-wafatnya-prof-dr-hamim-ilyas/) - 23 Mei 2026 – Keluarga Besar Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) menyampaikan rasa belasungkawa dan dukacita yang teramat dalam atas berpulangnya Prof. Dr. Hamim Ilyas, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Tokoh intelektual Islam terkemuka tersebut wafat pada Sabtu, 23 Mei 2026. - [ABI Jember Bersilaturahmi ke PD IJABI Jember Perkuat Solidaritas Komunitas. ](https://majulah-ijabi.org/abi-jember-bersilaturahmi-ke-pd-ijabi-jember-perkuat-solidaritas-komunitas/) - Jember, 20 Mei 2026 – Dewan Pimpinan Daerah Ahlulbait Indonesia (DPD ABI) Jember yang dipimpin oleh Ustadz Nasir Dimyati beserta jajaran pengurus lainnya melaksanakan agenda kerja tahun 2026 dengan berkunjung ke Pengurus Daerah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PD IJABI) Jember pada Rabu, 20 Mei 2026. Kedatangan pengurus ABI Jember disambut hangat oleh para pengurus PD IJABI Jember di kediaman Ketua PD IJABI Jember, Bapak Sofyan. - [Pertemuan rutin Fathimiyyah Solo Raya ](https://majulah-ijabi.org/pertemuan-rutin-fathimiyyah-solo-raya/) - Solo, 23 Mei 2026 - Alhamdulillah setelah beberapa bulan kami belum bisa melaksanakan pertemuan lagi, kemarin tepatnya di hari Sabtu 23 Mei 2026, Fathimiyyah Solo Raya kembali berkumpul di rumah Mbak Habibah. Pengisi acara kali ini adalah Abu Ammar. Ustadz muda yang mempunyai latar belakang akademik bidang filsafat. - [Agama, Rezeki Spiritual Manusia ](https://majulah-ijabi.org/agama-rezeki-spiritual-manusia/) - Dalam pandangan Islam, manusia adalah makhluk dua dimensi: jasmani dan ruhani. Kehidupan jasmani bergantung pada makanan dan minuman, sedangkan kehidupan ruhani bergantung pada ilmu dan iman. Karena itu, sebagaimana tubuh memerlukan rezeki material, jiwa pun memerlukan rezeki spiritual agar dapat tumbuh dan sempurna. Rezeki spiritual ini adalah pengetahuan Ilahi dan petunjuk wahyu yang disalurkan melalui agama. - [Nabi Saw. Selalu Memuji Allah SWT ](https://majulah-ijabi.org/nabi-saw-selalu-memuji-allah-swt/) - Rasulullah saw. dalam sehari mengucapkan Tahmîd, memuji Allah sebanyak 360 kali sejumlah urat yang ada dalam tubuh. Beliau berdzikir dengan mengucapkan: Alhamdulillāh Rabbil 'Âlamîn Katsîran 'ala Kulli Hâl (Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam atas segala keadaan). - [Makanan Haram: Dampaknya Melampaui Tubuh ](https://majulah-ijabi.org/makanan-haram-dampaknya-melampaui-tubuh/) - Dalam pandangan Islam, makanan tidak sekadar zat yang menumbuhkan dan mempertahankan kehidupan jasmani manusia, melainkan juga memiliki pengaruh yang mendalam terhadap kondisi rohani, intelektual, dan moral seseorang. Ajaran Islam menunjukkan bahwa makanan memiliki hubungan erat dengan kemurnian jiwa dan kejernihan akal. Dengan demikian, kehalalan makanan bukan hanya persoalan hukum fikih, tetapi juga menyangkut dimensi spiritual dan epistemologis manusia. - [Sabda Imam Ja'far as Ketika Dikabari Bahwa Seorang Sahabat Beliau Mendapat Karunia Anak Laki-Laki ](https://majulah-ijabi.org/sabda-imam-jafar-as-ketika-dikabari-bahwa-seorang-sahabat-beliau-mendapat-karunia-anak-laki-laki/) - Al Kuliani -semoga Allah mewangikan kubur beliau- meriwayatkan dalam Al Kâfi, Bab Tahni`ah bil Walad dengan sanad bersambung kepada Murâzim dari saudaranya, ia berkata: Ada seorang berkata kepada Abu Abdillah (Imam Ja'far) as: وُلِدَ لي غلام Telah lahir untukku bayi laki-laki. - [Peringati Milad ke-15, MUHSIN Tegaskan Komitmen Ukhuwah Sunni-Syiah di Tengah Dinamika Geopolitik Global](https://majulah-ijabi.org/peringati-milad-ke-15-muhsin-tegaskan-komitmen-ukhuwah-sunni-syiah-di-tengah-dinamika-geopolitik-global/) - 20 Mei 2026 – Majelis Ukhuwah Sunni-Syiah Indonesia (MUHSIN) sukses menyelenggarakan Webinar Nasional dalam rangka memperingati Milad ke-15 tahun deklarasinya pada Rabu (20/5). Kegiatan virtual yang berlangsung khidmat ini dihadiri kurang lebih oleh 100 partisipan dari berbagai elemen masyarakat, akademisi, serta aktivis keagamaan dari seluruh Indonesia. Mengangkat tema Tantangan ukhuwah Islamiyah di tengah Krisis Ekonomi dan Politik : Perspektif Lokal dan Global , pertemuan ini menghadirkan tiga tokoh kunci sebagai narasumber utama, yaitu Ketua Umum MUHSIN H. Daud Poliradja, Ketua Dewan Syura Ikatan Jemaat Ahlul Bait Indonesia (IJABI) KH. Miftah Fauzi Rakhmat, dan Wakil Ketua Majelis Syura Partai Ummat Dr. H. M.S. Kaban, SE, M.Si. - [Munculnya Batin: Ketika Rahasia Jiwa Menjadi Nyata ](https://majulah-ijabi.org/munculnya-batin-ketika-rahasia-jiwa-menjadi-nyata/) - Dalam pandangan Islam, manusia bukan hanya makhluk jasmani, melainkan juga ruhani. Seluruh ucapan, sikap, dan ekspresi manusia pada hakikatnya merupakan cerminan dari kondisi batin yang tersembunyi. Meskipun seseorang berusaha keras menutupi niat dan isi hatinya, Al-Qur’an dan hadis Nabi menunjukkan bahwa batin tidak dapat disembunyikan selamanya. Ia akan menyingkap dirinya melalui lisan, pandangan, dan perilaku sehari-hari. - [Berharaplah Sesuatu Di Luar Harapanmu! ](https://majulah-ijabi.org/berharaplah-sesuatu-di-luar-harapanmu/) - Syaikh ash Shadûq -semoga Allah merahmati beliau- meriwayatkan dari Imam Ali bin Abi Thalib as sebuah Hikmah Kehidupan yang sangat dalam makna dan kandungannya; Hendaknya seorang lebih besar penggarapannya terhadap suatu di luar harapannya daripada pada apa yang ia harapkan. Boleh jadi ketika seseorang berharap suatu hasil tertentu yang sederhana dari apa yang sedang ia kerjakan, tetapi kemudian Allah memberinya sesuatu hal lain yang lebih besar dan lebih berarti bagi dirinya, bahkan untuk kebaikan banyak orang. - [Shalat: Mi‘raj Ruhani Manusia ](https://majulah-ijabi.org/shalat-miraj-ruhani-manusia/) - Shalat yang hakiki bukan sekadar gerakan lahiriah, melainkan ibadah yang menumbuhkan kesucian batin. Imam Khomeini menulis bahwa “shalat merupakan sarana naiknya ruh manusia kepada hadirat Ilahi” (Sirr al-Shalat, hlm. 5). Dengan demikian, hanya shalat yang diterima oleh Allah yang dapat menyucikan ruh dan menenangkan hati. Dalam pandangan para arif, shalat adalah perjumpaan penuh cinta dengan Sang Kekasih. Setiap rukuk dan sujud merupakan simbol penyerahan total kepada Yang Maha Indah. - [Hadis Rasullulah SAW ](https://majulah-ijabi.org/hadis-rasullulah-saw/) - Manusia yang lebih dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi sesama manusia. Amal perbuatan yang lebih dicintai Allah adalah engkau masukkan kebahagiaan ke dalam hati seorang muslim, menghilangkan kesusahannya, melunasi hutangnya, atau mengusir rasa laparnya (memberinya makanan) - [Penuh Khidmat, IJABI Berikan Penghormatan Terakhir di Pemakaman Allah Yarham Mirza Karim](https://majulah-ijabi.org/penuh-khidmat-ijabi-berikan-penghormatan-terakhir-di-pemakaman-allah-yarham-mirza-karim/) - Jakarta, 17 Mei 2026 — Suasana duka dan penuh kekhidmatan menyelimuti prosesi pemakaman Ketua Departemen Hukum dan HAM Pengurus Pusat Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PP IJABI), Allah Yarham Bapak Mirza Karim, yang dilaksanakan hari ini, ahad 17 Mei 2026. Prosesi tersebut dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta jajaran pengurus IJABI dan jamaah yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok pejuang keadilan dan kemanusiaan tersebut. - [Menyingkap Presisi dan Keindahan Mukjizat dalam Bedah Buku Daqâ’iq Al-Qur’ân ](https://majulah-ijabi.org/menyingkap-presisi-dan-keindahan-mukjizat-dalam-bedah-buku-daqaiq-al-quran/) - 17 Mei 2026– Aula Dr. K.H. Jalaluddin Rakhmat di kawasan Babakan Sari, Kiaracondong, kembali menjadi saksi bisu lestarinya estafet intelektual dan spiritual yang diwariskan oleh Allahyarham MahaGuru. Pada Ahad sore, 17 Mei 2026, ratusan jamaah dan pencinta ilmu memadati ruangan untuk menghadiri Pengajian Ahad Al-Munawwarah yang dikemas dalam bentuk Bedah Buku monumental: “DAQÂ’IQ AL-QUR’ÂN: Menelisik Presisi dan Keindahan Makna Al-Qur’an” karya K.H. Miftah F. Rakhmat. Acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 13.30 WIB ini menghadirkan langsung sang penulis, Ustaz Miftah F. Rakhmat, bersama pakar hermeneutika dan filsafat, Prof. Dr. H. Robby Habiba Abror, M.Hum., sebagai narasumber. - [Alangkah Agungnya Kedudukan Syi'ah Di Surga ](https://majulah-ijabi.org/alangkah-agungnya-kedudukan-syiah-di-surga/) - Sesungguhnya penghuni surga akan menyaksikan istana-istana tempat tinggal para Syi'ah kami seperti penduduk bumi menyaksikan bintang gemintang di cakrawala langit. Sumber Hadis: Bihâr al Anwâr; Al Majlisi, 8/148. - [Kehati-hatian dan Kebijaksanaan, Buah Akal Sehat ](https://majulah-ijabi.org/kehati-hatian-dari-kebijaksanaan-buah-akal-sehat/) - Dalam kerangka filsafat Islam, akal manusia memiliki dua fungsi utama: akal teoretis (al-‘aql al-naẓhar) dan akal praktis (al-‘aql al-‘amali). Akal teoretis bertugas untuk memahami kebenaran, membedakan antara yang benar dan yang salah, serta menghasilkan pengetahuan tentang realitas. Sedangkan akal praktis berfungsi dalam ranah tindakan—yakni membuat keputusan, mengarahkan kehendak, dan mewujudkan pengetahuan dalam bentuk amal - [Penghormatan Tertinggi: IJABI Sampaikan Belasungkawa atas Syahidnya Dr. Ali Ardashir Larijani ](https://majulah-ijabi.org/penghormatan-tertinggi-ijabi-sampaikan-belasungkawa-atas-syahidnya-dr-ali-ardashir-larijani/) - Keluarga besar Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) menyampaikan rasa duka cita sedalam-dalamnya atas syahidnya Dr. Ali Ardashir Larijani. Tokoh yang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam Iran tersebut dinyatakan syahid pada Rabu, 18 Maret 2026. - [Hak dan Keutamaan Hari Jumat Menurut Hadis Ahlul Bait as ](https://majulah-ijabi.org/hak-dan-keutamaan-hari-jumat-menurut-hadis-ahlul-bait-as-2/) - Sesungguhnya hari Jumat memiliki hak yang wajib (dimuliakan dan ditunaikan). Jangan sampai engkau menyia-nyiakan atau meremehkan sedikit pun dari ibadah kepada Allah dan upaya mendekatkan diri kepada-Nya melalui amal-amal saleh serta menjauhi segala yang diharamkan. - [DOA RUBAIAT NISFU MEMBARA ](https://majulah-ijabi.org/doa-rubaiat-nisfu-membara/) - Lakshminatan Laila Dari India Di Balik Sana Tak Jauh Dari Perbukitan Para Pertapa Mahayana Majnun Dari India Di Sini Aku Dekat Sekali Dekat Dari Perbukitan Para Ksatria Tapi Tak Ada Pertapa Tak Ada Ksatria, Katakan Pada Laila, Aku Cinta Padanya Brahmawati Pendeta Suci Laila, Katakan, Aku Cinta Padanya Sedang Akulah Mahayana - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd. (Bag.21) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-21/) - Wahai Kumail, setiap orang yang memiliki sesuatu dalam dadanya akan menyalurkannya. Maka jika seseorang dari kami membisikkan kepadamu suatu urusan dan memerintahkan agar engkau merahasiakannya, maka waspadalah jangan sekali-kali engkau menyingkapnya. Sebab jika engkau menampakkannya, tiada tobat bagimu; dan bila tiada tobat bagimu, maka tempat kembalimu adalah ke dalam api yang menyala-nyala (Ladẓâ). - [Perkuat Advokasi Kemanusiaan, IJABI Hadiri Workshop Penanganan TPPO Institut DIAN ](https://majulah-ijabi.org/perkuat-advokasi-kemanusiaan-ijabi-hadiri-workshop-penanganan-tppo-institut-dian/) - Delegasi IJABI yang diwakili oleh Adi Bunardi, M.Fil (Anggota Departemen Kaderisasi PP IJABI) dan Fauzan Jamil (Sekretaris PW IJABI DK Jakarta) terlibat aktif dalam sesi dialog interaktif. Momen diskusi dimanfaatkan untuk berbagi perspektif serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam pengawalan kasus hukum dan perlindungan korban di tingkat daerah. - [Akal dan Kecerdasan ](https://majulah-ijabi.org/akal-dan-kecerdasan/) - Syahid Murtadha Muthahhari dalam hal ini berkata: “Terkadang kita melihat orang-orang yang dalam urusan ilmiah sangat cerdas dan pintar, bahkan jauh lebih maju dari orang lain. Namun, orang-orang yang sama ini, ketika berhadapan dengan persoalan hidup dan menentukan jalan yang harus mereka pilih, tampak seperti orang yang bingung dan ragu. Sementara itu, ada orang-orang lain yang kecerdasan ilmiahnya jauh di bawah mereka, tetapi justru dapat melihat kepentingan hidup dengan lebih jelas dan benar. Karena itu, muncul anggapan bahwa dalam diri manusia terdapat dua hal: satu disebut kecerdasan dan satu lagi akal — sebagian orang lebih cerdas, sementara sebagian lainnya lebih berakal. Namun kenyataannya, kita tidak memiliki dua kekuatan yang terpisah dengan nama akal dan kecerdasan. - [Wujud Takzim dan Dukacita, IJABI Kirimkan Karangan Bunga Atas Wafatnya Bapak Achmad Rajendra Tasning ](https://majulah-ijabi.org/wujud-takzim-dan-dukacita-ijabi-kirimkan-karangan-bunga-atas-wafatnya-bapak-achmad-rajendra-tasning/) - Sebagai bentuk penghormatan terakhir dan tali persaudaraan antar organisasi, IJABI mengirimkan karangan bunga ke rumah duka. Papan bunga tersebut bertuliskan ungkapan dukacita mendalam dari Keluarga Besar IJABI, yang berjajar di antara deretan karangan bunga lainnya sebagai simbol takzim atas jasa-jasa almarhum selama masa hidupnya. - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd. (Bag. 20) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-20/) - Wahai Kumail, sesungguhnya seorang mukmin sejati adalah yang berkata dengan perkataan kami. Barang siapa berpaling dari kami, maka ia telah menjauh dari kami; dan barang siapa menjauh dari kami, maka ia tidak akan sampai kepada kami; dan barang siapa tidak bersama kami, maka ia berada di lapisan neraka yang paling bawah. - [PD IJABI Sukabumi Salurkan Santunan Pemkot untuk Puluhan Anak Yatim](https://majulah-ijabi.org/pd-ijabi-sukabumi-salurkan-santunan-pemkot-untuk-puluhan-anak-yatim/) - Pengurus Daerah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PD IJABI) Sukabumi kembali merealisasikan agenda rutin organisasi dengan menggelar santunan bagi anak yatim pada Minggu, 10 Mei 2026. Bertempat di kediaman Ketua PD IJABI Sukabumi, Irfan Fardiansyah, kegiatan ini dihadiri oleh sedikitnya 50 anak yatim yang berdomisili di sekitar Sekretariat organisasi. - [Manusia sebagai Tambang Batin ](https://majulah-ijabi.org/manusia-sebagai-tambang-batin-2/) - Setiap manusia adalah tambang batin yang menyimpan potensi eksistensialnya sendiri — dan perjalanan hidup adalah proses menggali dan memurnikan tambang itu agar memancarkan wujud sempurna. Sebagaimana tambang yang berbeda kadar kemurnian dan kualitasnya, demikian pula manusia berbeda dalam kapasitas ontologisnya — bergantung pada sejauh mana ia menyingkap hakikat dirinya dan mewujudkan potensi ilahiah dalam eksistensinya. - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd. (Bag. 19) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-19/) - Wahai Kumail, orang-orang mukmin itu bersaudara, dan tiada sesuatu pun yang lebih berharga bagi setiap saudara selain saudaranya sendiri. Seperti telah diketahui -dan seharusnya diketahui- bahwa tiada sesuatu yang lebih berharga dari persaudaraan yang dibangun di atas keimanan dan akidah yang benar. Dan saudara seiman dan seakidah adalah sesuatu yang sangat berharga. Karena itu, janganlah kita menyia-nyiakan dan teledor dalam merawatnya. Saudara beriman adalah hamba mulia dengan keimanannya di sisi Allah. - [Manusia sebagai Tambang Batin ](https://majulah-ijabi.org/manusia-sebagai-tambang-batin/) - Setiap manusia adalah tambang batin yang menyimpan potensi eksistensialnya sendiri — dan perjalanan hidup adalah proses menggali dan memurnikan tambang itu agar memancarkan wujud sempurna. Sebagaimana tambang yang berbeda kadar kemurnian dan kualitasnya, demikian pula manusia berbeda dalam kapasitas ontologisnya — bergantung pada sejauh mana ia menyingkap hakikat dirinya dan mewujudkan potensi ilahiah dalam eksistensinya - [K.H. Miftah Fauzi Rakhmat, L.c., MA. Raih Penghargaan Internasional "Imam Khomeini World Award" 2025](https://majulah-ijabi.org/h-miftah-fauzi-rakhmat-l-c-ma-raih-penghargaan-internasional-imam-khomeini-world-award-2025/) - K.H. Miftah Fauzi Rakhmat, L.c., MA. resmi menerima penghargaan internasional "Imam Khomeini World Award" edisi perdana dari Pemerintah Republik Islam Iran. Penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi dunia atas dedikasi beliau dalam memperluas wacana keislaman, kemanusiaan, serta keadilan sosial - [Diskusi Publik : Peran Pendidikan dalam Membentuk Kesadaran Politik Umat Islam](https://majulah-ijabi.org/diskusi-publik-peran-pendidikan-dalam-membentuk-kesadaran-geopolitik-umat-islam/) - Diskusi bertajuk "Peran Pendidikan dalam Membentuk Kesadaran Politik Umat Islam" tersebut menekankan bahwa Indonesia perlu meneladani ketangguhan Iran yang bersumber pada nilai spiritualitas keluarga Nabi SAW. Salah satu inspirasi utamanya adalah keteguhan hati menghadapi pemboikotan di Syi'ib Abu Thalib pada masa awal kenabian. - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd. (Bag.17) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-17/) - “Wahai Kumail, dan siapakah saudaramu itu? Saudaramu adalah dia yang tidak meninggalkanmu di saat kesulitan, tidak berpaling darimu ketika engkau berbuat salah, tidak membiarkanmu sehingga (terlebih dahulu) engkau meminta tolong kepadanya, dan tidak meninggalkanmu beserta urusanmu hingga engkau perlu memberi tahunya. Maka jika ia condong (menyimpang), perbaikilah dia.” - [Momen Milad K.H. Miftah F. Rakhmat, PD IJABI Banyumas Terima Wakaf dari Donatur ](https://majulah-ijabi.org/momen-milad-k-h-miftah-f-rakhmat-pd-ijabi-banyumas-terima-wakaf-dari-donatur/) - Prosesi ijab kabul wakaf tersebut berlangsung dengan khidmat dan lancar. Penyerahan ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian organisasi serta memberikan manfaat yang luas bagi umat, khususnya di wilayah Banyumas, Jawa tengah. - [Rubaiyat Milad](https://majulah-ijabi.org/rubaiyat-milad/) - Miftah — itulah namamu, kunci bagi setiap kalbu, Pintu langit terbuka oleh rindu yang syahdu, Tabir tersibak, cahaya turun ke bumi dahaga, Pada milad ini, fajar baru menyapa hatiku. - [Prasangka Baik kepada Allah: Fondasi Spiritualitas dan Ketenangan Jiwa ](https://majulah-ijabi.org/prasangka-baik-kepada-allah-fondasi-spiritualitas-dan-ketenangan-jiwa/) - Murtadha Muṭahharī menekankan keseimbangan antara raja’ (harapan) dan khauf (takut). Menurutnya, hadis ini menunjukkan bahwa iman sejati tidak mematikan rasa takut, tetapi menyeimbangkannya dengan harapan penuh kasih. Dengan berprasangka baik, manusia terhindar dari keputusasaan — dosa besar dalam pandangan Al-Qur’an (lihat Q.S. Yusuf [12]: 87). (Insan-e Kamil, hlm. 223) - [Mengenang 66 Hari Syahid Agung Kaum Muslimin  ](https://majulah-ijabi.org/mengenang-66-hari-syahid-agung-kaum-muslimin/) - Pada 4 Juni 1989, sehari setelah wafatnya Imam Khomeini, Majelis Ahli Iran mengadakan sidang darurat untuk memilih Rahbar (pemimpin tertinggi) yang baru. Saat nama Sayyid Ali Khamenei muncul, beliau bukan menerima dengan bangga — beliau berdiri dan menolak dengan keras. Sayyid Khamenei sendiri yang menceritakan ulang peristiwa itu kemudian. Di hadapan majelis, beliau berdiri dan meminta waktu. Lalu beliau menyampaikan satu demi satu argumen mengapa beliau tidak layak: tingkat keilmuan, status sebagai kandidat, posisi marja‘ yang belum tercapai. Semuanya tercatat dalam dokumentasi audio-video sampai hari ini. Para anggota majelis tidak menerima penolakan beliau. - [99 Wasiat Imam Ali bin abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd. (Bag.16) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-16/) - Wahai Kumail, janganlah engkau perlihatkan kepada manusia kefakiran dan kebutuhanmu, tetapi bersabarlah atasnya dengan mengharap pahala dari Allah, niscaya engkau akan dikenal sebagai orang yang terjaga kehormatannya. - [Pengetahuan, Lautan Tak Bertepi ](https://majulah-ijabi.org/pengetahuan-lautan-tak-bertepi/) - Pencari pengetahuan senantiasa berada dalam perjalanan spiritual (sair wa suluk), dan bahkan setelah mencapai pertemuan dengan Tuhan, ia tetap terus berlayar di samudera wujud yang mutlak. Pengetahuan dan ilmu adalah lautan yang tak terbatas dan tak bertepi. Pencarinya ibarat seorang penyelam di lautan; sekalipun ia hidup ribuan tahun, ia tidak akan pernah merasa cukup dari pencarian ilmu dan kecintaannya terhadap pengetahuan. - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd. (Bag.14) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-14/) - Wahai Kumail, waspadalah, waspadalah dari mendatangi pintu-pintu para zalim, bergaul dengan mereka, dan mencari penghidupan dari mereka. Jangan sekali-kali engkau menaati mereka, dan jangan menjadi saksi dalam majelis-majelis mereka terhadap sesuatu yang membuat Allah murka kepadamu. - [Lima Ciri Terbaik dari Hamba Allah ](https://majulah-ijabi.org/lima-ciri-terbaik-dari-hamba-allah-2/) - Ciri Kelima: Memaafkan Saat Marah Allah Swt berfirman: وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ ﴿١٣٣﴾ الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ ﴿)١٣٤ “Dan bersegeralah kamu menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu mereka yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan kesalahan orang lain; dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (Q.S. Ali ‘Imran [3]: 133–134). Ayat mulia ini menjelaskan empat sifat utama dari orang-orang bertakwa, yang masing-masing merupakan cerminan akhlak luhur dan kebajikan batin yang agung. - [Webinar : Bedah Buku “Menjadi Muslim Metropolis” ](https://majulah-ijabi.org/webinar-bedah-buku-menjadi-muslim-metropolis/) - Dalam rangka memperingati Wiladah Imam Ali Ridha as., IJABI menyelenggarakan webinar dan bedah buku “Menjadi Muslim Metropolis” pada Kamis, 30 April 2026 pukul 19.30 WIB secara daring. Acara menghadirkan Dr. Akmal Kamil (penyunting buku), Syahrul Ramadhan, Ph.D (Ketua PCI Muhammadiyah Iran), serta K.H. Miftah Fauzi Rakhmat, Lc., MA (Ketua Dewan Syura IJABI) sebagai keynote speaker, dengan moderator Ustadz Muhammad Bhagas. Karena penyesuaian teknis, urutan penyampaian berubah dengan keynote disampaikan setelah kedua narasumber utama. - [Seruan Lantang Syi‘ah Sebelum Revolusi Iran 1979 ](https://majulah-ijabi.org/seruan-lantang-syiah-sebelum-revolusi-iran-1979/) - Keterlibatan Syi‘ah dalam membela Palestina bukanlah fenomena baru yang lahir setelah revolusi Iran. Ia memiliki keterpautan historis puluhan tahun sebelumnya. Hal ini dibuktikan oleh Muhammad ‘Abdul Jalil dalam bukunya berjudul al-Marja’iyyah al-Syi‘iyyah wa al-Qadhiyyah al-Filasthiniyyah yang terbit pada tahun 2002. Ia menjelaskan secara khusus hubungan antara institusi marja'iyyah (otoritas keagamaan) Syi‘ah dengan masalah Palestina pada abad ke-20. Buku tersebut adalah sebuah dokumentasi historis yang menelusuri bagaimana para marja' besar Syi‘ah di Iran dan Irak secara berani dan konsisten mengambil sikap membela rakyat Palestina yang tertindas sebelum dan pasca revolusi Iran. - [Lima Ciri Terbaik dari Hamba Allah ](https://majulah-ijabi.org/lima-ciri-terbaik-dari-hamba-allah/) - Allah memberi kabar gembira kepada orang-orang sabar, mereka yang teguh dalam cobaan dan jihad, yang tetap sabar di tengah kesedihan dan bencana, dan tetap setia dalam wilayah (kepemimpinan) para Imam, meninggalkan segala kesenangan duniawi. Mereka yang cinta Ilahi membuat mereka bebas dari takut dan harap, dan ketika ditimpa musibah mereka berkata, “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.” - [Aman Dari Dosa-Dosa Besar? ](https://majulah-ijabi.org/aman-dari-dosa-dosa-besar/) - Dalam suatu majelis ada seorang ulama yang dikenal banyak mengajarkan amalan Ahlul Bait as menyampaikan pesan yang sangat berharga. Ia mengingatkan bahwa saat kita mengetahui orang lain melakukan dosa-dosa besar, misalnya kita membaca berita di media sosial tentang kasus pembunuhan, perzinahan, mengedarkan narkoba, miras, korupsi, menzhalimi hak orang lain dan lain-lain, atau mungkin kita punya kenalan yang kita tahu dia selalu meninggalkan shalat, meremehkan ibadah, maka pada saat yang sama kita jangan merasa diri kita aman dan bersih dari dosa-dosa besar. Seakan-akan catatan amal orang lain isinya dosa-dosa besar, sedangkan dalam catatan kita bersih dari hal itu. - [Berlindung dari Allah kepada Allah: Manifestasi Tauhid Murni ](https://majulah-ijabi.org/berlindung-dari-allah-kepada-allah-manifestasi-tauhid-murni/) - Dalam khazanah spiritual Islam, terdapat ungkapan doa yang secara lahir tampak paradoksal namun secara batin mengandung kedalaman metafisis yang luar biasa, yaitu sabda Nabi: “A‘udzu bika minka—Aku berlindung kepada-Mu dari-Mu (Al-Kafi, jilid 3, halaman 324.). Ungkapan ini bukan sekadar ekspresi praktis, melainkan representasi dari tauhid murni yang menyingkap hakikat hubungan ontologis antara manusia dan Tuhan. - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd (Bag. 12).](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-12/) - Nasihat ini mengingatkan kita bahwa orang yang berdebat tentang Tuhan dan Ketuhanan, adakalanya memang ia sedang serius mencari kebenaran dan mengimaninya, atau bisa jadi sekedar berdebat untuk Orang model kedua ini, betapa pun seribu satu bukti kita tegakkan di hadapannya, ia tetap menolak dan tidak mau tunduk mengimaninya. Persis seperti kaum kafir Quraisy di zaman Nabi saw. setelah semua bukti kebenaran tegak di hadapan mereka, mereka tetap menampakkan sikap degil dan menentang kebanaran Kerasulan Baginda Nabi saw. dan kebenaran Islam. - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd (Bag. 13)   ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-13/) - Wahai Kumail, katakanlah kebenaran dalam setiap keadaan. Dukunglah orang-orang yang bertakwa, dan jauhilah orang-orang fasik. Dalam wasiat ini, Imam Ali as berpesan tiga hal: Pertama, Ucapkanlah yang benar dalam keadaan apapun. Menyuarakan kebenaran dalam setiap keadaan, tanpa takut kecaman para pembatil adalah sikap kesatria yang terpuji. Mengatakan yang benar, walaupun terhadap diri sendiri bukti kebesaran jiwa. Islam melalui Al Qur’an dan hadis-hadsi Nabi saw. dan para Imam Suci as. telah menganjurkan sikap terpuji itu. Allah SWT. berfirman: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُوْنُوْا قَوَّامِيْنَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاۤءَ لِلّٰهِ وَلَوْ عَلٰٓى اَنْفُسِكُمْ اَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِيْنَۚ - [Lima Ciri Terbaik dari Hamba Allah (Lanjutan) ](https://majulah-ijabi.org/lima-ciri-terbaik-dari-hamba-allah-lanjutan-2/) - Hamba yang benar-benar bersyukur bukan hanya mereka yang mengucapkan pujian dengan lidahnya kepada Sang Pemberi Nikmat (al-Mun‘im), tetapi juga mereka yang memiliki keyakinan yang kuat dalam hati bahwa segala bentuk nikmat di alam ini—kecil maupun besar—semuanya berasal dari Allah Yang Maha Tinggi, yang menganugerahkan rahmat dan karunia-Nya kepada hamba-hamba-Nya. - [9 Teladan Akhlak Agung Imam 'Ali ar-Ridha as ](https://majulah-ijabi.org/9-teladan-akhlak-agung-imam-ali-ar-ridha-as/) - 1. Keseharian Yang Teramat Indah dan Mulia Ibrahim bin al-'Abbas ash-Shuli, seorang sahabat dekat dan saksi mata, menceritakan keseharian Imam ar-Ridha seperti ini: Aku tidak pernah melihat beliau berbicara kasar kepada siapa pun. Beliau juga tidak pernah memotong pembicaraan orang lain, dan tidak pernah menolak permintaan yang mampu beliau penuhi. - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd  (Bagian 11) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bagian-11/) - Kaya: al Mirâ’ biasa diterjemahkan dengan perdebatan. Sebagian ulama berkata: al Mirâ’ adalah mengkritik pendapat/ucapan orang lain dengan tujuan membongkar cacat di dalamnya dengan tanpa tujuan selain merendahkan pengucapnya. Tentu hal demikian tercela. Telah banyak hadis dari Nabi saw. dan para Imam Suci Ahlulbait as. yang mengecamnya. - [Lima Ciri Terbaik dari Hamba Allah (Lanjutan) ](https://majulah-ijabi.org/lima-ciri-terbaik-dari-hamba-allah-lanjutan/) - Manusia hanya terjatuh dalam dosa ketika ia lupa kepada Allah dan hatinya dikuasai oleh kelalaian. Namun kelalaian ini tidak berlangsung lama pada diri orang-orang bertakwa; mereka segera teringat kepada Allah dan berupaya menebus kesalahan mereka. Mereka sadar bahwa tidak ada tempat berlindung selain Allah, dan hanya kepada-Nya mereka memohon ampun atas dosa-dosa mereka. - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd. (Bag. 10) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-10/) - Tawâdhu’ adalah sifat/sikap perilaku yang terpuji. Allah memujinya. Demikian pula dengan para nabi as. Para Imam Suci Ahlulbait as. juga menekankan keutamaan akhlak dan perilaku mulia ini. Sesungguhnya tawaduk (kerendahan hati) adalah salah satu sifat mulia yang mencerminkan kejernihan dan kesucian jiwa. Sikap ini juga mengandung ajakan untuk saling mencintai dan berkasih sayang di antara sesama. - [Tentang Ihsan ](https://majulah-ijabi.org/tentang-ihsan/) - Rasulullah saw melalui sabda ini menggeser makna ihsan dari wilayah etika sosial ke wilayah kesadaran spiritual. Ihsan bukan hanya berbuat baik, tetapi menyembah Allah dengan kesadaran penuh akan kehadiran-Nya. - [B57+ Dorong Ekonomi Halal Inklusif, Perkuat Kolaborasi Global dan Basis Komunitas ](https://majulah-ijabi.org/b57-dorrong-ekonomi-halal-inklusif-perkuat-kolaborasi-global-dan-basis-komunitas/) - Forum bisnis internasional B57+ Asia Pacific Regional Chapter bersama Pemerintah Indonesia mendorong penguatan ekonomi halal sebagai platform inklusif yang menghubungkan negara, pelaku usaha, dan komunitas dalam satu ekosistem ekonomi global yang terintegrasi. - [IJABI Hadiri Halalbihalal B57+ di Istiqlal ](https://majulah-ijabi.org/ijabi-hadiri-halalbihalal-b57-di-istiqlal/) - delegasi Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) disambut hangat oleh Sekretaris Jenderal B57+, Eka Sastra. Kehadiran IJABI diwakili oleh jajaran fungsionaris kunci, di antaranya: Khalaq Landaw (Departemen Pengembangan Ekonomi), Iwan Isdarmawan (Bendahara), Mirza Karim (Departemen Hukum dan HAM), serta Fajruddin Muchtar (Departemen Khidmat dan Seni Budaya). Kehadiran mereka membawa misi intelektualitas dan universalitas dalam menjawab tantangan ekonomi zaman. - [Lima Keadaan Kebohongan Diperbolehkan ](https://majulah-ijabi.org/lima-keadaan-kebohongan-diperbolehkan/) - Berbohong termasuk salah satu dosa besar, sebagaimana Imam Hasan Askari as dalam sebuah riwayat menyebutkan bahwa kebohongan adalah kunci dari seluruh keburukan, beliau bersabda: جُعِلَتِ الْخَبَائِثُ کلُّهَا فِی بَیتٍ وَ جُعِلَ مِفْتَاحُهَا الْکذِب “Seluruh kejahatan ditempatkan dalam sebuah rumah, dan kuncinya adalah kebohongan.” (Jāmi‘ al-Akhbār, karya al-Sya‘īrī, hal. 149) - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd. (Bag.9) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-9/) - Allah memerintahkan atau menganjurkan sebuah amalan, Allah menyertakan dengan menyebut janji-Nya berupa pahala besar yang disiapkan untuk para pelakunya. Di antara pahala bersedekah adalah Allah akan melipat-gandakan pahala bersedekah. Allah SWT. berfirman: - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd. (Bag.8) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-8/) - Wasiat ini juga menekankan pentingnya bersedekah dan berbagi. Jangan sampai sedikitnya apa yang akan kita berikan itu menghalangi kita untuk memberi. Berikan sedekah sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Jangan sampai kita menolak seorang peminta-minta. Apalagi dengan cara yang kasar. - [Ketika Anak-anak Kita tidak Tertarik dengan Agama Analisa Penyebab dan Jalan Keluar ](https://majulah-ijabi.org/ketika-anak-anak-kita-tidak-tertarik-dengan-agama-analisa-penyebab-dan-jalan-keluar/) - Banyak anak mengenal agama dalam bentuk aturan dan larangan sebelum mereka memahami maknanya. Agama hadir sebagai “harus”, bukan “mengapa”. Jika agama hanya dikenalkan sebagai kewajiban ritual tanpa dimensi spiritual dan rasional, maka yang tertanam adalah kepatuhan eksternal, bukan kecintaan internal. Pada usia remaja—fase kritis pencarian identitas—agama yang hanya berupa sistem perintah mudah ditinggalkan. Masalah utamanya: agama tidak hadir sebagai sumber makna hidup. - [PW IJABI Jakarta Gelar Konsolidasi](https://majulah-ijabi.org/pw-ijabi-jakarta-gelar-konsolidasi/) - JAKARTA – Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PW IJABI) Jakarta dan sekitarnya menggelar pertemuan konsolidasi bersama Ketua Pengurus Pusat (PP) IJABI, Ustaz Maran Sutarya, pada Minggu (19/04/2026). Pertemuan yang dilangsungkan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini dihadiri oleh jajaran pengurus serta para IJABIyun dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya. - [Halal Bi Halal Dengan Para Syahid Agung ](https://majulah-ijabi.org/halal-bi-halal-dengan-para-syahid-agung/) - Kau wasiatkan: Jaga lisanmu — karena satu kata yang salah dapat meruntuhkan apa yang dibangun seratus tahun perjuangan. Dan kami — kami yang mengangkat namamu sebagai panji — masih saling melukai dengan kata, masih saling memotong dengan hujah, masih berlomba membuktikan siapa yang paling benar sambil membiarkan ukhuwwah tergeletak berdarah di jalanan. Kau wasiatkan akhlak — dan kami hanya mencatat wasiat itu lalu melipatnya rapi di sudut lemari kenangan. - [PP IJABI Gelar Halal Bihalal dan Kenang 40 Hari Syahidnya Imam Ali Khamenei ](https://majulah-ijabi.org/pp-ijabi-gelar-halal-bihalal-dan-kenang-40-hari-syahidnya-imam-ali-khamenei/) - Pengurus Pusat (PP) IJABI sukses menyelenggarakan acara Halal Bihalal yang bertempat di lingkungan Mazar Allahyarham KH. Dr. Jalaluddin Rakhmat. Acara ini menjadi magnet bagi Ijabiyyun yang datang dari berbagai pelosok daerah, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga DKI Jakarta. - [Seminar Nasional dan Launching Buku : Tatanan Dunia Baru? Pasca Gencatan Senjata & 40 Hari Syahadah Ayatullah Sayyid Ali Khamenei qs ](https://majulah-ijabi.org/seminar-nasional-dan-launching-buku-tanan-dunia-baru-pasca-gencatan-senjata-40-hari-syahadah-ayatullah-sayyid-ali-khamenei-qs/) - Dalam pidatonya, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Dr. Mohammad Boroujerdi, memaparkan bahwa dunia kini tengah memasuki fase transisi. Ia menilai keberhasilan mencapai gencatan senjata sebagai bentuk ketahanan moral dan politik yang signifikan. "Dunia sedang menyaksikan pergeseran menuju keadilan global yang lebih merata. Peran mediator, seperti Pakistan, dalam menjembatani dialog diplomatik dengan Amerika Serikat menjadi bukti bahwa jalur damai yang bermartabat adalah prioritas," jelas Dubes Boroujerdi. - [HUSEIN BERSAMAKU ](https://majulah-ijabi.org/husein-bersamaku/) - Kecup lembut Al-Husein, aku sampaikan kepada anak-anak yang tertindas, Anak-anak yang dikorbankan oleh zaman. Anak-anak yang dirampas cita-citanya, anak-anak yang diterlantarkan oleh peperangan. (2001-2008) - [CAHAYA PARA SYUHADA : Kisah-Kisah Akhlak Mulia yang Membangun Jiwa](https://majulah-ijabi.org/cahaya-para-syuhada-kisah-kisah-akhlak-mulia-yang-membangun-jiwa/) - Khamenei dibesarkan oleh ayah yang diajarkan: "Tamu adalah anugerah, bukan beban." Nilai itu ia bawa seumur hidup. Bahwa tangan yang paling mulia bukan tangan yang menerima penghormatan, melainkan tangan yang melayani. - [14 KISAH TELADAN: Yang Menyentuh Hati Sang Jenderal Yang Pemberani dan Lembut Hati Mayor Jenderal Qassem Soleimani 1957 — 2020 ](https://majulah-ijabi.org/14-kisah-teladan-yang-menyentuh-hati-sang-jenderal-yang-pemberani-dan-lembut-hati-mayor-jenderal-qassem-soleimani-1957-2020/) - Qassem Soleimani lahir pada 11 Maret 1957 di desa miskin Qanat-e Malek, provinsi Kerman, Iran tenggara. Ayahnya adalah seorang petani yang terlilit hutang pinjaman pertanian kepada pemerintah Shah. Ketika Soleimani baru berusia 13 tahun, ia membuat keputusan yang mengubah hidupnya: meninggalkan desa untuk pergi ke kota Kerman dan bekerja sebagai buruh bangunan demi melunasi hutang sang ayah. - [SANG JENDERAL : Yang Pemberani dan Lembut Hati Memoar Qassem Soleimani 1957 — 2020 ](https://majulah-ijabi.org/sang-jenderal-yang-pemberani-dan-lembut-hati-memoar-qassem-soleimani-1957-2020/) - Revolusi Islam meledak. Shah melarikan diri. Ayatollah Khomeini kembali ke tanah air. Sebuah era baru dimulai. Soleimani berumur 22 tahun. Seperti banyak pemuda Iran saat itu, ia merasakan getaran sejarah yang sedang terjadi. Ia bergabung dengan Garda Revolusi Islam, atau IRGC, yang baru saja dibentuk. "Kami semua muda dan ingin mengabdi pada revolusi dengan cara apa pun. Itulah mengapa saya bergabung." — Qassem Soleimani - [14 KISAH TELADAN : Ali Ardashir Larijani 3 Juni 1958 — 17 Maret 2026 ](https://majulah-ijabi.org/14-kisah-teladan-ali-ardashir-larijani-3-juni-1958-17-maret-2026/) - Antara tahun 2009 dan 2020, terjadi sebuah fenomena yang belum pernah ada presedennya dalam sejarah Republik Islam: dua bersaudara secara bersamaan memimpin dua dari tiga cabang pemerintahan. Ali Larijani sebagai Ketua Parlemen. Saudaranya, Sadeq Larijani, sebagai Ketua Mahkamah Agung. Namun yang paling mengharukan bukanlah kekuasaan itu sendiri — melainkan kata-kata yang diucapkan Ali Larijani tentang saudara-saudaranya, dalam sebuah forum yang kemudian dikutip media Tabnak: - [Araghchi dan Deontologi Seorang Diplomat  ](https://majulah-ijabi.org/araghchi-dan-deontologi-seorang-diplomat/) - Araghchi kemudian diangkat sebagai Menteri Luar Negeri Iran pada Agustus 2024 setelah mendapatkan kepercayaan dari Majelis Permusyawaratan Islam. Sejak saat itu, dunia mengenalnya sebagai wajah diplomasi Iran di tengah krisis yang kian memanas. Ia memimpin delegasi Iran dalam negosiasi nuklir dengan Amerika Serikat, dan sempat menyatakan bahwa sebuah kesepakatan "sudah dalam jangkauan" menjelang pembicaraan di Jenewa, Swiss, asalkan diplomasi diprioritaskan di atas ancaman militer. - [IJABI Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Syahidnya Ayatullah Sayyid Ali Khamenei ](https://majulah-ijabi.org/ijabi-sampaikan-belasungkawa-mendalam-atas-syahidnya-ayatullah-sayyid-ali-khamenei/) - JAKARTA – Pengurus Pusat Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas syahidnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei. Ungkapan belasungkawa tersebut disampaikan secara resmi melalui Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta oleh delegasi IJABI yang diwakili oleh Ustadz Mulyawan dan Ustadz Muhammad Bhagas. - [Khidmat di Jalan Ahlulbait: Duka cita teramat dalam atas Syahidnya Ayatullah Sayyid Ali Khamenei  ](https://majulah-ijabi.org/khidmat-di-jalan-ahlulbait-duka-cita-teramat-dalam-atas-syahidnya-ayatullah-sayyid-ali-khamenei/) - 1 Maret 2026 – Sebagai bentuk penghormatan dan respons atas syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei beserta keluarga dan anak-anak tidak berdosa di sekolah Minab, akibat serangan Brutal Amerika dan Zionis Israel, IJABI melaksanakan Tahlil dan Doa Bersama secara nasional. - [PANDANGAN MASYARAKAT AMERIKA SERIKAT TERHADAP OPERATION EPIC FURY DAN PERANG YANG DIINISIASI TRUMP](https://majulah-ijabi.org/pandangan-masyarakat-amerika-serikat-terhadap-operation-epic-fury-dan-perang-yang-diinisiasi-trump/) - Operasi militer "Epic Fury" yang diluncurkan Presiden Donald Trump bersama Israel pada akhir Februari 2026 telah memicu kritik tajam dari kalangan pejabat intelijen, analis strategi, dan opini publik Amerika Serikat. Artikel ini menganalisis bahwa perang ini merupakan war of choice tanpa ancaman iminen yang kredibel, terjebak dalam Escalation Trap, serta gagal memperoleh dukungan domestik yang memadai. Berdasarkan metodologi kualitatif-kuantitatif yang menggabungkan analisis konten pernyataan pejabat resign, kutipan analis militer di media mainstream, serta data polling nasional (n > 1.000 per survei) dari Reuters/Ipsos, Washington Post, Quinnipiac, dan PBS/Marist, temuan menunjukkan risiko strategis, ekonomi, dan politik yang tinggi. Rata-rata dukungan publik AS hanya 32,4% (standar deviasi ±7,8), jauh di bawah dukungan awal invasi Irak 2003 (72%). Rekomendasi utama: de-eskalasi segera melalui jalur diplomatik multilateral, pengawasan Kongres penuh, dan diplomasi langsung melalui mediator netral. - [Kenanglah Aku di Denyut Nadi Persia: Memoar Ali Larijani ](https://majulah-ijabi.org/kenanglah-aku-di-denyut-nadi-persia-memoar-ali-larijani/) - Dunia mengenalnya sebagai kepala negosiator nuklir yang ulung, diplomat yang bisa duduk semeja dengan Barat namun tak pernah sekalipun melunak dalam prinsip. Pada 2005-2007, ia menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi dan kepala negosiator nuklir . Dalam peran itu, ia dengan tegas membela hak Iran untuk memperkaya uranium. Ia pernah menggambarkan tawaran Barat untuk meninggalkan bahan bakar nuklir sebagai imbalan insentif ekonomi seperti "menukar mutiara dengan sebatang permen cokelat" . - [14 Teladan Syahid Mulia Tehran – Gaza](https://majulah-ijabi.org/14-teladan-syahid-mulia-tehran-gaza/) - "Ayahku, meskipun dikenal sebagai tokoh agama, hidup dalam kesederhanaan. Kami menjalani kehidupan yang berat. Terkadang malam hari tidak ada apapun di rumah untuk makan malam. Ibuku berusaha mengumpulkan sesuatu — rotinya dengan beberapa butir kismis, itulah makan malam kami. Rumah ayahku luasnya sekitar 65 meter persegi, berada di kawasan miskin Masyhad. Hanya terdiri dari satu ruang dan sebuah ruang bawah tanah yang gelap. Saat tamu datang menemui ayahku, seluruh keluarga harus pindah ke ruang bawah tanah." - [MENYOAL “NEGERI YANG TIDAK LAGI MULIA”: Esai Komprehensif atas Pernyataan John Mearsheimer tentang 38 Juta Kematian Akibat Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat](https://majulah-ijabi.org/menyoal-negeri-yang-tidak-lagi-mulia-esai-komprehensif-atas-pernyataan-john-mearsheimer-tentang-38-juta-kematian-akibat-kebijakan-luar-negeri-amerika-serikat/) - angka 38 juta ini dengan laporan resmi Pentagon. Departemen Pertahanan AS merilis laporan tahunan tentang korban sipil akibat operasi militernya. Untuk tahun 2024, mereka hanya mengakui dua operasi militer yang mengakibatkan korban sipil.1 Celakanya, laporan ini sama sekali tidak mencakup korban tidak langsung akibat sanksi, destabilisasi, atau dukungan terhadap perang proksi. Dengan kata lain, definisi “korban” versi pemerintah AS sangat sempit, sementara studi akademik menggunakan definisi yang lebih komprehensif. - [TANGAN KANAN YANG LUMPUH, JIWA YANG TEGAK ](https://majulah-ijabi.org/tangan-kiri-yang-lumpuh-jiwa-yang-tegak/) - Metoda yang akan digunakan dalam tulisan ini adalah mengambil pada makna umum yang dipahami . Jadi, tulisan ini bukan tulisan ilmiah mengenai makna tentara akal menurut hadis tersebut. Nilai kebenaran dalam tulisan ini ditujukan untuk reflektif dan perbaikan diri penulis sendiri maupun pembaca yang ingin mengambil pelajaran dan teladan. Semoga Allah memberikan taufik bagi penulis dan pembaca untuk beroleh percik keberkahan Laylah Al-Qadr melalui tulisan sederhana ini. - [Cahaya Di Atas Cahaya](https://majulah-ijabi.org/doa-baha-bagian-nur/) - Terdapat hadis sahih lainnya dari Imam Muhammad al-Baqir as, di mana Qattadah, seorang ahli fikih ter­masyhur dari Bashrah, berbincang-bincang dengan Imam dan mengungkapkan ketakjubannya mengenai keagungan khusus sang Imam. Imam bertanya kepadanya tentang apakah dirinya tahu di mana sedang duduk, yakni di depan orang-orang yang mengenainya Allah Swt telah berfirman: (Pelita hidayah itu ditemukan) di rumah-rumah yang telah diizinkan Allah untuk dimuliakan dan disebut-sebut nama-Nya di dalamnya. Bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Orang mengingat Allah , mendirikan shalat, dan membayar zakat. Kemudian Imam berkata, “Engkau adalah apa yang engkau katakan (seorang ahli fikih dari Bashrah) dan kami adalah apa yang dikatakan oleh Al-Quran.” - [PALESTINA SEBAGAI UJIAN MORAL DUNIA (ISLAM) ](https://majulah-ijabi.org/palestina-sebagai-ujian-moral-dunia-islam/) - Di masa pemerintahan Donald Trump, dukungan tersebut bahkan menjadi lebih mengerikan. Pengakuan Jerusalem sebagai ibu kota Israel serta lahirnya Abraham Accords –yang pada kenyataannya tidak bebas dari tekanan politik sepihak– menunjukkan pemaksaan untuk merombak tatanan Timur Tengah sepenuhnya demi kepentingan Israel. - [AYATULLAH ALI KHAMENEI, PEMIMPIN BESAR YANG MENOLAK TUNDUK PADA PENJAJAHAN](https://majulah-ijabi.org/ayatullah-ali-khamenei-pemimpin-besar-yang-menolak-tunduk-pada-penjajahan/) - Di Iran, setiap orang ingin menjadi syahid. Dan, pastinya, sosok terdepan yang ingin agar menjadi syahid adalah AYATULLAH ALI KHAMENEI. Sebab itu, kepahlawanannya akan menjadi cahaya bagi perjuangan Iran untuk menegakkan keadilan dan menentang kebatilan. - [IJABI Sumsel Aksi Sosial Berkah Ramadhan, Pemeriksaan Kesehatan dan Berbagi Takjil bagi Pekerja Sektor Informal](https://majulah-ijabi.org/ijabi-sumsel-aksi-sosial-berkah-ramadhan-pemeriksaan-kesehatan-dan-berbagi-takjil-bagi-pekerja-sektor-informal/) - Selengkapnya di tautan berikut: https://extranews.id/ijabi-sumsel-aksi-sosial-berkah-ramadhan-pemeriksaan-kesehatan-dan-berbagi-takjil-bagi-pekerja-sektor-informal/#gsc.tab=0 - [Melampaui Pernyataan Fikih: Refleksi Status Ahlus Sunnah (Sunni) Menurut Fatwa Ulama Besar Syi‘ah](https://majulah-ijabi.org/melampaui-pernyataan-fikih-refleksi-status-ahlus-sunnah-sunni-menurut-fatwa-ulama-besar-syiah/) - Dalam mazhab Syiah Imamiyah, keyakinan tentang imamah (otoritas suci Ahlul Bait Nabi SAW) merupakan bagian dari akidah yang sangat penting. Namun kedua ulama tersebut menegaskan bahwa ketidakpercayaan terhadap imamah tidak otomatis membatalkan keislaman seseorang selama ia tetap berada dalam kerangka Islam. Dengan kata lain, seorang Sunni tetap dipandang sebagai muslim dan berlaku atas dirinya semua aturan dan prinsip kehormatan seorang muslim: darahnya haram ditumpahkan, kehormatannya dijaga, dan hartanya dilindungi. - [Merajut Harmoni di Jantung Wonosobo: PD IJABI Wonosobo Hadiri Buka Puasa Bersama Ibu Hj. Shinta Nuriyah Wahid ](https://majulah-ijabi.org/merajut-harmoni-di-jantung-wonosobo-pd-ijabi-wonosobo-hadiri-buka-puasa-bersama-ibu-hj-shinta-nuriyah-wahid/) - Dalam sambutannya, Bapak Bupati Wonosobo bersama moderator acara secara khusus memperkenalkan berbagai komunitas minoritas yang ada di Kabupaten Wonosobo. Salah satu yang diperkenalkan adalah komunitas Pecinta Ahlulbait as. yang berhimpun di bawah organisasi Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI). Hal ini menjadi bentuk apresiasi dan pengakuan atas eksistensi keberagaman sebagai bagian dari kekayaan sosial daerah. - [MUI Mengakui Syiah Bagian dari Islam: Mengakhiri Propaganda Perpecahan ](https://majulah-ijabi.org/mui-mengakui-syiah-bagian-dari-islam-mengakhiri-propaganda-perpecahan/) - MUI dalam berbagai pernyataan resminya tetap menganggap tokoh-tokoh besar seperti Ayatullah Sayyid 'Ali Khamenei sebagai syuhada dan didoakan masuk surga. Dalam tradisi umum, syahid hanya dan masuk surga hanya diberikan pada seorang muslim. - [Sang Syahid Yang Tenggelam Dalam Jamal Dan Jalal Qasidah untuk Syahid Agung Khamenei Yang Tenggelam Dalam Isyq al-Muhammadiyyah ](https://majulah-ijabi.org/sang-syahid-yang-tenggelam-dalam-jamal-dan-jalal-qasidah-untuk-syahid-agung-khamenei-yang-tenggelam-dalam-isyq-al-muhammadiyyah/) - Ia bukan mati seperti lilin yang kehabisan sumbu — ia seperti fajar yang terbakar menjadi siang, yang dari pembakarannya seluruh dunia mendapat terang, dan dari terangnya, mereka lupa bahwa ada yang telah padam. Mati fi sabilillah bukan kehilangan — itu adalah Jamāl yang memeluk Jalāl - [HAI ALI: Merawat kenangan penuh airmata kerinduan pada Syahid Sayyid Ali Khamenei](https://majulah-ijabi.org/hai-ali-merawat-kenangan-penuh-airmata-kerinduan-pada-syahid-sayyid-ali-khamenei/) - Ada api di dada yang tak mau padam oleh hujan dan musim, ia bukan api neraka — ia rindu kepada-Mu, Tuhanku. Pemuda dari Shiraz itu menulis di malam terakhirnya dengan tangan gemetar, "Aku tidak sabar — ada api — aku ingin bertemu-Mu, Tuhanku. - [PENTAS SEJARAH KEMBALI DIGELAR ](https://majulah-ijabi.org/pentas-sejarah-kembali-digelar/) - Mari sejenak kembali ke 1380 tahun yang lalu. Gugurnya seorang pecinta dalam sebaik ungkap cintanya. Ialah sosok Mukhtar, kesatria tangguh yang tak kenal gentar. Dikenal ia sebagai sang pembalas, penuntut darah Husain yang ditumpahkan biadab culas. Air mata merindu menggelegak, saksikan langit memerah atas kemunculannya kelak. Mukhtar-mukhtar baru akan segera hadir. Menuntut balas darah juang yang hidup penuh getir. Mereka berlari bersilang langkah menyambut tangan Sayyidus Syuhadâ. Dihadapkan mereka pada dua pilihan, tegak bersama pedang atau tunduk pada kehinaan. Pantang tunduk pada kehinaan! Maka saksikanlah mereka menyongsong kematian. - [Yang Ilmiah Tanpa Hikmah, Menyambut Zionis Dengan Karpet Merah ? ](https://majulah-ijabi.org/yang-ilmiah-tanpa-hikmah-menyambut-zionis-dengan-karpet-merah/) - Pemimpin tertinggi Iran, Sayyid ‘Ali Khamenei, pernah berpesan bahwa jangan sampai perbedaan pendapat di internal umat Islam menjadi sebab tercerai berainya hati mereka sehingga tidak bersatu untuk kemaslahatan bersama dan mengutamakan hal-hal yang menjadi prioritas. Jangan sampai kita luput dari identitas kita sebagai “umat yang satu”. - [Duʾāʾ Sahr ‘Azhomah: Keagungan yang Melampaui Segala Ukuran: ʿAzhamah dalam Duʾāʾ al-Sahar](https://majulah-ijabi.org/duʾaʾ-sahr-azhomah-keagungan-yang-melampaui-segala-ukuran-ʿazhamah-dalam-duʾaʾ-al-sahar/) - H Jalaluddin Rakhmat dalam buku Road to Muhammad , seperti halnya para ulama ‘irfan seperti Tabatabai maupun Imam Khomeini mengajarkan mendekatkan diri pada Allah melalui jalan cinta pada Muhammad Saw dan keluarganya as. Dalam Al Qur’an akhlaq Nabi Saw disebut sebagai وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung. - [Cahaya Sebelum Fajar: Menyelami Jamāl dan Jalāl dalam Duʾāʾ al-Sahar](https://majulah-ijabi.org/cahaya-sebelum-fajar-menyelami-jamal-dan-jalal-dalam-duʾaʾ-al-sahar/) - Imam Khomeini menggambarkan Ibrahim as sebagai nabi yang tenggelam dalam lautan cinta kepada Allah. Kedalaman cinta itu menjadikannya hāʾim, yakni bingung dan larut dalam cahaya keindahan Ilahi. Dalam keadaan itulah Allah bertajalli kepada Ibrahim as dengan Jamāl, namun dari balik Jalāl. - [14 Kisah Syahid yang Hidup ](https://majulah-ijabi.org/14-kisah-syahid-yang-hidup/) - Ada pemimpin yang dikenang karena kekuasaannya. Ada pula yang dikenang karena kemanusiaan dan akhlak mulianya. Sayyid Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, telah memimpin lebih dari tiga dekade di bawah tekanan sanksi, ancaman militer, dan propaganda global. - [Sang Syahid yang Tenggelam dalam Jamal dan Jalal ](https://majulah-ijabi.org/sang-syahid-yang-tenggelam-dalam-jamal-dan-jalal/) - Berkah Muhammadiyah bukan warisan yang disimpan—ia adalah sungai yang hanya hidup ketika mengalir. Ia mengalir melalui siapa saja yang mau menjadi salurannya, yang mau merengkuh bumi dan langit dalam satu pelukan. - [Inzah wa In Tharat ](https://majulah-ijabi.org/inzah-wa-in-tharat/) - Agresi yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika terhadap Iran menguatkan desakan agar Indonesia segera ke luar dari BoP. Para tokoh, aktivis, dan masyarakat menilai BoP sudah berubah fungsi menjadi BoW (Board of War). Tetapi, dengan berbagai kritik yang disampaikan, paling tidak hingga saat ini pemerintah tetap bergeming. Hal ini mengingatkan saya pada satu istilah dalam bahasa Arab yang disampaikan oleh Allahyarham KH. Dr. Jalaluddin Rakhmat, yaitu 'Inzah wa In Tharat. - [PARA PEJUANG PEMBELA KAUM TERTINDAS ](https://majulah-ijabi.org/para-pejuang-pembela-kaum-tertindas/) - Apa yang mereka perjuangkan? Mereka memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, karena Tuhan menciptakan manusia untuk menjadi manusia dengan fitrah yang Tuhan berikan. Bukan untuk meniru the most arrogant creature -Iblis, - [Wajah Islam dan Tauhid Syuhada’ ](https://majulah-ijabi.org/wajah-islam-dan-tauhid-syuhada/) - Seandainya tidak ada sosok-sosok seperti syuhada, mungkin Islam hanya dikenal tak lebih dari ritual pemujaan Tuhan, gemuruh tempat ibadah, petuah moral, penyemangat hidup, cerita-cerita spiritual, bahasa-bahasa langit, surga neraka, tumpukan kitab-kitab, kutipan-kutipan teks, pelajaran masa lalu... Imam Khomeini, Sayyid ‘Ali Khamenei, Sayyid Hasan Nashrullah, Qasim Sulaemani, Isma‘il Haniyeh serta para pendahulu dan penerusnya yang berada di jalan cinta yang sama telah menampilkan wajah Islam yang sejati, agama yang menggelorakan ideologi “politik” perlawanan terhadap penindasan kaum mustakbirin atas mustadh‘afin. - [Tarian Indah Kesyahidan ](https://majulah-ijabi.org/tarian-indah-kesyahidan/) - Sang Mahaguru mendaras kematian ala Heidegger. Sterben dan verbleiben (atau aufleben), tuturnya. Kematian khas manusia autentik. Persona yang menemukan makna terdalam kehidupan melalui kematian. Kematian yang menggugah dan menggerakkan. Dahulukan memento mori di atas memento vivere. - [Hani’an lakas Syahadah ](https://majulah-ijabi.org/hanian-lakas-syahadah-sayyid-jan-syahide-jonam/) - 10 bulan suci Ramadhan 1447 H, pada hari rihlah agung malakuti Sayyidah Khadijah sa, ulama besar ini gugur dalam sebuah serangan Israel dan Amerika. Telah berulangkali ia sampaikan kerinduannya pada kesyahidan. Tak terhingga doanya bersyukur karena anugerah jihad di jalan Tuhan. Pada seorang anak kecil yang meminta didoakan syahid, ia berkata: tumbuh besar dulu, panjang usia, khidmat untuk orangtua, bangsa dan Islam. Hiduplah bahagia hingga jadi kakek-kakek 80 tahunan. Barulah setelah itu, kaureguk cawan kesyahidan. - [Kami Yatim Lagi ](https://majulah-ijabi.org/kami-yatim-lagi/) - Kami terbangun di pagi yang kosong, mata kami berat oleh tangis yang tak kunjung reda. Langit seakan ikut menangis, menyaksikan dunia yang bergolak, sebab Imam Ali Khamenei (qs) telah pergi— direnggut oleh badai sengit peperangan yang tak abadi. Dan kini… - [Cahaya Sebelum Fajar: Menyelami Penggalan Pertama Du’ā’ al-Sahar ](https://majulah-ijabi.org/cahaya-sebelum-fajar-menyelami-penggalan-pertama-dua-al-sahar/) - Duʾāʾ al-Sahar — atau disebut juga Duʾāʾ al-Bahāʾ — adalah doa yang diriwayatkan dari Imam Ali bin Musa ar Ridha as , yang merupakan doa Imam Muhammad bin Ali al Baqir as. Doa ini dibaca pada waktu sahar, yaitu sepertiga malam terakhir menjelang subuh, terutama di bulan Ramadan. Ia bukan doa biasa. Setiap katanya adalah jendela menuju pemahaman yang sangat dalam tentang siapa Allah dan bagaimana seorang hamba sepatutnya mendekat kepada-Nya. - [Mempererat Silaturahmi, IJABI Solo Raya Perkuat Komitmen "Ijtima’ul Qulub"](https://majulah-ijabi.org/mempererat-silaturahmi-ijabi-solo-raya-perkuat-komitmen-ijtimaul-qulub/) - Kyai Miftah juga mengingatkan agar setiap langkah perjuangan IJABI harus memiliki kemandirian strategi yang kuat, atau yang beliau istilahkan dengan Ibnul Labun. Strategi ini memastikan IJABI tetap berdiri tegak di atas prinsip orisinalitas pemikiran Ahlulbait tanpa bisa ditunggangi oleh kepentingan politik praktis dari pihak mana pun. - [Ridha dalam Doa Sahar](https://majulah-ijabi.org/ya-mafzai-undangan-tuhan/) - Inilah fitrah manusia . Ia selalu mengejar kesempurnaan eksistensialnya. Yakni, al falah. Kebahagiaan yang sejati. Hemat penulis, ini adalah kondisi bebas dari rasa takut, bebas dari kesedihan. Dalam bahasa stoic, jiwa yang selalu memilih untuk bahagia dan berbuat yang paling luhur. - [RIDHA SUAMI SEBAGAI JALAN SYAFAAT ](https://majulah-ijabi.org/ridha-suami-sebagai-jalan-syafaat/) - Road of Muhammad dan Perkhidmatan Sejati - K.H. Dr. Jalaluddin Rakhmat, dalam tradisi pemikirannya yang mempertemukan kecintaan intelektual dan spiritual, selalu menekankan bahwa perkhidmatan—pengabdian—adalah inti dari seluruh ajaran Islam. Pertama, beribadah atau perkhidmatan pada-Nya. Kedua, berkhidmat atau berbuat baik pada sesama manusia. Dan perkhidmatan yang paling sempurna adalah yang berjalan di atas Jalan Muhammad saw dan keluarganya yang suci as. - [Puasa dan Intensifikasi Kesadaran ](https://majulah-ijabi.org/puasa-dan-intensifikasi-kesadaran/) - Dalam filsafat Islam, jiwa manusia bersifat dinamis dan bergerak secara substansial. Artinya, jiwa bukan entitas statis; ia bertumbuh, melemah, atau meningkat dalam intensitas wujud. Setiap tindakan memiliki konsekuensi ontologis terhadap struktur eksistensi jiwa. - [Cahaya Itu Ada di Dalam Sebaik-Baik Rumah Tuhan ](https://majulah-ijabi.org/4739-2/) - Itu Rumah Siapa? Ketika rangkaian ayat di atas turun kepada Baginda Nabi Mulia saw., beliau membacakannya di hadapan para sahabat. Rasa keingintahuan mendorong mereka untuk bertanya, dan Nabi pun menjawab pertanyaan mereka sesuai dengan apa yang Allah wahyukan dan ajarkan. - [Kasihilah Diri Sendiri ](https://majulah-ijabi.org/kasihilah-diri-sendiri/) - Imam Ali as bersabda bahwa derajat pertama dari kedermawanan adalah ketika seseorang mengambil dari jasmaninya untuk menambahkan pada jiwanya, bukan sebaliknya. Beliau menjelaskan: جاهدوا أهواءكم تملکوا أنفسکم “Berjihadlah melawan hawa nafsumu, niscaya engkau akan menguasai dirimu.” (Majmū‘ah Warām, jil. 2, hlm. 121) - [CAHAYA YANG JATUH KE DALAM LAPAR: Sebuah Prosa Liris tentang Tasbih, Keheningan, dan Tubuh yang Berpuasa](https://majulah-ijabi.org/cahaya-yang-jatuh-ke-dalam-lapar-sebuah-prosa-liris-tentang-tasbih-keheningan-dan-tubuh-yang-berpuasa/) - KH Jalaluddin Rakhmat berkata bahwa jalan tercepat menuju-Nya adalah perkhidmatan. Bukan ritual, melainkan tangan yang memberi, kaki yang datang, dan telinga yang mendengar tanpa agenda. Ketulusan adalah kuncinya — kebaikan yang terjadi karena ia tidak bisa tidak terjadi, seperti matahari yang tidak bisa memutuskan untuk tidak bersinar. - [Uraian Kalimat Irfani Hasyim al-Haddad: Dari Retorika Akhlak Hingga Pergeseran Halus ](https://majulah-ijabi.org/uraian-kalimat-irfani-hasyim-al-haddad-dari-retorika-akhlak-hingga-pergeseran-halus/) - ‘Arif billah Syaikh Hasyim al-Haddad, murid dari Ayatullah Sayyid ‘Ali Qadhi, berkata: “Sesungguhnya jalan menuju Allah bukanlah dengan banyak berbicara (retorika) dan bukan pula mengklaim maqam-maqam spiritual, melainkan jalan kejujuran yang sempurna terhadap diri sendiri. Barangsiapa berdusta kepada dirinya, maka ia telah berdusta kepada Allah dan barangsiapa menipu hatinya maka ia tidak akan sampai pada tujuan hakiki, sekalipun ia beribadah selama seribu tahun” - [Ketika Lapar Memiliki Nada Sendiri : Sebuah Renungan Kecil dari Wirid Siang Hari Bulan Puasa ](https://majulah-ijabi.org/ketika-lapar-memiliki-nada-sendiri-sebuah-renungan-kecil-dari-wirid-siang-hari-bulan-puasa/) - Bayangkan seorang hamba. Ia disapa Tuhan bak Nabi Musa a.s. disapa Tuhan. "Ketika Aku sakit, mengapa kamu tidak datang menjenguk-Ku?" Dan hamba itu bingung karena pertanyaan itu tidak masuk akal dengan cara yang biasa. Jawabannya: di sisi hamba-Ku yang sakit itu, kamu akan menemukan Aku. - [Refleksi Dzikir Siang Hari Bulan Ramadhan dalam Pandangan Wahdatul Wujud, Gradasi Wujud dan Stoic  ](https://majulah-ijabi.org/refleksi-dzikir-siang-hari-bulan-ramadhan-dalam-pandangan-wahdatul-wujud-gradasi-wujud-dan-stoic/) - filsafat Stoik, di mana para pemikir seperti Epictetus dan Marcus Aurelius mengajarkan bahwa alam semesta diatur oleh Logos—sebuah prinsip rasional dan baik yang identik dengan Tuhan atau Alam. Bagi kaum Stoik, kebaikan tertinggi adalah hidup sesuai dengan alam ini, menerima takdir dengan ketenangan, dan menjadikan kebajikan (virtue) sebagai tujuan utama. - [Partisipasi IJABI Sulawesi Tenggara pada Kegiatan Kerja Bakti Bersih-Bersih di Masjid Al - Amin RT 007 Kel. Lahundape, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara ](https://majulah-ijabi.org/partisipasi-ijabi-sulawesi-tenggara-pada-kegiatan-kerja-bakti-bersih-bersih-di-masjid-al-amin-rt-007-kel-lahundape-kota-kendari-sulawesi-tenggara/) - IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia) Sulawesi Tenggara turut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti bersih-bersih masjid yang diadakan oleh warga RT 007 Kelurahan Lahundape, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini berlangsung pada 17 Februari 2026 dan dihadiri oleh anggota IJABI Sulawesi Tenggara. - [Wa In Kana Ghairuhu A’lam Minhu: Yang Mengalir di Balik Kata ](https://majulah-ijabi.org/wa-in-kana-ghairuhu-alam-minhu-yang-mengalir-di-balik-kata/) - Tapi lihatlah apa kata beliau: wa kana anfa‘uhum li fi shuhbatihi al-‘amil minhum bi ‘ilmihi wa in kana ghairuhu a’lam minhu (orang yang paling memberi manfaat bagiku dalam hubunganku dengannya adalah orang yang paling mengamalkan ilmunya di antara mereka, meskipun ada ulama lain yang lebih berilmu darinya). - [Refleksi Dzikir Siang Hari Bulan Ramadhan ](https://majulah-ijabi.org/refleksi-dzikir-siang-hari-bulan-ramadhan/) - Lapar dan haus di siang Bulan Ramadhan bukan sekadar ujian fisik. Ia adalah jendela empati. Kita mulai merasakan, meski hanya sedikit, apa yang dirasakan para masakin dan fuqara dan mereka yang terkapar di Gaza dan di berbagai belahan dunia lain setiap hari. Kita mulai sadar bahwa ada manusia amat sering “berpuasa” tanpa kepastian kapan berbuka ataupun sahur di esok hari. Ada anak-anak yang menahan tangis karena terlalu sering lapar dan haus. Dan orang tua-orang tua yang menahan isak tangis dan dada yang sesak karena pedih melihat penderitaan anak-anaknya. - [Luka Az-Zahra as yang Menyulut Kesadaran Sejarah ](https://majulah-ijabi.org/luka-az-zahra-as-yang-menyulut-kesadaran-sejarah/) - Fatimah az-Zahra as telah berpulang kepada Sang Penciptanya, di mana surga yang luasnya lebih luas dari langit dan bumi menantinya. Namun, beliau meninggalkan sebuah seruan yang menggema dan menggelegar, mengguncang hati yang padam, membangunkan kesadaran, serta menyingkirkan debu kelalaian dan kesombongan dari akal manusia. - [Perhatian Hati Seorang Hamba dalam Makna Dzikrullah ](https://majulah-ijabi.org/perhatian-hati-seorang-hamba-dalam-makna-dzikrullah/) - tingkat perhatian hatinya kepada Allah, hendaknya setiap hamba memeriksa dan mempelajari hatinya, sudah sampai mana ia mampu mengendalikan dan menaklukkan hatinya serta segala hal yang ada di dalamnya. - [Dampak Batin Banyak Berbicara Yang Tidak Perlu](https://majulah-ijabi.org/ketenangan-diri-dari-menahan-bicara-yang-tidak-perlu/) - Imam ‘Ali bin Abi Thalib as : إن أحببت سلامة نفسك وستر معايبك، فأقلِل كلامك وأكثر الصمت؛ يتوفر فكرك، ويستتر قلبك، ويسلم الناس من يدك. Jika engkau menginginkan keselamatan dirimu dan tertutupinya aib-aibmu, maka sedikitkanlah bicara dan perbanyaklah diam. Pikiranmu akan terfokus, hatimu akan lebih terlindungi (terjaga), dan orang lain akan aman dari gangguanmu 📚 ‘Uyun al-Hikam wa al-Mawa'izh, no. 3446 Ayatullah Sayyid Muhammad Shadiq Tehrani dalam kitab Nur Mujarrad, halaman 677, menjelaskan bahwa diam merupakan satu di antara pilar utama - [MELANGGENGKAN DZIKIR DI ERA DIGITAL: KAJIAN TEOLOGIS-EKSISTENSIAL ATAS MUNAJAT SHA’BANIYYAH](https://majulah-ijabi.org/melanggengkan-dzikir-di-era-digital-kajian-teologis-eksistensial-atas-munajat-shabaniyyah/) - Makalah ini mengkaji implikasi teologis dan eksistensial dari sebuah penggalan doa dalam Munajat Sha’baniyyah yang memohon kontinuitas dzikir, kesetiaan pada janji ilahi, kesyukuran yang berkesinambungan, dan keseriusan dalam menjalankan urusan Allah. Melalui pendekatan hermeneutis yang mengintegrasikan tafsir serta dialog dengan filsafat eksistensial, kajian ini menunjukkan bahwa kelalaian spiritual (ghaflah) di era digital mengakibatkan kehidupan yang tidak autentik. Walayah Rasulullah Saw dan Ahlul Bait as, dalam konteks ini, dipahami sebagai jalan menuju autentisitas eksistensial yang memberikan makna pada setiap detik kehidupan manusia. Makalah ini juga mengeksplorasi relevansi ajaran spiritual Islam dalam menghadapi tantangan kontemporer seperti surveillance capitalism, bias algoritmik, dan fragmentasi kesadaran kolektif. - [Sambut Ramadan dan Wiladah Imam Ahlulbait, PW IJABI Lampung Tebar Khidmat Sosial ](https://majulah-ijabi.org/sambut-ramadan-dan-wiladah-imam-ahlulbait-pw-ijabi-lampung-tebar-khidmat-sosial/) - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) Lampung menggelar aksi khidmat sosial pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan ini diwujudkan melalui pembagian paket sembako kepada masyarakat dan Jamaah yang membutuhkan di sekitar wilayah Lampung. - [Seminar dan Peluncuran Buku “40 Human Virtues” Hidupkan Kembali Hikmah Pemikiran Nurcholish Madjid](https://majulah-ijabi.org/seminar-dan-peluncuran-buku-40-human-virtues-hidupkan-kembali-hikmah-pemikiran-nurcholish-madjid/) - Dalam pemaparannya, KH. Miftah Fauzi Rakhmat menekankan bahwa salah satu kekuatan utama pemikiran Cak Nur terletak pada penguasaan bahasa Arab yang sangat mendalam. Dengan penguasaan tersebut, Cak Nur mampu menggali makna kata secara luas, kontekstual, dan filosofis. Ia menjelaskan bahwa banyak kosakata dalam bahasa Arab yang tidak dapat diterjemahkan secara presisi hanya dengan satu padanan kata dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu, tanpa pemahaman yang memadai terhadap keluasan bahasa Arab, seseorang berpotensi keliru atau tidak sepenuhnya menangkap maksud pemikiran Cak Nur. - [99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-bin-abi-thalib-as-kepada-kumail-bin-ziyad/) - Dalam wasiat ini, Imam Ali as menekankan pentingnya menunaikan zakat harta sebagai sebuah Kewajiban Agama yang Allah SWT tetapkan. Ia akan menjaga harta agar tetap dalam keberkahan bagi pemiliknya. Sebab harta yang tidak ditunaikan kewajiban zakatnya, ia akan menjadi petaka dan mendatangkan murka Tuhan. - [Board Of Peace : Prabowo Subianto dan Keberpihakan Indonesia ](https://majulah-ijabi.org/board-of-peace-prabowo-subianto-dan-keberpihakan-indonesia/) - Krisis kemanusiaan di Gaza telah memasuki fase yang sangat berat untuk sekedar dikatakan sebagai konflik atau pun perang. Apa yang terjadi di Palestina adalah sebuah kondisi yang tidak berimbang dan tentu menimbulkan kerusakan fatal. - [Baksos Dan Konseling Khusus Ibu Hamil ](https://majulah-ijabi.org/baksos-dan-konseling-khusus-ibu-hamil/) - Dalam rangka haul kelima almarhumah Mamah Euis Kartini, serta mengenang sosok Mamah Euis sebagai pejuang dalam senyap yang penuh cinta dan kasih sayang, Fathimiyyah–IJABI menyelenggarakan bakti sosial berupa pemeriksaan ibu hamil serta konseling untuk menjalani masa kehamilan yang sehat dan bahagia. - [PENGURUS PUSAT IJABI HADIRI PERINGATAN HARI KEMENANGAN REVOLUSI ISLAM IRAN KE-47 ](https://majulah-ijabi.org/pengurus-pusat-ijabi-hadiri-peringatan-hari-kemenangan-revolusi-islam-iran-ke-47/) - Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) KH. Miftah Fauzi Rakhmat (Ketua Dewan Syura), Dr. Dimitri Mahayana (Sekretaris Dewan Syura) Maran Sutarya (Ketua Umum Tanfidziyah), Khadijah Khasbullah (Departemen Fathimiyah) beserta beberapa pengurus pusat IJABI turut hadir dalam kegiatan Peringatan Hari Kemenangan Revolusi Islam Iran ke-47 - [Resolusi Gaza Rancangan Trump: Mengatur Palestina Tanpa Palestina ](https://majulah-ijabi.org/resolusi-gaza-rancangan-trump-mengatur-palestina-tanpa-palestina/) - Dewan Keamanan PBB baru saja mengesahkan resolusi rancangan Amerika Serikat berdasarkan “20-poin Rencana Gaza” Donald Trump. Di atas kertas, resolusi ini dibungkus dengan jargon stabilisasi, rekonstruksi, dan “peluang menuju perdamaian - [BISAKAH KITA PERCAYA PADA INISIATIF "BOARD OF PEACE" TRUMP? ](https://majulah-ijabi.org/bisakah-kita-percaya-pada-inisiatif-board-of-peace-trump/) - Penulis: Haidar Bagir, Cendekiawan Muslim Pertanyaan mendasarnya sederhana, tetapi jawabannya tidak pernah mudah: apakah kita bisa percaya bahwa inisiatif “perdamaian” yang digagas Donald Trump benar-benar lahir dari niat tulus? Apalagi ketika inisiatif itu juga disambut oleh Israel—pihak yang selama puluhan tahun justru menjadi aktor utama penindasan atas bangsa Palestina. Sebagian orang berargumen: umat Islam harus realistis. Bahwa perjuangan harus - [Board of Peace : Proyek Perdamaian Palsu yang Melembagakan Ketidakadilan ](https://majulah-ijabi.org/board-of-peace-proyek-perdamaian-palsu-yang-melembagakan-ketidakadilan/) - Masalah paling mendasar dari Board ini adalah upayanya menyingkirkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selama puluhan tahun, PBB—dengan segala kelemahannya—menjadi satu-satunya kerangka multilateral yang memiliki legitimasi hukum internasional dalam urusan perdamaian - [Mengukur Kedudukan Manusia di Sisi Allah ](https://majulah-ijabi.org/mengukur-kedudukan-manusia-di-sisi-allah/) - Imam Ali as memberikan ukuran yang sangat jernih: Lihatlah bagaimana engkau memperlakukan Allah ketika engkau dihadapkan pada dosa. Jika pada saat itu engkau merasa gentar, malu, dan takut untuk melangkah, maka ketahuilah bahwa Allah agung dalam hatimu, dan engkau pun agung di sisi-Nya. - [Silaturahmi IJABI, Initiative of Changes Indonesia, dan Women Creator of Peace Australia ](https://majulah-ijabi.org/silaturahmi-ijabi-initiative-of-changes-indonesia-dan-women-creator-of-peace-australia/) - Bandung, 07 Februari 2026- Sabtu sore, 07 Februari 2026, IJABI menerima kunjungan dari Initiatives of Changes Indonesia (IofC Indonesia) dan Women Creator of Peace Australia (Women CoP). Kegiatan kunjungan ini digunakan sebagai momen silaturahmi untuk saling mengenal komunitas satu sama lain. - [Paradigma Realisme-Rasionalisme Islam: Analisis Tabatabaian, Muthahharian, dan Sadrian Menjawab Posmodernisme, Interpretivisme, Konstruktivisme, Neo-Positivisme, serta Mitos Singularitas AI ](https://majulah-ijabi.org/paradigma-realisme-rasionalisme-islam-analisis-tabatabaian-muthahharian-dan-sadrian-menjawab-posmodernisme-interpretivisme-konstruktivisme-neo-p/) - Mulla Sadra sebagai respon terhadap lima arus besar filsafat kontemporer: posmodernisme, interpretivisme, konstruktivisme, neo-positivisme, dan mitos singularitas kecerdasan buatan (AI). Artikel ini menggunakan pendekatan analisis konseptual dan komparatif untuk menunjukkan bahwa Realisme-Rasionalisme Islam dapat menawarkan keseimbangan antara realitas metafisik dan tanggung jawab etis manusia terhadap teknologi. - [IJABI Hadiri Peringatan Milad Ke-16 ABI dan Seminar Beragama Maslahat di Jakarta ](https://majulah-ijabi.org/ijabi-hadiri-peringatan-milad-ke-16-abi-dan-seminar-beragama-maslahat-di-jakarta/) - Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) menghadiri peringatan milad ke-16 Ahlulbait Indonesia (ABI) yang dirangkaikan dengan Seminar dan Bedah Buku Beragama Maslahat pada Kamis, 5 Februari 2026, di Gedung Widya Graha BRIN, Jakarta Selatan. I - [Mengapa Darfur Diperebutkan? ](https://majulah-ijabi.org/mengapa-darfur-diperebutkan/) - Pada 1994 pernah dibuat peta pembagian Sudan menjadi 5 negara, termasuk rencana memisahkan Darfur. Konflik besar di Darfur (termasuk perang, pembunuhan, dan kekacauan) dianggap sebagai bagian dari rencana lama untuk memecah Sudan karena kekayaan Darfur yang luar biasa. - [📝 Tanda Diterimanya Shalat ](https://majulah-ijabi.org/📝-tanda-diterimanya-shalat/) - Ayatullah Jawadi Amuli berkata : Jika kau ingin mengetahui apakah shalatmu diterima atau tidak, ada cara untuk mengetahuinya. Jika kau telah menunaikan shalat subuh, dan setelah itu kau tidak berbuat maksiat (pelanggaran) hingga masuk waktu zhuhur, maka itu tanda shalat subuhmu diterima. - [Nilai Pengetahuan ](https://majulah-ijabi.org/nilai-pengetahuan/) - Rumi berkata: Ilmu adalah cincin kerajaan Sulaiman, yang diwariskan kepada setiap nabi bagi umat-umat di dunia. Siapa pun yang mampu menembus jalan keluar dari langit, manusianya menjadi laksana pupil mata yang melihat hakikat. - [99 Wasiat Imam Ali as. Kepada Kumail bin Ziyâd (Bag.5) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-5/) - “Wahai Kumail, tidak ada satu gerakan pun melainkan engkau memerlukan pertolongan di dalamnya melalui pengetahuan.” - [Cerpen: Pahlawan Cilik ](https://majulah-ijabi.org/cerpen-pahlawan-cilik/) - Beban yang tersampir di pundak anak kurus itu seakan belum cukup. Ayah dan ibunya sudah pisah rumah. Aku mengira beban hidup yang berat jadi pemicu keretakan hubungan mereka. Beban yang mengejawantah pada perlakuan kasar dan buruk pada istri dan anak-anak. - [Walahan bi-Dhikrika ila Dhikrika: Refleksi Munajat Syakbaniyyah (4)](https://majulah-ijabi.org/walahan-bi-dhikrika-ila-dhikrika-refleksi-munajat-syakbaniyyah-4/) - إِلٰهِي وَأَلْهِمْنِي وَلَهًا بِذِكْرِكَ إِلَىٰ ذِكْرِكَ وَهِمَّتِي فِي رَوْحِ نَجَاحِ أَسْمَائِكَ وَمَحَلِّ قُدْسِكَ Frasa Munajat Syabaniyyah ini bagi saya teramat menakjubkan. Setidaknya mungkin ada tiga versi pemaknaan yang ingin kita usulkan untuk mencoba memperkaya interpretasi awal kita terhadap teks doa tersebut. Pertama, "Ya Tuhanku, ilhamkanlah kepadaku kerinduan yang mendalam dengan mengingat-Mu menuju mengingat-Mu, dan (ilhamkanlah) - [Sarungi Pedang-Pedang Dosaku: Refleksi Munajat Syakbaniyah 2 ](https://majulah-ijabi.org/sarungi-pedang-pedang-dosaku-refleksi-munajat-syakbaniyah-2/) - Melalui kesalahan, dalam Cermin MaafNya, hamba mengenal Jejak Kebenaran. Melalui keburukan, dalam Luapan AsihNya, hamba mengenal Cahaya Hangat Kebaikan. Melalui nista-nista diri yang diikrarkan dengan tulus, - dalam Tiupan Aroma KasihNya-, hamba terserap dalam KeindahanNya. - [Jangan Lupakan Genosida Palestina Dalam Munajat Sya'baniyah (Bagian 1) ](https://majulah-ijabi.org/jangan-lupakan-genosida-palestina-dalam-munajat-syabaniyah-bagian-1/) - Munajat Sya'baniyah ini mengingatkan kita pada kisah keluarga Nabi Muhammad—Ali, Fatimah, Hasan, dan Husain—yang berpuasa tiga hari berturut-turut. Bagaimana mereka telah menjadi tajalliyat Kasih Sayang Allah. Setiap berbuka, datang orang miskin, yatim, dan tawanan meminta makanan. Mereka memberikan seluruh makanan mereka dan berbuka hanya dengan air. - [Mengenang Mukmin Sejati Dari Quraisy Di Yaumul Mab’ats ](https://majulah-ijabi.org/mengenang-mukmin-sejati-dari-quraisy-di-yaumul-mabats/) - Penulis : Dr. Dimitri Mahayana (Sekretaris Dewan Syura IJABI) Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman dalam Surah Jumu’ah ayat 2. هُوَ الَّذِيْ بَعَثَ فِى الْاُمِّيّٖنَ رَسُوْلًا مِّنْهُمْ يَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِهٖ وَيُزَكِّيْهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَ وَاِنْ كَانُوْا مِنْ قَبْلُ لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍۙ Huwal-lażī ba‘aṡa fil-ummiyyīna rasūlam minhum yatlū ‘alaihim āyātihī wa yuzakkīhim wa yu‘allimuhumul-kitāba wal-ḥikmata wa in kānū min qablu lafī ḍalālim mubīn(in). Dialah yang mengutus seorang Rasul (Nabi Muhammad) kepada kaum yang buta huruf dari (kalangan) mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, serta mengajarkan kepada mereka Kitab (Al-Qur’an) dan Hikmah (sunah), meskipun sebelumnya mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata. Ba’atsa menurut Isfahani dalam Al Mufradat fii ghoriibil Qur’an asal arti katanya adalah mengarahkan sesuatu. Dalam QS 2:259 اَمَاتَهُ اللّٰهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهٗ ۗ Lalu, Allah mematikannya selama seratus tahun, kemudian membangkitkannya (kembali) Di sini ba’atsa bermakna membangkitkan kembali setelah mati. Selanjutnya dalam Surah Al-An’aam 60 وَهُوَ الَّذِيْ يَتَوَفّٰىكُمْ بِالَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُمْ بِالنَّهَارِ ثُمَّ - [PD IJABI Cirebon Gelar Bakti Sosial Yaumul Mab’ats, Wujudkan Kepedulian Sosial ala Nabi Muhammad SAW ](https://majulah-ijabi.org/pd-ijabi-cirebon-gelar-bakti-sosial-yaumul-mabats-wujudkan-kepedulian-sosial-ala-nabi-muhammad-saw/) - Dalam tausiyahnya, K.H Fajruddin Muchtar menegaskan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam hal kepedulian terhadap urusan sosial. Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim dan fakir miskin merupakan ukuran penting kualitas kemanusiaan seseorang. - [Sisi Lembut Sang Ruhullah: Surat Cinta Imam Khomeini untuk Istrinya ](https://majulah-ijabi.org/sisi-lembut-sang-ruhullah-surat-cinta-imam-khomeini-untuk-istrinya/) - Dikisahkan oleh Jam-e Jam, salah satunya adalah pada bulan Farvardin tahun 1312 HS (1933 M), saat Imam dalam perjalanan menuju ibadah Haji. Di Beirut, beliau menulis surat untuk istrinya yang setia—yang saat itu tengah mengandung anak kedua dan dalam kondisi emosional yang sensitif karena menanggung rindu akibat perpisahan. Membaca surat ini akan memperkenalkan kita pada sosok Imam dalam level manusia kamil yang memiliki dimensi kepribadian yang beragam - [Sepercik Hikmah Munajat Sya'baniyyah ](https://majulah-ijabi.org/sepercik-hikmah-munajat-syabaniyyah/) - Pengakuan dosa adalah tanda ma'rifah (pengenalan). Semakin seseorang mengenal keagungan Allah, semakin ia sadar akan kedosaan dirinya. Bukan karena Allah mencela, tetapi karena cahaya kesempurnaan-Nya menyingkap ketidaksempurnaan kita. Dan dalam penyingkapan itulah rahmat mengalir—seperti embun yang turun pada tanah yang retak. - [IJABI Hadir di Desa Haurpugur : Bakti Sosial Pengobatan Gratis, Wujud Pesan Cinta Imam Ali bin Abi Thalib as.](https://majulah-ijabi.org/ijabi-hadir-di-desa-haurpugur-bakti-sosial-pengobatan-gratis-wujud-pesan-cinta-imam-ali-bin-abi-thalib-as/) - Salah satu kegiatan rutin Fathimiyyah IJABI adalah bakti sosial berupa pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan. Alhamdulillah, pada tanggal 11 Januari 2026, kegiatan ini terlaksana di Desa Haurpugur bekerja sama dengan Mutti Cahaya Bumi, Klinik Adhi Graha, serta para kader PKK Desa Haurpugur, Kabupaten Bandung, dalam rangka memperingati Milad Imam Ali bin Abi Thalib KW - [IJABI PEDULI Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana Alam Sumatera ](https://majulah-ijabi.org/ijabi-peduli-salurkan-bantuan-bagi-korban-bencana-alam-sumatera/) - Intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak akhir November 2025 memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Pulau Sumatera. Siklon tropis yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh Menanggapi situasi tersebut, Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) melalui program IJABI Peduli menginisiasi gerakan tanggap darurat bencana. Koordinasi intensif antara Pengurus Pusat (PP) IJABI dan Pengurus Wilayah (PW) IJABI Sumatera Utara dilakukan untuk membuka donasi, membentuk tim relawan, serta menyalurkan bantuan langsung kepada korban - [Puncak Pekan Wiladah Imam ‘Ali bin Abi Thalib AS 1447 H](https://majulah-ijabi.org/puncak-pekan-wiladah-imam-ali-bin-abi-thalib-as-1447-h/) - Bandung- Puncak peringatan Wiladah Imam ‘Ali bin Abi Thalib AS diselenggarakan oleh Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) pada Ahad, 11 Januari 2026, bertempat di Aula Dr. K.H. Jalaluddin Rakhmat. Kegiatan ini diikuti oleh jamaah IJABI dari berbagai kalangan dan menjadi penutup rangkaian Pekan Wiladah Imam ‘Ali AS yang telah berlangsung sejak 4 Januari 2026. Tahun ini, peringatan Wiladah Imam ‘Ali AS mengusung tema “Milad Sang Pintu Ilmu”, sebagai penegasan atas peran Imam ‘Ali AS sebagai simbol keilmuan dan keteladanan dalam Islam. Peringatan Wiladah Imam ‘Ali AS merupakan bagian dari komitmen IJABI dalam menghidupkan munasabat, yakni hari-hari besar yang berkaitan dengan keluarga Nabi Muhammad SAW. Tanggal 13 Rajab memiliki makna istimewa karena merupakan hari kelahiran Amirul Mukminin Imam ‘Ali bin Abi Thalib karramallâhu wajhah. Momentum ini (13 Rajab) bertepatan dengan hari kelahiran Yayasan Muthahhari, lembaga pendidikan dan Khidmat yang didirikan oleh Allah Yarham Dr. K.H. Jalaluddin Rakhmat, pendiri IJABI. Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan pembacaan shalawat dan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Ustadz Asep Suharna. dilanjutkan dengan persembahan senandung shalawat dari Ibu-ibu Fathimiyyah. Penampilan tersebut menghadirkan nuansa lembut dan penuh keteduhan. Selanjutnya, grup vokal anak-anak turut membawakan shalawat dengan penuh keceriaan, yang disambut antusias oleh jamaah. Suasana semakin semarak ketika Grup Nasyid Habib Abu ‘Ali tampil membawakan shalawat Imam ‘Ali AS. Pada sesi ini, jamaah diminta untuk berdiri dan bersama-sama melantunkan shalawat, menciptakan suasana kebersamaan dan kekhidmatan. Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube JRTV, sehingga jamaah IJABI yang tidak dapat hadir secara langsung tetap dapat mengikuti rangkaian acara dan merasakan keberkahan majelis. Menjelang sesi majlis ilmu, Bapak Sutrasno membacakan puisi tentang Imam - [Sepenggal Perjalanan di Yogyakarta (10–14 Desember 2025)](https://majulah-ijabi.org/sepenggal-perjalanan-di-yogyakarta-10-14-desember-2025/) - Halaqah Kubro KUPI telah usai menjelang malam Senin. Satu per satu peserta mulai berhamburan menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan Bandara Internasional Yogyakarta. Suasana rindu keluarga terasa begitu kuat, seolah menjadi arus besar cerita di antara para peserta Halaqah Kubro yang sebagian besar adalah para ibu. Mereka dengan berat hati meninggalkan keluarga, anak, dan pasangan masing-masing demi menyukseskan sebuah perhelatan nasional yang sarat makna. - [Perjalanan Menuju Halaqah Kubro KUPI 2025](https://majulah-ijabi.org/perjalanan-menuju-halaqah-kubro-kupi-2025/) - Komisi keempat membahas pembumian paradigma KUPI melalui implementasi nilai ma‘rūf, mubādalah, dan keadilan hakiki dalam berbagai ruang khidmah dan ranah juang KUPI. Pada hari kedua ini, Fathimiyyah turut berperan aktif dalam Komisi Dua yang membahas otoritas ulama perempuan. - [Tentang Hijab Terbesar dan Pengaruh Amal Yang Tampak Kecil di Alam Batin ](https://majulah-ijabi.org/tentang-hijab-terbesar-dan-pengaruh-amal-yang-tampak-kecil-di-alam-batin/) - Penulis : Muhammad Bhagas (Anggota Departemen Dakwah dan Seni Budaya PP IJABI) Ayatullah Sayyid Ahmad al-Mustanbath ridhwanullah ‘alaihi, seorang ulama Najaf yang terkenal sekaligus imam shalat di haram Imam ‘Ali bin Abi Thalib as, berkata dalam konteks membangunkan hati manusia, dengan menukil ucapan para ahli ma‘rifat dan para pemilik bashirah (pandangan batin): “Sesungguhnya di antara hijab terbesar yang menghalangi manusia dari rahmat Allah adalah meremehkan amal saleh, yaitu - [Pemenang Lomba Menulis Pemikiran Kang Jalal Diumumkan pada Puncak Milad Perak IJABI](https://majulah-ijabi.org/pemenang-lomba-menulis-pemikiran-kang-jalal-diumumkan-pada-puncak-milad-perak-ijabi/) - Pengumuman resmi pemenang Lomba Menulis Pemikiran Dr. K.H. Jalaluddin Rakhmat dilaksanakan pada 24 Desember, bertepatan dengan Acara Puncak Milad Perak 25 Tahun Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) yang dirangkai dengan Seminar Kebangsaan. Pengumuman ini menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian perayaan Milad Perak IJABI, yang menegaskan komitmen organisasi dalam merawat tradisi intelektual, dakwah pemikiran, dan keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan. - [Selarik Doa Rajab yang Menghantarkan pada Maqam Mulia ](https://majulah-ijabi.org/selarik-doa-rajab-yang-menghantarkan-pada-maqam-mulia/) - Dalam setiap ujian dan musibah, mari kita mohon taufik pada Allah untuk selalu menampakkan sisi indahnya. Ini bukan berarti menutup mata pada kesulitan, melainkan membuka hati untuk melihat hikmah yang tersembunyi. Sehingga dalam setiap ujian dan musibah, kita sampai pada suatu keadaan di mana hati kita tetap yakin bahwa tidak ada yang terjadi kecuali atas izin Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang—hanya saja mungkin kita belum memahami hikmah dan hakikat sebenarnya peristiwa. - [Seminar Kebangsaan “Beragama Maslahat dalam Perspektif Islam Madani”](https://majulah-ijabi.org/seminar-kebangsaan-beragama-maslahat-dalam-perspektif-islam-madani/) - IJABI terus memposisikan diri sebagai rumah bersama yang merawat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, dan menebarkan nilai-nilai Ahlulbait dalam bingkai kebangsaan - [Rajab: Gerbang Rahmat yang Terbuka Lebar](https://majulah-ijabi.org/rajab-gerbang-rahmat-yang-terbuka-lebar/) - Malam pertama bulan Rajab adalah malam yang sangat mulia. Dalam riwayat Ahlulbait (as), bulan Rajab disebut sebagai Syahrullah al-Ashabb (Bulan Allah yang Rahmat-Nya dikucurkan deras). Ini adalah bulan pertaubatan dan bulan menanam benih spiritual sebelum memanennya di bulan Ramadhan. Rasulullah saw bersabda: "Rajab adalah bulan Allah yang besar... Barang siapa berpuasa sehari di bulan Rajab - [📝 Musibah Diri dan Kebutuhan Akan ‘Afiyah ](https://majulah-ijabi.org/📝-musibah-diri-dan-kebutuhan-akan-afiyah/) - Imam ‘Ali bin Abi Thalib as menasihatkan agar kita selalu memohon ‘afiyah kepada Allah, khususnya ketika menghadapi tekanan dan beratnya ujian. Beliau berkata bahwa tekanan dan beratnya ujian-ujian kehidupan itu bisa menghilangkan agama seseorang—yakni melemahkan iman dan meruntuhkan ketakwaannya—(Al-Khishal, jilid 3, halaman 177) - [Menalar Hadis Ketaatan dan “Amir” Dalam Literatur Sunni ](https://majulah-ijabi.org/menalar-hadis-ketaatan-dan-amir-dalam-literatur-sunni/) - ✍ Oleh: Muhammad Shalawat Dalam kitab-kitab Sunni yang menjadi sumber primer di kalangan mereka seperti Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, Musnad Ahmad, Musnad al-Bazzar dan Syu‘ab al-Iman li al-Baihaqi, terdapat hadis shahih berikut ini: من أطاعني فقد أطاع الله، ومن يعصني فقد عصى الله، ومن يطع الأمير فقد أطاعني، ومن يعص الأمير فقد عصاني Siapa yang - [Tanda Iman ](https://majulah-ijabi.org/tanda-iman/) - Penulis Abdul Karim Cinta selalu menjadi inti dari setiap pencarian spiritual manusia. Ia bukan hanya emosi, tetapi keadaan batin yang menghubungkan manusia dengan sumber makna yang lebih tinggi. Dalam Islam, cinta tidak sekadar perasaan yang lahir dari afeksi, melainkan bagian dari struktur iman. Cinta kepada Allah, kepada Rasul, dan kepada orang-orang yang telah menjadi perwujudan - [Lomba Menulis Pemikiran Dr. K.H. Jalaluddin Rakhmat dalam Rangka Milad Perak ke-25](https://majulah-ijabi.org/lomba-menulis-pemikiran-dr-k-h-jalaluddin-rakhmat-dalam-rangka-milad-perak-ke-25/) - Dalam rangka memperingati Milad Perak 25 Tahun Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI), Pengurus Pusat IJABI secara resmi meluncurkan Lomba Menulis Pemikiran Dr. K.H. Jalaluddin Rakhmat, sebuah ajang literasi yang dirancang untuk menggali, mengkaji, dan mengembangkan kembali pemikiran Cendekiawan Muslim Allah Yarham Dr. K.H. Jalaluddin Rakhmat (Kang Jalal) dalam konteks Mustadh'afin dan demokrasi Indonesia. - [Sayyidah Zainab, Wanita Jenius Bani Hasyim ](https://majulah-ijabi.org/sayyidah-zainab-wanita-jenius-bani-hasyim/) - mam Ali as berkata:“Orang bodoh itu mati, walaupun ia hidup.” Karena valuenya seseorang itu ilmu dan apa yang ia kuasai dengan baik. Ilmu adalah medan perlombaan dan arena persaingan di antara anak-anak manusia. Siapa yang memperoleh bagian lebih banyak darinya, maka dialah yang lebih maju. - [99 Wasiat Imam Ali as. Kepada Kumail bin Ziyâd (Bag. 4) ](https://majulah-ijabi.org/99-wasiat-imam-ali-as-kepada-kumail-bin-ziyad-bag-4/) - Syi’ah di sepanjang sejarah, dalam keberagamaan mereka, hanya mengambil Ajaran Agama dari Imam Ali as dan Para Imam Suci dari Ahlulbait Nabi as. karena itu, klaim Syi’ah sebagai pengikut Ahlulbait dan Syi’ah Ali as, bukanlah sekedar klaim tanpa bukti. - [Akhir dari Amal ](https://majulah-ijabi.org/akhir-dari-amal/) - Dalam pandangan Islam, kehidupan dunia merupakan arena ujian dan kesempatan bagi manusia untuk menanam amal, membangun akidah yang benar, dan menata akhlak yang mulia. Namun, seluruh potensi dan peluang itu akan berakhir ketika datangnya hari Kiamat — hari ketika manusia tidak lagi mampu berbuat apa pun, kecuali memetik hasil dari apa yang telah ia tanam. Tema ini tergambar dengan sangat mendalam dalam firman Allah Swt kepada Rasul-Nya dalam Surah Al-Infithar ayat 17–18: - [Pelantikan PD IJABI Kabupaten Garut ; Suasana Penuh Khidmat ](https://majulah-ijabi.org/pelantikan-pd-ijabi-kabupaten-garut-periode-2025-2029-berjalan-khidmat/) - Garut, 16 November 2025 - Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PD IJABI) Kabupaten Garut resmi dilaksanakan pada Minggu, 16 November 2025, bertempat di Sekretariat PD IJABI Garut. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekhidmatan, dihadiri oleh jajaran pengurus daerah, wilayah, serta perwakilan Pengurus Pusat IJABI. - [Pelantikan PD IJABI Tasikmalaya Berlangsung Khidmat, Semarak, dan Sarat Makna Spiritual ](https://majulah-ijabi.org/pelantikan-pd-ijabi-tasikmalaya-berlangsung-khidmat-semarak-dan-sarat-makna-spiritual/) - Tasikmalaya, 15 November 2025 - Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PD IJABI) Tasikmalaya periode 2024–2028 digelar pada Sabtu, 15 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di Tasikmalaya ini tidak hanya menjadi momentum peneguhan struktur organisasi, tetapi juga disemarakkan dengan peringatan Syahadah Sayyidah Fathimah Azzahra, menjadikan suasana acara penuh kekhidmatan dan refleksi spiritual. - [Keutamaan Dan Anjuran Untuk Menikah Dan Membangun Bahtera Rumah Tangga ](https://majulah-ijabi.org/keutamaan-dan-anjuran-untuk-menikah-dan-membangun-bahtera-rumah-tangga/) - Menikahlah kalian, karena menikah adalah Sunnah/ajaran Rasulullah saw., karena sesungguhnya beliau saw. bersabda: 'Siapa yang mencintai Sunnahku, maka sesungguhnya termasuk dari Sunnahku adalah menikah, dan perbanyaklah anak dengan pernikahan itu. Karena aku akan bangga dengan banyak pengikut kelak di Hari Kiamat lebih dari umat-umat lain. Dan hindarkan anak-anak kalian dari mengkonsumsi susu dari wanita jalang/serong atau wanita yang gila. Karena susu itu akan menularkan (sifat-sifat buruk)." - [Lima Ciri Terbaik dari Hamba-Hamba Allah ](https://majulah-ijabi.org/lima-ciri-terbaik-dari-hamba-hamba-allah/) - Penulis : Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Imam Ridha as dalam menjelaskan keadaan para hamba terbaik Allah menyebutkan lima sifat utama mereka, dan beliau bersabda: الَّذینَ إذا أحسَنوا استبشروا و إذا أساؤوا استغفروا و إذا أُعطوا شکروا و إذا ابتُلوا صبروا و إذا غَضِبوا عَفَوا “Hamba-hamba terbaik adalah mereka yang apabila berbuat baik, mereka bergembira; apabila melakukan kesalahan, mereka memohon ampun kepada Allah; apabila diberi nikmat, mereka bersyukur; apabila tertimpa musibah, mereka bersabar; dan apabila marah, mereka memaafkan.” (Fiqh al-Ridha, karya Syaikh Shaduq, hlm. 354) - [Hak dan Keutamaan Hari Jumat Menurut Hadis Ahlul Bait as ](https://majulah-ijabi.org/hak-dan-keutamaan-hari-jumat-menurut-hadis-ahlul-bait-as/) - Penulis : Ustadz Muhammad Bhagas (Anggota Departemen Dakwah dan Seni Budaya PP IJABI) Diriwayatkan dari Imam Ja’far al-Shadiq as : إن للجمعة حقّاً واجباً، فإيّاك أن تضيّع أو تقصّر في شيء من عبادة الله والتقرّب إليه تعالى بالعمل الصالح وترك المحارم كلّها، فإنّ الله يضاعف فيه الحسنات ويمحو فيه السيّئات ويرفع فيه الدرجات، ويومه مثل ليلته، فإن استطعت أن تحييها بالدعاء والصلاة فافعل Sesungguhnya hari Jumat memiliki hak yang wajib (dimuliakan dan ditunaikan). Jangan sampai engkau menyia-nyiakan atau meremehkan sedikit pun dari ibadah kepada Allah dan upaya mendekatkan diri kepada-Nya melalui amal-amal saleh serta menjauhi segala yang diharamkan. - [Tentang Dunia ](https://majulah-ijabi.org/tentang-dunia/) - Dalam khazanah Al-Qur’an dan hadis, pandangan tentang dunia sering tampak kontradiktif. Di satu sisi, dunia dipuji sebagai tempat yang baik dan penuh peluang bagi manusia; di sisi lain, ia dicela sebagai sumber kebinasaan dan tipu daya. Kontradiksi ini, jika dibaca secara parsial, dapat menimbulkan kesalahpahaman terhadap hakikat dunia. Namun, bila keduanya dipahami secara komplementer, akan tampak bahwa pandangan Islam terhadap dunia bersifat dialektis—yakni dunia bukan tujuan, melainkan sarana untuk mencapai kesempurnaan akhirat. - [Imam Al Hasan Al 'Askari as : Kami Adalah Gua Pelindung Bagi Orang Yang Berlindung Kepada Kami. ](https://majulah-ijabi.org/imam-al-hasan-al-askari-as-kami-adalah-gua-pelindung-bagi-orang-yang-berlindung-kepada-kami/) - Telah diriwayatkan dari Imam Al Hasan Al 'Askari as, beliau bersabda: Kami adalah tempat perlindungan bagi yang berlindung kepada kami, cahaya bagi yang mencari petunjuk dengan kami, dan penjaga bagi yang berpegang kepada kami. Siapa yang mencintai kami, akan bersama kami di tempat tertinggi. (Sumber Hadis Bihâr Al Anwâr, 50/299.) - [Meraih Ridha Ilahi dan Kebahagiaan ](https://majulah-ijabi.org/meraih-ridha-ilahi-dan-kebahagiaan/) - Dalam perspektif Islam, seluruh ajarannya dipandang sebagai jalan menuju kebahagiaan sejati, yaitu memperoleh keridhaan serta kedekatan kepada Allah. Setiap pengikut Islam, dengan berpegang teguh pada tuntunan ilahi, akan mencapai kebahagiaan sesuai dengan kapasitas dan potensi fitri yang dimilikinya. Oleh sebab itu, Islam merinci berbagai jalan yang dapat menghantarkan manusia pada kebahagiaan hakiki. - [Kebahagiaan dalam Pandangan Mulla Sadra ](https://majulah-ijabi.org/kebahagiaan-dalam-pandangan-mulla-sadra/) - kebahagiaan, kesempurnaan, kebaikan, dan kenikmatan manusia selalu menjadi bahan diskusi para filsuf, teolog, dan khususnya para pemikir moral maupun politik. Luasnya cakupan konsep kebahagiaan telah melahirkan beragam pandangan yang berbeda-beda. Di antara sekian banyak pemikir, Ṣadr al-Dīn al-Syīrāzī, atau yang lebih dikenal sebagai Mulla Sadra, pendiri al-Ḥikmah al-Muta‘āliyah (Filsafat Transendental), menempati posisi penting. Pandangannya tentang kebahagiaan begitu luas sehingga tidak mungkin dibahas secara menyeluruh di sini. Karena itu, uraian berikut hanya memaparkan aspek-aspek pokoknya. - [Kata Nabi (Saw): Mereka Adalah Saudara-saudaraku ](https://majulah-ijabi.org/kata-nabi-saw-mereka-adalah-saudara-saudaraku/) - Imam Ahmad bin Hanbal meriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Nabi saw bersabda: وددتُ أني لقيتُ إخواني ، فقال أصحابُه : أوليسَ نحنُ إخوانَك ؟ قال : أنتم أصحابي ، و لكن إخواني الذين آمنُوا بي و لم يَرَوْنِي. "Aku benar ingin sekali berjumpa dengan saudara-saudaraku." Lalu para sahabat beliau berkata: (Wahai Rasulullah), bukankah kami adalah saudara-saudaramu? Beliau saw bersabda: Kalian adalah para sahabatku. Tetapi saudara-saudaraku adalah suatu kaum yang beriman kepadaku padahal mereka tidak pernah melihatku. - [Ketika Al Qur'an Terlontar Dari Mulut Pendurjana ](https://majulah-ijabi.org/ketika-al-quran-terlontar-dari-mulut-pendurjana/) - Dalam berbagai kesempatan, tidak jarang kita menyaksikan bagaimana, manusia-manusia bejat yang seluruh wujudnya terlumuri oleh kekotoran kekafiran, kefasikan dan kemunafikan melantunkan ayat-ayat suci Al Qur'an demi membela kebejatan dan kesesatannya. Al Qur'an mereka jadikan alat untuk mendukung penentangannya kepada Al Qur'an (sendiri). Tentu setelah "memperkosa" ayat-ayat suci - [Kebahagiaan dalam Islam ](https://majulah-ijabi.org/kebahagiaan-dalam-islam/) - Islam, dengan fondasi pandangan dunia tauhid, menawarkan konsepsi khas mengenai kebahagiaan. Islam tidak hanya mendefinisikan kebahagiaan, tetapi juga menetapkan jalan normatif agar manusia dapat meraihnya. Dalam perspektif Islam, kebahagiaan sejati dan tujuan akhir kehidupan manusia terletak pada kedekatan dengan Allah (qurb ila Allah). Hanya dengan itulah manusia memperoleh keberuntungan hakiki serta kenikmatan tertinggi, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Karena itu, manusia dituntut untuk menjaga hubungan dengan Allah sekaligus mengorientasikan kehidupannya pada akhirat agar kebahagiaan sejati benar-benar tercapai. - [Pentingnya Berdoa Setelah Menunaikan Shalat Fardhu ](https://majulah-ijabi.org/pentingnya-berdoa-setelah-menunaikan-shalat-fardhu/) - Dalam shalat terangkum semua unsur penghambaan dan ketundukan kepada Sang Mahadiraja, Allah -Jalla Jalâluhu-. Sebagaimana dalam shalat ada dzikir dan doa. Namun demikian, ada anjuran yang sangat ditekankan agar setiap Muslim, seusai menunaikan shalat fardhunya hendaknya ia menyempurnakan dengan beberapa amalan penting, seperti berdzikir membaca ta'qîb (dzikir dan doa seusai shalat), mengingat waktu itu sangat istimewa dan berharga sehingga kuat kemungkinan doa semakin menemukan jalannya untuk diijabahi. - [Kebahagiaan dan Kesempurnaan Manusia ](https://majulah-ijabi.org/kebahagiaan-dan-kesempurnaan-manusia/) - Dalam tradisi filsafat Barat, Immanuel Kant berpendapat bahwa terdapat pemisahan antara kesempurnaan (kamāl) dan kebahagiaan (sa‘ādah). Menurutnya, hanya ada satu kebaikan sejati, yakni good will (kehendak yang baik). Kehendak baik itu berarti tunduk pada perintah nurani, terlepas dari apakah hal tersebut mendatangkan kesenangan atau tidak. Sedangkan kebahagiaan, menurut Kant, adalah kenikmatan dan kesenangan yang bebas dari rasa sakit dan penderitaan. Dengan demikian, etika berhubungan dengan kesempurnaan, bukan dengan kebahagiaan (Muthahhari, Filsafat Akhlak, hlm. 70–71). - [Induksi dalam Perspektif Gradasi Wujud ](https://majulah-ijabi.org/induksi-dalam-perspektif-gradasi-wujud/) - Meskipun induksi tampak sebagai metode yang intuitif dan berguna, para filsuf telah mengidentifikasi sejumlah masalah mendasar yang mempertanyakan validitas logis dari penalaran induktif. Beberapa pemikir besar dalam sejarah filsafat telah menyumbangkan kritik-kritik yang hingga kini masih menjadi perdebatan serius dalam epistemologi dan filsafat ilmu. - [Workshop Basic Counseling Fathimiyyah IJABI PW Jakarta dan Sekitarnya: “Self Love Bukan Egois” ](https://majulah-ijabi.org/workshop-basic-counseling-fathimiyyah-ijabi-pw-jakarta-dan-sekitarnya-self-love-bukan-egois/) - Bogor, 8 November 2025 - Isu kesehatan mental saat ini menjadi pembahasan utama di berbagai jenjang usia. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun kini rentan mengalami gangguan mental akibat derasnya arus media sosial yang mempengaruhi cara berpikir dan perilaku. - [Semarak Fun Mini Soccer Milad Perak IJABI: “Dahulukan Keselamatan di atas Kemenangan” ](https://majulah-ijabi.org/semarak-fun-mini-soccer-milad-perak-ijabi-dahulukan-keselamatan-di-atas-kemenangan/) - Bandung, 8 November 2025 — Dalam rangka memperingati Milad Perak 25 Tahun Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI), Pengurus Pusat IJABI sukses menyelenggarakan Fun Mini Soccer IJABI 2025 di Lapangan Progresif, Bandung. Kegiatan ini mengusung tagline penuh makna: “Dahulukan Keselamatan di atas Kemenangan, Kemenangan Sejati adalah Keselamatan, dan Kebersamaan adalah Kemenangan.” Lebih dari sekadar ajang olahraga, kegiatan ini menjadi momen kebersamaan dan silaturahmi Ijabiyyun lintas daerah serta komunitas. Suasana ceria, sportivitas tinggi, dan semangat kekeluargaan tampak mewarnai turnamen yang digelar sejak pukul 14.30 hingga 20.00 WIB. - [Kebahagiaan ](https://majulah-ijabi.org/kebahagiaan/) - Istilah kebahagiaan (sa‘ādah) dalam khazanah keilmuan Islam sering dipahami sebagai “keberuntungan” atau “keberhasilan”. Para ulama mendefinisikannya sebagai tercapainya kesempurnaan yang mungkin diraih oleh manusia, sesuai dengan potensi dan kelayakan yang dimilikinya. Dengan demikian, kebahagiaan dapat dimaknai sebagai pemanfaatan yang benar, sehat, dan sah terhadap berbagai potensi material maupun spiritual yang dianugerahkan Allah kepada manusia. - [Kemuliaan Manusia ](https://majulah-ijabi.org/kemuliaan-manusia/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Salah satu tema penting dalam Al-Qur’an adalah penegasan tentang kemuliaan eksistensial manusia. Allah Swt tidak hanya menciptakan manusia dalam bentuk terbaik, tetapi juga menempatkannya pada posisi yang dapat disejajarkan dengan malaikat. Hal ini menunjukkan bahwa kemuliaan manusia bukan sekadar anugerah pasif, melainkan sebuah potensi yang menuntut aktualisasi melalui ilmu, iman, amal, dan kesucian jiwa. - [Bukti Kelahiran Imam Al Mahdi as. ](https://majulah-ijabi.org/bukti-kelahiran-imam-al-mahdi-as/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Bukti atas kelahiran seseorang bisa ditegakkan dengan banyak cara, diantaranya adalah pengakuan orang tua sang bayi. - [Aksiologi Filsafat Sains Seyyed Hossein Nasr: Memulihkan Kesucian Pengetahuan ](https://majulah-ijabi.org/aksiologi-filsafat-sains-seyyed-hossein-nasr-memulihkan-kesucian-pengetahuan/) - Seyyed Valiollah Nasr, bukan hanya tabib bagi keluarga kerajaan Pahlavi, tapi juga pelopor pendidikan modern Iran, yang sering menggelar majelis diskusi tentang filsafat Islam, puisi Rumi, dan etika ilmu pengetahuan. Di rumah itu, bocah Hossein menyerap udara intelektual yang kaya: Al-Qur'an, sastra Persia, dan cerita mistik Sufi dari leluhur yang termasuk Mulla Seyyed Muhammad Taqi Poshtmashhad, seorang wali terkenal di Kashan. Kisah hidup Nasr dimulai sebagai dongeng tentang pencarian cahaya—pengetahuan yang bukan sekadar fakta, tapi kunci pembebasan jiwa dari belenggu duniawi. - [Sebuah Doktrin Mazhab Yang Membentuk Akidah. ](https://majulah-ijabi.org/sebuah-doktrin-mazhab-yang-membentuk-akidah/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam Mazhab Ahlu Sunnah, ada sebuah doktrin yang kemudian menjadi dasar dari lahirnya pola pikir dan banyak keyakinan, yang mengikat para penganutnya, sehingga tidak mudah bagi seseorang ulama (yang alim) sekali pun apalagi yang awam atau setengah awam untuk keluar dari jeratannya, kecuali dengan keberanian dan kebebasan berpikir penuh resiko dan "memberontak" dari tradisi kemadzhaban. Di antara doktrin membelenggu itu adalah: Bahwa seluruh hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim dalam kedua kitab Shahîh-nya adalah Shahîh dan memiliki kekuatan hujjah. Bahkan telah didoktrinkan bahwa kitab Shahîh Bukhari adalah kitab ter-shahih setelah Kitab Suci Terakhir umat manusia, yaitu Al Qur'an Al Karim. - [Keinginan yang Menghinakan ](https://majulah-ijabi.org/keinginan-yang-menghinakan/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam literatur etika Islam sangat ditekankan pentingnya mengendalikan keinginan. Imam Hasan al-Askari as bersabda: مَا أَقْبَحَ بِالْمُؤْمِنِ أَنْ تَكُونَ لَهُ رَغْبَةٌ تُذِلُّه‏ "Alangkah buruknya bagi seorang mukmin apabila ia memiliki keinginan yang justru menghinakannya!" (Al-Ḥarrani, Tuḥaf al-‘Uqul, hal. 498; lihat juga: Riḍai Iṣfahani, Mizan al-Ḥikmah, jilid 2, hal. 1742) - [Jangan Sekali-kali Kamu Mengandalkan Amal Ibadahamu! ](https://majulah-ijabi.org/jangan-sekali-kali-kamu-mengandalkan-amal-ibadahamu/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam Al Kâfi-nya, Bab Husnu ada Dzann Billah -Azza wa Jalla-/Berbaik Sangka Kepada Allah -Azza wa Jalla-, 2/77, Al Kulaini meriwayatkan Hadis Qudsi dari Imam Al Baqir as., beliau berkata: _"Rasulullah saw. bersabda: 'Allah Yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi berfirman, ... (di antaranya) : فَلَا يَتَّكِلِ الْعَامِلُونَ عَلى أَعْمَالِهِمُ الَّتِي يَعْمَلُونَهَا لِثَوَابِي ؛ فَإِنَّهُمْ لَوِ اجْتَهَدُوا وَأَتْعَبُوا أَنْفُسَهُمْ وَأَفْنَوْا أَعْمَارَهُمْ فِي عِبَادَتِي كَانُوا مُقَصِّرِينَ ، غَيْرَ بَالِغِينَ فِي عِبَادَتِهِمْ كُنْهَ عِبَادَتِي فِيمَا يَطْلُبُونَ عِنْدِي مِنْ كَرَامَتِي وَالنَّعِيمِ فِي جَنَّاتِي وَرَفِيعِ دَرَجَاتِيَ الْعُلى فِي جِوَارِي، وَلكِنْ فَبِرَحْمَتِي فَلْيَثِقُوا ، وَبِفَضْلِي فَلْيَفْرَحُوا ، وَإِلى حُسْنِ الظَّنِّ بِي فَلْيَطْمَئِنُّوا ؛ فَإِنَّ رَحْمَتِي عِنْدَ ذلِكَ تَدَارَكُهُمْ ، وَمَنِّي يُبَلِّغُهُمْ رِضْوَانِي ، وَمَغْفِرَتِي تُلْبِسُهُمْ عَفْوِي ؛ فَإِنِّي أَنَا اللّهُ الرَّحْمنُ الرَّحِيمُ ، وَ بِذلِكَ تَسَمَّيْتُ. - [Silaturahmi Jaringan Gusdurian Jawa Barat dan PW IJABI Jawa Barat](https://majulah-ijabi.org/silaturahmi-jaringan-gusdurian-jawa-barat-dan-pw-ijabi-jawa-barat/) - Kedua pihak bersepakat untuk merancang kegiatan bersama dalam rangka memperingati hari lahir dua tokoh besar yang telah memberi warna penting bagi kehidupan keislaman di Indonesia: Allahyarham K.H. Dr. Jalaluddin Rakhmat dari IJABI, dan K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dari Jaringan Gusdurian. - [IJABI Hadiri Diskusi Terbatas di Kediaman Dubes Iran](https://majulah-ijabi.org/ijabi-hadiri-diskusi-terbatas-di-kediaman-dubes-iran/) - Bagi IJABI, kehadiran dalam forum seperti ini merupakan bentuk komitmen terhadap nilai-nilai yang diwariskan oleh para pemimpin spiritual Ahlulbait as, serta upaya memperkuat jejaring ukhuwah di antara sesama pecinta Ahlulbait di Indonesia. - [Gema Ghadir di Wonosobo: IJABI Hadirkan Spirit Kepemimpinan Imam Ali as](https://majulah-ijabi.org/gema-ghadir-di-wonosobo-ijabi-hadirkan-spirit-kepemimpinan-imam-ali-as/) - Dalam suasana hujan yang menyejukkan kota Wonosobo, Pengurus Daerah IJABI Wonosobo menyelenggarakan perayaan Idul Ghadir dengan penuh kekhusyukan dan suka cita. Sabtu, 14 Juni 2025, ratusan ijabiyyun bersama masyarakat dari Wonosobo, Temanggung, hingga Muntilan (Kabupaten Magelang) hadir menyemarakkan hari agung yang disebut oleh Rasulullah Saww sebagai “hari raya terbesar umat Islam”. - [Meneguhkan Komitmen Kebersamaan dalam Konferensi Internasional Lintas Iman](https://majulah-ijabi.org/meneguhkan-komitmen-kebersamaan-dalam-konferensi-internasional-lintas-iman/) - Dalam suasana yang penuh harapan, forum ini menyepakati pembentukan panitia bersama, konsorsium lintas organisasi, dan berbagai pra-event menuju konferensi, yang akan berpuncak pada akhir tahun ini. Tema besar “Cinta dan Keadilan” menjadi poros gerak: cinta yang membebaskan, dan keadilan yang menyejahterakan. - [KKJ #5  Angkat Tema Kebahagiaan dalam Perspektif Filsafat dan Tasawuf, Sekaligus Luncurkan Buku Terbaru Allahyarham K.H. Jalaluddin Rakhmat](https://majulah-ijabi.org/kkj-5-angkat-tema-kebahagiaan-dalam-perspektif-filsafat-dan-tasawuf-sekaligus-luncurkan-buku-terbaru-allahyarham-k-h-jalaluddin-rakhmat/) - Tak hanya menyuguhkan wacana keilmuan dan spiritualitas, KKJ #5 juga menjadi momentum istimewa dengan peluncuran buku terbaru karya Allahyarham K.H. Jalaluddin Rakhmat yang berjudul "Manusia dalam Sorotan Pengetahuan". Peluncuran buku ini dilakukan secara resmi oleh Bapak Ilman Fauzi Rakhmat, Ketua Yayasan Jalan Rakhmat (salah satu penerbit) dan anggota Departemen Hukum dan HAM PP IJABI. Buku tersebut merupakan bagian dari warisan intelektual Kang Jalal yang terus menginspirasi umat Islam, khususnya kalangan pencinta ilmu dan tasawuf. - [Arba'in Walk 2025 PW IJABI Jawa Barat](https://majulah-ijabi.org/arbain-walk-2025-pw-ijabi-jawa-barat/) - Arbain Walk 2025 di Jawa Barat kembali menjadi bukti nyata bahwa semangat ziarah, cinta, dan penghormatan kepada Imam Husein a.s. tidak mengenal batas jarak maupun waktu. - [Arbain 2025 di Lampung: Lebih dari Sekadar Peringatan, Ini Makna yang Dibawa IJABI](https://majulah-ijabi.org/arbain-2025-di-lampung-lebih-dari-sekadar-peringatan-ini-makna-yang-dibawa-ijabi/) - Bandar Lampung, 17 Agustus 2025 – Pimpinan Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) Lampung menyelenggarakan peringatan Arbain Syahadah Imam Husain as yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Acara digelar pada Minggu siang, mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai, dengan suasana penuh khidmat dan semangat kebangsaan. - [IJABI PEDULI ](https://majulah-ijabi.org/ijabi-peduli/) - Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Bali berinisiatif menggalang dana dari para Ijabiyyun, simpatisan, dan masyarakat umum. Niat baik ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Hasil penggalangan dana kemudian disalurkan melalui kegiatan bertajuk “IJABI Bali Peduli” yang dilaksanakan pada Kamis, 18 September 2025 di Yayasan Ar Rosul, Jalan Pura Demak, Denpasar. - [IJABI Kalimantan Selatan Ikut Menghidupkan Semangat Gus Dur di Simposium Pergerakan PMII–Gusdurian ](https://majulah-ijabi.org/ijabi-kalimantan-selatan-ikut-menghidupkan-semangat-gus-dur-di-simposium-pergerakan-pmii-gusdurian/) - Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PW IJABI) Kalimantan Selatan hadir dalam Simposium Pergerakan yang diinisiasi oleh jaringan Gusdurian bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Acara ini digelar di Aula Kayu Baimbai, Pemko Banjarmasin, sejak pukul 13.30 WITA hingga selesai. - [Ghibthah dan Hasad: Antara Pendorong Kesempurnaan dan Penyakit Jiwa ](https://majulah-ijabi.org/ghibthah-dan-hasad-antara-pendorong-kesempurnaan-dan-penyakit-jiwa/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam dinamika kehidupan sosial, manusia tidak pernah lepas dari perjumpaan dengan keberhasilan, prestasi, dan kesempurnaan orang lain. Reaksi batin terhadap fenomena ini dapat membawa arah yang sangat berbeda: ada yang menjadikannya sebagai energi untuk berkembang, ada pula yang menjadikannya sumber kebencian dan kehancuran diri. Dua bentuk respon ini dikenal dalam literatur Islam dengan istilah ghibthah dan hasad. - [Janganlah Engkau Gusar Di Jalan Hidayah! ](https://majulah-ijabi.org/janganlah-engkau-gusar-di-jalan-hidayah/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Allamah Al Majlisi dalam Bihâr Al Anwâr, 34/359 meriwayatkan dari Firât bin al Ahnaf, ia berkata: إِنَّ عَلِیّاً عَلَیْهِ السَّلَامُ خَطَبَ فَقَالَ: یَا مَعْشَرَ النَّاسِ، أَنَا أَنْفُ الْهُدَی وَ عَیْنَاهُ وَ أَشَارَ إِلَی وَجْهِهِ. Ali bin Abi Thalib as. berkhutbah dan berkata: "Wahai manusia, aku adalah (hidung) pelopor dan mata petunjuk.. - [Sosialisasi Lima Pilar IJABI di Jepara ](https://majulah-ijabi.org/sosialisasi-lima-pilar-ijabi-di-jepara/) - Jepara, 25 Oktober 2025 — Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PW IJABI) Jawa Tengah bersama Anggota IJABI yang telah mengikuti Training Marhalah Ula Nasional sebagai Pemateri melaksanakan safari silaturrahmi dalam rangka Sosialisasi Lima Pilar IJABI. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Ketua PW IJABI Jawa Tengah, Bapak Kistyono, yang berlokasi di Desa Kedungleper, Bangsri, Jepara, pada pukul 16.00–21.00 WIB. - [Sosialisasi Lima Pilar IJABI di Kudus ](https://majulah-ijabi.org/sosialisasi-lima-pilar-ijabi-di-kudus/) - Kudus, 26 Oktober 2025 — Setelah pelaksanaan kegiatan di Jepara, PW IJABI Jawa Tengah melanjutkan Safari Silaturrahmi dalam rangka Sosialisasi Lima Pilar IJABI ke Kabupaten Kudus. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Bapak Tri Endro Riyanto, sesepuh IJABIYUN Kudus, yang beralamat di Jalan Ganesha IV No.150A Kudus, pada pukul 20.00–23.00 WIB. - [Tingkatan Jiwa Menurut Al-Qur’an ](https://majulah-ijabi.org/tingkatan-jiwa-menurut-al-quran/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Al-Qur’an al-Karim juga menetapkan bahwa jiwa memiliki beberapa tingkatan. Setelah manusia melewati tingkatan-tingkatan itu dan sampai pada derajat yang tinggi, ia akan meraih kesempurnaan akhirinya, yaitu kedekatan dengan Allah dan pencapaian maqam washl (penyatuan/pertalian dengan-Nya). Tingkatan-tingkatan tersebut adalah: nafs musawwilah, nafs ammarah, nafs lawwamah, nafs mulhamah, dan nafs muthmainnah. - [Demikianlah Seharusnya Engkau Memohon Hajatmu Kepada Rasulullah Saw. ](https://majulah-ijabi.org/demikianlah-seharusnya-engkau-memohon-hajatmu-kepada-rasulullah-saw/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Setiap orang Mukmin hendaknya memiliki cita-cita dan obsesi setinggi langit. Jangan sampai hal-hal remeh menyibukkannya dan menyita perhatian dan semua usahanya. Tiada yang pantas untuk harga seorang Mukmin sekian surga Allah; Rumah Keabadian penuh kenikmatan. Karenanya adalah merugi apabila seorang Mukmin menjual diri bukan surga sebagai harganya. - [Sekolah Batin: Jalan Menuju Kebahagiaan Sejati ](https://majulah-ijabi.org/sekolah-batin-jalan-menuju-kebahagiaan-sejati/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam perjalanan intelektual manusia, pendidikan formal—baik di pesantren, madrasah, maupun universitas—memiliki peran penting dalam membentuk pengetahuan dan keterampilan. Namun, pendidikan lahiriah ini bukanlah satu-satunya jalan menuju kesempurnaan manusia. Di balik itu, terdapat sebuah "sekolah batin" yang menekankan pada pembinaan hati, jiwa, dan dimensi terdalam dari diri manusia. Sekolah inilah yang dalam tradisi religius disebut sebagai medan latihan spiritual, di mana manusia berinteraksi langsung dengan Allah, nabi-nabi, dan imam-imam sebagai guru hakikinya. - [Festival Maulidurrasulullah Nusantara 2025](https://majulah-ijabi.org/festival-maulidurrasulullah-nusantara-2025/) - Bandung, 21 September 2025 — Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H tahun ini dikemas dengan konsep Festival Maulidurrasulullah Nusantara 2025. Suasana Layana Hall Kiara Park, Kota Bandung, pada Minggu, 21 September 2025 / 28 Rabiul Awal 1447 H, dipenuhi semangat syukur dan cinta kepada Rasulullah SAW. Hari itu menjadi hari yang penuh dinamika. Berbagai agenda berlangsung serentak, masing-masing dianggap penting dan bernilai. Dalam kondisi seperti ini, refleksi tentang makna kesibukan dan perjuangan hidup pun muncul: siapakah manusia yang telah lebih dahulu merasakan segala keadaan—kesenangan, kesedihan, keterasingan, maupun ujian hidup yang berat? Tiada lain adalah Nabi Muhammad SAW. - [10 Tips Sukses Dalam Bermasyarakat Ajaran Imam Ali Ar Ridha as ](https://majulah-ijabi.org/10-tips-sukses-dalam-bermasyarakat-ajaran-imam-ali-ar-ridha-as/) - Syeikh Ibnu Syu'bah Al Harrâni meriwayatkan sebuah mutiara hikmah dari Imam Ali Ar Ridha as. yang dapat menjadi pedoman hidup dan pilar kesuksesan dalam bergaul dan membangun relasi dalam hubungan bersosial. Belai as berkata: لَا يَتِمُ عَقْلُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ حَتَّى تَكُونَ فِيهِ عَشْرُ خِصَالٍ: الْخَيْرُ مِنْهُ مَأْمُولٌ، وَالشَرُ مِنْهُ مَأْمُونٌ، يَسْتَكْثِرُ قَلِيلَ الْخَيْرِ مِنْ غَيْرِهِ، وَيَسْتَقِلُ كَثِيرَ الْخَيْرِ مِنْ نَفْسِهِ، لَا يَسْأَمُ مِنْ طَلَبِ الْحَوَائِجِ إِلَيْهِ، وَلَا يَمَلُ مِنْ طَلَبِ الْعِلْمِ طُولَ دَهْرِهِ، الْفَقْرُ فِي اللَّهِ أَحَبُ إِلَيْهِ مِنْ الْغِنَى، وَالذُلُ فِي اللَّهِ أَحَبُ إِلَيْهِ مِنْ الْعِزِ فِي عَدُوِهِ، وَالْخُمُولُ أَشْهَى إِلَيْهِ مِنْ الشُهْرَةِ، Akal seorang Muslim tidaklah sempurna sampai ada sepuluh sifat dalam dirinya: kebaikan darinya diharapkan, kejahatan darinya dihindari, dia menganggap banyak kebaikan orang lain sedikit, dan menganggap sedikit kebaikan dirinya banyak, dia tidak bosan meminta kebutuhan kepada Allah, tidak lelah mencari ilmu sepanjang hidupnya, kefakiran di sisi Allah lebih dicintai daripada kekayaan, kerendahan hati di sisi Allah lebih dicintai daripada kemuliaan di sisi musuh, dan kesederhanaan lebih dicintai daripada ketenaran. - [Kita Tergolong Yang Mana? ](https://majulah-ijabi.org/kita-tergolong-yang-mana/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Telah diriwayatkan dari Imam Muhammad Al Baqir as. Beliau bersabda: قُراءُ القرآنِ ثلاثةٌ: رجل قرأ القرآن فاتخذه بضاعة واستجر به الملوك واستطال به على الناس، ورجل قرأ القرآن فحفظ حروفه وضيع حدوده، ورجل قرأ القرآن فوضع دواء القرآن على داء قلبه، وأسهر به ليله، وأظمأ به نهاره، وقام به في مساجده، وتجافى به عن فراشه، فبأولئك يدفع الله عز وجل البلاء، وبأولئك يديل الله من الأعداء، وبأولئك ينزل الله الغيث من السماء، والله لهؤلاء في قراءة القرآن أعز من الكبريت الأحمر. Pembaca Al-Qur’an itu ada tiga golongan: 1. Seseorang yang membaca Al-Qur’an lalu menjadikannya sebagai komoditas dagangan; ia mencari kedekatan dengan para raja dengannya dan menyombongkan diri atas manusia karenanya. 2. Seseorang yang membaca Al-Qur’an, menjaga huruf-hurufnya tetapi menyia-nyiakan batasan-batasannya. - [Tingkatan Jiwa ](https://majulah-ijabi.org/tingkatan-jiwa/) - Dalam khazanah intelektual Islam, baik dalam tradisi irfan (tasawuf filosofis) maupun filsafat, persoalan jiwa (al-nafs) merupakan tema sentral yang mendapat perhatian mendalam. Jiwa dipandang sebagai wadah bagi perjalanan spiritual (sair wa suluk) menuju Allah, dan sekaligus sebagai medan dialektis bagi pencapaian kesempurnaan insani. Berbeda dengan perjalanan material yang menuntut perpindahan ruang, perjalanan spiritual berlangsung dalam dimensi batin manusia itu sendiri. Salik (pejalan spiritual) tidak bergerak meninggalkan dirinya, melainkan bergerak melintasi tingkatan-tingkatan jiwanya, dari derajat paling rendah menuju derajat paling tinggi. Dengan demikian, jalan, tujuan, sekaligus pejalan itu sendiri berada dalam satu entitas: jiwa manusia. - [Islam dan Rasionalitas ](https://majulah-ijabi.org/islam-dan-rasionalitas/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Sering kali agama dianggap berseberangan dengan rasionalitas: agama berbicara tentang iman, sementara akal berbicara tentang logika. Pandangan ini lahir dari dikotomi yang terlalu sederhana. Dalam Islam, akal justru menempati kedudukan yang sangat tinggi. Ia adalah anugerah Ilahi untuk memahami wahyu, membedakan antara benar dan salah, serta menuntun manusia menuju kesempurnaan. Al-Qur’an berulang kali mengajak manusia untuk menggunakan akalnya melalui istilah tafakkur (merenung mendalam), ta‘aqqul (berakal), tadabbur (menelaah), dan tadzakkur (mengambil pelajaran). Kata tafakkur dan derivasinya muncul 18 kali dalam Al-Qur’an. Kata ta‘aqqul dan derivasinya muncul 49 kali. Kata tadabbur muncul 4 kali. Dan kata tadzakkur muncul 39 kali. - [Pahala Abadi Bagi Yang Berdoa Untuk Keselamatan Imam Al Mahdi as. (19) ](https://majulah-ijabi.org/pahala-abadi-bagi-yang-berdoa-untuk-keselamatan-imam-al-mahdi-as-19/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Berdoa Untuk Keselamatan Imam Al Mahdi as. Meninggikan Derajat Si Pendo'a di Surga. Tidak diragukan bahwa berdoa untuk keselamatan dan dipercepatnya kemunculan Imam Al Mahdi as, Sang Juru Selamat akhir zaman adalah sebuah ibadah yang besar pahalanya. Bagaimana tidak?! Sedangkan, upaya dan usaha sekecil apapun untuk terwujudnya hajat seorang Mukmin biasa saja memiliki pahala dan keutamaan yang sangat istimewa. Lalu bagaimana dengan berdoa untuk keselamatan Junjungan seluruh jagad raya ini?! Bukankah berdoa untuk keselamatan dan dipercepatnya kemunculan beliau adalah usaha sederhana untuk memenuhi hajat beliau. - [NGOBRAS Seri 3: “Apakah AI Bisa Mencalonkan Diri Sebagai Presiden 2029? – Tentang Kesadaran AI” ](https://majulah-ijabi.org/ngobras-seri-3-apakah-ai-bisa-mencalonkan-diri-sebagai-presiden-2029-tentang-kesadaran-ai/) - Jakarta, 24 Oktober 2025 — Di tengah percepatan kemajuan teknologi, khususnya pada bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), NGOBRAS (Ngobrolin Agama & Sains) Seri-3 yang diselenggarakan oleh IJABI, ICC Jakarta, dan PUSKABI menghadirkan sebuah tema yang unik sekaligus menantang: - [IJABI Gowes Milad Perak: 25 Tahun IJABI dan Solidaritas untuk Palestina](https://majulah-ijabi.org/ijabi-gowes-milad-perak-25-tahun-ijabi-dan-solidaritas-untuk-palestina/) - Bandung, 25 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati 25 tahun berdirinya Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI), PP IJABI mengadakan kegiatan IJABI Gowes Milad Perak 25 Tahun IJABI yang juga mengusung semangat Solidaritas untuk Palestina. Kegiatan Gowes ini mengambil titik start dari Gedung Merdeka Bandung, tempat bersejarah di mana 25 tahun silam (1 Juli 2000 / 28 Rabi’ul Awwal 1421 H) Bahtera IJABI pertama kali resmi dibentangkan. Peserta kemudian menempuh rute menuju Ujung Berung dan berakhir di SMUTH Bandung. - [Doa Nabi bagi Penyampai Ilmu ](https://majulah-ijabi.org/doa-nabi-bagi-penyampai-ilmu/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Salah satu dimensi penting dalam ajaran Islam adalah transmisi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dari satu generasi ke generasi berikutnya. Proses ini bukan sekadar penyampaian teks, melainkan juga pewarisan makna, pemahaman, dan pengamalan. Di antara hadis yang menekankan hal ini adalah sabda Nabi Muhammad saw yang berbunyi: نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا حَدِيثاً فَبَلَّغَهُ كَمَا سَمِعَهُ، فَرُبَّ مُبَلَّغٍ أَوْعَى مِنْ سَامِعٍ Semoga Allah mencerahkan seorang hamba yang mendengar suatu hadis dari kami, lalu menyampaikannya sebagaimana ia mendengarnya. Karena sering kali orang yang disampaikan lebih memahami daripada orang yang mendengar langsung. (Musnad Ahmad, Jilid 1, hlm. 437). - [Mengenang Keindahan Akhlak dan Kemuliaan Kedudukan Imam Al Hasan Al Mujtaba; Cucu Tercinta Nabi Muhammad Saw. ](https://majulah-ijabi.org/mengenang-keindahan-akhlak-dan-kemuliaan-kedudukan-imam-al-hasan-al-mujtaba-cucu-tercinta-nabi-muhammad-saw/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Syeikh Shadûq -rahimahullâh- meriwayatkan dengan sanad bersambung kepada Imam Ja’far ash Shadiq as., beliau berkata: حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَبِيهِ عَلَيْهِمَا السَّلَامُ: Ayahku menyampaikan hadis kepadaku dari ayah beliau as. bahwa: إِنَّ الْحَسَنَ بْنَ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَلَيْهِ السَّلَامُ كَانَ أَعْبَدَ النَّاسِ فِي زَمَانِهِ، وَأَزْهَدَهُمْ وَأَفْضَلَهُمْ. Imam al Ḥasan bin Ali as. adalah manusia yang paling ahli ibadah pada masanya, yang paling zuhud, dan yang paling utama. - [IJABI Turut Dukung Gerakan Menanam 100.000 Pohon ](https://majulah-ijabi.org/ijabi-turut-dukung-gerakan-menanam-100-000-pohon/) - Bogor, 19 Oktober 2025 - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) turut dukung dengan hadir dalam kegiatan Peluncuran Penanaman Pohon Serentak Nasional bertajuk “Sumbangsih Hijau untuk Negeri”. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia (JAI), Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), dan Yayasan ALAS, serta mendapat dukungan dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. - [Jihad Akbar; Permulaan Semua Kemenangan ](https://majulah-ijabi.org/jihad-akbar-permulaan-semua-kemenangan/) - Jihad Akbar; Permulaan Semua Kemenangan Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam khazanah Islam, istilah jihad tidak hanya dipahami sebagai peperangan fisik melawan musuh eksternal, melainkan juga mencakup perjuangan spiritual melawan hawa nafsu. Rasulullah saw sendiri menegaskan bahwa jihad melawan nafsu adalah jihad terbesar (al-jihad al-akbar). Dimensi batiniah ini menempati kedudukan fundamental karena menjadi fondasi bagi semua bentuk kemenangan, baik dalam ranah pribadi maupun sosial. Allah Swt menciptakan segala sesuatu dalam keadaan seimbang dan baik, sebagaimana firman-Nya: لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (Q.S. At-Tīn [95]: 4) Namun, kesempurnaan itu dapat rusak jika manusia tidak menjaga amanah dirinya. Analogi apel dapat menggambarkan hal ini. Apel pada dasarnya diciptakan dalam keadaan sehat, tetapi jika tukang kebun: tidak menyiramnya tepat waktu, tidak memberi pupuk, tidak melakukan penyemprotan, dan tidak memperhatikan ilmu pertanian, maka cacing dan hama akan tumbuh dari dalam. Kerusakan itu tidak datang dari luar, melainkan dari dalam dirinya sendiri. Demikian pula manusia. Musuh terbesar bukanlah pihak luar, melainkan hawa nafsu yang bersarang di dalam jiwa. Nafsu adalah musuh dari dalam. Nabi Muhammad saw bersabda: أَعْدَى عَدُوِّكَ نَفْسَكَ الَّتِي بَيْنَ جَنْبَيْكَ “Musuh terbesarmu adalah nafsumu yang berada di dalam dirimu.” (Al-Muttaqi al-Hindi, Kanz al-‘Ummal, jilid 3, hlm. 373, no. 6946) Hadis ini menekankan bahwa 90% kerusakan berasal dari “cacing batiniah” yaitu nafsu yang tidak terkendali, sedangkan musuh luar hanyalah 10%. Musuh luar ibarat debu halus yang dapat mengotori permukaan, namun tidak mampu menghancurkan diri seseorang tanpa pintu masuk dari kelemahan internal. Jihad akbar adalah permulaan kemenangan. Sejarah menunjukkan bahwa kemenangan kaum Muslimin dalam perang fisik sekalipun, selalu bergantung pada kemenangan batiniah terlebih dahulu. Jika hati para pejuang dipenuhi keikhlasan, kesabaran, dan disiplin melawan hawa nafsu, maka kemenangan lahiriah pun akan teraih. Sebaliknya, bila jiwa dikuasai oleh keserakahan, kemunafikan, dan cinta dunia, maka kemenangan lahiriah pun tidak akan bermakna. Dengan demikian, jihad akbar menjadi syarat utama sebelum jihad ashghar (jihad kecil) di medan perang. Ia adalah “permulaan semua kemenangan,” sebab hanya jiwa yang tertata mampu melahirkan tatanan masyarakat yang adil dan beradab. Jihad akbar adalah inti dari perjuangan Islam. Melalui analogi apel, kita memahami bahwa kerusakan sejati bermula dari dalam diri. Maka, pengendalian nafsu menjadi prioritas utama. Rasulullah saw memberikan panduan yang jelas: musuh terbesar bukanlah pihak luar, melainkan nafsu dalam diri. Oleh sebab itu, setiap kemenangan sejati—baik pribadi maupun kolektif—hanya mungkin diraih jika jihad akbar menjadi pijakan utama dalam hidup. - [Duka Fatimah az, Zahra as. Atas Wafat Nabi Muhammad Saw. ](https://majulah-ijabi.org/duka-fatimah-az-zahra-as-atas-wafat-nabi-muhammad-saw/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Telah diriwayatkan bahwa setelah wafat Nabi saw, Fatimah dirundung kesedihan yang mendalam tak terhingga. Beliau as mendatangi Pusara Suci Baginda Nabi saw; Ayah beliau as, seraya mengambil segenggam tanah penuh berkah pusara suci Sang Kekasih Allah, lalu menaburkannya ke wajah dan kedua mata beliau, sambil membaca bait-bait syair pilu: مَاذَا عَلَی الْمُشْتَمِّ تُرْبَةَ أَحْمَدَ ## أَنْ لَا یَشَمَّ مَدَی الزَّمَانِ غَوَالِیَا. - [IJABI Peduli: Wujud Implementasi Pilar Ke 5 IJABI  ](https://majulah-ijabi.org/ijabi-peduli-wujud-implementasi-pilar-ke-5-ijabi/) - Oleh Maran Sutarya, M.Pd., Ketua Umum PP IJABI Bandung, 18 Oktober 2025 - Salah satu bentuk implementasi pilar ke-5 IJABI, yaitu Pembelaan Terhadap Mustadh'afin, pada bulan Oktober 2025 IJABI mengusung satu program bertajuk Gerakan IJABI Peduli. Gerakan ini dimulai dari Gerakan Infak Setiap Hari Jumat yang dibagikan melalui grup WhatsApp IJABI, menghimpun partisipasi setiap anggota dan simpatisan IJABI se-Indonesia. Dari gerakan sederhana tersebut kemudian mengkristal menjadi gerakan sosial yang bernama IJABI Peduli. - [Hierarki Ma‘rifat: Allah, Rasul, dan Hujjah ](https://majulah-ijabi.org/hierarki-marifat-allah-rasul-dan-hujjah/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Salah satu fondasi utama dalam teologi Islam, khususnya dalam tradisi Syiah Imamiyah, adalah keyakinan bahwa agama tidak dapat dipahami secara benar tanpa ma‘rifat yang benar terhadap Allah, Rasul, dan Hujjah (Imam Ahlulbait). Relasi ini termaktub dalam sebuah doa yang diriwayatkan dari Imam Ja‘far al-Ṣhadiq as, ketika sahabatnya, Zurarah ibn A‘yan, bertanya tentang kewajiban seorang mukmin ketika menghadapi masa ghaibah. Imam kemudian mengajarkan doa: - [Wasiat Imam Al Askari as. Untuk Para Syi'ah Beliau as. ](https://majulah-ijabi.org/wasiat-imam-al-askari-as-untuk-para-syiah-beliau-as/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Para ulama Syi'ah telah mengabadikan banyak wasiat Imam Hasan Al Askari as. yang sangat berharga dan penuh dengan nilai-nilai pendidikan, di antaranya mencakup penjelasan tentang hukum-hukum syariat dan masalah halal dan haram, serta berisi garis-garis besar tentang bagaimana berinteraksi dengan orang lain. Ini menjadi pedoman perilaku bagi para pengikutnya untuk mengatur hubungan mereka dengan sesama dan dengan masyarakat di mana mereka tinggal, meskipun mereka berbeda dalam mazhab dan keyakinan. Di bawah ini, satu antara wasiat penting Imam Al-Askari as. - [Makna Transenden Allahu Akbar: Antara Bahasa, Batas, dan Ketak terbatasan Tuhan ](https://majulah-ijabi.org/makna-transenden-allahu-akbar-antara-bahasa-batas-dan-ketak-terbatasan-tuhan/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Imam Shadiq as pernah bertanya kepada seseorang: “Apa arti dari ‘Allahu Akbar’?” Orang itu menjawab: اللَّهُ أَكْبَرُ مِنْ كُلِّ شَی‏ء Allah lebih besar dari segala sesuatu. Imam bersabda: حَدَّدتَهُ Engkau telah membatasi-Nya. - [Pawai Hari Santri Nasional di Purworejo](https://majulah-ijabi.org/pawai-hari-santri-nasional-di-purworejo/) - Purworejo, 19 Oktober 2025 — Dalam semangat menyambut Hari Santri Nasional, Fathimiyah Purworejo bersama TPQ Tazkiyah Desa Kiyangkongrejo, Kabupaten Purworejo, menggelar Pawai Hari Santri Nasional dengan penuh keceriaan dan kekhidmatan. Meski peringatan resmi Hari Santri jatuh pada 22 Oktober, kegiatan ini dilaksanakan lebih awal menyesuaikan jadwal libur para santri. Sejak pagi, sebanyak 45 anak santri TPQ Tazkiyah telah berbaris rapi mengenakan busana muslim putih dan membawa atribut bertema Hari Santri. Mereka berjalan mengelilingi kampung sambil melantunkan sholawat dan menyanyikan jingle Lagu Santri dengan penuh semangat. - [Pengobatan Gratis dan Pembekalan Kader PKK di Desa Cihanyir: Kolaborasi untuk Sehat Bersama ](https://majulah-ijabi.org/pengobatan-gratis-dan-pembekalan-kader-pkk-di-desa-cihanyir-kolaborasi-untuk-sehat-bersama/) - Bandung, 5 Oktober 2025 - Gotong royong penuh kasih di Desa Cihanyir menghadirkan layanan pengobatan gratis bagi 290 warga dan pembekalan konseling bagi para Kader PKK — langkah kecil menuju masyarakat yang lebih sehat dan berdaya. Suasana Minggu pagi, 5 Oktober 2025, di Desa Cihanyir, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung terasa berbeda. Sejak pagi, warga dari berbagai RW berdatangan ke lokasi kegiatan Pengobatan Gratis dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, yang digelar oleh Departemen Fathimiyyah PP IJABI bekerja sama dengan Fathimiyyah PD Kabupaten Bandung, Fathimiyyah Muda, Paguyuban RAGI, Kader PKK Desa Cihanyir, dan Karang Taruna Desa Cihanyir. Kegiatan yang dimulai pada pukul 9.00 WIB ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Tak kurang dari 290 warga—yang sebagian besar berasal dari empat RW di Desa Cihanyir, bahkan ada pula yang datang dari RW lain—memanfaatkan layanan pengobatan gratis ini. Mereka datang dengan antusias untuk memeriksakan kesehatan, berkonsultasi dengan dokter, dan mendapatkan obat-obatan sesuai kebutuhan. Sementara bagi warga masyarakat yang tidak mampu datang ke lokasi kegiatan karena keterbatasan kondisi fisiknya diberikan Layanan Home Visit oleh tenaga medis dan relawan. - [Konsolidasi PW IJABI Jawa Tengah](https://majulah-ijabi.org/konsolidasi-pw-ijabi-jawa-tengah/) - Jawa Tengah, 4 Oktober 2025 — Konsolidasi Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PW IJABI) Jawa Tengah yang digelar pada 3–4 Oktober 2025 berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyinergikan program kerja antara wilayah dan daerah dalam rangka meningkatkan kontribusi IJABI bagi masyarakat luas. - [Kisah Memilukan Pemakaman Jenazah Nabi Saw. ](https://majulah-ijabi.org/kisah-memilukan-pemakaman-jenazah-nabi-saw/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Kita telah memasuki bulan Maulid Nabi saw., semua fokus pembicaraan terarah kepada tema kelahiran Baginda Nabi saw. tetapi, saya lebih memilih tema wafat Nabi saw. karena, Pertama, Tema tentang kelahiran Nabi SAW. telah banyak dibicarakan, walaupun tentu membicarakan sejarah dan keagungan Nabi saw. tiada batas. Beliau saw adalah lautan keutamaan dan keagungan. Dan tema wafat beliau tentunya juga termasuk yang menarik untuk diketahui. Kedua, ada kecenderungan dari sebagian untuk menutup rapat-rapat file dokumen sejarah wafat Nabi saw. Entah apa alasan mereka? Padahal ia juga bagian penting dari sejarah hidup Sang Nabi Agung saw. - [Menjaga Amal ](https://majulah-ijabi.org/menjaga-amal/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam tradisi Islam, amal saleh merupakan salah satu pilar utama dalam perjalanan spiritual manusia menuju Allah. Namun, al-Qur’an dan hadis menekankan bahwa ukuran sejati bukan sekadar melakukan amal baik (fiʿl al-ḥasanah), melainkan menjaga agar amal tersebut tetap utuh hingga dihadapkan kepada Allah pada hari kiamat (ḥifẓ al-ʿamal). Amal yang dilakukan namun kemudian rusak oleh riya, dosa, atau niat yang tercemar, tidak lagi bernilai sebagai amal yang “dihadapkan kepada Allah”. - [Peristiwa-peristiwa Hari-hari Akhir Sebelum Wafat Nabi Saw dan Antisipasi Nabi Saw.](https://majulah-ijabi.org/peristiwa-peristiwa-hari-hari-akhir-sebelum-wafat-nabi-saw-dan-antisipasi-nabi-saw/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Hari-hari akhir menjelang wafat Nabi saw. penuh dengan berbagai peristiwa besar yang berdampak pada masa depan umat Islam. Mengkaji dan menelitinya adalah sebuah keniscayaan bagi pengkaji sejarah hidup dan perjalanan Dakwah Nabi saw. - [Menjaga Kehormatan dan Kemuliaan Mukmin, Amanah Ilahi ](https://majulah-ijabi.org/menjaga-kehormatan-dan-kemuliaan-mukmin-amanah-ilahi/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam ajaran Islam, kehormatan dan kemuliaan seorang mukmin bukan hanya sekadar urusan pribadi, tetapi merupakan amanah Ilahi yang wajib dijaga. Islam menekankan bahwa manusia sebagai hamba Allah tidak memiliki kebebasan penuh atas dirinya, karena setiap aspek kehidupannya terikat oleh aturan Ilahi. Demikian pula dalam urusan sosial-politik, Islam memberi peringatan keras terhadap bahaya kesewenang-wenangan dan sikap egoistik yang dapat merusak keadilan. Imam Ali as mengingatkan: مَنْ وَضَعَ نَفْسَهُ مَوَاضِعَ التُّهَمَةِ فَلَا يَلُومَنَّ مَنْ أَسَاءَ بِهِ الظَّنَّ “Barangsiapa menempatkan dirinya pada posisi yang menimbulkan tuduhan, maka janganlah ia menyalahkan orang yang berprasangka buruk kepadanya.” (Nahj al-Balaghah, Ḥikmah no. 161) - [Hadis Nabi Saw Tentang Al Mahdi as dari Keturunan Fatimah az Zahra as ](https://majulah-ijabi.org/hadis-nabi-saw-tentang-al-mahdi-as-dari-keturunan-fatimah-az-zahra-as/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Al Majlisi meriwayatkan dalam kitab Bihâr al Anwâr, Bab 1 Riwayat Tentang Kabar dari Allah dan dari Nabi saw. Mengenai al Qâ’im [Imam Al Mahdi] as. dari jalur Khusus [Syi’ah] dan Umum [Ahlu Sunnah]/51/78: Hadis ke-37 dari Kitab Kasyf al Ghummah: Aku menemukan empat puluh hadis yang dihimpun oleh al Ḥâfiẓ Abu Nu‘aim Aḥmad bin ‘Abdillah –semoga Allah merahmatinya– tentang al Mahdi as. Aku menyebutkannya sebagaimana beliau meriwayatkannya, dan aku hanya mencantumkan nama perawi dari Nabi saw. - [Keluasan Doa dan Rahmat Allah ](https://majulah-ijabi.org/keluasan-doa-dan-rahmat-allah/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Salah satu ciri utama spiritualitas Islam adalah keluasan pandangan dalam berdoa. Doa bukan sekadar ungkapan pribadi yang terbatas pada kepentingan individu, melainkan jendela untuk menyalurkan rahmat Ilahi kepada seluruh umat beriman. Rasulullah saw menegaskan bahwa doa hendaknya bersifat luas, tidak hanya mencakup diri sendiri, tetapi juga sesama mukmin. Diriwayatkan bahwa seorang laki-laki berdoa di hadapan Rasulullah saw dengan berkata: «اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِمُحَمَّدٍ وَلِي» “Ya Allah, ampunilah Muhammad dan aku.” - [Politisasi Kisah Wafat Nabi Saw. ](https://majulah-ijabi.org/politisasi-kisah-wafat-nabi-saw/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Seperti fragmen-fragmen sejarah Nabi saw dan lainnya, fragmen kisah wafat Nabi saw. telah dipolitisasi untuk kepentingan-kepentingan tertentu yang tidak asing bagi para mengamat. Fakta seperti ini meniscayakan para peneliti Sejarah Nabi saw. harus serius dalam meneliti setiap dokumen yang dilaporkan tentangnya. Dokumen-dokumen seputar kisah wafat Nabi saw; hari-hari terakhir, detik-detik wafat, dan berbagai pristiwa setelahnya juga termasuk yang harus diteliti, mengingat ada kecurigaan bahwa ada politisasi terhadapnya. - [Lima Seruan Maut ](https://majulah-ijabi.org/lima-seruan-maut/) - Oleh: Ustadz Dr. Dimitri Mahayana (Sekretaris Dewan Syura IJABI) (Inspirasi: Ihya ‘Ulumuddin karya Al-Ghazali bab terakhir, Kyai Miftah dalam penjelasan Tafsir Tasnim, Daeng Guru Anwar Djabir yang selalu bergowes dengan membawa ransel "kematian" setiap saat-setiap waktu) Bila panggilan maut datang, lima kali sehari, Padamu, dan bergema di setiap tahiyyat shalat: “Bergegaslah, wahai musafir fana, Kekasih-Mu mungkin telah berkenan.” Dan hidangan-Nya, apakah gerangan? Air tasnim maghfirah, ampunan surgawi meluas tanpa batas, Dari Sang Pemegang Cahaya Muhammad, - [Ikhlas, Fondasi Suluk Spiritual ](https://majulah-ijabi.org/ikhlas-fondasi-suluk-spiritual/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam ajaran spiritual Islam, ikhlas selalu ditempatkan sebagai fondasi perjalanan spiritual (suluk). Tanpa ikhlas, seluruh amal ibadah kehilangan makna terdalamnya, karena yang menentukan nilai suatu amal bukanlah besarnya bentuk lahiriah, melainkan orientasi batiniah yang mengarah kepada Allah. Salah satu hadis agung dari Imam Ja‘far al-Shadiq `alayhis-salām menegaskan dimensi ini dengan pernyataannya: القلب حرم الله فلا تسكن حرم الله غير الله “Hati adalah haram (wilayah suci) Allah, maka jangan biarkan selain Allah bersemayam dalam haram Allah itu.” (Bihār al-Anwār, jil. 67, hlm. 25) - [Nasihat Wali Faqih. (40/Selesai) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-40-selesai/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Shalat Yang Diterima. Di antara wasiat yang dipesankan Imam Ali as. kepada Kumail bin Ziyad adalah: يَا كُمَيْلُ : لَيْسَ الشَّأْنُ أَنْ تُصَلِّيَ وَ تَصُومَ وَ تَتَصَدَّقَ ، الشَّأْنُ أَنْ تَكُونَ الصَّلَاةُ بِقَلْبٍ نَقِيٍّ ، وَ عَمَلٍ عِنْدَ اللَّهِ مَرْضِيٍّ ، وَ خُشُوعٍ سَوِيٍّ . وَ انْظُرْ فِيمَا تُصَلِّي ، وَ عَلَى مَا تُصَلِّي ، إِنْ لَمْ يَكُنْ مِنْ وَجْهِهِ وَ حِلِّهِ فَلَا قَبُولَ. Hai Kumail, bukanlah perkara yang penting bahwa kamu shalat, puasa, dan bersedekah. Perkara yang penting adalah bahwa shalatmu dilakukan dengan hati yang suci, amal yang diridhai oleh Allah, dan kekhusyukan yang sempurna. Perhatikanlah untuk sesuatu sebab apa kamu shalat dan atas dasar apa kamu shalat, jika tidak sesuai dengan ridha-Nya dan apa-apa yang Dia halalkan, maka tidak ada penerimaan (tidak diterima shalatmu oleh Allah). - [Manusia dalam Tidur Panjang ](https://majulah-ijabi.org/manusia-dalam-tidur-panjang/) - Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Salah satu hadis yang sering dikutip dalam literatur etika, tasawuf, dan filsafat Islam adalah sabda Nabi Muhammad saw: النَّاسُ‏ نِيَامٌ‏ فَإِذَا مَاتُوا انْتَبَهُوا “Manusia itu tertidur, ketika mereka mati barulah mereka terbangun.” (Al-Majlisī, Bihār al-Anwār jilid 4, hlm. 43) - [Wasiat Imam Hasan Al 'Askari (as) dalam Membimbing Kaum Syi'ah di Masa Ghaibah. ](https://majulah-ijabi.org/wasiat-imam-hasan-al-askari-as-dalam-membimbing-kaum-syiah-di-masa-ghaibah/) - Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Telah diriwayatkan dari Imam Hasan Al 'Askari as dari ayah-ayah suci beliau as dari Rasulullah saw. Beliau saw bersabda: أَشَدُّ مِنْ يَتَمِ الْيَتِيمِ الَّذِي انْقَطَعَ مِنْ أُمِّهِ وَأَبِيهِ يَتِيمٌ يَتِيمٌ انْقَطَعَ عَنْ إمَامِهِ وَلاَ يَقْدِرُ عَلَى الْوُصُولِ إِلَيْهِ وَلاَ يَدْرِي كَيْفَ حُكْمُهُ فِيمَا يَبْتَلِي بِهِ مِنْ شَرَائِعِ دِينِهِ، أَلاَ فَمَنْ كَانَ مِنْ شِيعَتِنَا عَالِماً بِعُلُومِنَا، وَهَذَا الْجَاهِلُ بِشَرِيعَتِنَا الْمُنْقَطِعُ عَنْ مُشَاهَدَتِنَا يَتِيمٌ فِي حِجْرِهِ، أَلاَ فَمَنْ هَدَاهُ وَأَرْشَدَهُ وَعَلَّمَهُ شَرِيعَتَنَا كَانَ مَعَنَا فِي الرَّفِيقِ الْأَعْلَى . Lebih berat daripada yatim yang terpisah dari ibu dan ayahnya adalah yatim yang terpisah dari imamnya, tidak mampu mencapai beliau, dan tidak mengetahui bagaimana hukum-hukum syariat agamanya yang ia sedang alami. Maka, barangsiapa dari kalangan Syiah kami yang memiliki ilmu pengetahuan kami dan memiliki seorang yatim dalam asuhannya yang tidak mengetahui syariat kami dan terpisah dari perjumpaan dengan kami, maka barangsiapa yang memberikan petunjuk, bimbingan, dan pengajaran syariat kami kepada yatim tersebut, maka dia akan bersama kami di tempat yang tinggi. - [Islam dan Moralitas: Integrasi Etika dan Syariat ](https://majulah-ijabi.org/islam-dan-moralitas-integrasi-etika-dan-syariat/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam Islam, moralitas bukanlah sekadar ajaran etika yang berdiri sendiri, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari syariat. Syariat, yang secara harfiah berarti “jalan menuju sumber air”, adalah seperangkat aturan Ilahi yang mengatur hubungan manusia dengan Allah, sesama manusia, dan alam semesta. Namun, hakikat syariat bukan hanya sekadar kumpulan hukum formal, melainkan sarana untuk menumbuhkan akhlak mulia dan membentuk manusia bermoral. Moralitas sejati tidak bisa dilepaskan dari syariat. Hal ini karena syariat berfungsi sebagai jalan praktis yang menuntun manusia kepada pembentukan akhlak. Tanpa syariat, moralitas hanya menjadi konsep abstrak yang rapuh dan relatif. - [Transhistoris dan Transkultural: Intelektualitas Tanpa Batas ](https://majulah-ijabi.org/transhistoris-dan-transkultural-intelektualitas-tanpa-batas/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Intelektualitas merupakan salah satu dimensi paling mendasar dalam perkembangan peradaban manusia. Melalui aktivitas intelektual, manusia tidak hanya menafsirkan realitas, tetapi juga mentransformasikannya. Uniknya, intelektualitas tidak tunduk sepenuhnya pada batasan ruang dan waktu. Sebuah gagasan dapat lahir dalam konteks tertentu, namun tetap relevan lintas generasi dan lintas budaya. Dengan demikian, intelektualitas bersifat transhistoris (melampaui zaman) dan transkultural (melintasi budaya), menjadikannya warisan universal yang terus hidup. - [Nasihat Wali Faqih. (38) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-38/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Resep Andalan Nabi Saw. Agar Dicintai Allah dan Manusia. Ada seorang datang menemui Baginda Nabi saw lalu berkata, "Wahai Rasulullah, ajarkan kepadaku sesuatu yang apabila aku laksanakan, Allah akan mencintaiku dari atas langit, dan manusia di bumi juga mencintaiku." - [Nasihat Wali Faqih. (39) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-39/) - Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Tiada Seorang pun Yang Hidup Sempurna dalam Kenikmatan. Di antara hikmah Imam Ja'far ash Shadiq as. adalah: ليسَ مِنْ أَحَدٍ - وَإِنْ سَاعَدَتْهُ الْأُمُورُ - بِمُسْتَخْلَصٍ غَضَارَةِ عَيْشٍ إِلَّا مِنْ خِلَالِ مَكْرُوهٍ. وَمَنْ انْتَظَرَ بِمُعَاجَلَةِ الْفُرْصَةِ مُؤَاجِلَةِ الِاسْتِقْصَاءِ سَلَبَتْهُ الْأَيَّامُ فُرْصَتَهُ، لِأَنَّ مِنْ شَأْنِ الْأَيَّامِ السَّلْبَ، وَسَبِيلَ الزَّمَنِ الْفَوْتَ. Tidak ada seorang pun -walaupun situasi membantunya- yang dapat memurnikan keindahan kehidupan yang nyaman dan bahagia kecuali melalui kesulitan. Dan barangsiapa yang menunda-nunda kesempatan dan mengharapkan kesempatan yang lebih baik, maka waktu akan mengambil kesempatan itu darinya, karena sifat waktu adalah mengambil dan watak masa adalah menghilangkan kesempatan. - [IJABI Hadir di Forum Civil Society Organization (CSO) Dialogue](https://majulah-ijabi.org/ijabi-hadir-di-forum-civil-society-organization-cso-dialogue/) - Adi Bunardi, M.Fil.I, yang mewakili Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI), menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan peluang dalam membangun kehidupan beragama yang damai di Indonesia. Menurutnya, problem intoleransi bukanlah fenomena baru. Sejak era Abad Pencerahan, wacana tentang toleransi telah dibicarakan, salah satunya melalui karya filsuf Prancis Voltaire dalam Risalah tentang Toleransi. Bahkan dalam konteks Indonesia saat ini, isu toleransi kembali ditegaskan dalam pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB beberapa waktu lalu. - [Islam dan Spiritualitas ](https://majulah-ijabi.org/islam-dan-spiritualitas/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Islam merupakan agama yang komprehensif, mencakup dimensi lahiriah dan batiniah. Di balik ketentuan syariat, terdapat dimensi spiritualitas yang menjadi ruh dari ajaran Islam. Tanpa spiritualitas, ibadah hanyalah rutinitas kosong. Spiritualitas inilah yang menjadikan Islam bukan sekadar agama aturan, melainkan jalan menuju kedalaman jiwa dan kedekatan dengan Allah. - [Nasihat Wali Faqih (37) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-37/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Kesabaran Mengubah Musibah Menjadi Media Pahala. Di antara hikmah Abu Abdillah (ash Shadiq) as.:. يَا إِسْحَاقُ لَا تَعُدَّنَّ مُصِيبَةً أُعْطِيتَ عَلَيْهَا الصَّبْرَ وَاسْتَوْجَبْتَ عَلَيْهَا مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ الثَّوَابَ إِنَّمَا الْمُصِيبَةُ الَّتِي يُحْرَمُ صَاحِبُهَا أَجْرَهَا وَثَوَابَهَا إِذَا لَمْ يَصْبِرْ عِنْدَ نُزُولِهَا. Jangan engkau menganggap musibah (yang menimpamu) itu (sebagai musibah) apabila engkau dikarunia kesabaran atasnya dan engkau berhak memperoleh pahala dari Allah atasnya. Sesungguhnya musibah yang sebenarnya itu ialah ketika seseorang terhalang dari pahala atasnya karena ia tidak bersabar saat musibah itu turun/menimpanya. - [Refleksi Tragedi Kampung Cae sebagai Cermin Ketidakpekaan Sosial ](https://majulah-ijabi.org/refleksi-tragedi-kampung-cae-sebagai-cermin-ketidakpekaan-sosial/) - Oleh Dr. Dimitri Mahayana (Sekretaris Dewan Syura IJABI) Di tengah hiruk-pikuk kehidupan masyarakat kontemporer yang penuh dengan isu ekonomi, psikologis, dan politik, kisah tragis dari Kampung Cae di Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, menjadi pengingat yang menyayat hati tentang betapa pentingnya komunikasi empatik dan rasionalitas dalam mengelola dinamika sosial. Seorang ibu muda berinisial EN (34 tahun) memilih mengakhiri hidupnya bersama dua anaknya, AA (9 tahun) dan AAP (11 tahun), karena terjerat beban hidup yang tak tertahankan: komunikasi rumah tangga yang buruk, hutang yang menumpuk, dan tekanan psikologis dari lingkungan sekitar. Tragedi ini bukan sekadar kisah pribadi, melainkan refleksi dari kegagalan sistemik di mana janji-janji pemimpin politik sering kali menguap setelah pemilu, meninggalkan masyarakat rentan - [Nasihat Wali Faqih. (36) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-36/) - Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Bersiap Diri dalam Menghadapi Pancaroba Kehidupan Dunia adalah Kunci Kesuksesan. Di antara wasiat Imam Abu Abdillah (ash Shadiq) as kepada Abdillah bin Jundab: قَدْ عَجِزَ مَنْ لَمْ يُعِدَْ لِكُلِّ بَلَاءٍ صَبْرًا، وَلِكُلِّ نِعْمَةٍ شُكْرًا، وَلِكُلِّ عُسْرٍ يُسْرًا. Sungguh lemah orang yang tidak mempersiapkan kesabaran untuk menghadapi setiap cobaan/bencana, dan rasa syukur untuk setiap nikmat dan (percaya) bahwa pada setiap kesulitan ada kemudahan - [IJABI dan AIMEP Jalin Silaturrahmi ](https://majulah-ijabi.org/ijabi-dan-aimep-jalin-silaturrahmi/) - Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) mengadakan silaturahmi bersama para delegasi Australia Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) pada Sabtu, 20 September 2025. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Kota Tua Jakarta ini menjadi ruang temu untuk mempererat hubungan antarorganisasi sekaligus berbagi informasi tentang perkembangan komunitas Muslim di Indonesia. - [Kebebasan Berpikir dan Hakikat Manusia ](https://majulah-ijabi.org/kebebasan-berpikir-dan-hakikat-manusia/) - Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Salah satu ciri khas manusia yang membedakannya dari makhluk lain adalah kemampuan untuk berpikir. Hewan bisa merasakan lapar, takut, atau senang, tapi mereka tidak merenung tentang arti hidup, tidak bertanya mengapa mereka ada, dan tidak memikirkan masa depan dengan kesadaran penuh. Manusia berbeda. Kita diberi anugerah akal untuk mencari makna, menimbang, dan memilih. - [Nasihat Wali Faqih. (35) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-35/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Di Balik Setiap Musibah, Ada Nikmat Yang Meliputi. Di antara nasihat Imam Abu Muhammad Al Hasan bin Ali (Al Askari) as.: مَا مِنْ بَلِيَّةٍ إِلَّا وَفِيهَا نِعْمَةٌ تُحِيطُ بِهَا. Tidak ada satu bala' (musibah) pun kecuali di dalamnya terdapat nikmat yang meliputi. (Tuhaful 'Uqûl: 489) Di dalam peristiwa-peristiwa yang menyakitkan dan musibah-musibah yang menimpa seorang Mukmin terdapat nikmat yang tersembunyi dan tertutup di dalamnya. - [Rapuhnya Israel dan Krisis Eksistensial Zionisme ](https://majulah-ijabi.org/rapuhnya-israel-dan-krisis-eksistensial-zionisme/) - Dari kata Zionisme saja sudah menunjukkan makna rasisme dan misi pembersihan etnis. Zionisme bukan hanya soal Nasionalisme Yahudi sebagaimana yang sering disebut-sebut oleh pendukung Israel. Sejauh ini kita mampu melihat bahwa Zionisme sedang mengembangkan serta melakukan elaborasi sistem dan kebijakan yang diskriminatif. Satu kebijakan Israel yang paling terkenal yaitu Law of Return atau lebih sederhananya adalah Undang-Undang Kembali yang disahkan ditahun 1950an. Undang-undang ini memuat kebijakan yang sangat rasis. Isinya berbicara soal penjaminan warga Yahudi dari negara mana saja yang ingin pindah ke Israel kapan pun. Sebagai contoh, jika ada 5 juta warga Yahudi dari berbagai belahan dunia ingin pindah ke Israel, maka pemerintahan Israel wajib menerima mereka. - [Bukti Imâmah Ahlulbait as. ](https://majulah-ijabi.org/bukti-imamah-ahlulbait-as/) - Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Para ulama Syi'ah telah menyebutkan berbagai bukti yang menegaskan Hak Kepemimpinan Para Iman Suci Ahlulbait as., baik bukti naqli/tekstual maupun 'aqli/rasional. Di antara bukti-bukti itu adalah Ilmu yang dimiliki para imam as. yang tidak tertandingi oleh siapa pun, dan dalam seluruh bidang dan disiplin ilmu, dan tidak terbatas hanya pada Ilmu Agama. - [Nasihat Wali Faqih. (34) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-34/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Jangan Engkau Menuduh Tuhan dalam Qadha'-Nya! Di antara nasihat Imam Musa bin Ja'far (Al Kadzim) as.: يَنْبَغِي لِمَنْ عَقَلَ عَنْ اَللَّهِ أَنْ لَا يَسْتَبْطِئَهُ فِي رِزْقِهِ وَلَا يَتَّهِمَهُ فِي قَضَائِهِ. Seyogyanya bagi orang yang berakal tentang Allah tidak menganggap lambat dalam rezeki-Nya dan tidak menuduh-Nya dalam ketetapan-Nya. (Tuhaful 'Uqûl:408) - [Membalas Dendam dengan Kebaikan ](https://majulah-ijabi.org/membalas-dendam-dengan-kebaikan/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D. (Anggota Dewan Syura IJABI) Kebanyakan orang ketika disakiti atau diperlakukan tidak adil oleh musuhnya, akan langsung berpikir untuk membalas. Kadang dengan kata-kata kasar, kadang dengan perbuatan yang sama, atau bahkan lebih keras. Tapi Imam Ali as, sosok yang dikenal sebagai puncak kebijaksanaan dalam Islam, memberikan sudut pandang yang sangat berbeda. Beliau berkata: أمير المؤمِنِينَ عَلَى : ما انتَقَمَ الإِنسانُ مِنْ عَدُوِّهِ بِأَعْظَمَ مِنْ أَنْ يَزْدَادَ مِنَ الْفَضَائِ - [Memburu Majlis Yang Menghidupkan Hati ](https://majulah-ijabi.org/memburu-majlis-yang-menghidupkan-hati/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Di dalam taman jiwa yang indah, hati yang hidup adalah bunga keimanan yang mekar. Namun, ancaman kematian jiwa mengintai di balik bayang-bayang kelalaian. Hati yang kaku dan mati adalah kematian identitas diri, penyimpangan dari tujuan sejati hidup, dan pintu bagi petaka kehidupan. - [Arti Kesaksian Dalam Ziarah Imam Al Husein as. ](https://majulah-ijabi.org/arti-kesaksian-dalam-ziarah-imam-al-husein-as/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Dalam teks ziarah kepada Imam Al Husein as, dan juga kepada para imam Ahlulbait as yang diajarkan para imam as sendiri, selain tentunya ada ucapan salam untuk Imam yang sedang kita ziarahi, sebagai ungkapan rasa damai paripurna dan keserasian total jiwa, juga selalu ditegaskan Doktrin Syahadah, Kesaksian dan mempersaksikan Allah atas kesaksian kita itu. - [Muzammil, Oh Muhammadku  ](https://majulah-ijabi.org/muzammil-oh-muhammadku/) - Oleh : Dr. Dimitri Mahayana (Sekretaris Dewan Syura IJABI) Wahai Muzammil, selimut malammu adalah Alhaqq, Sebagaimana siang dan saatmu dalam terang Alhaqq Dambaanku, kau terbit di bangunku, kau nyanyian Alhaqq dalam tidur dan jagaku Di relung jiwa, kau adalah Kutilang Asmara Alhaqq Melodi terdalam, getar rinduku akan Analhaqq adalah shalawatmu - [Nasihat Wali Faqih. (33) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-33/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Langkah Sukses Menghadapi Ujian Hidup. Diantara mutiara hikmah Abu Abdillah (Imam Ja'far) as.: إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْعَمَ عَلَى قَوْمٍ بِالْمَوَاهِبِ فَلَمْ يَشْكُرُوا فَصَارَتْ عَلَيْهِمْ وَبَالًا وَابْتَلَى قَوْمًا بِالْمَصَائِبِ فَصَبَرُوا فَصَارَتْ عَلَيْهِمْ نِعْمَةً. Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah memberikan nikmat kepada suatu kaum dengan berbagai karunia, namun mereka tidak men-syukurinya, sehingga karunia itu menjadi bencana bagi mereka. Dan Allah telah menguji suatu kaum dengan berbagai musibah, namun mereka bersabar, sehingga musibah itu menjadi nikmat bagi mereka. - [Bait-bait Sedih Asy Syâfi'l Meratapi Imam Al Husain as. ](https://majulah-ijabi.org/bait-bait-sedih-asy-syafil-meratapi-imam-al-husain-as/) - Syafi’i ra.; Imam Mazhab Asy Syafi'i, meratapi kesyahidan Imam Al Husain as. dengan bait-bait indah yang mengundang pilu dan duka cita. Beliau ra. bersyair: تأوَّهَ قَلْبِي وَ الفُؤَادُ كَئِيبُ‌ * وَ أرَّقَ نَوْمِي فَالسُّهَادُ عَجِيبُ‌ Hatiku merintih sedih dan batinku berduka * aku tak enak tidur, dan duhai mengherankan, aku terus terjaga. - [Wasiat Nabi Dalam Lensa Abduksi](https://majulah-ijabi.org/wasiat-nabi-dalam-lensa-abduksi/) - Dalam disertasi sekaligus magnum opus Guru Bangsa Allahyarham KH Dr. Jalaluddin Rakhmat, Beliau memperkenalkan metoda abduksi. Metoda abduksi menurut Charles Sanders Peirce adalah proses penalaran untuk menemukan hipotesis terbaik yang menjelaskan suatu fakta atau fenomena yang mengejutkan, berdasarkan informasi yang tersedia . Dalam disertasinya Allahyarham KH. Dr. Jalaluddin Rakhmat menyebutnya, the best explanation. Berbeda dengan deduksi (menarik kesimpulan pasti dari premis) atau induksi (menyimpulkan aturan umum dari kasus spesifik), abduksi berfokus pada mencari penjelasan paling masuk akal meski tidak pasti, dengan langkah: - [Nasihat Wali Faqih. (32) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-32/) - Di antara Hikmah Abu Abdullah (Imam Ja'far ash Shadiq) as.: صَلَاحُ حَالِ التَّعَايُشِ وَالتَّعَاشُرِ مِلْءُ مِكْيَالٍ ثُلُثَاهُ فِطْنَةٌ وَثُلُثُهُ تَغَافُلٌ. Kunci kesuksesan dalam hidup bersama dan berinteraksi dengan orang lain adalah ibarat takaran penuh, dua pertiganya adalah kecerdasan dan satu pertiganya sikap tidak mempermasalahkan hal-hal kecil. - [Rasionalitas dan Komunikasi Empatik dalam Masyarakat Kontemporer](https://majulah-ijabi.org/rasionalitas-dan-komunikasi-empatik-dalam-masyarakat-kontemporer/) - Oleh: Dr. Dimitri Mahayana (Sekretaris Dewan Syura IJABI) Di era kontemporer yang penuh dengan polarisasi, konflik sosial, dan tantangan global seperti perubahan iklim serta ketidaksetaraan, rasionalitas saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah. Para pemikir di bidang komunikasi empatik menekankan bahwa rasionalitas harus dipadukan dengan empati—kemampuan untuk memahami dan merasakan perspektif orang lain—agar dialog masyarakat menjadi - [Nasihat Wali Faqih. (31) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-31/) - Enam Perkara Yang Dinasihatkan Imam Ja'far as. Untuk Para Syi'ahnya. Di antara hikmah Abu Abdullah (Imam Ja'far ash Shadiq) as: Beliau berkata kepada Al Mufadhdhal, أُوصِيكَ بِسِتِّ خِصَالٍ تَبْلُغُهُنَّ شِيعَتِي. "Aku wasiatkan kepadamu enam perkara yang harus kamu sampaikan kepada pengikutku." قُلْتُ وَمَا هُنَّ يَا سَيِّدِي Aku bertanya, 'Apa saja keenam perkara itu, wahai tuanku?' - [Nasihat Wali Faqih. (30) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-30/) - Di antara hikmah Abu Abdullah (Imam Ja'far ash Shadiq) as: وَقِيلَ لَهُ مَنْ أَكْرَمُ الْخَلْقِ عَلَى اللَّهِ؟فَقَالَ أَكْثَرُهُمْ ذِكْرًا لِلَّهِ وَأَعْمَلُهُمْ بِطَاعَةِ اللَّهِ قُلْتُ فَمَنْ أَبْغَضُ الْخَلْقِ إِلَى اللَّهِ قَالَ مَنْ يَتَّهِمُ اللَّهَ قُلْتُ أَحَدٌ يَتَّهِمُ اللَّهَ قَالَ نَعَمْ مَنْ اسْتَخَارَ اللَّهَ فَجَاءَتْهُ الْخِيَرَةُ بِمَا يَكْرَهُ فَيَسْخَطُ فَذَلِكَ يَتَّهِمُ اللَّهَ قُلْتُ وَمَنْ قَالَ يَشْكُو اللَّهَ قُلْتُ وَأَحَدٌ يَشْكُوهُ قَالَ نَعَمْ مَنْ إِذَا ابْتُلِيَ شَكَا بِأَكْثَرَ مِمَّا أَصَابَهُ قُلْتُ وَمَنْ قَالَ إِذَا أُعْطِيَ لَمْ يَشْكُرْ وَإِذَا ابْتُلِيَ لَمْ يَصْبِرْ قُلْتُ فَمَنْ أَكْرَمُ الْخَلْقِ عَلَى اللَّهِ قَالَ مَنْ إِذَا أُعْطِيَ شَكَرَ وَإِذَا ابْتُلِيَ صَبَرَ. Dikatakan kepada beliau,: 'Siapakah makhluk yang paling mulia di sisi Allah? Beliau menjawab: 'Mereka yang paling banyak mengingat Allah dan paling banyak melakukan ketaatan kepada Allah.' - [Nasihat Wali Faqih. (29) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-29/) - Dua Hal Yang Nabi saw Takutkan Atas Umat Islam. Telah diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw.: إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَتَخَوَّفُ عَلَى أُمَّتِي الْهَوَى وَطُولُ الْأَمَلِ أَمَا الْهَوَى فَيَصُدُّ عَنِ الْحَقِّ وَأَمَّا طُولُ الْأَمَلِ فَيُنْسِي الْآخِرَةَ. Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas umatku adalah hawa nafsu dan panjang angan-angan. Adapun hawa nafsu dapat menghalangi dari kebenaran, dan adapun panjang angan-angan dapat membuat lupa akan akhirat. - [Ketika Surga Menebar Aromanya Melewati Sains ](https://majulah-ijabi.org/ketika-surga-menebar-aromanya-melewati-sains/) - Bayangkan sejenak: Anda adalah seorang ilmuwan yang teguh memegang prinsip materialisme, di mana segala sesuatu di alam semesta ini hanyalah hasil dari interaksi partikel-partikel fisik, dan kesadaran hanyalah produk sampingan dari otak yang kompleks. Kematian? Hanyalah akhir dari segalanya, sebuah kegelapan abadi tanpa harapan atau misteri. - [Nasihat Wali Faqih. (28) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-28/) - Empat Keinginan Manusia Dalam Hidup Telah diriwayatkan dari (Imam) Ja'far bin Muhammad ash Shadiq, as.: مَطْلُوبَاتُ النَّاسِ فِي الدُّنْيَا الْفَانِيَةِ أَرْبَعَةٌ الْغِنَى وَالدَّعَةُ وَقِلَّةُ الِاهْتِمَامِ وَالْعِزُّ فَأَمَّا الْغِنَى فَمَوْجُودٌ فِي الْقَنَاعَةِ فَمَنْ طَلَبَهُ فِي كَثْرَةِ الْمَالِ لَمْ يَجِدْهُ وَأَمَّا الدَّعَةُ فَمَوْجُودَةٌ فِي خِفَّةِ الْمُحْمِلِ فَمَنْ طَلَبَهَا فِي ثِقَلِهِ لَمْ يَجِدْهَا وَأَمَّا قِلَّةُ الِاهْتِمَامِ فَمَوْجُودَةٌ فِي قِلَّةِ الشُّغْلِ فَمَنْ طَلَبَهَا مَعَ كَثْرَتِهِ لَمْ يَجِدْهَا وَأَمَّا الْعِزُّ فَمَوْجُودٌ فِي خِدْمَةِ الْخَالِقِ فَمَنْ طَلَبَهُ فِي خِدْمَةِ الْمَخْلُوقِ لَمْ يَجِدْهُ. - [Meneladani Akhlak Lembut Sang Nabi ](https://majulah-ijabi.org/meneladani-akhlak-lembut-sang-nabi/) - Wonosobo, 30 Agustus 2025 – Pengurus Daerah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PD IJABI) Wonosobo kembali menorehkan catatan indah dalam rangkaian peringatan Milad Rasulullah SAW 1447 H, yang digelar di sekretariat PD IJABI Wonosobo. Suasana penuh khidmat dan syukur menyelimuti acara yang dihadiri jamaah, tokoh masyarakat, serta para tamu kehormatan. - [Obsesi Peziarah Imam Al Husein as: Sebuah Perjalanan Spiritual yang Mendalam. ](https://majulah-ijabi.org/obsesi-peziarah-imam-al-husein-as-sebuah-perjalanan-spiritual-yang-mendalam/) - Dalam Doa Ziarah Asyurâ', terdapat sebuah paragraf yang sangat penting dan menjadi puncak pengharapan setiap peziarah Abu Abdillah Al Husein as. Permohonan itu adalah: "أَسْأَلُ اللهَ الَّذِي أَكْرَمَ مَقَامَكَ وَأَكْرَمَنِي بِكَ أَن يَّرْزُقَنِي طَلَبَ ثَأْرِكَ مَعَ إِمَامٍ مَّنْصُورٍ مِنْ أَهْلِ بَيْتِ مُحَمَّدٍ (صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ) ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي عِنْدَكَ وَجيهاً بِالْحُسَيْنِ (عَلَيْهِ السَّلامُ) فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ" Aku memohon kepada Allah yang telah memuliakan kedudukanmu dan memuliakan aku dengan keberadaanmu, agar Dia memberikan aku kemampuan untuk menuntut balas atas darahmu bersama Imam yang mendapat pertolongan dari Ahlul Bait Muhammad saw. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang yang terhormat di sisi-Mu dengan perantaraan Husain as di dunia dan akhirat. - [Dewan Syura & Pengurus Pusat Hadiri Upgrading PD IJABI Se-Jawa Timur](https://majulah-ijabi.org/upgrading-pd-ijabi-se-jawa-timur/) - Bondowoso, 30 Agustus 2035 – Pengurus Wilayah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) Jawa Timur menggelar kegiatan Upgrading Keorganisasian yang diikuti oleh seluruh perwakilan Pengurus Daerah se-Jawa Timur. Acara yang berlangsung di Bondowoso ini mengusung tema “Sosialisasi, Internalisasi, dan Aktualisasi Lima Pilar IJABI” dan dibuka langsung oleh jajaran Dewan Syura serta Pengurus Pusat IJABI. - [Nasihat Wali Faqih. (27) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-27/) - Wasiat Imam Ja'far as. Kepada Abdullah bin Jundab Tentang Beberapa Akhlak Mulia Di antara wasiat Imam Abu Abdillah as. kepada Ibnu Jundab adalah: يَا ابْنَ جُنْدَبِ صِلْ مَنْ قَطَعَكَ وَأَعْطِ مَنْ حَرَمَكَ وَأَحْسِنْ إِلَى مَنْ أَسَاءَ إِلَيْكَ وَسَلِّمْ عَلَى مَنْ سَبَّكَ وَأَنْصِفْ مَنْ خَاصَمَكَ وَاعْفُ عَمَّنْ ظَلَمَكَ. - [Debu di Jalan Karbala ](https://majulah-ijabi.org/debu-di-jalan-karbala/) - Pada abad kedelapan Hijriah, hiduplah sebuah keluarga nasibiy atau pembenci Ahlulbait, mereka tidak memiliki anak laki-laki, hingga ibunya bernazar jika Allah memberikan seorang putra, is akan mengirimnya untuk menghadang dan membunuh para peziarah Al Husain as. - [Wasiat Wali Faqih. (26) ](https://majulah-ijabi.org/wasiat-wali-faqih-26/) - Dunia Adalah Rumah Ujian Di antara wasiat Imam Abu al Hasan (al Hadi) as. adalah: إِنَّ اللَّهَ جَعَلَ الدُّنْيَا دَارَ بَلْوَى وَالْآخِرَةَ دَارَ عُقْبَى وَجَعَلَ بَلْوَى الدُّنْيَا لِثَوَابِ الْآخِرَةِ سَبَبًا وَثَوَابَ الْآخِرَةِ مِنْ بَلْوَى الدُّنْيَا عَوَضًا. Sesungguhnya Allah menjadikan dunia sebagai tempat ujian dan akhirat sebagai tempat hasil, dan akhirat sebagai tempat hasil. Dan menjadikan ujian di dunia sebagai sebab untuk mendapatkan pahala di akhirat, serta pahala di akhirat sebagai ganti dari ujian di dunia. - [Mengenang Hari Kesyahidan Imam Ali Ar Ridha as ](https://majulah-ijabi.org/mengenang-hari-kesyahidan-imam-ali-ar-ridha-as/) - Aku tidak pernah melihat Abu al Hasan ar Ridha as. berkata-kata kasar kepada seorang pun. Aku juga tidak pernah melihatnya memotong pembicaraan seseorang sampai orang itu selesai berbicara. Aku tidak pernah melihatnya menolak seseorang yang membutuhkan bantuan darinya, dan aku tidak pernah melihatnya menjulurkan kakinya di depan seseorang yang duduk bersamanya. Aku tidak pernah melihatnya bersandar di depan seseorang yang duduk bersamanya, dan aku tidak pernah melihatnya memaki salah satu dari pengikut dan budaknya. - [Nasihat Wali Faqih. (25) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-25/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Wasiat Nabi Saw. Untuk Mengobati Cinta Dunia. Di antara wasiat Nabi saw adalah: مَالِيَ أَرَى حُبَّ الدُّنْيَا قَدْ غَلَبَ عَلَى كَثِيرٍ مِنْ النَّاسِ حَتَّى كَأَنَّ الْمَوْتَ فِي هَذِهِ الدُّنْيَا عَلَى غَيْرِهِمْ كُتِبَ وَكَأَنَّ الْحَقَّ فِي هَذِهِ الدُّنْيَا عَلَى غَيْرِهِمْ وَجَبَ وَحَتَّى كَأَنَّ مَا يَسْمَعُونَ مِنْ - [Perpustakaan Bang Refi: Jejak Perjuangan IJABI Bangka Belitung dalam Peringatan Arbain](https://majulah-ijabi.org/perpustakaan-bang-refi-jejak-perjuangan-ijabi-bangka-belitung-dalam-peringatan-arbain/) - Rumah almarhum Bang Refi merupakan salah satu rumah perjuangan yang menjadi saksi perjalanan spiritual dan sosial Ijabiyun di Bangka Belitung. Di rumah sederhana ini, doa-doa Ahlulbait dipanjatkan, majelis digelar, dan cinta pada Rasulullah beserta keluarganya ditebarkan. Tak hanya itu, rumah ini juga pernah menjadi tempat bersejarah yang kedatangan guru-guru mulia, di antaranya Allahyarham K.H. Dr. Jalaluddin Rakhmat, K.H. Miftah Rakhmat beserta istri, serta almarhumah Ibunda Euis Kartini yang kala itu hadir di rumah Ibu Rosalina - [Memperbaiki Hubungan dengan Allah ](https://majulah-ijabi.org/memperbaiki-hubungan-dengan-allah/) - Amirul Mukminin Ali as bersabda: «مَنْ أَصْلَحَ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ، أَصْلَحَ اللَّهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّاسِ» “Barang siapa memperbaiki hubungan antara dirinya dengan Allah, maka Allah Swt akan memperbaiki hubungan antara dirinya dengan manusia.” (Nahj al-Balāghah, ḥikmah no. 89) - [Nasihat Wali Faqih. (24) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-24/) - Nikmatilah Kenikmatan Dunia Yang Halal. Di antara nasihat Imam Musa bin Ja'far as.: اجْعَلُوا لِأَنْفُسِكُمْ حَظًّا مِنْ الدُّنْيَا بِإِعْطَائِهَا مَا تَشْتَهِي مِنْ الْحَلَالِ وَمَا لَا يَثْلِمُ الْمُرُوءَةَ وَمَا لَا سَرَفَ فِيهِ وَاسْتَعِينُوا بِذَلِكَ عَلَى أُمُورِ الدِّينِ فَإِنَّهُ رُوِيَ لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِدِينِهِ أَوْ تَرَكَ دِينَهُ لِدُنْيَاهُ. Berikanlah diri kalian bagian dari dunia dengan memberikan apa yang diinginkan dari yang halal, tidak merusak kemuliaan, dan tidak berlebihan. Dengan itu, kalian akan dapat membantu diri kalian dalam urusan agama. Karena telah diriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda: 'Bukanlah dari golongan kami orang yang meninggalkan dunianya karena agamanya atau meninggalkan agamanya karena dunianya'. - [Nasihat Wali Faqih. (23) ](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-23/) - Di antara wasiat Imam Musa bin Ja'far Al Kadzim as. kepada Hisyam: لِهِشَامٍ يَا هِشَامُ مَنْ أَحَبَّ الدُّنْيَا ذَهَبَ خَوْفُ الْآخِرَةِ مِنْ قَلْبِهِ يَا هِشَامُ مَنْ أَحَبَّ الدُّنْيَا ذَهَبَ خَوْفُ الْآخِرَةِ مِنْ قَلْبِهِ وَمَا أُوتِيَ عَبْدٌ عِلْمًا فَازْدَادَ لِلدُّنْيَا حُبًّا إِلَّا ازْدَادَ مِنْ اللَّهِ بُعْدًا وَازْدَادَ اللَّهُ عَلَيْهِ غَضَبًا. Wahai Hisyam, barangsiapa yang mencintai dunia, maka takut akhirat akan hilang dari hatinya. Dan tidaklah seorang hamba diberi ilmu, lalu dia semakin mencintai dunia, kecuali dia akan semakin jauh dari Allah dan Allah akan semakin murka kepadanya. - [Pertemuan yang Tak Terelakkan ](https://majulah-ijabi.org/pertemuan-yang-tak-terelakkan/) - Di jalan ini, sebagian orang yang telah mengenali jalan yang benar akan mencapai pertemuan dengan rahmat Ilahi, dan catatan amal mereka akan diberikan ke tangan kanan mereka. Pertemuan dengan rahmat khusus Allah ini bergantung pada amal saleh dan menjauhi syirik, sebagaimana firman-Nya: - [Apa Itu Merdeka?](https://majulah-ijabi.org/apa-itu-merdeka/) - etiap kali mendengar kata merdeka, pikiran kita mungkin langsung tertuju pada peringatan 17 Agustus, bendera merah putih yang berkibar, dan teriakan penuh semangat “Merdeka!”. Namun, sebenarnya apa sih arti merdeka itu? Apakah hanya bebas dari penjajahan? Ataukah ada makna yang lebih dalam dari sekadar terbebas dari kekuasaan bangsa lain? - [Refleksi La Tuktsir Al-‘Itab: Apa Jadinya Bila Semua Terekspresikan](https://majulah-ijabi.org/refleksi-la-tuktsir-al-itab-apa-jadinya-bila-semua-terekspresikan/) - Imam ‘Ali as tidak bermaksud melarang kita dari amar ma’ruf dan nahi munkar. Poinnya bukan itu. Saya memaknai larangan tersebut lebih kepada tuntunan membangun dan menyempurnakan kendali diri agar kita tidak keseringan/terlalu mudah menegur, menyinggung dan marah-marah dalam urusan-urusan yang sebenarnya akan lebih maslahat jika dibiarkan lewat begitu saja, atau dalam hal-hal yang lebih tepat jika tidak dihiraukan, atau hal-hal yang tidak penting untuk dipermasalahkan. Dalam realitas kehidupan ini betapa banyak hubungan jadi renggang gara-gara keseringan mempermasalahkan sesuatu yang tidak penting. Karakter keseringan/terlalu mudah menegur dan menyalahkan orang lain seketika itu juga tanpa mempertimbangkan maslahat dan konsekuensi terkait itu sangat rentan menimbulkan ketegangan, masalah, dan chaos. - [IJABI Sumatera Selatan Resmi Dilantik, Teguhkan Peran untuk Umat](https://majulah-ijabi.org/ijabi-sumatera-selatan-resmi-dilantik-teguhkan-peran-untuk-umat/) - Palembang, 16 Agustus 2025 — Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Dewan Syura beserta Pengurus Pusat (PP) IJABI menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah (PW) IJABI Sumatera Selatan serta Pengurus Daerah (PD) IJABI se-Sumatera Selatan, meliputi Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Ogan Ilir. - [Refleksi Kemerdekaan 2025, IJABI Banjarmasin Menyapa Toleransi](https://majulah-ijabi.org/refleksi-kemerdekaan-2025-ijabi-banjarmasin-menyapa-toleransi/) - Banjarmasin, 16 Agustus 2025 — Dalam semangat menyambut Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Banjarmasin dan Vihara Dhammasoka menyelenggarakan kegiatan Refleksi Kemerdekaan 2025 dengan tema “Wajah Kemerdekaan Beragama dan Berkeyakinan dalam Indeks Kota Toleran.” - [Dari Karbala ke Tanah Sunda](https://majulah-ijabi.org/dari-karbala-ke-tanah-sunda-peringatan-40-hari-kesyahidan-imam-husein-di-sumedang/) - Sumedang, 14 Agustus 2025 – Udara Sukasari berembus lembut membawa aroma tanah basah selepas hujan. Di sebuah majelis sederhana namun penuh makna, jamaah berkumpul untuk memperingati 40 hari kesyahidan Imam Husein as. di Karbala. Namun, peringatan ini tidak berdiri sendiri—ia berpadu dengan doa mengenang para pahlawan kemerdekaan bangsa, yang telah menorehkan jejak pengorbanan demi tegaknya keadilan dan kebebasan. - [Arbain 1447 H di Wonosobo](https://majulah-ijabi.org/arbain-1447-h-di-wonosobo/) - Wonosobo, 14 Agustus 2025 – Dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT serta kecintaan kepada Rasulullah SAW beserta keluarga sucinya, Pengurus Daerah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PD IJABI) Wonosobo kembali menyelenggarakan peringatan Arbain. Kegiatan ini digelar di sekretariat PD IJABI Wonosobo, Jalan S. Parman, pada Kamis (14/8). - [PD IJABI Majalengka Gelar Peringatan Arbain dengan Ziarah, Long March, dan Majlis Ilmu](https://majulah-ijabi.org/pd-ijabi-majalengka-gelar-peringatan-arbain-dengan-ziarah-long-march-dan-majlis-ilmu/) - Majalengka – Suasana khidmat menyelimuti rangkaian kegiatan peringatan 40 hari Syahadah Imam Husein AS (Arbain) yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah (PD) Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) Majalengka pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Bertempat di sekretariat PD IJABI Majalengka, acara yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu dihadiri sekitar 35 peserta dari berbagai kecamatan, seperti Maja, Dawuan, Jatisawit, Sukaraja, Palasah, Jatiwangi, dan Sukahaji. - [Ratusan Jamaah IJABI Hadiri Haul Almarhum H. Ino Kartawijaya dan Peresmian Gedung Unikino Sukabumi](https://majulah-ijabi.org/ratusan-jamaah-ijabi-hadiri-haul-almarhum-h-ino-kartawijaya-dan-peresmian-gedung-unikino-sukabumi/) - Sukabumi, 18 Agustus 2025 / 24 Safar 1447 H – Ratusan jamaah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) dari Bandung, Jakarta, Cianjur, dan Sukabumi berkumpul di Gedung Unikino, Selabintana, Kabupaten Sukabumi, dalam rangkaian kegiatan Haul Almarhum H. Ino Kartawijaya, Haul Cucu Rasulullah Husain bin Ali ra, sekaligus syukuran peresmian Gedung Pertemuan Unikino. - [Momentum Arbain 2025, IJABI Kalsel Dorong Semangat Perkhidmatan Generasi Muda](https://majulah-ijabi.org/momentum-arbain-2025-ijabi-kalsel-dorong-semangat-perkhidmatan-generasi-muda/) - Banjarmasin, Agustus 2025 – Peringatan Arbain Imam Husain as kembali menggema di Kota Banjarmasin. Komunitas Pemuda Penanti (PENA) Al Musthofa sukses menyelenggarakan rangkaian acara peringatan Arbain 2025 di Palm Hotel Banjarmasin. Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah, termasuk komunitas ahlulbait dari berbagai daerah seperti Marabahan, Martapura, Pleihari, dan Batu Licin. - [Nasihat Wali Faqih. (20)](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-20/) - Luqman Al Hakîm berkata memberikan nasihat kepada anaknya: Sesungguhnya orang yang paling bijak/berakal adalah orang yang berendah diri di hadapan kebenaran dan menerimanya tanpa menentangnya dengan keras kepala dan kesombongan. - [Nasihat Wali Faqih. (21)](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-21/) - Rasulullah saw. menjelaskan sebuah perkara penting, bahwa dinar dan dirham (yaitu harta dan kekayaan) telah menghancurkan umat-umat dan kaum-kaum sebelum kalian, yaitu dengan menghilangkan kemuliaan dan kekuatan mereka dan menggantikan kemenangan mereka dengan kekalahan. - [Nasihat Wali Faqih. (22)](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-22/) - Wahai Hisyam, sesungguhnya perumpamaan dunia itu seperti ular yang lembut disentuh namun di dalam perutnya terdapat racun yang mematikan. Orang-orang yang berakal sehat akan berhati-hati darinya, sedangkan anak-anak kecil akan terus mengejarnya dengan tangan mereka. - [Nasihat Wali Faqih. (19).](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-19/) - Orang yang zuhud terhadap dunia adalah orang yang kesabarannya tidak dapat dikalahkan oleh (keinginan untuk melakukan) hal-hal yang haram dan disibukkan oleh hal-hal yang halal sehingga ia mensyukurinya. - [Apa Itu Syukur?](https://majulah-ijabi.org/apa-itu-syukur/) - syukur adalah kesadaran penuh bahwa segala nikmat berasal dari Allah, diucapkan dengan lisan, diresapi oleh hati, dan diwujudkan dalam amal. Ia bukan hanya kewajiban, tapi juga kunci bertambahnya nikmat. - [Nasihat Wali Faqih. (18)](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-18/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Tiga Perkara Termasuk Makârimul Akhlâq. Di antara perkara yang diwasiatkan Baginda Nabi saw. kepada Ali as.: يَا عَلِيُّ ثَلَاثُ خِصَالٍ مِنْ مَكَارِمِ الْأَخْلَاقِ تُعْطِي مَنْ حَرَمَكَ وَتَصِلُ مَنْ قَطَعَكَ وَتَعْفُو عَمَّنْ ظَلَمَكَ. Wahai Ali, tiga sifat/perkara termasuk dari akhlak yang mulia: memberi orang yang tidak - [Makna Shalawat](https://majulah-ijabi.org/makna-shalawat/) - Ketika seorang Muslim melantunkan Shalawat hendaknya ia menghadirkan makna hakikat bershalawat dan permohonannya kepada Allah agar Allah memuliakan dan meninggikan sebutan Baginda Nabi Muhammad saw... dengan juga ikut berperan aktif dalam memuliakan dan mengagungkan beliau saw... dan menjaga Agama dan Risalah beliau. - [Arba‘īn: Diplomasi Budaya di Jalan Najaf–Karbala](https://majulah-ijabi.org/arbain-diplomasi-budaya-di-jalan-najaf-karbala/) - Arba‘īn 2025 diperkirakan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Pemerintah Karbala memproyeksikan 25 juta peziarah akan memadati kota suci tersebut — naik dari sekitar 22 juta pada tahun sebelumnya. Dari Iran saja, lebih dari dua juta orang telah mendaftar secara resmi, dan totalnya diperkirakan mencapai empat juta peziarah. Angka ini menempatkan Arba‘īn sejajar dengan, bahkan melampaui, acara publik terbesar di dunia modern. - [Arbain Imam Husain as: Mata Rantai Penghubung Asyura dan Mahdawiyah](https://majulah-ijabi.org/arbain-imam-husain-as-mata-rantai-penghubung-asyura-dan-mahdawiyah/) - Asyura adalah awal gelombang kebangkitan. Asyura adalah puncak dari konfrontasi moral dan spiritual antara kebenaran yang diwakili Imam Husain as dan kebatilan yang diwakili Yazid bin Muawiyah. Tragedi ini adalah momen di mana prinsip “tidak tunduk pada tirani” menemukan bentuk paling murni. Dengan mengorbankan keluarga, sahabat, dan dirinya, Imam Husain menegaskan bahwa kebenaran lebih berharga dari kehidupan itu sendiri. - [Doa Imam Al Husein as. Di Pagi Hari Asyura](https://majulah-ijabi.org/doa-imam-al-husein-as-di-pagi-hari-asyura/) - Betapa banyak kesusahan yang membuat hati menjadi lemah, akal tumpul dan lemah mencari jalan keluar, teman menjadi pengkhianat, dan musuh menjadi sorak gembira, aku serahkan semua itu kepada-Mu dan aku adukan kepada-Mu, karena aku mengharapkan-Mu dan tidak mengharapkan selain-Mu, maka Engkau hilangkan kesusahan itu dariku, Engkau angkat kesulitan itu, dan Engkau cukupkan aku. - [Kesaksian Mengejutkan Ibnu Hajar Al Asqalâni akan Kebenaran Mazhab Syi'ah](https://majulah-ijabi.org/kesaksian-mengejutkan-ibnu-hajar-al-asqalani-akan-kebenaran-mazhab-syiah/) - Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI) Satu-satunya Mazhab dalam Islam memiliki konsep bahwa: Bumi tidak akan pernah sunyi dari pribadi yang menjadi Hujjah Allah untuk menegakkan Kebenaran. Sedangkan konsep yang demikian tidak dimiliki oleh Mazhab Ahlu Sunnah (Aswaja). Bahkan mereka hampir tidak mengenalnya. Tetapi, di sini, Ibnu Hajar Al Asqalâni -tokoh - [Tuhan, Semesta dan Sains: Menelusuri Tafsir Ian Barbour dan Alister McGrath tentang Jejak Tuhan dalam Sains](https://majulah-ijabi.org/tuhan-semesta-dan-sains-menelusuri-tafsir-ian-barbour-dan-alister-mcgrath-tentang-jejak-tuhan-dalam-sains/) - Oleh: Dr. Syafinuddin Al-Mandari (Koordinator Divisi Riset dan Kegiatan Ilmiah ICC Jakarta) Dalam dunia modern yang sering mengontraskan sains dan iman, dua nama besar muncul sebagai jembatan pemikiran yang kokoh antara kedua ranah itu: Ian G. Barbour dan Alister E. McGrath. Keduanya tak hanya terlatih secara ilmiah—Barbour dalam fisika, McGrath dalam biokimia—tetapi juga mendalami teologi - [Silaturahmi SEKODI Bandung dan IJABI: Menggali Kisah Kartini Penjaga Toleransi Agama](https://majulah-ijabi.org/silaturahmi-sekodi-bandung-dan-ijabi-menggali-kisah-kartini-penjaga-toleransi-agama/) - Bandung, 9 Agustus 2025 — Suasana hangat dan penuh semangat dialog mewarnai pertemuan antara Sekolah Damai Indonesia (SEKODI) Bandung dan Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) di Sekretariat IJABI, Sabtu siang. - [Apa Itu Ilmu?](https://majulah-ijabi.org/apa-itu-ilmu/) - Ilmu bukan hanya tentang buku, kuliah, atau gelar. Ia adalah cahaya yang menghubungkan manusia dengan kebenaran. Ibn ‘Arabi mengajarkan bahwa ilmu sejati lahir dari hati yang bersih. Khawjah Al-Anshari mengingatkan bahwa puncak ilmu adalah mengenal Allah. Dan Al-Ghazali menegaskan bahwa ilmu harus membuahkan amal. - [Kolaborasi IJABI, ICC Jakarta, dan PUSKABI Luncurkan Program NGOBRAS : Ngobrolin Agama dan Sains sebagai Diskusi Rutin Bulanan](https://majulah-ijabi.org/kolaborasi-ijabi-icc-jakarta-dan-puskabi-luncurkan-program-ngobras-ngobrolin-agama-dan-sains-sebagai-diskusi-rutin-bulanan/) - Sebuah terobosan dialog intelektual hadir dari kolaborasi IJABI, ICC Jakarta, dan Pusat Kajian Peradaban Baru Islam (PUSKABI) melalui peluncuran program diskusi rutin bulanan bertajuk NGOBRAS: Ngobrolin Agama dan Sains. - [Apa itu Yakin?](https://majulah-ijabi.org/apa-itu-yakin/) - Dalam hidup yang penuh ketidakpastian, kita sering mencari sesuatu yang benar-benar kokoh untuk menjadi pegangan. Dalam bahasa agama, pegangan itu disebut yakin — kondisi hati dan akal yang mantap, tanpa goyah, terhadap kebenaran sesuatu. Yakin bukan sekadar “percaya” biasa. Ia adalah kejelasan batin yang tidak tergoyahkan oleh keraguan, godaan, atau perubahan zaman. - [Apa Itu Iman?](https://majulah-ijabi.org/apa-itu-iman/) - kata iman. Di sekolah, di masjid, di media sosial, bahkan dalam percakapan santai sehari-hari. Tapi pernahkah kita benar-benar bertanya: Apa sebenarnya arti iman? Bukan sekadar sebagai istilah keagamaan, tapi sebagai kekuatan hidup yang mengakar dalam hati dan mendorong tindakan. Secara bahasa, iman berarti tashdiq—percaya, membenarkan. Namun dalam Islam, iman bukan hanya percaya secara pasif, melainkan kepercayaan aktif yang mengubah cara pandang, sikap, dan tindakan seseorang. Iman adalah keyakinan yang hidup dan menghidupkan - [Aku Si Kecil Yang Kau Pelihara](https://majulah-ijabi.org/aku-si-kecil-yang-kau-pelihara/) - Alkisah seekor lalat yang hinggap di sehelai jerami di sungai, lalu membayangkan dirinya sebagai kapten yang mengendalikan kapal. Ia lupa bahwa jerami itu hanyut oleh arus, bukan oleh kekuatannya. Ketika angin menerpa, lalat itu tersadar akan kelemahannya. Kisah ini menegaskan bahwa ego manusia, seperti lalat, sering membesar-besarkan diri. Pengakuan ٱلصَّغِيرُ dalam doa adalah langkah menuju kesadaran akan ketergantungan mutlak pada Tuhan, sebagaimana lalat hanya hidup oleh kehendak arus ilahi. Eksistensialisme melihat iman sebagai “lompatan ke dalam absurd,” sebuah tindakan paradoksal di mana manusia menyerahkan diri kepada Tuhan meski dihadapkan pada ketidakpastian. Dalam doa ini, pengakuan أَنَا ٱلْمُذْنِبُ (aku yang berdosa) mencerminkan keberanian untuk menghadapi kelemahan diri, namun tetap berharap pada rahmat Tuhan (ٱلْوَهَّابُ). Iman bukanlah kepastian logis, melainkan keberanian untuk mempercayai kasih Tuhan di tengah pengakuan dosa. - [Satu Kebahagiaan Menurut Al-Hallaj Di Tepi Sungai Tigris](https://majulah-ijabi.org/satu-kebahagiaan-menurut-al-hallaj-di-tepi-sungai-tigris/) - Al-Hallaj, atau Husain bin Mansur al-Hallaj (858–922 M), adalah sosok sufi yang kontroversial namun penuh pesona. Ia dikenal sebagai “martir cinta ilahi” karena keberaniannya mengungkapkan pengalaman spiritualnya secara terbuka, yang pada akhirnya membawanya pada eksekusi di Baghdad. Kepribadiannya mencerminkan perpaduan antara keberanian, kerendahan hati, dan kerinduan mendalam kepada Allah. Ia bukan hanya seorang mistikus, tetapi juga seorang penyair, teolog, dan pengelana yang menjelajahi dunia untuk menyebarkan cinta ilahi. Namun, pernyataannya yang terkenal, “Ana al-Haqq” (Aku adalah Kebenaran), dianggap sebagai penghujatan oleh sebagian ulama ortodoks, meskipun dalam konteks sufistik, ini adalah ekspresi dari peleburan diri dalam kehadiran Allah. - [Membangun Dialog Antar Iman: Kunjungan FKUB Tanatoraja ke DIAN Interfidei Yogyakarta](https://majulah-ijabi.org/membangun-dialog-antar-iman-kunjungan-fkub-tanatoraja-ke-dian-interfidei-yogyakarta/) - Acara dibuka dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang pendeta dari Gereja Pantekosta, menandai awal kegiatan dengan semangat kekhusyukan dan persaudaraan lintas iman. Sambutan pertama datang dari perwakilan Tanatoraja yang menyampaikan bahwa masyarakat Toraja dikenal dengan semangat kerukunannya, tanpa sejarah invasi ataupun konflik bernuansa agama. FKUB Yogyakarta dan tokoh masyarakat RW 30 turut menyambut dengan menyoroti bagaimana toleransi tumbuh secara organik di tengah kehidupan masyarakat Jogja. - [Pralaya](https://majulah-ijabi.org/pralaya/) - Kematian 1.373 warga Palestina yang dilaporkan saat menunggu bantuan kemanusiaan di Gaza bukan sekadar deretan angka tragis. Angka-angka itu adalah potret paling telanjang dari sebuah tatanan kekuasaan yang mengatur kehidupan dan kematian secara sistematis. Sejak akhir Mei 2025, setiap antrian panjang untuk bantuan bukan lagi simbol harapan, tetapi perpanjangan dari sebuah struktur kekerasan yang telah menjadikan tubuh manusia sebagai objek dalam permainan kuasa. Di titik inilah kita menyaksikan pralaya, bukan hanya sebagai kehancuran fisik, melainkan sebagai kehancuran makna tentang kemanusiaan itu sendiri. - [Imam Hasan as, Duka di Pihak Kebenaran, Luka di Pihak Ketulusan](https://majulah-ijabi.org/imam-hasan-as-duka-di-pihak-kebenaran-luka-di-pihak-ketulusan/) - Imam Hasan as bukan hanya dituduh sebagai “lemah”, tapi juga dituduh cinta dunia. Ada yang menyebarkan cerita bahwa ia melakukan perjanjian damai (sulh) dengan Muawiyah karena tergoda harta. Bahkan lebih jauh lagi, disebutkan bahwa beliau menerima uang suap dan terus-menerus meminta uang kepada Muawiyah. - [Rukun Iman dan Rukun Islam: Rumusan yang Tidak Tunggal](https://majulah-ijabi.org/rukun-iman-dan-rukun-islam-rumusan-yang-tidak-tunggal/) - Sejak kecil, mayoritas umat Islam hanya dikenalkan bahwa rukun iman itu enam dan rukun Islam itu lima. Kita menghafalnya secara urut karena itulah yang diajarkan secara resmi di sekolah, masjid, hingga buku pelajaran agama. Namun, seiring bertambahnya wawasan dan kedalaman kajian, muncul pertanyaan penting: Apakah rumusan itu bersifat baku? Apakah enam dan lima itu satu-satunya cara Nabi Muhammad menjelaskan inti ajaran Islam? - [Antara Agama, Filsafat, dan Sains: Menyatu dalam Pencarian Makna Hidup](https://majulah-ijabi.org/antara-agama-filsafat-dan-sains-menyatu-dalam-pencarian-makna-hidup/) - Dalam kehidupan modern yang serba cepat dan penuh informasi, manusia dihadapkan pada berbagai pertanyaan. Untuk menjawabnya, manusia tidak hanya mengandalkan satu pendekatan saja, melainkan memadukan berbagai jalan—agama, filsafat, dan sains. Tiga pendekatan ini tampak berbeda, bahkan kadang dianggap saling bertentangan. Tapi jika kita pahami dengan jernih, ketiganya justru bisa saling melengkapi. Masing-masing punya peran unik dalam membantu manusia memahami realitas, dunia, dirinya sendiri, dan makna hidupnya. - [Rumah Yang Dirampas Dan Jalan Lain Untuk Palestina](https://majulah-ijabi.org/rumah-yang-dirampas-dan-jalan-lain-untuk-palestina/) - Sejak 1948, setelah terjadinya arus masuknya ratusan ribu orang Yahudi ke Palestina atas dukungan Inggris, lebih dari 750.000 warga Palestina terusir dari tanahnya. Ratusan desa dihancurkan, identitas mereka dihapus dari peta. Tahun 1967, sisa wilayah Palestina—Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur—kembali diduduki. Kini, lebih dari 700.000 pemukim Yahudi tinggal di permukiman ilegal yang tersebar di tanah yang seharusnya menjadi milik bangsa Palestina. - [Ini Cuma Sumbangan Kemarahan Untuk Saling Menguatkan](https://majulah-ijabi.org/ini-cuma-sumbangan-kemarahan-untuk-saling-menguatkan/) - "Dulu saya pikir hanya sebagian Yahudi yang Zionis. Tapi, setelah bertemu para agamawan Yahudi secara langsung, saya mau bilang bahwa semua Yahudi itu Zionis" Pernyataan itu sudah pasti berlebihan. Dan yang mengucapkannya juga adalah seorang anak muda yang tidak menutupi rasa kesalnya. Dia baru diundang selama sebulan untuk sebuah dialog antar-iman di pusat peradaban Barat. Dan dia dapati bahwa agamawan Yahudi yang hadir tak banyak beda dengan apa yang selama ini dia ketahui tentang orang-orang Zionis. Kaku, keras, congkak, dan merendahkan. - [Apa Itu Agama?](https://majulah-ijabi.org/apa-agama-itu/) - Agama umumnya berakar pada keyakinan bahwa ada realitas tertinggi, yang sering disebut Tuhan, Allah, Sang Pencipta, atau Yang Maha Esa. Dalam pandangan ini, Tuhan bukan hanya pencipta alam semesta, tapi juga penuntun moral dan tujuan hidup. Agama menjadi jembatan antara manusia dan Tuhan — bagaimana manusia bisa mengenal, mencintai, dan taat kepada-Nya. - [Apa Itu Filsafat?](https://majulah-ijabi.org/apa-itu-filsafat/) - Filsafat berasal dari bahasa Yunani, philosophia, yang berarti “cinta akan kebijaksanaan”. Filsafat bukan tentang menghafal teori-teori rumit atau berdiskusi dalam ruang kelas semata. Lebih dalam dari itu, filsafat adalah cara manusia mencari makna, kebenaran, dan arah hidup. - [Keutamaan Bershalawat Di Malam dan Hari Jum'at](https://majulah-ijabi.org/keutamaan-bershalawat-di-malam-dan-hari-jumat/) - عَنْ الْإِمَامِ الْبَاقِرِ (عَلَيْهِ السَّلَامُ): مَا مِنْ شَيْءٍ يُعْبَدُ اللَّهُ بِهِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ. Dari Imam Baqir as. : Tidak sesuatu pun yang Allah disembah dengannya pada hari Jumat yang lebih aku cintai daripada bershalawat kepada Muhammad dan keluarga suci Muhammad. - [Tata Cara Shalat Wahsغah](https://majulah-ijabi.org/tata-cara-shalat-wahysah/) - Saat seorang mukmin meninggal dunia, kita disunahkan melakukan shalat lailatul dafn (malam penguburan) yang juga sering disebut shalat hadiah atau shalat wahsyah (rasa takut). Manfaat shalat ini adalah meringankan rasa takut hamba Allah itu di malam pertama di liang lahat. Shalat dua rakaat ini dilaksanakan pada malam pertama mayat dikuburkan, dan lebih baiknya selepas shalat Isya. Rakaat - [Bahagia Itu Bukan Soal Punya Apa, Tapi Hidup untuk Apa](https://majulah-ijabi.org/bahagia-itu-bukan-soal-punya-apa-tapi-hidup-untuk-apa/) - Albert Einstein pernah mengingatkan kita soal satu hal penting: jangan cuma mencari bahagia dari luar. Cobalah balik ke dalam diri sendiri—cari tahu apa sebenarnya tujuan hidup kita. Soalnya, tujuan hidup itu yang bikin hidup kita terasa berarti. Dia yang memberi arah, memberi semangat, dan jadi alasan kenapa kita tetap bangkit walau lagi jatuh. Beda sama barang-barang yang bisa rusak atau orang yang bisa pergi, tujuan hidup itu ikut tumbuh bareng jiwa kita. Selama kita masih terhubung dengan tujuan itu—entah itu ingin bantu orang lain, ingin terus belajar, ingin menciptakan sesuatu, atau ingin jadi pribadi yang berguna—kita akan tetap merasa utuh. Bahkan di saat hidup lagi berat-beratnya, kita tahu: kita bangun pagi ini karena ada sesuatu yang layak diperjuangkan. - [Merawat Indonesia dengan Cinta: Seruan Bersama untuk Menjaga Hak Beribadah dan Persatuan Bangsa](https://majulah-ijabi.org/merawat-indonesia-dengan-cinta-seruan-bersama-untuk-menjaga-hak-beribadah-dan-persatuan-bangsa/) - Majulah-IJABI.org – Jakarta, 31 Juli 2025 Di tengah meningkatnya tindakan intoleransi yang mengancam sendi-sendi kebangsaan, Konsorsium #MerawatDuniadenganCinta menyampaikan pernyataan sikap dan komitmen bersama demi menjaga hak beribadah dan merawat persatuan Indonesia. Pernyataan ini lahir sebagai tanggapan atas maraknya pelanggaran terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB) yang kembali mencuat, terutama pasca perusakan Rumah Doa di Padang - [Menyatu Dalam Cahaya Yang Sama](https://majulah-ijabi.org/menyatu-dalam-cahaya-yang-sama/) - Oleh Ahmad M. Sewang Jikalah Katolik dan Protestan bisa berdamai, mengapa kita—yang bersyahadat sama berkiblat sama dan Al-Qur'an sama—masih bersilang tanpa usai? Jika di Barat lonceng dan kidung bisa berdampingan, mengapa azan dan zikir kita masih saling mempertanyakan? Sunni dan Syiah, dua aliran dari pohon yang satu, tumbuh dari tanah kenabian, disirami air wahyu dan - [Keberanian Bernuansa Bashîrah](https://majulah-ijabi.org/keberanian-bernuansa-bashirah/) - Dilaporkan bahwa Anas bin an Nadhr -paman Anas bin Malik- berkisah: Aku memergoki Umar bin Al Khaththab dan Thalhah bin Ubaidullah bersama beberapa orang dari kalangan Muhajirin dan Anshar. Mereka telah meletakkan senjata mereka. Ia berkata kepada mereka: Apa yang menjadikan kalian duduk menyerah(kan) diri di sini? Mereka : Muhammad Rasulullah telah terbunuh. Ia berkata: Lalu apa yang akan kalian lakukan dengan hidup setelah kematiannya? Bangkitlah! Dan matilah sebagaimana Rasulullah mati. - [Apa Itu Sains?](https://majulah-ijabi.org/apa-itu-sains/) - Mengapa sains penting? Bayangkan hidup tanpa listrik, internet, atau vaksin. Semua itu lahir dari proses ilmiah yang panjang. Sains membantu kita hidup lebih sehat, lebih nyaman, dan lebih aman (Sagan, 1995). Ia memberi kita kemampuan untuk mengatasi masalah—dari penyakit hingga perubahan iklim. Tapi bukan hanya soal teknologi. Sains juga melatih kita untuk berpikir kritis, jujur pada data, dan terbuka terhadap bukti baru. Nilai-nilai ini penting, bukan hanya di laboratorium, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. - [Nasihat Wali Faqih (17)](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-17/) - Telah diriwayatkan dari Nabi saw. beliau bersabda: إِيَّاكُمْ وَالشُحَّ، فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِالشُحِ، أَمَرَهُمْ بِالْبُخْلِ فَبَخِلُوا، وَأَمَرَهُمْ بِالظُّلْمِ فَظَلَمُوا، وَأَمَرَهُمْ بِالْقَطِيعَةِ فَقَطَعُوا. Berhati-hati kalian dan jauhilah sifat kikir, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian telah binasa karena sifat kikir. Sifat kikir itu memerintahkan mereka untuk berlaku kikir, maka mereka pun berlaku kikir. Sifat kikir itu juga memerintahkan mereka untuk berlaku dzalim, maka mereka pun berlaku dzalim. Dan sifat kikir itu memerintahkan mereka untuk memutuskan silaturahmi, maka mereka pun memutuskan silaturahmi. - [Prayitna](https://majulah-ijabi.org/prayitna/) - Perang propaganda yang menyelimuti Iran bekerja seperti jaring halus yang dirancang untuk mencekik wacana alternatif. Narasi tentang ancaman nuklir bukanlah refleksi kekhawatiran keamanan murni, tetapi instrumen wacana yang membentuk opini publik dunia agar menerima agresi sebagai kebutuhan moral. Ketakutan ini diproduksi melalui repetisi simbolik: Iran bukan hanya negara dengan ambisi teknologi, melainkan ancaman eksistensial. Dalam mekanisme ini, istilah “nuclear rival” diputarbalikkan menjadi dalih etis bagi isolasi, sanksi, dan persiapan perang. Di baliknya, ada bayang-bayang kekuatan yang ingin memastikan tidak ada pusat kekuasaan independen di Timur Tengah yang mampu menandingi poros hegemoni yang sudah dibentuk. - [Nasihat Wali Faqih (16)](https://majulah-ijabi.org/nasihat-wali-faqih-16/) - Asy Syuhhu adalah gabungan dari kekikiran dan kerakusan. Maksudnya sesungguhnya seseorang mengumpulkan dan menyimpan harta dan perhiasan-perhiasan dunia untuk dirinya sendiri, dan tidak membelanjakan sedikitpun di jalan Allah. Seperti yang dibicarakan firman Allah -Ta'âlâ-: - [Manusia Bisa Mempengaruhi dan Mengendalikan Alam](https://majulah-ijabi.org/manusia-bisa-mempengaruhi-dan-mengendalikan-alam/) - Alam menyediakan segala kebutuhan manusia: udara, air, makanan, energi, dan keindahan. Hutan memberikan oksigen, laut memberikan ikan, dan matahari menyinari bumi agar tanaman bisa tumbuh. Namun, hubungan ini bukan satu arah. Manusia tidak hanya menerima, tetapi juga mengolah dan mengarahkan alam demi memenuhi kebutuhan dan kenyamanan hidup. - [Satya](https://majulah-ijabi.org/satya/) - Ada momen ketika kenyamanan mencapai titik di mana ia tidak lagi melindungi, melainkan membunuh perlahan. Dalam ruang itu, kebenaran menjadi satu-satunya obat pahit. Namun, obat pahit ini tidak pernah terasa manis di awal. Orang yang terlalu mencintai kenyamanan tidak melihat kebenaran sebagai penyembuh, melainkan sebagai algojo. Ironinya, dalam kebencian terhadap kebenaran, manusia justru menutup pintu pada kebebasan sejati. Sebab kebebasan hanya lahir ketika kita berani berdiri di hadapan realitas tanpa penyangkalan. - [Gradasi Wujud, Gerakan Transubstansial, Pengampunan Dosa dan Penghapusan Amal](https://majulah-ijabi.org/gradasi-wujud-gerakan-transubstansial-pengampunan-dosa-dan-penghapusan-amal/) - Apakah dosa akan abadi? Dan jika demikian, apa makna pengampunan Tuhan? Apakah amal baik akan kekal? Dan jika demikian, apa makna penghapusan amal? Pertanyaan-pertanyaan ini menggema bukan hanya dari relung batin yang haus makna, tetapi juga dari palung metafisika terdalam: apakah yang berwujud dan berefek bisa lenyap begitu saja? Apakah ada "hapus" dalam realitas ontologis? Dalam Hikmah Muta‘āliyah, Mulla Sadra memaparkan satu prinsip kunci: wujud bukan sesuatu yang statis, melainkan gradasional (tasykīk al-wujūd) dan bergerak secara transubstansial (harakah jawhariyyah). Segala yang ada, dari batu, pohon, jiwa, hingga malaikat, bukanlah titik-titik beku, melainkan gerak yang mengalir dalam keberadaan, dari satu bentuk ke bentuk lain, dari satu eksistensi ke eksistensi lain, dari satu kegelapan ke cahaya, atau sebaliknya. - [Antara Kebenaran dan Kebaikan](https://majulah-ijabi.org/antara-kebenaran-dan-kebaikan/) - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering terjebak dalam dilema moral yang klasik: Apakah kita harus mengatakan kebenaran walau menyakitkan, atau memilih diam demi menjaga kebaikan hati orang lain? Pertanyaan ini tampaknya sederhana, tetapi memiliki akar yang dalam dalam diskursus etika, teologi, dan filsafat moral Islam. - [Ketika Dahi Menyentuh Tanah Karbala](https://majulah-ijabi.org/ketika-dahi-menyentuh-tanah-karbala/) - Banyak pertanyaan dan pernyataan tentang sujud di atas tanah Karbala. Baik yang memang bertanya dengan tulus karena ketidaktahuan dan ada juga dengan pertanyaan yang memang untuk mengejek dan menertawakan yang dibarengi dengan pernyataan penyesatan. - [Catatan ringkasan pengajian Ahad Allahyarham K.H. Jalaluddin Rakhmat di Masjid Al-Munawwarah](https://majulah-ijabi.org/catatan-ringkasan-pengajian-ahad-allahyarham-k-h-jalaluddin-rakhmat-di-masjid-al-munawwarah/) - Manusia yang mengenal hakikat ujian, lalu bersabar bahkan bersyukur, maka ia telah mengubah "derita ujian" menjadi "nikmat ujian". Barang siapa meridhai ketetapan-Nya, mensyukuri nikmat-Nya, dan bersabar atas ujian dari-Nya, maka Allah akan golongkan ia sebagai orang yang lurus imannya. - [Antara Kepandaian dan Kebijaksanaan: Dua Hal yang Tak Selalu Berjalan Bersama](https://majulah-ijabi.org/antara-kepandaian-dan-kebijaksanaan-dua-hal-yang-tak-selalu-berjalan-bersama/) - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali kagum pada orang yang pandai: cepat menangkap pelajaran, lancar berbicara, atau ahli dalam menyelesaikan persoalan teknis. Mereka adalah para juara kelas, peraih nilai tinggi, pemecah teka-teki rumit. Namun, tak jarang pula kita bertemu dengan orang yang meskipun tidak terlalu menonjol secara akademik, tapi perkataannya menenangkan, nasihatnya menuntun, dan keputusannya bijak. Ia mungkin tak sepandai ilmuwan, tapi hidupnya damai, tindakannya adil, dan tutur katanya membuat kita merenung. Di situlah letak perbedaan antara kepandaian dan kebijaksanaan. - [Al-Azhar, Gaza, dan Ujian Kebebasan Bersuara dalam Dunia Islam](https://majulah-ijabi.org/al-azhar-gaza-dan-ujian-kebebasan-bersuara-dalam-dunia-islam/) - Namun, baru-baru ini, menara itu tampak terguncang oleh badai politik: Grand Syekh Al-Azhar, Ahmad al-Tayyeb, mencabut pernyataannya yang semula tegas terhadap Israel sebagai pelaku genosida dan kelaparan sistematis di Gaza. Dunia pun bertanya-tanya: mengapa suara moral sebesar itu tiba-tiba terdiam? Gaza adalah luka terbuka dalam nurani umat manusia. Agresi militer Israel yang membombardir rumah sakit, kamp pengungsian, sekolah, hingga masjid bukanlah sekadar statistik kematian. Ia adalah jeritan panjang anak-anak yang kehilangan orang tua, tangisan ibu-ibu yang menggali puing-puing untuk menemukan jasad anaknya, dan penderitaan jutaan jiwa yang bahkan tak tahu apakah esok hari mereka masih bisa makan. - [Memahami Tragedi Karbala melalui Psikologi](https://majulah-ijabi.org/memahami-tragedi-karbala-melalui-psikologi/) - Tragedi Karbala mengguncang jantung peradaban Islam. Menorehkan nokta Hitam dalam bentangan sejarah Islam. Tragedi Karbala menjadi saksi sisi brutalitas mereka yang mengklaim diri Islam. Peninggalan Nabi pembawa agama itu dibantai dan dipenggal. Tragedi Karbala, disisi lain, menjadi saksi kisah heroisme Al Husain dan pasukannya. Cucu sang Nabi itu menujukkan keberanian dan kesabaran tiada tara. Tak ada keraguan pada kebenaran misi yang dibawahnya. - [Filosofi Kehidupan: Antara Pencarian Makna dan Tujuan Keberadaan](https://majulah-ijabi.org/filosofi-kehidupan-antara-pencarian-makna-dan-tujuan-keberadaan/) - Oleh Mohammad Adlany, Ph.D., Anggota Dewan Syura IJABI Setiap orang hidup. Tapi tidak semua orang sadar mengapa dan untuk apa ia hidup. Filosofi kehidupan adalah upaya manusia untuk memahami makna, tujuan, dan arah dari keberadaannya sendiri. Ia bukan sekadar wacana akademik, tetapi cermin dari kegelisahan paling dalam manusia: "Siapa aku? Dari mana aku datang? Ke - [Mengenalkan Palestina pada Anak](https://majulah-ijabi.org/mengenalkan-palestina-pada-anak/) - Hampir setiap hari saya melihat postingan tentang Palestina, dan hampir setiap melihat postingan itu saya menangis. Si kecil yang bulan ini genap berusia 5 tahun pun memperhatikan saya. Biasanya dia akan menyeka air mata saya lalu memeluk. Selanjutnya ia akan bertanya kenapa saya menangis. - [Hadiqah Al Adab Al 'Arabi](https://majulah-ijabi.org/hadiqah-al-adab-al-arabi/) - Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad satu di antara tokoh terkemuka Sadah Keluarga Besar Ba Alawi yang pengaruh ajaran dan bimbingannya sangat nyata di kalangan kaum Muslimin, khususnya di negeri kelahiran beliau dan berbagai negara Islam, tidak terkecuali Negeri Tercinta Indonesia. - [Palestina telah Berhasil Mengubahku](https://majulah-ijabi.org/palestina-telah-berhasil-mengubahku/) - Genosida mengubah cara pandang saya terhadap kehidupan. Juga termasuk bagaimana saya harus bersikap. Palestina mengajarkan saya banyak hal, dan tentu saja, mengubah saya. Berikut adalah perubahan yang terjadi pada diri saya karena Palestina: - [Perang yang Tidak Diinginkan](https://majulah-ijabi.org/perang-yang-tidak-diinginkan/) - Namun tidak di Palestina. Tenda mereka bocor, atap yang terbuat dari selimut atau kain menjadi basah semua. Di sela-sela kehausan yang melanda, hujan memberi air minum bagi mereka. Hujan mendatangkan air untuk mandi, minum, makan, dan mencuci. Namun hujan juga membuat mereka tak bisa tidur. Baik di kasur maupun di pasir, semua basah. Bisakah kita membayangkan betapa sulitnya mereka hidup? - [Sejauh Mana Indonesia Mencapai Kedaulatan Digital?](https://majulah-ijabi.org/sejauh-mana-indonesia-mencapai-kedaulatan-digital/) - Data yang berasal dari aktivitas sehari-hari kita (klik, gesekan layar, suara, lokasi) dikumpulkan bisa tanpa izin, diolah dengan algoritma, dan dijual untuk memprediksi serta memengaruhi perilaku kita di masa depan. Kapitalisme pengawasan, menurut Zuboff, adalah kudeta epistemik. Kudeta ini bukan menggulingkan negara, melainkan menggulingkan kedaulatan pengetahuan publik. - [Filosofi Wahyu Ilahi: Ketika Langit Berbicara kepada Bumi](https://majulah-ijabi.org/filosofi-wahyu-ilahi-ketika-langit-berbicara-kepada-bumi/) - Pernahkah kita merenung, dari mana sebenarnya manusia tahu tentang makna hidup, tujuan keberadaan, atau arah moral yang benar? Di tengah keterbatasan akal dan pengalaman, muncul satu sumber pengetahuan yang mengklaim berasal dari luar jangkauan manusia—wahyu ilahi. Inilah yang menjadi perhatian utama dalam filosofi wahyu, sebuah cabang reflektif yang mencoba memahami hakikat pesan langit kepada manusia bumi. - [Filosofi Akal: Jalan Terang Menuju Kebenaran](https://majulah-ijabi.org/filosofi-akal-jalan-terang-menuju-kebenaran/) - Apa yang membedakan manusia dari makhluk lainnya? Jawaban yang paling sering disebut adalah akal. Tapi, apa sebenarnya akal itu? Dari mana asal kekuatannya? Dan mengapa sepanjang sejarah, para filsuf begitu terpesona oleh perannya? Dalam artikel ini, kita akan menyelami filosofi akal secara sederhana namun mendalam. Tujuannya adalah mengenalkan kembali salah satu anugerah paling luar biasa yang dimiliki manusia: akal sebagai cahaya penuntun dalam memahami kehidupan, alam semesta, bahkan Tuhan itu sendiri. - [Rethinking Jahil bil Akhirah: Semakin Ukhrawi Semakin Membumi](https://majulah-ijabi.org/rethinking-jahil-bil-akhirah-semakin-ukhrawi-semakin-membumi/) - Sesungguhnya Allah Ta‘ala membenci orang-orang yang pandai dalam urusan dunia, namun bodoh dalam urusan akhirat (Shahih al-Jami’, nomor 1879) Hadis tersebut bukan berarti mengajak kita untuk meninggalkan segala sesuatu yang berkaitkan dengan materi, menjauhi segala keduniawian, lalu hanya fokus beribadah ritual dan menghadiri majelis ilmu-ilmu agama. Bukan pula mengecam orang-orang yang menekuni profesi dan bidang lain, bisnis, mendalami ilmu-ilmu sains, sosial, politik, ekomoni, humaniora, dan lain sebagainya. Tidak ada yang salah dengan semua ini. Justru agama sangat mengapresiasi kalau semua ini menjadi perantara yang dapat menghasilkan kebaikan dan kebermanfaatan untuk sesama makhluk-Nya, dan mengantarkan pada tujuan hidup kita yang sejati. - [Dua Sayap, Satu Perjalanan: Silaturahmi IJABI di Musda ABI Jepara](https://majulah-ijabi.org/dua-sayap-satu-perjalanan-silaturahmi-ijabi-di-musda-abi-jepara/) - Bukan daftar kehadiran yang membuat Musda ini layak dikenang, melainkan peristiwa simbolik yang terjadi di tengah-tengah forum. Dalam suasana khidmat, Kistiyono menyampaikan langsung pesan silaturahmi dari Kiai Miftah Fauzi Rahmat, Ketua Dewan Syura IJABI sekaligus salah satu pemikir terkemuka Syiah Indonesia. - [Syahadahnya Sang Cahaya Kebenaran yang Mengguncang Kezaliman](https://majulah-ijabi.org/syahadahnya-sang-cahaya-kebenaran-yang-mengguncang-kezaliman/) - Imam Sajjad as terkenal akan akhlak mulianya. Ia melampaui standar akhlak yang dikenal manusia. Kebaikannya, kelembutannya terhadap manusia, tawadhu (rendah hati), ibadah, sedekah, zuhud, pemaaf, sabar dan kepasrahannya kepada Allah menjadikannya cahaya petunjuk yang abadi. - [Mengapa Bumi Tidak Hancur Berkecai?](https://majulah-ijabi.org/mengapa-bumi-tidak-hancur-berkecai/) - Bumi berputar seperti penari flamenco yang penuh semangat, 1.674 km per jam di garis khatulistiwa. Andaikan putaran ini berhenti seketika, semua benda di permukaan akan terlempar seperti kelereng. Namun gravitasi—sang penjaga tak terlihat—memeluk kita erat, menjaga kita tetap di tempat yang seharusnya. Tak hanya berputar, Bumi juga mengelilingi Matahari dalam lintasan elips, kadang mendekat hingga 147 juta km (perihelion), kadang menjauh hingga 152 juta km (aphelion), dengan kecepatan menakjubkan: 107.280 km/jam. - [Filosofi Kenabian: Jalan Cahaya dari Langit ke Bumi](https://majulah-ijabi.org/filosofi-kenabian-jalan-cahaya-dari-langit-ke-bumi/) - Mulla Sadra, dalam filsafatnya, menekankan bahwa kenabian adalah hasil dari kesucian jiwa dan kekuatan spiritual yang melampaui batas dunia materi. Kenabian bukan sekadar pemberian, tapi juga buah dari perjalanan spiritual dan pencapaian eksistensial. Filosofi kenabian tidak hanya menyoal dimensi metafisik, tapi juga menyoroti peran sosial-politik nabi. Seorang nabi hadir untuk: menghapus kezaliman, membangun masyarakat adil, dan menghidupkan kesadaran kolektif akan Tuhan dan sesama. - [Mustad‘afin](https://majulah-ijabi.org/mustadafin/) - Ayatullah Khamene’i menegaskan bahwa para nabi tidak muncul dari kalangan penguasa, melainkan dari “lapisan sosial yang tertindas dan terpinggirkan”. Mereka tidak membawa janji surga kepada elite, tetapi membawa palu keadilan bagi mereka yang dilupakan sejarah. Dalam khutbah-khutbah Imam Ali, kenabian diposisikan sebagai proyek radikal pembebasan sosial. Imam Ali menyebut bahwa Allah mengutus para nabi “untuk menghidupkan kembali perjanjian fitrah” yang telah dikubur oleh kerakusan, penyembahan hawa nafsu, dan kekuasaan yang dipelintir. Maka tidak mengherankan bila para nabi justru lahir dari luka sejarah, dari kemiskinan, pengasingan, dan penderitaan. Mereka tidak dipanggil untuk menenangkan, tetapi untuk membangkitkan. - [Air Mata yang Menggugat: Dekonstruksi Bahasa dan Kuasa dalam Khutbah Ummu Kultsum](https://majulah-ijabi.org/air-mata-yang-menggugat-dekonstruksi-bahasa-dan-kuasa-dalam-khutbah-ummu-kultsum/) - Khutbah Ummu Kultsum bukan sekadar pidato historis, melainkan mahakarya yang bisa dibaca melalui berbagai lensa pemikiran Barat dan Islam. Dalam retorika Aristoteles, khutbah ini menguasai tiga unsur: logos (logika dakwaan), pathos (emosi tangisan), dan ethos (otoritas sebagai cucu Nabi). Ia juga memenuhi unsur tragedi Yunani: hamartia (kesalahan fatal penduduk Kufah), peripeteia (ironi pengkhianatan), dan katharsis (pemurnian emosi melalui ratapan). - [Sukainah Menulis dengan Air Mata Darah, Mengajarkan dengan Cahaya](https://majulah-ijabi.org/sukainah-menulis-dengan-air-mata-darah-mengajarkan-dengan-cahaya/) - Sukainah bukan hanya pewaris darah Ahlulbayt. Ia adalah pelanjut jalan ma‘rifah dan hikmah. Setelah kembali ke Madinah, ia tidak memilih diam dalam luka, tetapi menyalurkannya melalui puisi dan majelis ilmu. Di rumahnya, para penyair besar berkumpul, bukan untuk memuji dunia, tetapi untuk menundukkan kata di hadapan hakikat. Ia menjadi guru—mengoreksi, menilai, dan bahkan memberi penghargaan atas karya yang jujur dan tulus. Di sanalah puisi bukan hiburan, melainkan dzikir dan pelajaran. - [Pasca Keyakinan atas Eksistensi Tuhan](https://majulah-ijabi.org/pasca-keyakinan-atas-eksistensi-tuhan/) - Banyak orang berpikir bahwa perjalanan spiritual berhenti ketika seseorang sudah yakin bahwa Tuhan itu ada. Seakan-akan keyakinan akan eksistensi Tuhan adalah tujuan akhir dari pencarian spiritual manusia. Padahal, dalam pandangan banyak pemikir besar dan tradisi keagamaan, justru di titik itulah perjalanan sesungguhnya dimulai. - [Kaki yang Tergelincir di Jalan yang Kuduga Lurus](https://majulah-ijabi.org/kaki-yang-tergelincir-di-jalan-yang-kuduga-lurus/) - Namanya: Muslim bin Aqil. Ia bukan sekadar utusan. Ia adalah nyawa yang didelegasikan. Ia adalah cahaya yang dipinjam dari lentera kenabian. Orang-orang Kufah, yang selama ini terhimpit oleh kezaliman, menyambut kabar kedatangannya seperti padang gersang menyambut hujan pertama. Mereka berlari—ya, berlari!—ke rumah tempat ia menetap. Ada yang bilang di rumah Mukhtar bin Abi Ubaidah, ada pula yang berkata di kediaman Muslim bin Ausajah, pejuang tua yang setia. - [Morning Has Broken](https://majulah-ijabi.org/morning-has-broken/) - Matahari terbit bukan hanya lukisan di langit, ia adalah bagian dari tarian alam yang nyaris tak pernah kita sadari. Bumi yang berputar, miring pada porosnya dengan sudut yang tepat, memungkinkan cahaya menyapa kita dari ufuk timur setiap pagi. Di Gunung Bromo, dengan ketinggian 2.329 meter, kita seakan berdiri di panggung utama dari pertunjukan alam ini. Kaldera Tengger yang terselimut kabut dan debu vulkanik, berubah menjadi altar cahaya saat sang surya muncul. Warna-warna pagi adalah hasil dari fenomena Rayleigh scattering—gelombang cahaya biru terhambur, sementara warna-warna hangat tetap menyusup ke mata kita. Di Pantai Sanur, laut yang bening menjadi cermin bagi langit yang menyala, memperkuat kesan bahwa cahaya itu bukan hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam kesadaran kita. - [Fine Tuning: Jejak Tuhan Dalam Semesta](https://majulah-ijabi.org/fine-tuning-jejak-tuhan-dalam-semesta/) - Dari gemerlap galaksi, kita mengalir ke harmoni yang lebih halus, di mana setiap elemen semesta menari mengikuti partitur kosmik. Semua materi, dari bintang yang berkobar hingga debu kosmik, tertata rapi dalam Tabel Periodik Mendeleev, seolah setiap atom adalah nada dalam simfoni agung. Hidrogen, uranium, dan setiap elemen di antaranya diatur oleh jumlah proton, neutron, dan elektronnya, mematuhi aturan Model Standar fisika partikel dengan presisi yang menakjubkan. Elektron berputar, proton menjadi inti, dan neutron menjaga keseimbangan, menciptakan sidik jari cahaya—spektrum unik setiap zat yang terlihat melalui spektroskopi. - [Kebenaran Ilmiah tidak akan Final](https://majulah-ijabi.org/kebenaran-ilmiah-tidak-akan-final/) - Mengapa ilmu selalu berubah? Karena dunia ini terlalu kompleks. Setiap teori ilmiah lahir dari pengamatan terhadap realitas, tapi pengamatan manusia punya batas. Teknologi berkembang, alat ukur makin canggih, dan pengetahuan bertambah—sehingga kesimpulan hari ini bisa jadi diralat esok hari. - [Prof. Dr. Syafiq A. Mughni, M.A Jelaskan Posisi dan Hubungan Muhammadiyah dengan Iran](https://majulah-ijabi.org/syafiq-mughni-jelaskan-posisi-dan-hubungan-muhammadiyah-dengan-iran/) - MUHAMMADIYAH.OR.ID, SIDOARJO – Dalam upaya mendukung persatuan Islam dan melawan penindasan, serta mengangkat kehormatan dan memajukan kemanusiaan, Muhammadiyah membuka diri untuk bekerja sama dengan pihak manapun asal tidak merubah prinsip dasar seperti akidah dan tauhid. Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Syafiq A. Mughni, M.A dalam Pengajian Ahad pagi yang diselenggarakan - [MENUTUP DENGAN CAHAYA](https://majulah-ijabi.org/menutup-dengan-cahaya/) - cukup satu arah: menuju ridha-Nya, menuju damai yang tak mengenal prasangka. - [Abal-Fadhl: Bayangan Cahaya, Kesabaran Tanpa Batas, dan Keabadian Jiwa Perkhidmatan](https://majulah-ijabi.org/abal-fadhl-bayangan-cahaya-kesabaran-tanpa-batas-dan-keabadian-jiwa-perkhidmatan/) - Abbas adalah puncak dari falsafah kepengikutan pada Insan Kamil, kesetiaan, kesabaran, keberanian, kedermawanan, Cinta dan kasih sayang yang pernah ditulis oleh pena para filsuf dan diserukan oleh suara para nabi. Ia adalah kesabaran yang aktif dalam membela Insan Kamil dan kemanusiaan dan agama yang benar, keberanian yang hening, kesetiaan yang murni, perjuangan yang tak bercela. Ia sama sekali tak memerintah kerajaan seperti Marcus Aurelius, namun ia memerintah jiwanya dengan lebih sempurna. Ia tak menulis traktat seperti Seneca, tapi tubuh dan darahnya telah menulis kitab paling agung tentang makna hidup dan kehormatan. - [JALAN YANG TERPINGGIRKAN](https://majulah-ijabi.org/jalan-yang-terpinggirkan/) - Dalam literatur Sunni dan Syi‘ah tercatat hadis-hadis yang menunjukkan adanya relasi perolehan ilmu dengan laku spiritual, misalnya dari Rasulullah Muhammad SAW: “Siapa yang ikhlas menghamba kepada Allah selama 40 pagi, akan mengalir mata air hikmah dari hatinya menuju lisannya” (‘Uyun Akhbar al-Ridha, jilid 1, halaman 74). Juga diriwayatkan dari beliau SAW: “Seandainya kalian takut kepada Allah dengan sebenar-benarnya rasa takut, niscaya kalian mengetahui ilmu yang tak diiringi dengan kebodohan” (Ta’zhim Qadr al-Shalah, jilid 2, halaman 808). Diriwayatkan dari Imam Ja’far al-Shadiq as: “Siapa yang zuhud di dunia, Allah akan menancapkan/mengokohkan hikmah di dalam hatinya, yang dengan itu lisannya berucap, juga disingkapkan baginya apa saja aib-aib dan penyakit dunia dan obat penawarnya. Ia akan keluar dari dunia dalam keadaan selamat menuju Darus Salam” (Al-Kafi, jilid 2, halaman 128). Juga ditegaskan dalam hadis Imam Muhammad al-Baqir as: “Siapa yang mengamalkan ilmunya, Allah akan mengajarkan apa-apa yang belum ia ketahui” (A’lam al-Din, halaman 301). - [Ketika Tak Ada Lagi Aku: Abbas, Suluk, dan Kepasrahan yang Membakar Langit](https://majulah-ijabi.org/ketika-tak-ada-lagi-aku-abbas-suluk-dan-kepasrahan-yang-membakar-langit/) - Itulah Abbas. Ia bukan hanya singa Karbala, tapi juga tanah yang lapang, jiwa yang remuk dalam ridha, dan hati yang telah menjadi mukhbit. Maka tidak heran bila Imam menyebut namanya dalam ziarah, dan mendoakan kita semua kelak berkumpul bersamanya, fi manāzili al-mukhbitīn — di tempat tinggal orang-orang yang telah merobohkan keakuan mereka di hadapan Tuhan, dan yang dari kerendahan itulah, Allah angkat mereka setinggi langit. Dan, sesungguhnya, ini mengisyaratkan bahwa kita semua seharusnya mengikuti jejak ‘Abbas, dan berupaya dengan sekuat tenaga untuk menjadi mukhbitin yang rela mengorbankan segalanya untuk Kebenaran. - [Tidak Ada Ruang Netral](https://majulah-ijabi.org/tidak-ada-ruang-netral/) - Dalam sejarah Islam, yang kemudian diabadikan dalam Al Qur'an Al Karîm, ada dua model pemanfaatan simbol-simbol Agama, yang satu memanfaatkannya demi kepentingan jahat yang deduktif dan menyesatkan. Model kedua adalah pemanfaatan yang tulus dan bertanggung jawab serta bertujuan mulia demi meraih keridhaan Allah dan pahala abadi yang dijanjikan. - [Roz, si Lapar yang Diusir dari Dunia](https://majulah-ijabi.org/roz-si-lapar-yang-diusir-dari-dunia/) - Dalam satu kalimat, Roz telah mengungkapkan seluruh paradoks kemanusiaan yang porak-poranda di Gaza. Ia tidak meminta gencatan senjata, tidak meminta pengadilan internasional, tidak menyebutkan hak asasi atau negosiasi damai. Ia hanya lapar. Dan dalam kelaparan itu ia bermimpi, bukan tentang rumah, bukan tentang sekolah, bukan tentang masa depan, tapi hanya sepotong manis-manis—yang barangkali bahkan tidak sempat pernah dikenalnya. Dunia menyaksikan tubuh mungilnya hancur bersama impiannya, hanya beberapa detik setelah ucapannya terbang bersama nyawa yang ditarik dari bumi oleh drone bunuh diri. Roz pergi, kata ibunya, Israa Abu Shawish, dalam bisikan yang lebih tajam dari ledakan mana pun: Roz sudah pergi, si lapar, si ceria, si lembut. - [Kebenaran, Cahaya yang tak Pernah Padam](https://majulah-ijabi.org/kebenaran-cahaya-yang-tak-pernah-padam/) - Dalam hidup yang penuh hiruk-pikuk dan informasi yang berseliweran ke mana-mana, ada satu hal yang selalu dicari namun sering tersembunyi: kebenaran. Ia bukan sekadar opini atau suara terbanyak. Kebenaran itu seperti cahaya — ia bisa tertutup awan, tapi tidak pernah benar-benar padam - [Arti Tangisan dan Ratapanmu untuk Al-Husain as.](https://majulah-ijabi.org/arti-tangisan-dan-ratapanmu-untuk-al-husain-as/) - Seberapa besar perubahan yang terjadi dalam diri kita dalam meneladani Al Husain as dan pengikut setia beliau? Sudahkah kita meneladani kesetiaan para pengikut Al Husain as? Sudahkah kita terciprati semangat ibadah Al Husain dan para pengikut setia beliau? Sudahkah kita membangun semangat juang dalam bingkai keikhlasan semata mencari Ridha Allah? Bukan untuk selainnya. Apapun itu namanya! - [Menjadi Abbas: Cinta Yang Tak Pernah Lemah, Dan Tak Pernah Mundur Dalam Bashirah Sempurna](https://majulah-ijabi.org/menjadi-abbas-cinta-yang-tak-pernah-lemah-dan-tak-pernah-mundur-dalam-bashirah-sempurna/) - Bashīrah bukan pengetahuan biasa. Ia adalah cahaya yang diberikan Allah kepada hati-hati yang terpilih. Bashīrah adalah kesadaran eksistensial yang membimbing tanpa kompas duniawi. Abbas memeluk bashīrah itu ketika ia tahu bahwa walaupun sangat mungkin ia tidak akan menang secara fisik, namun tetap berangkat karena kemenangannya bukan di dunia, melainkan di langit ruhani. - [Andai Bukan Karena Darahnya, Suara Kumandang Adzan Tak Pernah Kau Dengar Lagi](https://majulah-ijabi.org/andai-bukan-karena-darahnya-suara-kumandang-adzan-tak-pernah-kau-dengar-lagi/) - Peristiwa Karbala dan kebengisan puncak yang dilakonkan Yazid dan para prajurit bayarannya juga dalam rangka melanjutkan agenda ayah dan leluhurnya yang kafir itu. Karenanya, di masjid agung Damaskus, ketika Yazid bertanya mengejek Imam Ali Zainal Abidin as dan para anggota keluarga suci Nabi saw yang ditawan... Yazid bertanya: Hai Ali, tidakkah engkau menyaksikan, siapakah yang menang hari ini? Imam Ali Zainal Abidin as segera menjawabnya: Jika nanti suara adzan dikumandangkan, engkau akan mengetahui siapa sejatinya yang menang dalam peristiwa ini. - [Dunia Terguncang, Karena Seorang Kekasih Menolak Seteguk Air](https://majulah-ijabi.org/dunia-terguncang-karena-seorang-kekasih-menolak-seteguk-air/) - Saudaraku, marilah kita kembali lantunkan Ziarah pada Sang Pembawa Air yang Tak Pernah Tumbang ini, di penghujung malam-malam Muharram dan Shafar, pula di siang harinya. Dan di hari-hari lainnya juga. Selama kita ada, dan selama siang dan malam ada. Dalam ziarah kepada Abal Fadhl al ‘Abbās, empat istilah kunci muncul dalam syair doa: وَأَشْهَدُ لَكَ بِالتَّسْلِيمِ وَالْتَّصْدِيقِ وَالْوَفَاءِ وَالنَّصِيحَةِ—“aku bersaksi atas taslīm (penyerahan), tasdīq (keyakinan), wafāʾ (loyalitas), dan naṣīḥah (nasihat yang tulus).” Istilah-istilah ini menyentuh empat lapisan esensial dalam relasi spiritual: penyerahan total, percaya sepenuh hati, kesetiaan yang teguh, dan kepedulian lirih. - [Ketika Air Bersujud, dan Panji Tak Tumbang](https://majulah-ijabi.org/ketika-air-bersujud-dan-panji-tak-tumbang/) - Maka ketika kita berziarah, bukan hanya kata yang kita ucapkan, tetapi juga air mata yang mengalir, kerinduan yang mengetuk dada, dan keinginan untuk suatu hari bertemu dengannya. Tidak hanya di Karbala, tetapi dalam setiap keputusan di mana kita harus memilih: air atau nur, diri atau kebenaran. Dan semoga, ketika jiwa kita menoleh ke langit, Abbas menyambutnya dengan senyum dan berkata: “Engkau telah menasehati… dengan hidupmu, Engkau telah menorehkan janji perubahan… dengan tangismu, Engkau telah menyiapkan untuk mengorbankan segalanya demi Husain…. dengan segenap cita, cinta dan harapmu.” - [Tentang Manusia](https://majulah-ijabi.org/tentang-manusia/) - Pada Bagian 2 ini dipaparkan juga perjalanan psikologi modern setahap demi setahap keluar dari penjara positivisme dan materialisme. Dibahas kemunculan psikologi positif dalam satu tulisan dan kecerdasan spiritual (spiritual intelligence) dalam satu tulisan lainnya. Di dalamnya, Kang Jalal memaparkan paradoks sains psikologi tentang jiwa manusia. - [PRASYARAT MENUJU PERSATUAN UMAT](https://majulah-ijabi.org/prasyarat-menuju-persatuan-umat/) - Soekarno telah menubuatkan hal ini: “Melawan Belanda lebih mudah, karena musuhnya jelas. Tapi setelah merdeka, kalian akan berhadapan dengan bangsamu sendiri.” - [Jalan Kebenaran Senantiasa Sunyi](https://majulah-ijabi.org/jalan-kebenaran-senantiasa-sunyi/) - Sunyi itu tidak buruk. Justru dalam kesunyian, seseorang bisa mendengar suara hatinya sendiri. Dalam sepi, seseorang bisa lebih jujur pada dirinya. Jalan kebenaran memang tidak menjanjikan banyak teman, tapi ia menjanjikan ketenangan batin. Ia mengantarkan kita pada makna hidup yang sejati, bukan sekadar kepuasan sesaat. - [JANGAN MENYESATKAN DAN MENGKAFIRKAN](https://majulah-ijabi.org/jangan-menyesatkan-dan-mengkafirkan/) - Wahai saudaraku, berhentilah membawa agama dengan murka, karena Islam tak turun untuk saling mencaci, tetapi untuk saling mengangkat derajat insani. Jangan lagi ada LPAS yang sewenang-wenang menentukan siapa sesat, tanpa amanat ilmu, tanpa mandat ijtihad. Negara bukan ladang untuk memburu bayang-bayang, tetapi rumah untuk membangun kedewasaan iman. Mari kita jaga lidah dan sikap, karena dibalik syahadat setiap muslim terkandung janji pada Tuhan yang sama— dan tak satu pun dari kita diberi kuasa untuk membuka isi hati saudara. - [Islam, Kebenaran yang Sempurna dan Komprehensif](https://majulah-ijabi.org/islam-kebenaran-yang-sempurna-dan-komprehensif/) - Kenapa Islam bisa disebut sebagai kebenaran yang sempurna? Karena ia bersumber langsung dari Allah, Sang Maha Mengetahui, Pencipta semesta yang memahami ciptaan-Nya luar dan dalam. Ajaran-Nya tak dilandasi dugaan atau spekulasi, melainkan ilmu yang mutlak benar. Al-Qur’an menyatakan: - [Seandainya Aku Tak Punya Seribu Tahun, Namun Aku Punya Sehari Bersama Husain](https://majulah-ijabi.org/seandainya-aku-tak-punya-seribu-tahun-namun-aku-punya-sehari-bersama-husain/) - Cinta itu membakar—dan membakar dengan indah. Tapi belum selesai api Karbala menyala, ketika tenda-tenda suci dibakar oleh musuh, istri Wahhab ditawan. - [Di Ambang Gerbang Qadam Shidq](https://majulah-ijabi.org/di-ambang-gerbang-qadam-shidq/) - Sebuah jejak kejujuran. Tegak berdiri dengan kejujuran yang demikian murni. Kemurniannya demikian jernih sehingga bak prisma, warna warni narasi hegemoni penuh kedustaan ia biaskan menjadi cahaya putih Sunnah Nabawiyyah. Cahaya putih perwujudan Qur’an hakiki. Maka apa sebenarnya qadam shidq? Dalam bagian akhir Ziarah pada Al Husain di Hari Asyura: - [Mengapa Syi'ah Ngotot Melestarikan Sepanjang Masa, Tradisi Meratapi Al Husain as.?](https://majulah-ijabi.org/mengapa-syiah-ngotot-melestarikan-sepanjang-masa-tradisi-meratapi-al-husain-as-7/) - Oleh Habib Ali Umar Al-Habsyi, Anggota Dewan Syura IJABI Motifasi Ketujuh: Mengenali Pemeran Sejati Islam. Tiada diragukan bahwa, sepeninggal Baginda Nabi saw kaum Muslimin telah diguncang dengan berbagai ujian berat yang menggelincirkan, dan pergeseran normal dan nilai yang menghantarkan kepemimpinan yang tidak memiliki kecakapan dan kelaikan ke puncak tampuk kekuasaan, sehingga secara perlahan tapi pasti, - ['Ubaidillah bin Hurr Al-Ju’fi Mitos Jalan Tengah](https://majulah-ijabi.org/ubaidillah-bin-hurr-al-jufi-mitos-jalan-tengah/) - Ubaidillah bin Al-Hurr Al-Ju’fi memiliki istri di Kufah. Ketika ia lama berada di Syam, saudara istrinya menikahkan wanita itu dengan seorang bernama Ikrimah bin Al-Khabis. Ketika kabar ini sampai kepada Ubaidillah, ia kembali dari Syam dan mengadukan perkara ini kepada Imam Ali. Imam Ali berkata, “Engkau telah mendukung musuh kami, sehingga engkau kalah. Apakah itu menghalangiku untuk berlaku adil kepadamu?” Ubaidillah menceritakan kisahnya, dan Imam Ali mengembalikan istrinya kepadanya. Karena wanita itu sedang hamil, Imam Ali menitipkannya kepada seseora - [Mengapa Syi'ah Ngotot Melestarikan Sepanjang Masa, Tradisi Meratapi Al Husain as.](https://majulah-ijabi.org/mengapa-syiah-ngotot-melestarikan-sepanjang-masa-tradisi-meratapi-al-husain-as-6/) - Ringkas kata, Tragedi Karbala tidak semata soal peristiwa historis yang pernah terjadi di sebuah masa tertentu, sehingga orang bertanya-tanya atau bahkan mengecam sikap getol kaum Muslim Syi'ah, dengan mengatakan "Mengapa kaum Muslim Syi'ah kok NGOTOT melestarikan Tradisi Meratapi Al Husain as? - [DELAPAN MUHARRAM](https://majulah-ijabi.org/delapan-muharram/) - Kita yang mengaku mencintai kebenaran dan keadilan perlu meneladani cinta dan solidaritas para pejuang Karbala. Dunia saat ini penuh dengan orang yang ingin benar sendirian dan menjatuhkan sesama pejuang hanya karena perbedaan kecil. Padahal Karbala mengajarkan: cinta sesama pejuang adalah kekuatan moral, solidaritas adalah benteng yang melindungi perjuangan, dan berjuang bersama lebih kuat daripada berjuang sendiri. - [Mishbah al-Huda](https://majulah-ijabi.org/mishbah-al-huda/) - Perempuan dan anak—Zaynab, Fatimah, Ruqayyah—berperan sentral sebagai penjaga narasi dari Karbalāʾ ke Kufah dan Syām Mereka menjadikan logika patriarki—perempuan kedua—terbalik, menjadi syiar utama perlawanan. - [Kemunafikan Eksistensial al-Ju‘fī](https://majulah-ijabi.org/kemunafikan-eksistensial-al-jufi/) - Lebih dalam lagi, dari perspektif Heidegger, al-Ju‘fī adalah contoh manusia yang tenggelam dalam das Man — kehidupan sosial tanpa autentisitas. Ia tahu bahwa kebenaran berada di pihak al-Ḥusain, namun ia memosisikan dirinya sebagai pengamat netral. “Saya kasihan, saya sedih, tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa.” Ini adalah bentuk enframing, di mana realitas — termasuk penderitaan suci al-Ḥusain — direduksi menjadi tontonan. Tidak ada keputusan eksistensial, tidak ada authentic being. Ia hidup sebagai objek dalam sistem kekuasaan. - [Ketika Kemanusiaan Mati](https://majulah-ijabi.org/ketika-kemanusiaan-mati/) - Hari ini, di banyak sudut dunia, kita menyaksikan apa yang terjadi ketika kemanusiaan mati. Bukan karena jantung berhenti berdetak atau paru-paru berhenti menghirup udara, tapi karena hati berhenti merasa, mata berhenti peduli, dan nurani memilih bungkam. - [PERANG MAKNA](https://majulah-ijabi.org/perang-makna/) - Dalam dunia yang ingin menjadikan manusia sekadar target iklan, klik statistik, dan objek perilaku terprediksi, mempertahankan makna adalah bentuk pembebasan tertinggi. Maka medsos adalah medan jihad, bukan karena semua orang ada di sana, tapi karena di sanalah masa depan sedang ditentukan. Dan jihad makna bukan tentang membenci, tapi tentang menyembuhkan luka kesadaran. Tentang membangun kembali realitas yang manusiawi dari reruntuhan narasi yang digerakkan oleh mesin. - [Namun, Ubaidillah bin Al-Hurr Al-Ju’fi Menolak](https://majulah-ijabi.org/namun-ubaidillah-bin-al-hurr-al-jufi-menolak/) - Ketika Imam Husain as mendatanginya di Bani Muqāṭil, Ubaidillah terpana oleh aura sang cucu Nabi. Ia melihat keindahan pada wajah Husain, menyaksikan kesedihan mendalam di matanya, bahkan tergetar oleh kematangan spiritual yang tak bisa disangkal. Ketika Imam Husain berkata bahwa janggutnya yang hitam telah disemir agar tampak lebih kuat, Ubaidillah tahu: beliau sedang menyembunyikan kelelahan umur yang diperpendek oleh penderitaan umat. Dan saat Imam berkata kepadanya: - [Mengapa Kita Masih Menangis untuk Husain](https://majulah-ijabi.org/mengapa-kita-masih-menangis-untuk-husain/) - Tangisan untuk Husain bukan tanda lemah. Ia adalah bara yang tak pernah padam, sebagaimana sabda Nabi, “إِنَّ الْحُسَيْنَ مِصْبَاحُ الْهُدَى وَسَفِينَةُ النَّجَاةِ” — “Husain adalah pelita petunjuk dan perahu keselamatan” (Bihar al-Anwar, Al-Majlisi). Dari Madinah ke Karbala, dari Kufa ke Damaskus, kisah Husain mengalir, menyalakan hati umat. Ia mengajarkan bahwa jalan menuju Tuhan tak tertutup oleh derita, tetapi diterangi oleh pengorbanan. Setiap air mata untuk Husain adalah doa, perlawanan, dan harapan akan keadilan abadi. Setiap air mata untuk Husain adalah perjuangan untuk islah (reformasi) untuk bertransformasi dan bergerak dalam suar Sunnah Nabawiyyah. “ Bila agama Muhammad tak tegak kecuali dengan terbunuhnya aku, maka wahai pedang-pedang , ambillah aku.” Akankah kita bergabung dengan Husain? - [Sebuah Momen Di Padang Cinta](https://majulah-ijabi.org/sebuah-momen-di-padang-cinta/) - Kemudian Malik ibn Busr mendekat, memaki Imam, dan memukul kepalanya dengan pedang. Jubah kepala panjang Imam (بُرْنُس, burnus) dipenuhi darah. Ia melepasnya, lalu mengikat sorbannya (عِمَامَة, imamah) di sekitar topi biasa (قَلَنْسُوَة, qalansuwah), atau menurut beberapa riwayat, ia membalut kepalanya dengan sehelai kain. - [Asyura Media Pemersatu Umat](https://majulah-ijabi.org/asyura-media-pemersatu-umat/) - Bulan Muharram datang dengan membawa kenangan duka Al Husain as yang membangkitkan semangat juang melawan kedzaliman dan kebatilan dengan segala bentuk dan manifestasinya. Asyura’ adalah PEKIKAN MENGGELEGAR di hadapan kaum dzalim yang sengaja menistakan Ajaran Tuhan dan memperbudak manusia dan menindas kaum lemah. Dalam hal ini seluruh kaum Muslimin -kecuali kaum nashibi- bersama Imam al Husain as. tidak satupun dari mereka menyalahkan Al Husain as dalam kebangkitan suci beliau. - [Kesendirian dan Luka Kosmik Husain](https://majulah-ijabi.org/kesendirian-dan-luka-kosmik-husain/) - Mengikuti analisis semantik Qur'ani yang dilakukan oleh al-Raghib al-Isfahani dalam al-Mufradat fi Gharib al-Qur'an, akar kata "و ت ر" bermakna "al-witr: al-fard alladhi la thani lahu" – "al-Witr adalah yang tunggal, yang tiada duanya." Dalam konteks Imam Husain, al-witr adalah simbol kesendirian spiritual yang mutlak, ketika ia berdiri sendirian di Karbala melawan puluhan ribu pasukan yang menyatu dalam diam dan kebohongan. Ia adalah satu-satunya representasi dari kebenaran Ilahi di medan fitnah. Dalam hal ini, ia bukan sekadar yang sendirian, tetapi perwujudan tauhid moraldalam bentuk manusia. - [PERTENTANGAN YANG MEMBUAT TERKENAL](https://majulah-ijabi.org/pertentangan-yang-membuat-terkenal/) - Lihatlah Arab Saudi: yang dahulu biarkan pangkalan asing bertakhta, kini merangkul Iran—bekas seteru lama, demi satu musuh bersama: penjajah bumi para anbiya. Dan bukankah Iranlah yang berdiri lantang di hadapan tirani Israel setiap hari? Mungkinkah ini pertanda awal kebangkitan, saat umat menemukan ruhnya dari reruntuhan? Karena yang menghalangi kemenangan sejati, seringkali cinta dunia… dan takut mati—sabda Nabi yang abadi. - [Islam Syi'ah Agama Masa Depan Yang Dijanjikan Al Qur'an.](https://majulah-ijabi.org/islam-syiah-agama-masa-depan-yang-dijanjikan-al-quran/) - Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu. Dan dengan memperhatikan Asbāb Nuzûl ayat di atas, sesuai riwayat-riwayat yang di-shahihkan para ulama Ahlu Sunnah sendiri menjadi jelas lah bahwa Islam yang Allah ridhai menjadi Agama kalian -hai Umat Islam, Hai Umat manusia adalah Islam yang di dalamnya ada Wilayah Ali bin Abi Thalib as. Islam Ghadir. Bukan islam-islam selainnya. - [Refleksi dari Pelajaran Asyura](https://majulah-ijabi.org/refleksi-dari-pelajaran-asyura/) - Sementara, jarak dari Basrah ke Kufah sekitar 447 km, itu jarak yang sangat jauh. Tak ada cara untuk menempuh dan menaklukkan jarak sejauh itu kecuali dengan tipu daya dan menyamar dengan pakaian kebenaran, seperti yang dilakukan oleh si terlaknat Ubaidillah bin Ziyad. Begitulah narasi sejarawan yang disebut dalam buku-buku sejarah mereka. - [Mengapa Syi'ah Ngotot Melestarikan Sepanjang Masa, Tradisi Meratapi Al Husain as.](https://majulah-ijabi.org/mengapa-syiah-ngotot-melestarikan-sepanjang-masa-tradisi-meratapi-al-husain-as-5/) - Diriwayatkan, pada suatu hari Abdullah bin Sinân masuk ke rumah Imam Ja'far as untuk menemui beliau, saat itu bertepatan dengan Hari Asyura, tiba-tiba, kata Abdullah, aku mendapati beliau as tampak sedih sekali, air mata berlinang dari kelopak mata beliau bak permata yang berjatuhan. Maka aku katakan, "Wahai Putra Rasulullah, karena apa tangisanmu ini? " Semoga Allah tidak membuat kedua matamu menangis. - [TUJUH MUHARRAM](https://majulah-ijabi.org/tujuh-muharram/) - Padang Karbala menjadi saksi terhadap keteguhan Imam Husain as dan para sahabatnya. Misi Imam Husain adalah menegakkan prinsip Ilahi meski harus menghadapi badai. Dalam diri Husain, kita melihat prinsip-prinsip Islam dalam bentuk hidup—teguh, tidak goyah, tidak berkompromi, meski sendirian. - [Kebangkitan Al Husain : Membaca Struktur Religious Movement (RM) Tragedi Karbala](https://majulah-ijabi.org/kebangkitan-al-husain-membaca-struktur-religious-movement-rm-tragedi-karbala/) - Oleh: Dr. Muhammad Ashar, Ketua Departemen Kaderisasi IJABI Bila anda bertanya : bagaimana sih membaca agama secara komprehensif? Pertanyaan ini menuntut jawaban berciri struktural. Jawabannya harus memadukan beberapa unsur penopang agama. Tidak hanya dari sisi doktriner, namun juga melibatkan analisis institusional dan praktek keagamaan. Ketiga unsur saling terkait. Anda tak bisa memahami agama secara utuh - [Mengapa Syi'ah Ngotot Melestarikan Sepanjang Masa, Tradisi Meratapi Al Husain as.](https://majulah-ijabi.org/mengapa-syiah-ngotot-melestarikan-sepanjang-masa-tradisi-meratapi-al-husain-as-4/) - Para Imam Suci dari Ahlulbait Nabi saw melalui sabda-sabda suci, telah menjelaskan betapa besar pahala yang akan diperoleh hamba dengan berbela-sungakawa dan menangis untuk Al Husain as. sebagaimana dikompilasi para ulama terpercaya dari pengikut setia Ahlulbait as. - [Mengapa Syi'ah Ngotot Melestarikan Sepanjang Masa, Tradisi Meratapi Al Husain as?](https://majulah-ijabi.org/mengapa-syiah-ngotot-melestarikan-sepanjang-masa-tradisi-meratapi-al-husain-as-3/) - Watak manusia, khususnya bangsa Arab tercetak untuk berbalas budi dan kebaikan. Dalam kisah-kisah sejarah kita menemukan banyak contoh nyata bagaimana sifat ini telah menyatu dengan watak bangsa Arab. - [Mengapa Syi'ah Ngotot Melestarikan, Sepanjang Masa; Tradisi Meratapi Al Husain as?](https://majulah-ijabi.org/mengapa-syiah-ngotot-melestarikan-sepanjang-masa-tradisi-meratapi-al-husain-as-2/) - Oleh : Habib Ali Umar Al-Habsyi, Anggota Dewan Syura IJABI Motivasi Ketiga: Setia Melaksanakan Arahan dan Bimbingan Para Imam Suci Ahlulbait as. Selain Dua alasan yang telah disebutkan sebelumnya (Artikel Bag. 1 & 2), kaum Muslim Syi'ah memandang Tragedi Karbala dengan 'Kacamata Ahlulbait Nabi as. ' bahwa ia adalah Garis Pemisah antara Gerakan Perbaikan (Mashlahat) - [ENAM MUHARRAM](https://majulah-ijabi.org/enam-muharram/) - Imam Husain adalah penerus kepemimpinan Ilahiyyah setelah ayahnya (Imam Ali) dan saudaranya (Imam Hasan). Ia bukan hanya pemimpin politik, tetapi pemimpin ruhani dan moral umat. Ketika Yazid yang fasiq dan zalim merebut kekuasaan dan meminta baiat dari Husain, Imam menjawab dengan tegas: - [LIMA MUHARRAM](https://majulah-ijabi.org/lima-muharram/) - Oleh: Mohammad Adlany, Ph.D, Anggota Dewan Syura IJABI Di tengah zaman yang terus menyaksikan bentuk-bentuk baru penindasan dan penjajahan—baik fisik, ekonomi, budaya, maupun spiritual—kisah Karbala tampil sebagai obor abadi. Karbala bukan hanya kisah heroik, melainkan manifestasi keberanian melawan dominasi dan ketidakadilan. Imam Husain bin Ali as, cucu Nabi Muhammad saw, berdiri sebagai simbol perlawanan terhadap - [Mengapa Syi'ah Ngotot Melestarikan Sepanjang Masa, Tradisi Meratapi Al Husain as?](https://majulah-ijabi.org/mengapa-syiah-ngotot-melestarikan-sepanjang-masa-tradisi-meratapi-al-husain-as/) - Dalam kesempatan terbatas ini, tulisan ini mencoba menjelaskan sebagian dari filosofi mengapa kaum Muslim Syi'ah -pengikut Setia Keluarga Nabi saw- begitu getol melestarikan Tradisi Duka untuk Al Husain as. Dan selain apa yang akan disebutkan, masih banyak alasan dan motif lain. - [Fenomenologi Kesyahidan](https://majulah-ijabi.org/fenomenologi-kesyahidan/) - Setiap kesadaran pasti mengarah pada fenomena yg menjadi rujukannya. Namun yang dimaksudkannya dengan fenomena adalah kesadaran tentang fenomena. Bukan fenomena yang obyektif diluar diri manusia. Fokusnya ke Tuhan yang disadari, tidak peduli apakah Tuhan itu ada atau tidak. Tapi kesadaranku tentang Tuhan tak dapat kuingkari. - [Keutamaan Merawat Ingatan Pada Rasulullah Saw dan Keluarganya as](https://majulah-ijabi.org/keutamaan-merawat-ingatan-pada-rasulullah-saw-dan-keluarganya-as/) - Demikian luar biasa keutamaan majelis-majelis yang merawat ingatan dan kecintaan pada Nabi Saw dan keluarganya as sesuai dengan riwayat yang disebutkan di atas. Pertama, malaikat bergabung dalam majelis tersebut. Kedua, di alam lain, majelis ini menebarkan keharuman yang tak terkata . Ketiga, bekas-bekas tempat duduk di majelis itu menjadi penuh berkah. - [Menangislah Untuk Al Husein as. Bersama Orkestra Jagat Raya.](https://majulah-ijabi.org/menangislah-untuk-al-husein-as-bersama-orkestra-jagat-raya/) - Al Husain as pribadi yang kematiannya di jalan Allah yang paling laik untuk ditangisi dan diratapi oleh langit dan seluruh penghuninya dan bumi bersama seluruh yang berada di dalam dan atasnya. - [Iran dan Israel: Ketika Dunia Baru Dilahirkan di Tengah Asap Perang](https://majulah-ijabi.org/iran-dan-israel-ketika-dunia-baru-dilahirkan-di-tengah-asap-perang/) - Apa yang terjadi antara Iran dan Israel bukan sekadar perang lokal. Ini adalah babak baru dalam pergeseran tatanan dunia. Iran bukan lagi pemain pinggiran, melainkan simpul strategis dalam jaringan dunia multipolar. Keputusan mereka untuk mundur sejenak bukan kelemahan, melainkan kalkulasi. - [Menulis untuk Menjadi Manusia](https://majulah-ijabi.org/menulis-untuk-menjadi-manusia/) - Sartre menyebut bahwa menulis adalah tindakan untuk masa depan. Penulis tidak hanya berbicara kepada orang sezamannya, tapi juga kepada mereka yang belum lahir. Kata-katanya adalah warisan. Pramoedya memahami ini sepenuhnya. Maka meskipun ia dilarang, dibakar, dan dibungkam, ia tetap menulis. Dan hari ini, ketika banyak tokoh politik telah dilupakan, nama Pramoedya tetap diingat. Karena ia menulis. - [Tangisanmu Di Dunia, Sarana Kebahagiaanmu Di Akhirat.](https://majulah-ijabi.org/tangisanmu-di-dunia-sarana-kebahagiaanmu-di-akhirat/) - Oleh: Habib Ali Umar Al-Habsyi, Anggota Dewan Syura IJABI Mereka yang bersedih dan menangis di dunia karena takut kepada Allah dan juga kerinduan kepada KeMaha-Lembutan Kasih Sayang Allah, kelak di akhirat ia akan mendapatkan kebahagiaan abadi dan kenikmatan tiada batas di sisi KeMaha-Rajaan Allah. Imam Muhammad Al Baqir as meriwayatkan dari Rasulullah saw, beliau saw - [EMPAT MUHARRAM](https://majulah-ijabi.org/empat-muharram/) - Oleh: Mohammad Adlany, Ph.D, Anggota Dewan Syura IJABI Di dunia yang semakin bising oleh ketidakadilan dan kezaliman nyata serta genosida yang terjadi di Gaza, tragedi Karbala datang sebagai suara hati nurani yang jernih. Ia bukan hanya kisah duka dan darah, tetapi simbol keberanian sejati dalam menghadapi kekuasaan yang bengis dan menindas. Di tengah kezaliman dinasti - [Dengan Tangisan Doa Hamba Di-ijabah.](https://majulah-ijabi.org/dengan-tangisan-doa-hamba-di-ijabah/) - Oleh Habi Ali Umar Al-Habsyi, Anggota Dewan Syura IJABI Tangisan kesedihan mengandung pengharapan besar kepada Dzat Yang Maha Kuasa. Tetesan air mata bukti kelembutan hati yang dengannya pintu-pintu langit akan terbuka lebar bagi seorang hamba. 'Tangan' pemenuhan hajat dan permohonan terbuka siap memenuhi hajat-hajat sang peminta. Telah diriwayatkan dari Imam Ali bin Abi Thalib as, - [Khutbah Sayyidah Zainab Tentang Memoria Collectiva (Ingatan Kolektif)](https://majulah-ijabi.org/khutbah-sayyidah-zainab-tentang-memoria-collectiva-ingatan-kolektif/) - Oleh: Ustadz Dr. Dimitri Mahayana, Sekretaris Dewan Syura IJABI “Demi Allah, aku hanya mengeluh dan bertawakal kepadaNya; kemudian apa saja rekapedaya yang ingin kalian lakukan, lakukanlah! Dan apa saja usaha yang ingin kalian lakukan, lakukan saja! Dan kalian tak akan pernah bisa menghilangkan kami dari ingatan orang-orang (wa laa tamhuu dzikrona). Dan kalian kalian tidak - [Penjaga Palestina dari Teheran](https://majulah-ijabi.org/penjaga-palestina-dari-teheran/) - Konsistensi ini menciptakan dampak global yang signifikan. Iran bukan hanya dianggap sebagai sponsor kelompok perlawanan, tetapi juga sebagai simbol keteguhan dalam menghadapi proyek normalisasi yang dilakukan oleh Israel dan sekutunya. Di tengah dunia Arab yang terpecah, Iran menjadi titik kutub yang memproyeksikan perlawanan bukan sebagai ekstremisme, tetapi sebagai pembelaan terhadap kemanusiaan. Dalam bahasa Walberg, inilah “jihad keadilan” yang menolak untuk tunduk bahkan ketika jalan yang ditempuh begitu terjal. - [Memoria, Spiritualitas dan Anti-Hegemoni](https://majulah-ijabi.org/memoria-spiritualitas-dan-anti-hegemoni/) - Menurut K.H. Miftah Fauzi Rakhmat, kita sebagai manusia senantiasa harus merawat ingatan. Melalui merawat ingatan, kita terhubung dengan diri kita sendiri, Yang Transenden dan Yang Suci, sejarah bagaimana kita sampai pada titik ini yang juga menunjukkan arah ke mana kita akan pergi. Berbagai aktifitas untuk merawat ingatan, sangat bagus untuk kita lakukan. Terkhusus merawat ingatan berkenaan hal-hal yang terpenting bagi ummat manusia dan kemanusiaan. Di antaranya adalah merawat ingatan berkenaan dengan penderitaan Nabi saw dan keluarganya yang suci as. - [TIGA MUHARRAM](https://majulah-ijabi.org/tiga-muharram/) - Tak ada kisah yang lebih memilukan dari bayi yang dibawa ke tengah medan perang. Imam Husain as membawa putranya yang berumur 6 bulan, Ali Asghar, berharap mendapat setetes air. Tapi apa yang terjadi? Sebuah anak panah menembus leher bayi mungil itu. - [Barisan Orang-Orang Merdeka](https://majulah-ijabi.org/barisan-orang-orang-merdeka-2/) - Oleh Dr. Dimitri Mahayana (Sekretaris Dewan Syura IJABI) Walaupun barangkali kita datang menziarahi Al Husain dengan bertumpuk dosa dan kesalahan, selayaknya kita memiliki harapan. Moga dengan menghadiri majelis-majelis duka Al Husain as ini, kita beroleh anugrah masuk dalam barisan Al Hurr. Barisan orang-orang Merdeka. Di barisan Al Hurr ada salah satu komandan Al Husain as. - [Barisan Orang-Orang Merdeka](https://majulah-ijabi.org/barisan-orang-orang-merdeka/) - Al-Hurr rela kehilangan semua yang ia rintis dengan susah payah sebalum Malam Asyura. Semua dunia yang sudah ia upayakan dengan penuh susah payah. Karir. Harta. Dan segalanya. Demi mengubah arah, minazh zhulumaati ilan nuur, dari kegelapan menuju cahaya, Al-Hurr rela kehilangan segalanya. - [Karbala dalam Cahaya Prigogine](https://majulah-ijabi.org/karbala-dalam-cahaya-prigogine/) - Prigogine, penerima Nobel dalam bidang kimia tahun 1977, memperkenalkan konsep dissipative structure—struktur disipatif—dalam termodinamika non-linear. Ia menunjukkan bahwa dalam sistem terbuka jauh dari kesetimbangan, kekacauan dan fluktuasi justru dapat memicu lahirnya keteraturan baru. Sebuah sistem tidak hanya bisa bertahan dalam kekacauan, tetapi justru melampaui dirinya, membentuk order through fluctuation. - [Mengapa Harus Bersedih Dan Menangis?](https://majulah-ijabi.org/mengapa-harus-bersedih-dan-menangis-2/) - Jadi, bersedih dan menangis karena mengingat Allah dan para kekasih-Nya adalah kondisi sehat jiwa yang terpuji. Ia akan menerangi hati dan meneguhkan jiwa untuk terus konsisten di Jalan Allah. Justru kondisi sebaliknya menjadi pertanda kakunya hati yang berakhir dengan nasib buruk; kesengsaraan abadi - ["Alhamdu Lillah ‘ala ‘Azhiimi Roziyyatii"](https://majulah-ijabi.org/alhamdu-lillah-ala-azhiimi-roziyyatii/) - Dan jika keimanan Muhammad tidak tegak kecuali dengan darahku... Maka seperti kata yang dinisbatkan pada Abu ‘Abdillah ‘alaihis salam: إن كان دين محمد لا يستقيم إلا بقتلي، فيا سيوف خذيني "Jika agama Muhammad tidak akan tegak kecuali dengan darahku, maka wahai pedang-pedang, ambillah aku!" - [Mengapa Harus Bersedih Dan Menangis?](https://majulah-ijabi.org/mengapa-harus-bersedih-dan-menangis/) - Tetapi sejatinya, yang sering menjadi pertanyaan adalah mengapa harus bersedih dan menangis untuk Al Husein as.? Dalam ABCD pemikiran Islam, telah maklum bahwa manusia diciptakan dengan dua dimensi; jasadi dan ruhani. Masing-masing memiliki aturannya yang berbeda, walaupun memiliki hubungan yang erat dan saling terkait. Apa yang dialami oleh jasad berpengaruh pada sisi ruh manusia dan begitu juga sebaliknya. Seperti dapat diperhatikan dalam ulasan di bawah ini - [BAKTI SOSIAL UNTUK ANAK YATIM](https://majulah-ijabi.org/bakti-sosial-untuk-anak-yatim/) - Pada hari pertama Muharram, sedekah disalurkan ke Panti Asuhan Anak "Siti Fatimah", yang menaungi anak-anak yatim dan dhuafa di Kota Palembang. Bantuan yang diberikan merupakan hasil partisipasi para Ijabiyyun yang ingin menjadikan momen Muharram sebagai sarana berbagi dan menebar cinta kasih. - [DUA MUHARRAM](https://majulah-ijabi.org/dua-muharram/) - Imam Husain as dan para sahabatnya adalah contoh nyata orang-orang yang menjadi saksi kebenaran, menolak tunduk pada ketidakadilan meski harus menjadi minoritas yang dibantai. - [SATU MUHARRAM](https://majulah-ijabi.org/satu-muharram/) - Dari Karbala, kita belajar bahwa tauhid bukan sekadar kalimat syahadat, tetapi pilihan hidup yang membawa risiko, perjuangan, dan pengorbanan. Umat Islam diajak untuk menolak tunduk kepada kekuasaan zalim, menjaga kemurnian ibadah dari riya dan syirik tersembunyi, mengutamakan perintah Allah daripada selera publik dan tekanan sosial. - [Karena Dunia Ini Tidak Memiliki Tepi](https://majulah-ijabi.org/karena-dunia-ini-tidak-memiliki-tepi/) - Ketiga pemikir ini—Beauvoir, Chomsky, dan Sontag—berasal dari latar belakang yang berbeda, tetapi mereka menyuarakan satu hal yang sama: bahwa menjadi manusia adalah tentang bertanggung jawab, tidak hanya atas diri sendiri, tetapi juga terhadap dunia. Dunia ini memang luas, tetapi penderitaan tidak pernah jauh. Ia menyelinap lewat layar ponsel kita, lewat percakapan, lewat wacana publik. Ia hadir di antara keputusan politik, produk-produk yang kita beli, dan kebijakan luar negeri yang kita abaikan. Maka, jika kita tidak peduli karena merasa itu bukan urusan kita, kita sedang menciptakan dunia yang memungkinkan penindasan terus terjadi. Dunia yang dibuat oleh orang-orang yang memilih nyaman daripada adil, aman daripada jujur. - [Mengapa Orang Cerdas Berdiri Bersama Iran](https://majulah-ijabi.org/mengapa-orang-cerdas-berdiri-bersama-iran/) - Dukungan terhadap Iran bukan didasarkan pada romantisme ideologi atau kepentingan sektarian. Dukungan ini tumbuh dari pembacaan kritis terhadap fakta, sejarah, dan kekejaman yang terlalu lama dibiarkan tanpa jawaban. Dalam Gaza: An Inquest into Its Martyrdom, Norman Finkelstein membedah bagaimana pembantaian terhadap rakyat Palestina bukanlah respons terhadap terorisme seperti yang selalu digembar-gemborkan, tetapi merupakan hasil dari kalkulasi politik yang dilakukan secara sadar oleh elite Israel, dengan dukungan moral dan militer dari negara-negara besar. Finkelstein menyebutnya sebagai “kejahatan luar biasa” yang dilakukan di siang hari bolong, disaksikan dunia, tapi tak dihentikan karena dunia telah menjadi penonton yang dibutakan oleh propaganda. Di tengah dunia yang telah menyerah pada retorika palsu ini, Iran menolak ikut serta dalam kebisuan kolektif itu. - [Warisan yang Retak](https://majulah-ijabi.org/warisan-yang-retak/) - Trump bukan hanya menghancurkan diplomasi, tapi juga menunjukkan bahwa keamanan global kini tidak lagi berada dalam kerangka multilateral. Tim keamanan nasional yang seharusnya menjadi filter rasional justru kehilangan independensinya. Entah mereka gagal memahami konsekuensi jangka panjang dari serangan tersebut, tidak mampu menghalangi Presiden, atau lebih buruk: mereka setuju sepenuhnya. Keterlibatan Benjamin Netanyahu dalam pengambilan keputusan di Gedung Putih memperkuat apa yang dikemukakan Cox tentang meningkatnya pengaruh politik identitas dan aliansi ideologis dalam kebijakan luar negeri Amerika pasca-Perang Dingin. - [Kutukan atas Netralitas](https://majulah-ijabi.org/kutukan-atas-netralitas/) - Di tengah kampanye militer terhadap Palestina, Yaman, Irak, dan kini Iran—satu-satunya negara yang secara terbuka menyatakan bahwa mereka tidak akan menyerah kepada kezaliman global—maka setiap pilihan kita memiliki makna eskatologis. Tak cukup lagi bersembunyi di balik dalih “bukan urusan saya”, “saya bukan orang politik”, atau “saya hanya ingin damai.” Semua itu, dalam terang doa Ziarah, adalah bentuk keterlibatan aktif dalam barisan musuh, hanya saja dengan wajah yang lebih sopan. - [Titik titik bernama Felix Siauw](https://majulah-ijabi.org/zionis-bernama-felix-siauw/) - Dia seolah-olah menganggap bahwa karena hubungan baik yang pernah terjalin antara Iran dan Israel, maka semua yang terjadi saat ini haruslah terkait dengan masa lalu itu. - [Jejak Uang, Tongkat Musa, dan Dracula Kapitalisme](https://majulah-ijabi.org/jejak-uang-tongkat-musa-dan-dracula-kapitalisme/) - Satu hal yang jelas: tak akan ada momen di mana Trump benar-benar meninggalkan Israel. Aliran uang, jaringan kepentingan, dan infrastruktur ekonomi-politik Amerika terlalu dalam terikat pada eksistensi negara Zionis itu. Bahkan jika rakyat Amerika menolak perang, suara mereka hanya menjadi latar bising dari simfoni uang yang mengatur orkestrasi kekuasaan. - [Kebenaran yang Tak Bisa Didamaikan](https://majulah-ijabi.org/kebenaran-yang-tak-bisa-didamaikan/) - Dalam bab “Khomeini and the West”, Mehran Kamrava menyoroti bahwa Khomeini tak pernah melihat Israel sebagai entitas terpisah dari hegemoni Amerika. Israel adalah ekspresi nyata dari kolonialisme liberal yang, dalam pandangan Ilich Ramírez Sánchez dalam L’islam Révolutionnaire, hanyalah kelanjutan dari ekspansi imperialisme kapitalistik yang menyamar dalam jubah legalitas internasional. Israel, menurut Carlos the Jackal, adalah wajah paling vulgar dari pendobrakan kedaulatan bangsa-bangsa oleh “galaksi liberal”. Khomeini dan Carlos berbagi nalar yang sama: bahwa musuh terbesar bukanlah Yahudi sebagai entitas agama, tetapi Zionisme sebagai ideologi penindas yang memanfaatkan ras, sejarah, dan trauma sebagai alat pembenaran kekerasan struktural. - [Iran, Gambar Besar Islam yang Bangkit](https://majulah-ijabi.org/iran-gambar-besar-islam-yang-bangkit/) - Sejak Revolusi Islam tahun 1979 yang dipimpin oleh Imam Khomeini, Iran telah menjadikan Islam bukan hanya sebagai identitas budaya, tapi juga sebagai sistem pemerintahan dan arah perjuangan. Wilayah al-Faqih, konsep kepemimpinan ulama yang menjadi dasar konstitusi Iran, telah menjadikan agama bukan sekadar pelengkap, melainkan jantung kehidupan berbangsa dan bernegara. - [Menakar Probabilitas Eskalasi Ke Skala Global](https://majulah-ijabi.org/menakar-probabilitas-eskalasi-ke-skala-global/) - Perang Terbatas dengan Serangan Udara dan Laut (Probabilitas: 49,99%): Karena Israel menyerang Iran, dan saat ini Iran membalas serangan ini dengan menyerang fasilitas-fasilitas strategis Israel, sangat mungkin bagi AS terlibat dengan melancarkan serangan udara terhadap IRGC dan blokade laut di Teluk Persia. Probabilitas besar, sekitar 50%, karena ancaman terhadap pasokan minyak global (jika harga melebihi $100/barel) dan tekanan lobi pro-Israel semakin kuat. Namun, langkah ini berisiko memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel, memperburuk ekonomi global. Perang terbatas juga tidak akan menghancurkan kapasitas asimetris Iran, termasuk jaringan proxy seperti Hizbullah dan Houthi yang siap menyerang balik. Blokade laut pun bisa digagalkan oleh bantuan logistik Rusia atau Tiongkok. - [Bayang-Bayang Kekaisaran dan Risiko Global](https://majulah-ijabi.org/bayang-bayang-kekaisaran-dan-risiko-global/) - Yang menjadi pertanyaan penting adalah: apakah AS akan mampu keluar dari pola lama ini? Dalam sejarahnya, bangsa ini punya jejak keberanian rakyat yang melawan arus. Zinn menunjukkan bahwa dari pemogokan buruh, gerakan hak sipil, hingga perlawanan terhadap perang Irak, suara rakyat tak pernah mati. Hedges menyebutnya sebagai “tulang belakang moral” bangsa. Greenwald mengingatkan bahwa kekuasaan harus diawasi, dan Snowden adalah bukti bahwa whistleblower masih ada di tengah hegemoni pengawasan. Kini, dalam konteks polarisasi domestik yang ekstrem, utang nasional yang menembus $33 triliun, dan dominasi korporasi teknologi, rakyat AS punya peran penting. Mereka bisa mencegah Trump atau siapa pun dari melangkah ke jurang perang. Mereka bisa menolak propaganda media yang menyamarkan agresi sebagai pertahanan. Mereka bisa menolak narasi bahwa keamanan adalah alasan untuk menindas. Free will bukan sekadar teori—ia adalah kekuatan yang menentukan arah sejarah. - [Deklarasi yang Penuh Kepalsuan](https://majulah-ijabi.org/deklarasi-yang-penuh-kepalsuan/) - Di tengah ledakan dan luka yang tak henti mengoyak Gaza, Quds, dan Teheran, dunia sebenarnya sedang menyaksikan perang lain—perang atas kebenaran, perang atas sejarah, perang atas suara yang tak pernah diizinkan menyampaikan versinya sendiri. Jika hari ini kita membiarkan G7 menulis ulang siapa yang salah dan siapa yang benar, maka besok kita akan mendapati bahwa luka kita pun telah dibajak menjadi propaganda, dan penderitaan kita menjadi bahan bakar mesin kekuasaan mereka. - [Pemenang dari Perang yang Tak Terlihat](https://majulah-ijabi.org/pemenang-dari-perang-yang-tak-terlihat/) - Kekacauan yang melanda wilayah pendudukan Zionis adalah indikator kuat betapa strategi ini berhasil. Untuk pertama kalinya sejak proyek kolonisasi Palestina dimulai, para pemukim merasakan ketakutan yang nyata—ketakutan yang tidak bisa ditenangkan oleh propaganda, tidak bisa dihalau oleh bunker-bunker beton. Iron Dome yang selama ini dianggap kebal, ternyata hanya sekuat kabel-kabelnya. Jalan keluar ditutup, pelabuhan lumpuh, dan warga sipil—yang dulu ditarik dengan janji keamanan abadi—berusaha melarikan diri dari realitas yang sudah tak bisa disembunyikan. Dalam bingkai Clausewitz, ini bukan sekadar kemenangan taktis, tetapi bentuk tertinggi dari “the use of battle”—penggunaan kekuatan untuk mencapai tujuan politik. Clausewitz menulis bahwa perang adalah kelanjutan dari politik dengan cara lain. Dan di sini, Iran telah berhasil menulis ulang politik Timur Tengah dengan strategi yang tak terduga. - [Menjadi Suara dari Reruntuhan](https://majulah-ijabi.org/menjadi-suara-dari-reruntuhan/) - "He's a Moving Target" adalah pengingat bahwa jurnalis sejati bukan hanya pengumpul fakta, tapi penjaga nurani kolektif. Mereka mempertaruhkan segalanya agar kita tidak menjadi buta. Mereka tidak memaksa kita untuk percaya pada satu narasi, tapi memohon agar kita mau melihat dengan mata dan hati yang jernih. Dunia yang adil tidak lahir dari banyaknya informasi, tetapi dari keberanian untuk menolak dibohongi, dari kesediaan untuk mendengar mereka yang nyaris tak bersuara. - [Gerbang Api: Iran dan Kelahiran Dunia Baru](https://majulah-ijabi.org/gerbang-api-iran-dan-kelahiran-dunia-baru/) - tentang kebangkitan iran sebagai penentu sejarah. - [Meneladani Pengorbanan Keluarga Nabi](https://majulah-ijabi.org/meneladani-pengorbanan-keluarga-nabi/) - qurban sejati adalah pengorbanan atas ego, nafsu, dan kepentingan pribadi, demi nilai-nilai ilahiah: keadilan, kasih sayang, dan pengabdian. Inilah warisan spiritual dari Ahlulbait Nabi, yang senantiasa diteladani oleh para pengikutnya - [Menebar Cinta Ahlulbait di Wonosobo](https://majulah-ijabi.org/menebar-cinta-ahlulbait-di-wonosobo/) - Kami meyakini bahwa qurban bukan hanya ibadah simbolik, tetapi juga laku sosial yang menggambarkan pengorbanan, solidaritas, dan cinta atas sesama. Sebagaimana diajarkan Ahlulbait Nabi, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. - [Layangkan Pandang Pada Palestina!](https://majulah-ijabi.org/khutbah-ied-adha-1446/) - Bismillâhirrahmânirrahim Allâhumma shalli 'alâ Sayyidina Muhammad wa Âli Sayyidina Muhammad Segala puji bagi Dia yang menggenggam ubun-ubun kita. Segala puji bagi Dia yang mengambil dan mengembalikan ruh kita. Segala puji bagi Dia sepenuh syukur dalam suka dan duka. Teriring salam shalawat pada Baginda Nabi Saw tumpuan seluruh cinta, pangkal harap dan asa, penerang dalam gulita, - [Doa Kumail: Sejarah, Keutamaan, dan Maknanya](https://majulah-ijabi.org/doa-kumail-sejarah-keutamaan-dan-maknanya/) - Doa Kumail adalah doa yang mengandung keutamaan besar untuk memohon ampunan, rahmat, dan perlindungan dari Allah. Temukan sejarah, keutamaan, dan makna mendalam doa Kumail dalam kehidupan spiritual Anda. - [Menggapai Taqwa, Meraih Ihsan, Melalui Qurban](https://majulah-ijabi.org/menggapai-taqwa-meraih-ihsan-melalui-qurban/) - khutbah Ied Adhan 1446 Dr. Haidar Bagir. - [Catatan Kecil Kunjungan PP IJABI ke Surakarta](https://majulah-ijabi.org/catatan-kecil-kunjungan-pp-ijabi-ke-surakarta/) - Tanggal 3 Mei 2025 lalu, Departemen Hukum PP IJABI melakukan kegiatan pengabdian masyarakat bekerjasama dengan Mangkunegaran dalam bentuk pelatihan Hukum Ekonomi Syariah. Pelatihan diikuti oleh para pihak dari akademisi dan praktisi serta perwakilan Mangkunegaran. Sambutan pihak Mangkunegaran amat baik dan menyenangkan. Terimakasih serta penghargaan yang tinggi atas perkenan KGPAA Mangkunegara X dalam kerjasama tersebut. Acara - [Nasihat Berharga Ibu Sinta Nuriyah dalam Open House Hari Raya Idul Adha](https://majulah-ijabi.org/nasihat-berharga-ibu-sinta-nuriyah-hari-raya-idul-adha/) - Bergabung dalam Open House Ibu Sinta Nuriyah pada hari raya Idul Adha 2025, sebuah momen penuh kebersamaan dan nasihat tentang kerukunan, perdamaian, dan persatuan dari tokoh bangsa Indonesia, istri dari mendiang Gusdur. - [Walid, Ayah dari Banyak Hati](https://majulah-ijabi.org/walid-ayah-dari-banyak-hati/) - Namanya bukan Walid. Tapi kami semua memanggilnya begitu. Namanya sama dengan sosok yang sangat dicintainya: Muhammad. Anak-anaknya memanggilnya Walid. Menantunya juga. Keponakan-keponakannya. Tetangga-tetangga. Para pelanggan tokonya. Pedagang-pedagang di pasar pun memanggilnya Pak Walid. Jamaah majelis pengajian, orang-orang yang datang untuk mengaji, berdzikir, dan berdoa bersama pun memanggilnya Walid. Maka, sungguh… beliau bukan hanya ayah bagi - [Misteri Syahid Hari ‘Arafah](https://majulah-ijabi.org/muslim-bin-aqil-tragedi-karbala/) - Siapakah ia yang syahid di Hari ‘Arafah? Kisah hidup Muslim bin ‘Aqil sebelum diangkat sebagai wakil Imam al-Husain di Kufah masih tersisa dalam catatan sejarah yang tersebar dan tidak lengkap. Namun, beberapa peristiwa penting tetap tercatat dan memiliki makna besar dalam konteks peristiwa Karbala.Salah satu peristiwa yang tercatat adalah keikutsertaan Muslim dalam penaklukan wilayah Afrika - [Menduga Batas-batas Artificial Intelligence (AI)](https://majulah-ijabi.org/menduga-batas-batas-artificial-intelligence-ai/) - Belakangan banyak ulasan terhadap pertanyaan, akankah AI mempunyai kesadaran (conscientious)? Jawabannya, mungkin saja. Tapi, jawaban itu harus segera disusul dengan pernyataan ini: sesadar-sadarnya AI - dan seberapa pun canggihnya kesadaran AI ini - tetap saja kesadarannya berbeda dengan kesadaran (spiritual) manusia - tentu bagi yang percaya bahwa kesadaran spiritual manusia itu autentik. Sejauh-jauhnya kesadaran AI, - [Sufi yang Mengguncang Dunia](https://majulah-ijabi.org/sufi-yang-mengguncang-dunia-imam-khomeini/) - Siapa sebenarnya Imam Khomeini di balik sosok pemimpin revolusi yang legendaris itu? Tulisan ini mengungkap sisi sufistiknya yang jarang terungkap—bagaimana kedalaman spiritual dan ajaran tasawufnya mampu mengguncang dunia, melampaui batas politik dan agama. Apa rahasia kekuatan batinnya yang membakar semangat jutaan orang? Temukan kisah mistis dan pengaruh luar biasa Imam Khomeini yang akan mengubah cara pandangmu tentang kepemimpinan dan spiritualitas. - [Zhahir Insani, Batin Ilahi](https://majulah-ijabi.org/batin-ilahi/) - Taz‘amu annaka jirmun shaghīrun wa fīka inṭawā al-‘ālam al-akbar “Engkau mengira dirimu entitas kecil, padahal dalam dirimu terbentang semesta yang agung.” Imam Ali bin Abi Thalib as. - [Kehidupan Barzakh: Ruh Mengetahui Keadaan Kerabat dan Sahabat di Dunia](https://majulah-ijabi.org/kehidupan-barzakh-ruh-mengetahui-keadaan-kerabat/) - Dalam Islam, ruh orang yang telah wafat di alam Barzakh dapat mengetahui keadaan kerabat dan sahabat yang masih hidup di dunia. Pengetahuan ini juga dimiliki para Nabi dan Imam Ahlulbait as, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan riwayat. - [Kajian Kang Jalal : Diskusi Buku Filsafat Way of Life di Universitas Paramadina](https://majulah-ijabi.org/kajian-kang-jalal-filsafat-way-of-life-universitas-paramadina/) - Kajian Kang Jalal kembali digelar. Kali ini, bertempat di Universitas Paramadina Kampus Trinity Tower, Lantai 45, Jl. HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan, membahas buku Filsafat sebagai Way of Life, karya almarhum KH. Jalaluddin Rakhmat. Acara ini menghadirkan tiga narasumber : K.H. Miftah Fauzi Rakhmat dan Dr. Mohammad Subhi Ibrahim, sementara itu, K.H. Ulil Abshar Abdalla - [Nasib Anak-anak Mukmin dan Kafir di Alam Barzakh](https://majulah-ijabi.org/nasib-anak-anak-mukmin-dan-kafir-di-alam-barzakh/) - Nasib anak-anak mukmin, Syiah, dan musyrik di alam Barzakh: asuhan Nabi Ibrahim, kasih Sayidah Fatimah Zahra, dan posisi khusus anak-anak musyrik sebagai pelayan surga. - [Syiah dan Ahlul Bait : Mengapa Syiah Mengutamakan Ahlulbait Nabi Saw?](https://majulah-ijabi.org/syiah-pemimpin-umat-islam-ahlulbait/) - Syiah dalam Islam berakar dari loyalitas terhadap pemimpin, terutama Ali bin Abi Talib, yang diyakini sebagai penerus sah Nabi Muhammad SAW. Dalam sejarah Islam, Syiah berkembang menjadi mazhab yang menekankan pentingnya Imamah dan kedudukan Ahlulbait. Artikel ini membahas pengertian, sejarah, serta kedudukan Ahlulbait dalam Al-Qur'an dan hadis, yang menjadikan mereka pemimpin umat Islam yang sah setelah Nabi. - [Dalam Bayang Kemiskinan: Sebuah Ziarah Kemanusiaan Melintasi Zaman](https://majulah-ijabi.org/dalam-bayang-kemiskinan-sebuah-ziarah-kemanusiaan-melintasi-zaman/) - Dalam Bayang Kemiskinan" oleh Dimitri Mahayana menggali ketimpangan sosial sepanjang sejarah, dari Mesopotamia hingga era modern. Artikel ini membahas kemiskinan sebagai struktur sosial, pentingnya keadilan distributif, dan bagaimana kasih sayang dapat menciptakan dunia yang lebih adil. - [Menjadi Gusdurian: Melawan Intoleransi Mazhab dan Mendukung Toleransi Islam di Indonesia](https://majulah-ijabi.org/gusdurian-melawan-intoleransi/) - Pelajari sejarah dan peran IJABI serta bagaimana Gusdurian berperan melawan intoleransi mazhab di Indonesia. Artikel ini membahas pentingnya toleransi dan keberagaman Islam untuk menjaga persatuan bangsa. - [Satu Langkah Kecil dalam Qurban, Lompatan Besar dalam Kemanusiaan](https://majulah-ijabi.org/satu-langkah-kecil-qurban-lompatan-besar-kemanusiaan/) - Refleksi tentang makna langkah kecil, kemampuan bernalar, bahasa kaum, dan kisah-kisah dalam al-Qur’an yang mengajak kita berpikir dan berbagi dengan empati. - [Lentera Perjalanan Meraih Kebahagiaan](https://majulah-ijabi.org/lentera-perjalanan-meraih-kebahagiaan/) - Buku "Meraih Kebahagiaan" karya Jalaluddin Rakhmat membahas filosofi dan sains kebahagiaan dari sudut pandang agama, filsafat, psikologi, dan tasawuf. Temukan bagaimana kebahagiaan sejati bukanlah soal harta, tapi sudut pandang dan pilihan hidup. - [Doa Hari Rabu Imam Zainal Abidin as.](https://majulah-ijabi.org/doa-hari-rabu-imam-zainal-abidin-as/) - بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ لِبَاسًا, وَ النَّوْمَ سُبَاتًا, وَ النَّهَارَ نُشُوْرًا, لَكَ الْحَمْدُ أَنْ بَعَثْتَنِي مِنْ مَرْقَدِي, وَ لَوْ شِئْتَ جَعَلْتَهُ سَرْمَدًا, حَمْدًا دَائِمًا لاَ يَنْقَطِعُ أَبَدًا, وَ لاَ يُحْصِي لَهُ الْخَلاَئِقُ عَدَدًا Bismillâhir rahmânir rahîm. Alhamdu lillâhil ladzî ja‘alal laila libâsâ, wan nauma subâtâ, wan nahâra nusyûrâ, lakal hamdu - [Adab Berziarah](https://majulah-ijabi.org/adab-berziarah-makam-orang-tua-ulama/) - Pelajari adab berziarah yang dianjurkan dalam ajaran Ahlulbait, waktu terbaik ziarah, dan hadiah terbaik untuk ahli kubur agar pahala terus mengalir dan doa diijabah. - [Hadiah dari Penghuni Dunia](https://majulah-ijabi.org/hadiah-dari-penghuni-dunia/) - Amal jariyah dan hadiah untuk ruh tidak hanya mengangkat derajat penghuni Barzakh, tetapi juga memuliakan si pemberi. Pahala yang mengalir tiada henti menjadi bukti cinta yang tak terputus. - [Ruh Mukmin Mengunjungi Keluarganya di Dunia](https://majulah-ijabi.org/kehidupan-barzakh-ruh-mukmin-mengetahui-dan-menjumpai-keluarganya/) - Ruh mukmin di alam Barzakh dapat menziarahi keluarganya di dunia. Frekuensi kunjungan bergantung pada derajat mereka, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Ahlulbait. - [Masa Waktu di Alam Barzakh](https://majulah-ijabi.org/masa-waktu-di-alam-barzakh/) - Bagaimana waktu dirasakan di alam Barzakh? Temukan kisah Imam Ali as saat membangkitkan dua ruh—seorang mukmin dan seorang kafir—yang menunjukkan perbedaan mencolok antara nikmat dan azab kubur. Refleksi spiritual dari Ahlulbait. - [Dialog Timur dan Timur: Indonesia–Iran untuk Dunia Islam yang Mandiri](https://majulah-ijabi.org/dialog-timur-dan-timur-indonesia-iran-untuk-dunia-islam-yang-mandiri/) - IJABI hadiri pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran bahas persatuan umat, penolakan terhadap zionisme, serta peluang kerja sama IPTEK antarnegara Islam. - [PALESTINA, TETAPLAH DI TANAHMU](https://majulah-ijabi.org/palestina-tetaplah-di-tanahmu/) - Ibu ibu di Palestinamerangkai bunga indahmenyemai wangi di bumi para Nabimengasuh anaknya dalam cintaberharap damai memeluk tanahnya Anak anak di Palestinaberjalan menenteng matahariberharap menerangi buminyamenyuluh jalan gelap di tanah ranggasberharap terang menyinari tanahnya Para bebal datang membawa bangkaimembusuki tanah para Nabimenggelapkan buminya nan indahbedil dan mesiu tak hentinya menderumencabik Ibu dan anak dengan pongah Kelicikan - [Perjamuan Kaum Mukmin](https://majulah-ijabi.org/perjamuan-kaum-mukmin/) - Dalam barzakh, ruh para mukmin berkumpul setiap malam di Wadi al-Salam. Simak riwayat dan hikmah perjamuan bersama Imam Ali as dan Ahlulbait. - [Rumah Kecil, Cinta Besar: Catatan dari Halalbihalal & Milad Husainiyah Zarlons-Soerjadi](https://majulah-ijabi.org/rumah-kecil-cinta-besar-catatan-dari-halalbihalal-milad-husainiyah-zarlons-soerjadi/) - Allâhumma shalli 'alâ Sayyidina Muhammad wa 'ala Âli Sayyidina MuhammadSabtu, 10 Mei 2025. Pagi yang teduh menyambut langkah-langkah hangat menuju sebuah rumah di Bogor Utara. Tak ada baliho besar. Tak ada keramaian jalan raya. Tapi di sanalah, cinta berkumpul dalam kesederhanaan. Husainiyah Zarlons-Soerjadi, rumah spiritual milik komunitas IJABI Bogor Utara, kembali hidup oleh suara tawa, - [Kurban Kolektif](https://majulah-ijabi.org/kurban-kolektif/) - Sebentar lagi, kaum Muslimin akan memperingati Hari Raya Kurban, Idul Adha. Pada musim-musim ketika kambing dan sapi ramai diperdagangkan, pada saat yang sama ramai juga beredar hadis-hadis tentang keutamaan berkurban. Sebagian muballigh menyampaikan bahwa binatang ternak yang kita kurbankan akan membantu kita dalam menyeberangi shirath di hari akhir nanti. Terlepas dari makna batiniah ibadah kurban, saya - [Mengapa 5 Pilar ?](https://majulah-ijabi.org/mengapa-5-pilar/) - Selamilah pemikiran "The Great Man" melalui karyanya. Bentangan sejarah manusia adalah bentangan karya agungnya. Karyanya adalah dirinya yang melegenda. Sejarah tak lain dan tak bukan adalah otobiografi “The Great Man”. Ia diteladani, dibanggakan, hingga diabadikan. Menginspirasi, meski ia telah terbang ke alam keabadian. Tatanan yang ditinggalkannya mesti ditegakkan. Ia tak boleh dikenang dalam rupa romantisme - [Silaturahmi dan Langkah Awal Pembinaan Anak Jalanan di Cirebon](https://majulah-ijabi.org/silaturahmi-dan-langkah-awal-pembinaan-anak-jalanan-di-cirebon/) - Pada tanggal 7 dan 8 Mei 2025, Fauzan Jamil—Sekretaris PW IJABI Jakarta dan Sekitarnya sekaligus Staf Sekretariat PP IJABI—bersama Bapak Ridwal Jalinus, calon Koordinator IJABI Kecamatan Bekasi Barat, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ibu Dewi Az-Zahra di Cirebon. Ibu Dewi adalah Bendahara PD IJABI Cirebon dan juga relawan aktif di berbagai kegiatan kemanusiaan. Kunjungan ini - [Usiamu Berhenti, Umurmu Bertambah.](https://majulah-ijabi.org/usiamu-berhenti-umurmu-bertambah/) - Syukur ke hadirat Allah Swt. Teriring salam shalawat pada Baginda Rasulillah Saw. Doa mengalir untuk kedua orangtua dan almarhumin tercinta. Kemarin, saya berulangtahun. Terima kasih untuk semua doa, ungkap kasih dan sayang dari para guru, Ibu Bapak dan saudara sekalian. Syukur bertambah usia ditandai dengan pertanyaan tentang umur. Konon, usia adalah hitungan tahun sementara umur - [Hadis Rantai Emas dalam Peringatan Maulid Imam Ali bin Musa al-Ridha (A.S.)](https://majulah-ijabi.org/hadis-rantai-emas-dalam-peringatan-maulid-imam-ali-bin-musa-al-ridha-a-s/) - Dalam perjalanan Imam Ali bin Musa al-Ridha (A.S.) menuju Khurasan, beliau singgah di kota Merv. Masyarakat telah berkumpul menanti kedatangannya. Kabar pengangkatan beliau sebagai putra mahkota oleh Khalifah Ma’mun telah tersebar lebih dulu. Namun, yang lebih menggugah hati umat bukan sekadar status politik itu, melainkan karena beliau adalah bagian dari Ahlulbait Rasulullah (S.A.W.)—keluarga suci yang - [Lima Pilar IJABI & Literasi Beragama](https://majulah-ijabi.org/5-pilar-literasi-beragama/) - 5 Pilar & Literasi Beragama membahas pentingnya pengelolaan perilaku beragama melalui literasi agama, keterampilan berpikir kritis, komparatif, empatik, toleran, serta media literacy untuk memperkuat koeksistensi dan mencegah konflik. Artikel ini juga mengupas hubungan agama dengan kehidupan sosial dan politik. - [Pertemuan di Alam Barzakh Menurut Riwayat Ahlulbait](https://majulah-ijabi.org/aturan-pertemuan-di-alam-barzakh-menurut-riwayat-ahlulbait/) - Bagaimana kehidupan di alam Barzakh menurut riwayat Ahlulbait? Apakah orang mukmin bisa saling bertemu? Pelajari tingkatan surga, konsep ghibtah, dan keadilan Ilahi dalam pembagian derajat kenikmatan di akhirat. - [Kehidupan Barzakh](https://majulah-ijabi.org/kehidupan-barzakh/) - Barzakh adalah kehidupan setelah kematian dan sebelum hari kiamat ditegakkan. Banyak riwayat menjelaskan karakteristik kehidupan barzakhiyyah, salah satunya adalah terputusnya segala sebab (hubungan dan keterikatan duniawi). Kehidupan barzakh tidak seperti alam dunia, di mana kebutuhan sandang, pangan, dan papan dapat terpenuhi melalui interaksi sosial dan peran orang lain. Sebaliknya, kehidupan barzakhiyyah bersifat individualistik. Segala sebab - [Biografi Singkat Allahyarham KH. Jalaluddin Rakhmat](https://majulah-ijabi.org/biografi-singkat-allahyarham-kh-jalaluddin-rakhmat/) - Jalaluddin Rakhmat, lahir di Bandung, 29 Agustus 1949. Kang Jalal, begitu panggilan populernya dikenal sebagai salah satu tokoh cendikiawan dan mubaligh Islam terkemuka di Indonesia, bersama Gus Dur (KH Abdurahman Wahid) dan Cak Nur almarhum (Prof.Dr. Nurcholis Madjid). Ibunya adalah seorang aktifis Islam di desanya. Ayahnya adalah seorang kiai dan sekaligus lurah desa. Karena kemelut - [Kunjungan IJABI ke Pura Mangkunegaran: Kolaborasi Budaya dan Dakwah Intelektual](https://majulah-ijabi.org/kunjungan-ijabi-ke-pura-mangkunegaran-kolaborasi-budaya-dan-dakwah-intelektual/) - Surakarta, MajulahIJABI.org – Dalam rangka memperkuat dakwah intelektual berbasis budaya, IJABI mengadakan kunjungan silaturahmi ke Pura Mangkunegaran Surakarta hari ini. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjalin kolaborasi antara kalangan akademisi, profesional, dan pemangku budaya. Sebanyak 15 peserta hadir dalam pertemuan ini, terdiri dari 10 akademisi dan 5 profesional. Acara berjalan lancar dan penuh kehangatan, - [Merawat Warisan Guru, Menjalin Kebersamaan](https://majulah-ijabi.org/merawat-warisan-guru-menjalin-kebersamaan/) - Pertemuan para Ketua IJABI dari wilayah Bandung Selatan di Soreang pada Sabtu (03/05/2025) menjadi ruang silaturahim dan refleksi atas warisan pemikiran Allahyarham KH Dr. Jalaluddin Rakhmat. Pertemuan para Ketua IJABI dari wilayah Bandung Selatan di Soreang pada Sabtu (03/05/2025) menjadi ruang silaturahim dan refleksi atas warisan pemikiran Allahyarham KH Dr. Jalaluddin Rakhmat. - [Cahaya Kasih IJABI Temanggung](https://majulah-ijabi.org/cahaya-kasih-ijabi-temanggung/) - Siang di Temanggung tak mengurangi kehangatan yang memancar dari sebuah perhelatan penuh cinta: Halalbihalal Bersama Anak Yatim-Piatu dan Dhuafa, yang digagas oleh IJABI Temanggung, para relawan dan simpatisan dari berbagai unsur masyarakat, Bertempat di Gedung NU, kegiatan ini menjadi ruang temu yang melampaui sekat-sekat sosial—menyatukan yang memberi dan yang menerima dalam suasana penuh berkah. Acara - [Pelantikan PW IJABI Kalimantan Selatan](https://majulah-ijabi.org/𝐏𝐞𝐥𝐚𝐧𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧-𝐏𝐖-𝐊𝐚𝐥𝐬/) - Banjarmasin, 18 April 2025 – Palm Hotel Banjarmasin menjadi saksi sejarah saat digelar prosesi pelantikan Pengurus Wilayah (PW) IJABI Kalimantan Selatan dan Pengurus Daerah (PD) Banjarmasin, PD Tanah Laut, PD Tanah Bumbu, serta PD Banjar. Acara yang penuh khidmat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh terkemuka dan diwarnai dengan atmosfer penuh semangat kebersamaan dalam menjaga ukhuwah - [Peran Media dan Organisasi dalam Menebar Kebaikan](https://majulah-ijabi.org/peran-media-dan-organisasi-dalam-menebar-kebaikan/) - Di tengah tantangan sosial dan derasnya arus informasi, peran media dan organisasi menjadi sangat penting dalam menumbuhkan semangat kebaikan di tengah masyarakat. Keduanya memiliki kapasitas besar sebagai agen perubahan—mampu menjangkau masyarakat luas, menyuarakan nilai-nilai positif, dan menggerakkan aksi nyata. Media, dengan kekuatan informasi dan jangkauan yang luas, berperan sebagai penyampai pesan-pesan kebaikan. Ketika media mengangkat - [Doa Hari Selasa](https://majulah-ijabi.org/doa-hari-selasa/) - Doa Hari Selasa dalam Sahifah Sajjadiyah yang diajarkan oleh Imam Zainal Abidin berisi permohonan untuk perlindungan dari keburukan dan dosa, serta bimbingan menuju jalan yang benar. Doa ini mengajarkan kesyukuran dan memohon kekuatan dalam menghadapi ujian hidup dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. - [Doa Hari Senin Imam Zainal Abidin as.](https://majulah-ijabi.org/doa-hari-senin-shahifah-sajjadiyah/) - بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي لَمْ يُشْهِدْ أَحَدًا حِيْنَ فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَ اْلأَرْضَ, وَلاَ اتَّخَذَ مُعِيْنًا حِيْنَ بَرَأَ النَّسَمَاتِ, وَ لَمْ يُشَارَكْ فِي اْلإِلَهِيَّةِ وَ لَمْ يُظَاهَرْ فِي الْوَحْدَانِيَّةِ, كَلَّتِ اْلأَلْسُنُ عَنْ غَايَةِ صِفَتِهِ, وَ الْعُقُوْلُ عَنْ كُنْهِ مَعْرِفَتِهِ, وَ تَوَاضَعَتِ الْجَبَابِرَةُ لِهَيْبَتِهِ, وَ عَنَتِ الْوُجُوْهُ لِخَشْيَتِهِ, وَ انْقَادَ كُلُّ عَظِيْمٍ لِعَظَمَتِهِ Bismillâhir - [Doa Hari Ahad Imam Zainal Abidin as.](https://majulah-ijabi.org/doa-hari-ahad-imam-zainal-abidin-as/) - بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ Dengan asma Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang اللهم صل على محمد وآل محمد Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya بِسْمِ اللهِ الَّذى لا اَرْجُو اِلاّ فَضْلَهُ وَلا اَخْشى اِلاّ عَدْلَهُ وَلا اَعْتَمِدُ اِلاّ قَوْلَهُ وَلا اُمْسِكُ اِلاّ بِحَبْلِهِ Dengan asma Allah yang tidak aku harapkan kecuali karunia-Nya. Tidak aku - [Doa Hari Kamis Imam Zainal Abidin as.](https://majulah-ijabi.org/doa-hari-kamis-imam-zainal-abidin-as/) - بسم الله الرحمن الرحيم Bismillâhir Rahmânir Rahîm Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang اللهم صل على محمد وآل محمد Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya اَلْحَمْدُ للهِ الَّذى اَذْهَبَ اللَّيْلَ مُظْلِماً بِقُدْرَتِهِ، وَجاءَ بِالنَّهارُ مُبْصِراً بِرَحْمَتِهِ، وَكَسانى ضياءه وَاَنا فى نِعْمَتِهِ Alhamdulillâhil ladzî adzhabal - [Doa Hari Jumat Imam Zainal Abidin as.](https://majulah-ijabi.org/doa-hari-jumat-imam-zainal-abidin-as/) - بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على محمد وآل محمد اَلْحَمْدُ للهِِ الاَْوَّلِ قَبْلَ الاِْنْشاءِ وَالاِْحْياءِ، وَالاْخِرِ بَعْدَ فَناءِ الاَْشْياءِ، الْعَليمِ الَّذى لا يَنْسى مَنْ ذَكَرَهُ، وَلا يَنْقُصُ مَنْ شَكَرَهُ، وَلا يَخيبُ مَنْ دَعاهُ، وَلا يَقْطَعُ رَجاءَ مَنْ رَجاهُ. اَللّهُمَّ اِنّى اُشْهِدُكَ وَكَفى بِكَ شَهيداً، وَاُشْهِدُ جَميعَ مَلائِكَتِكَ وَسُكّانَ سَماواتِكَ وَ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَنْ بَعَثْتَ - [Doa Hari Sabtu Imam Zainal Abidin as.](https://majulah-ijabi.org/doa-hari-sabtu-imam-zainal-abidin-as/) - بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ . بِسْمِ اللهِ كَلِمَةِ الْمُعْتَصِمِيْنَ وَ مَقَالَةِ الْمُتَحَرِّزِيْنَ, وَ أَعُوذُ بِاللهِ تَعَالَى مِنْ جَوْرِ الْجَائِرِيْنَ, وَ كَيْدِ الْحَاسِدِيْنَ, وَ بَغْيِ الظَّالِمِيْنَ, وَ أَحْمَدُهُ فَوْقَ حَمْدِ الْحَامِدِيْنَ اللَّهُمَّ أَنْتَ الْوَاحِدُ بِلاَ شَرِيْكٍ, وَ الْمَلِكُ بِلاَ تَمْلِيْكٍ, لاَ تُضَادُّ فِي حُكْمِكَ, وَ لاَ تُنَازَعُ فِي مُلْكِكَ أَسْأَلُكَ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَ - [Doa ‘Adilah (Doa Penolong Menyongsong Sakaratul Maut) ](https://majulah-ijabi.org/doa-adilah-doa-penolong-menyongsong-sakaratul-maut/) - Pada kesempatan ini, mari kita merenungkan sebuah nasihat yang sangat berharga dari Fakhr al-Muhaqqiqin, yang berkata:"Siapa pun yang ingin terhindar dari godaan setan di saat-saat menjelang kematian, hendaklah ia membekali dirinya dengan dalil-dalil keimanan yang kuat dan kokoh. Ia juga perlu menanamkan ajaran-ajaran Islam dalam hati, dengan argumen yang kokoh dan jiwa yang jernih serta - [Doa Adilah Shagir](https://majulah-ijabi.org/doa-adilah-shagir/) - Sakaratul maut adalah fase yang sangat menegangkan bagi setiap manusia, di mana amal perbuatan kita akan dihadirkan di hadapan kita. Seperti yang dijelaskan dalam hadis Imam Ja'far al-Sadiq a.s.: "Setiap amal perbuatan seorang hamba akan dihadirkan padanya dalam sakaratul maut. Jika amalnya baik dan ia mencintai Ahlul Bait, maka amalnya akan menjadi cahaya baginya. Jika - [Hari Air Sedunia dan Tanggung Jawab Pengikut Ahlul Bait](https://majulah-ijabi.org/hari-air-sedunia-dan-tanggung-jawab-pengikut-ahlul-bait/) - Hari Air Sedunia mengingatkan kita akan pentingnya menjaga air sebagai amanah. Krisis air bersih semakin nyata, dan Islam mengajarkan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan menjaga air, kita juga menjaga kehidupan. Mari berkontribusi dalam konservasi air untuk masa depan yang lebih baik. - [Sri Paus dan Keberatan Para Malaikat](https://majulah-ijabi.org/sri-paus-dan-keberatan-para-malaikat/) - Belakangan, setelah kedua orangtua berpulang ke rahmatullah, saya merasa menjadi sosok yang lebih melankolis. Mudah mellow kata anak zaman sekarang. Saya teringat almarhumah Ibu saya yang pada tahun-tahun terakhirnya, karena mengidap gagal ginjal, setiap kali berjumpa dengan orang lain selalu menitikkan air mata dan mengulang-ulang kata: terima kasih, maafkan Ibu ya. Bahkan pada kami, anak-anak - [Kedudukan Lima Pilar IJABI](https://majulah-ijabi.org/kedudukan-lima-pilar-ijabi/) - Oleh : Dr. Muhammad Ashar(Ketua Departemen Kaderisasi PP IJABI) Akhir tahun 2017, penggemar film animasi di seluruh dunia bersuka cita dengan release-nya salah satu film animasi terbaik berjudul "Coco". Keunikan film ini terletak pada alur cerita yang berisi kebijaksanaan masyarakat Amerika Latin dalam memaknai kehidupan setelah kematian. Intinya, keselamatan seseorang di alam itu terkait erat - [Idul Fitri dan Spirit Memperkokoh Integritas Diri](https://majulah-ijabi.org/idul-fitri-dan-spirit-memperkokoh-integritas-diri/) - Halalbihalal dan Silaturahmi Nurcholish Madjid Society (NCMS) kembali digelar dengan tema "Idul Fitri dan Spirit Memperkokoh Integritas Diri". Acara ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus merefleksikan nilai-nilai integritas yang diajarkan oleh almarhum Nurcholish Madjid, atau yang akrab disapa Cak Nur. Sejumlah tokoh penting hadir dalam Halalbihalal NCMS ini, di antaranya Ibu Omi Komariah - [Mulla Sadra dan Fondasi Filosofis untuk Menjembatani Hard Problem of Consciousness](https://majulah-ijabi.org/mulla-sadra-dan-fondasi-filosofis-untuk-menjembatani-hard-problem-of-consciousness/) - Dengan teori Primasi Eksistensi dan Gerak Substansial, Mulla Sadra menggabungkan materi, kesadaran, dan spiritualitas dalam satu realitas dinamis bertingkat. Bagaimana prosesnya? ikuti tulisan bernas ini. - [Lima Pilar IJABI: Rasionalitas, Ritualitas, Spiritualitas, Etika, dan Makrifatullah](https://majulah-ijabi.org/lima-pilar-ijabi-rasionalitas-ritualitas-spiritualitas-etika-dan-makrifatullah/) - Dalam perjalanan manusia menuju kesempurnaan hakiki, lima pilar fundamental—rasionalitas, ritualitas, spiritualitas, etika, dan makrifatullah—memegang peranan yang saling berkaitan erat. Memahami hubungan antar pilar ini sangat penting untuk membangun kehidupan beragama yang utuh, bukan hanya formalistik, tetapi juga bermakna secara batiniah. Rasionalitas: Landasan Berpikir dan Memilah Jalan Rasionalitas adalah kemampuan manusia untuk berpikir logis, kritis, dan - [Persatuan Sunni-Syiah Penting bagi Kejayaan Islam](https://majulah-ijabi.org/persatuan-sunni-syiah-penting-bagi-kejayaan-islam/) - Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menyatakan persatuan umat Islam, khususnya antara kaum Sunni dan Kaum Syiah, mutlak perlu sebagai prasyarat kejayaan umat agama itu. "Kejayaan umat Islam pada abad-abad pertengahan juga didukung persatuan dan peran serta kedua kelompok umat Islam tersebut," kata Din, dalam siaran persnya yang diterima ANTARA, di - [Silaturahmi Sederhana, Jembatan Ukhuwah](https://majulah-ijabi.org/silaturahmi-sederhana-jembatan-ukhuwah-kunjungan-habib-ahmad-berlin-ke-kantor-ijabi-pd-sukabumi/) - Tak ada yang lebih menghangatkan hati selain perjumpaan yang tulus, walau singkat dan tanpa protokoler. - [Syukuran Pembentukan PW IJABI Kalsel dan PD IJABI Tanah Laut](https://majulah-ijabi.org/syukuran-pembentukan-pw-ijabi-kalsel-dan-pd-ijabi-tanah-laut/) - Alhamdulillah, rasa syukur yang mendalam kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas terlaksananya acara syukuran dan tawasulan dalam rangka pembentukan Pengurus Wilayah (PW) IJABI Kalimantan Selatan dan Pengurus Daerah (PD) IJABI Tanah Laut. Acara ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan, disertai semangat kebersamaan dan harapan besar untuk langkah awal yang penuh keberkahan. Tawasulan dibuka dengan lantunan - [Ilmu Lebih Utama Daripada Ibadah](https://majulah-ijabi.org/ilmu-lebih-utama-daripada-ibadah/) - Rasulullah Saw diutus untuk mengajarkan ilmu, sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Jumu'ah [62]: 2. Beliau bersabda, "Aku diutus sebagai pengajar ilmu," dan menekankan bahwa belajar lebih utama dari ibadah malam penuh. - [Islam Alternatif dan Islam Aktual](https://majulah-ijabi.org/islam-alternatif-dan-islam-aktual/) - Di Islam Aktual, Jalaluddin Rakhmat menunjukkan bagaimana kita menyikapi perbedaan-perbedaan yang terjadi di tubuh umat Islam, dan bagaimana pula merespons perkembangan zaman. Tujuannya tentu agar Islam, sebagai agama rahmat bagi alam semesta, selalu shalih li kulli zaman wa makan (relevan di setiap tempat dan waktu). - [Yaman Serang Kapal Induk AS sebagai Balasan atas Serangan Udara](https://majulah-ijabi.org/yaman-serang-kapal-induk-as-truman-di-laut-merah-sebagai-balasan-atas-serangan-udara/) - Angkatan bersenjata Yaman melancarkan operasi gabungan dengan melibatkan kekuatan laut, drone, dan rudal terhadap kapal induk Amerika Serikat USS Harry S. Truman serta kapal-kapal pengawalnya di wilayah utara Laut Merah. Serangan ini dilakukan sebagai respons atas lebih dari 36 serangan udara yang dilancarkan AS ke Sanaa, Saada, dan wilayah lainnya, yang menyebabkan gugurnya sejumlah warga - [Menguatkan Solidaritas Antar Anak Bangsa](https://majulah-ijabi.org/halal-bihalal-pd-ijabi-wonosobo-dan-gusdurian-wonosobo-menguatkan-solidaritas-antar-anak-bangsa/) - Pada hari 18/4/2025, bertempat di Pesantren Darunnajah, Kecamatan Kepil, Desa Terpencil, Wonosobo, acara halal bihalal diselenggarakan dengan penuh semangat untuk mempererat tali persaudaraan antar anak bangsa dan umat beragama. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan perwakilan dari berbagai komunitas agama dan kepercayaan di Wonosobo dan sekitarnya. Dalam acara tersebut, PD IJABI Wonosobi diwakili oleh - [Halal Bihalal Fathimiyyah IJABI](https://majulah-ijabi.org/halal-bihalal-fathimiyyah-ijabi/) - Sabtu, 19 April 2025 – Metro Indah Mall, Bandung Departemen Fathimiyyah Pengurus Pusat IJABI menghadiri acara halal bihalal yang diselenggarakan oleh PD IJABI Bandung Divisi Fathimiyyah di Sambel Hejo, Metro Indah Mall. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa untuk mempererat ukhuwah sekaligus meneguhkan kembali ruh organisasi sebagai tempat berkhidmat dan menjadikan keluarga Fathimiyyah sebagai teladan dalam - [Bisakah Filsafat (Islam) Sebagai Way Of Life?](https://majulah-ijabi.org/filsafat-islam-sebagai-way-of-life/) - Filsafat bukan hanya tentang teori, tetapi juga cara hidup. Seperti ajaran Plato dan Diogenes, filsafat dapat memberikan pencerahan dalam menghadapi hidup dan kematian. Dari kisah filsuf seperti Socrates hingga Boethius, filsafat membantu kita mencari makna hidup dan mengatasi ketakutan, menjadikannya sebagai way of life. - [Diantar Kang Jalal, Merayakan Pemaafan Bersama Al-Ghazali](https://majulah-ijabi.org/diantar-kang-jalal-merayakan-pemaafan-bersama-al-ghazali/) - Al-Ghazali menyebut bahwa kemarahan yang sehat adalah yang berada dalam kadar moderat—tidak berlebihan, tetapi juga tidak kekurangan. - [Halal Bi Halal IJABI dan Diskusi Publik](https://majulah-ijabi.org/halal-bi-halal-ijabi-dan-diskusi-publik/) - IJABI hadir dalam acara halal bi halal GUSDURian Makassar, diskusi publik memperkuat demokrasi pasca UU TNI, dengan narasumber akademisi dan tokoh agama terkait. - [Menjauhi Dosa demi Kesehatan Jiwa](https://majulah-ijabi.org/menjauhi-dosa-demi-kesehatan-jiwa/) - Suluk sufi mengajarkan tiga tahapan penting: takhalli, tahalli, dan tajalli. Tahapan tajalli adalah pengalaman puncak mendekati Allah Swt., di mana kita dapat merasakan kehadiran-Nya. Ilmu tasawuf membantu membersihkan diri dan mencapai kesadaran spiritual yang mendalam. - [Tangan Yang Dicintai Allah](https://majulah-ijabi.org/tangan-yang-dicintai-allah/) - Bulan Rabi’ul Awwal adalah bulan penuh kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw. Kaum Muslim mengenang beliau dengan penghormatan, seperti mencium tangan Fathimah dan sahabatnya. Nabi mengajarkan bahwa tangan yang bekerja keras untuk nafkah halal adalah tangan yang dicintai Allah, mencerminkan kasih sayang beliau kepada umatnya. - [Anak Yatim Dalam Pandangan Islam](https://majulah-ijabi.org/anak-yatim-dalam-pandangan-islam/) - Islam sangat menekankan pentingnya merawat dan menyayangi anak yatim, sebagai bagian dari kelompok dhuafa yang harus dilindungi. Dalam Al-Quran dan Sunnah, berbuat baik kepada anak yatim dianggap sebagai tanda keimanan sejati. Allah memerintahkan umat Islam untuk menjaga hak-hak mereka, melindungi, dan memelihara harta mereka dengan penuh tanggung jawab. - [Peran Agama Dalam Masyarakat](https://majulah-ijabi.org/peran-agama-dalam-masyarakat/) - “Religion, in welcher Form sie auftritt, bleibt das ideale Bedürfnis der Menschheit.” —Anselm von Feuerbach Anselm von Feuerbach, yang ucapannya saya kutip di atas, adalah ahli hukum terkenal. “Agama, dalam bentuk apa pun dia muncul,” begitu katanya, tetap merupakan kebutuhan ideal umat manusia.” Buat Feuerbach, peran agama menentukan dalam setiap bidang kehidupan. Manusia, tanpa agama, - [Puasa Syawal Menurut Ahlul Bait dan Ahlusunnah](https://majulah-ijabi.org/puasa-syawal-menurut-ahlul-bait-dan-ahlusunnah/) - Pada saat Idul Fitri dalam media sosial ada yang meminta penjelasan tentang puasa di bulan Syawal dalam fikih Ahlulbait. Puasa ini dalam fikih Ahlussunah masuk kategori dianjurkan (sunah). Karena itu, biasanya kaum Muslim Indonesia di daerah dan pedesaan melakukan puasa pada hari kedua bulan Syawal selama enam hari. Dalam Bidayatul Mujtahid karya Ibnu Rusyd Andalusi (Pustaka Amani - [Hello world!](https://majulah-ijabi.org/hello-world/) - Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing! ## Laman - [Home](https://majulah-ijabi.org/) - Majulah IJABI - Sebarkan Senyum Sang Nabi. - [IJABI PEDULI](https://majulah-ijabi.org/ijabi-peduli-2/) - Warisan Sederhana untuk Generasi IJABI Mendatang. Donasi untuk lindungi keluarga bersama jutaan orang baik melalui Website IJABI PEDULI Dana Abadi IJABI Dana abadi IJABI adalah warisan sederhana jemaah, sedekah tulus yang terus mengalirkan keberkahan tanpa henti untuk masa depan generasi umat. Donasi Sekarang Mau berbuat baik apa hari ini? Wakaf Infrastruktur Pendidikan Kesehatan Donasi Balita - [](https://majulah-ijabi.org/ijabi-peduli/) ## Campaigns - [Dana Abadi IJABI](https://majulah-ijabi.org/campaign/dana-abadi-ijabi/) - Bismilahita’ala. Allahumma Shalli’ala Sayyidina Muahmmad wa Aali Sayyidina Muhammad. GERAKAN WAKAF DANA ABADI PENDIDIKAN IJABI ✨ Hanya Rp2.750/Hari, Cetak Masa Depan Generasi! Menyiapkan masa depan pendidikan tidak harus dimulai dengan langkah yang rumit. Kunci keberlanjutan ada pada konsistensi dan gotong royong. Melalui perhitungan sederhana namun berdampak nyata: * Kontribusi Harian: Rp2.750,- / hari * Akumulasi - [Dana Kedaruratan Peduli Ijabi](https://majulah-ijabi.org/campaign/dana-kedaruratan-peduli-ijabi/) - Dana Kedaruratan Peduli Ijabi ## Kategori - [Blog](https://majulah-ijabi.org/category/blog/) - Your blog category - [Rubrik Kang Jalal](https://majulah-ijabi.org/category/rubrikkj/) - [Khazanah](https://majulah-ijabi.org/category/khazanah/) - [Amalan dan Doa](https://majulah-ijabi.org/category/amalan/) - [Publikasi](https://majulah-ijabi.org/category/publisher/) - [Berita](https://majulah-ijabi.org/category/berita/) - [Kegiatan](https://majulah-ijabi.org/category/kegiatan/) - [Hadis](https://majulah-ijabi.org/category/khazanah/hadis/) - [Al Qur'an](https://majulah-ijabi.org/category/khazanah/quran/) - [Filsafat-Irfan](https://majulah-ijabi.org/category/khazanah/filsafat/) - [Sejarah](https://majulah-ijabi.org/category/khazanah/sejarah/) - [Uncategorize](https://majulah-ijabi.org/category/khazanah/uncategorize/) - [Teknologi](https://majulah-ijabi.org/category/khazanah/teknologi/) ## Tag - [ijabi](https://majulah-ijabi.org/tag/ijabi/) - [majulahijabi](https://majulah-ijabi.org/tag/majulahijabi/) - [fathimiyyah](https://majulah-ijabi.org/tag/fathimiyyah/) - [doa hari selasa](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-hari-selasa/) - [sahifah sajjadiyah](https://majulah-ijabi.org/tag/sahifah-sajjadiyah/) - [imam zainal abidin](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-zainal-abidin/) - [munajat](https://majulah-ijabi.org/tag/munajat/) - [doa hari rabu](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-hari-rabu/) - [doa harian](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-harian/) - [doa hari ahad](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-hari-ahad/) - [doa hari minggu](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-hari-minggu/) - [doa hari senin](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-hari-senin/) - [doa hari kamis](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-hari-kamis/) - [doa hari jumat](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-hari-jumat/) - [doa hari sabtu](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-hari-sabtu/) - [doa adilah](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-adilah/) - [doa kematian](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-kematian/) - [sakaratul maut](https://majulah-ijabi.org/tag/sakaratul-maut/) - [doa mustajab](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-mustajab/) - [amalan ahlul bait](https://majulah-ijabi.org/tag/amalan-ahlul-bait/) - [doa adilah shagir](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-adilah-shagir/) - [amal usaha](https://majulah-ijabi.org/tag/amal-usaha/) - [santunan](https://majulah-ijabi.org/tag/santunan/) - [anak yatim](https://majulah-ijabi.org/tag/anak-yatim/) - [al quran](https://majulah-ijabi.org/tag/al-quran/) - [nabi muhammad](https://majulah-ijabi.org/tag/nabi-muhammad/) - [amal sholeh](https://majulah-ijabi.org/tag/amal-sholeh/) - [kang jalal](https://majulah-ijabi.org/tag/kang-jalal/) - [filsafat](https://majulah-ijabi.org/tag/filsafat/) - [buku](https://majulah-ijabi.org/tag/buku/) - [way of life](https://majulah-ijabi.org/tag/way-of-life/) - [kematian](https://majulah-ijabi.org/tag/kematian/) - [plati](https://majulah-ijabi.org/tag/plati/) - [socrates](https://majulah-ijabi.org/tag/socrates/) - [mulla shadra](https://majulah-ijabi.org/tag/mulla-shadra/) - [hari air sedunia](https://majulah-ijabi.org/tag/hari-air-sedunia/) - [air](https://majulah-ijabi.org/tag/air/) - [abul fadhl abbas](https://majulah-ijabi.org/tag/abul-fadhl-abbas/) - [karbala](https://majulah-ijabi.org/tag/karbala/) - [lingkungan](https://majulah-ijabi.org/tag/lingkungan/) - [sufi](https://majulah-ijabi.org/tag/sufi/) - [suluk](https://majulah-ijabi.org/tag/suluk/) - [irfan](https://majulah-ijabi.org/tag/irfan/) - [mental health](https://majulah-ijabi.org/tag/mental-health/) - [halal bi halal](https://majulah-ijabi.org/tag/halal-bi-halal/) - [silaturahmi](https://majulah-ijabi.org/tag/silaturahmi/) - [ukhuwah islamiah](https://majulah-ijabi.org/tag/ukhuwah-islamiah/) - [imam ali](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-ali/) - [jalaluddin rakhmat](https://majulah-ijabi.org/tag/jalaluddin-rakhmat/) - [khazanah](https://majulah-ijabi.org/tag/khazanah/) - [publikasi](https://majulah-ijabi.org/tag/publikasi/) - [KH. Jalaluddin Rakhmat](https://majulah-ijabi.org/tag/kh-jalaluddin-rakhmat/) - [The way of life](https://majulah-ijabi.org/tag/the-way-of-life/) - [islam alternatif](https://majulah-ijabi.org/tag/islam-alternatif/) - [islam aktual](https://majulah-ijabi.org/tag/islam-aktual/) - [syawalan](https://majulah-ijabi.org/tag/syawalan/) - [yaman](https://majulah-ijabi.org/tag/yaman/) - [ansharullah](https://majulah-ijabi.org/tag/ansharullah/) - [amerika serikat](https://majulah-ijabi.org/tag/amerika-serikat/) - [harry s. truman](https://majulah-ijabi.org/tag/harry-s-truman/) - [gusdurian](https://majulah-ijabi.org/tag/gusdurian/) - [paus fransiskus](https://majulah-ijabi.org/tag/paus-fransiskus/) - [gereja katolik](https://majulah-ijabi.org/tag/gereja-katolik/) - [duka cita](https://majulah-ijabi.org/tag/duka-cita/) - [miftah fauzi rakhmat](https://majulah-ijabi.org/tag/miftah-fauzi-rakhmat/) - [PD IJABI](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi/) - [IJABI Tanah Laut](https://majulah-ijabi.org/tag/ijabi-tanah-laut/) - [ahmadiyah](https://majulah-ijabi.org/tag/ahmadiyah/) - [IJABI Sukabumi](https://majulah-ijabi.org/tag/ijabi-sukabumi/) - [Nurcholish Madjid Society](https://majulah-ijabi.org/tag/nurcholish-madjid-society/) - [NCMS](https://majulah-ijabi.org/tag/ncms/) - [5 pilar](https://majulah-ijabi.org/tag/5-pilar/) - [pilar ijabi](https://majulah-ijabi.org/tag/pilar-ijabi/) - [adlani.](https://majulah-ijabi.org/tag/adlani/) - [keijabian](https://majulah-ijabi.org/tag/keijabian/) - [dimitri mahayana](https://majulah-ijabi.org/tag/dimitri-mahayana/) - [Maran sutarya](https://majulah-ijabi.org/tag/maran-sutarya/) - [media](https://majulah-ijabi.org/tag/media/) - [jihad](https://majulah-ijabi.org/tag/jihad/) - [5 pilar ijabi](https://majulah-ijabi.org/tag/5-pilar-ijabi/) - [Dr. Muhammad Ashar](https://majulah-ijabi.org/tag/dr-muhammad-ashar/) - [mohammad adlany](https://majulah-ijabi.org/tag/mohammad-adlany/) - [fajar muchtar](https://majulah-ijabi.org/tag/fajar-muchtar/) - [halalbihalal](https://majulah-ijabi.org/tag/halalbihalal/) - [IJABI Temanggung](https://majulah-ijabi.org/tag/ijabi-temanggung/) - [Silaturahim IJABI](https://majulah-ijabi.org/tag/silaturahim-ijabi/) - [Bandung Selatan](https://majulah-ijabi.org/tag/bandung-selatan/) - [KH Jalaluddin Rakhmat](https://majulah-ijabi.org/tag/kh-jalaluddin-rakhmat-2/) - [Soreang](https://majulah-ijabi.org/tag/soreang/) - [Babakan Ciparay](https://majulah-ijabi.org/tag/babakan-ciparay/) - [Ahlulbait Indonesia](https://majulah-ijabi.org/tag/ahlulbait-indonesia/) - [Margahayu](https://majulah-ijabi.org/tag/margahayu/) - [Kutawaringin](https://majulah-ijabi.org/tag/kutawaringin/) - [Dakwah Islam](https://majulah-ijabi.org/tag/dakwah-islam/) - [workshop](https://majulah-ijabi.org/tag/workshop/) - [ekonomi syariah](https://majulah-ijabi.org/tag/ekonomi-syariah/) - [departemen hukum dan HAM](https://majulah-ijabi.org/tag/departemen-hukum-dan-ham/) - [biografi](https://majulah-ijabi.org/tag/biografi/) - [alam barzakh](https://majulah-ijabi.org/tag/alam-barzakh/) - [mati](https://majulah-ijabi.org/tag/mati/) - [hidup setelah mati](https://majulah-ijabi.org/tag/hidup-setelah-mati/) - [kehidupan barzak](https://majulah-ijabi.org/tag/kehidupan-barzak/) - [kehidupan barzakh](https://majulah-ijabi.org/tag/kehidupan-barzakh/) - [barzakh](https://majulah-ijabi.org/tag/barzakh/) - [surga](https://majulah-ijabi.org/tag/surga/) - [silsilah dzahabiah](https://majulah-ijabi.org/tag/silsilah-dzahabiah/) - [wiladah](https://majulah-ijabi.org/tag/wiladah/) - [imam ridho as](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-ridho-as/) - [sejarah](https://majulah-ijabi.org/tag/sejarah/) - [hadis](https://majulah-ijabi.org/tag/hadis/) - [IJABI Cirebon](https://majulah-ijabi.org/tag/ijabi-cirebon/) - [IJABI Jakarta](https://majulah-ijabi.org/tag/ijabi-jakarta/) - [khidmat mustadh'afin](https://majulah-ijabi.org/tag/khidmat-mustadhafin/) - [kurban](https://majulah-ijabi.org/tag/kurban/) - [qurban](https://majulah-ijabi.org/tag/qurban/) - [qurban kolektif](https://majulah-ijabi.org/tag/qurban-kolektif/) - [iedulhajj](https://majulah-ijabi.org/tag/iedulhajj/) - [puisi](https://majulah-ijabi.org/tag/puisi/) - [palestina](https://majulah-ijabi.org/tag/palestina/) - [parlemen iran](https://majulah-ijabi.org/tag/parlemen-iran/) - [kerja sama](https://majulah-ijabi.org/tag/kerja-sama/) - [ruh mengetahui dunia](https://majulah-ijabi.org/tag/ruh-mengetahui-dunia/) - [ruh dalam islam](https://majulah-ijabi.org/tag/ruh-dalam-islam/) - [ruh dan alam barzakh](https://majulah-ijabi.org/tag/ruh-dan-alam-barzakh/) - [teologi syiah](https://majulah-ijabi.org/tag/teologi-syiah/) - [imam maksum](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-maksum/) - [ahlulbait](https://majulah-ijabi.org/tag/ahlulbait/) - [alam kubur](https://majulah-ijabi.org/tag/alam-kubur/) - [ruh mukmin](https://majulah-ijabi.org/tag/ruh-mukmin/) - [ruh mengunjungi dunia](https://majulah-ijabi.org/tag/ruh-mengunjungi-dunia/) - [kunjungan ruh](https://majulah-ijabi.org/tag/kunjungan-ruh/) - [alam kubur dalam islam](https://majulah-ijabi.org/tag/alam-kubur-dalam-islam/) - [imam shadiq](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-shadiq/) - [imam kazim](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-kazim/) - [allamah amini](https://majulah-ijabi.org/tag/allamah-amini/) - [makam orang tua](https://majulah-ijabi.org/tag/makam-orang-tua/) - [ziarah ahli kubur](https://majulah-ijabi.org/tag/ziarah-ahli-kubur/) - [adab berziarah](https://majulah-ijabi.org/tag/adab-berziarah/) - [imam baqir](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-baqir/) - [imam ridha](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-ridha/) - [doa ziarah](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-ziarah/) - [hadiah untuk ahli kubur](https://majulah-ijabi.org/tag/hadiah-untuk-ahli-kubur/) - [Anak Mukmin](https://majulah-ijabi.org/tag/anak-mukmin/) - [Kehidupan Setelah Mati](https://majulah-ijabi.org/tag/kehidupan-setelah-mati/) - [Surga dan Neraka](https://majulah-ijabi.org/tag/surga-dan-neraka/) - [Syiah Ali](https://majulah-ijabi.org/tag/syiah-ali/) - [Nabi Ibrahim](https://majulah-ijabi.org/tag/nabi-ibrahim/) - [Sayidah Fatimah Zahra](https://majulah-ijabi.org/tag/sayidah-fatimah-zahra/) - [Anak Kafir](https://majulah-ijabi.org/tag/anak-kafir/) - [Hadis Ziarah](https://majulah-ijabi.org/tag/hadis-ziarah/) - [BahasaKaum](https://majulah-ijabi.org/tag/bahasakaum/) - [LangkahKecil](https://majulah-ijabi.org/tag/langkahkecil/) - [CeritaDalamQuran](https://majulah-ijabi.org/tag/ceritadalamquran/) - [RefleksiMakna](https://majulah-ijabi.org/tag/refleksimakna/) - [Bayan](https://majulah-ijabi.org/tag/bayan/) - [KurbanDenganMakna](https://majulah-ijabi.org/tag/kurbandenganmakna/) - [MiftahRakhmat](https://majulah-ijabi.org/tag/miftahrakhmat/) - [KisahSpiritual](https://majulah-ijabi.org/tag/kisahspiritual/) - [BelajarBerpikir](https://majulah-ijabi.org/tag/belajarberpikir/) - [NilaiPengorbanan](https://majulah-ijabi.org/tag/nilaipengorbanan/) - [IslamRasional](https://majulah-ijabi.org/tag/islamrasional/) - [CeritaPenuhHikmah](https://majulah-ijabi.org/tag/ceritapenuhhikmah/) - [kebahagiaan](https://majulah-ijabi.org/tag/kebahagiaan/) - [Meraih Kebahagiaan](https://majulah-ijabi.org/tag/meraih-kebahagiaan/) - [filsafat kebahagiaan](https://majulah-ijabi.org/tag/filsafat-kebahagiaan/) - [tasawuf dan kebahagiaan](https://majulah-ijabi.org/tag/tasawuf-dan-kebahagiaan/) - [kebahagiaan menurut Islam](https://majulah-ijabi.org/tag/kebahagiaan-menurut-islam/) - [spiritualitas Islam](https://majulah-ijabi.org/tag/spiritualitas-islam/) - [objective happiness](https://majulah-ijabi.org/tag/objective-happiness/) - [psikologi positif](https://majulah-ijabi.org/tag/psikologi-positif/) - [kajian filsafat Islam](https://majulah-ijabi.org/tag/kajian-filsafat-islam/) - [buku motivasi Islam](https://majulah-ijabi.org/tag/buku-motivasi-islam/) - [self development islami](https://majulah-ijabi.org/tag/self-development-islami/) - [sudut pandang hidup](https://majulah-ijabi.org/tag/sudut-pandang-hidup/) - [kebahagiaan sejati](https://majulah-ijabi.org/tag/kebahagiaan-sejati/) - [subjective happiness](https://majulah-ijabi.org/tag/subjective-happiness/) - [sains kebahagiaan](https://majulah-ijabi.org/tag/sains-kebahagiaan/) - [buku Kang Jalal](https://majulah-ijabi.org/tag/buku-kang-jalal/) - [islam dan kebahagiaan](https://majulah-ijabi.org/tag/islam-dan-kebahagiaan/) - [kajian Kang Jalal](https://majulah-ijabi.org/tag/kajian-kang-jalal/) - [kebahagiaan dalam tasawuf](https://majulah-ijabi.org/tag/kebahagiaan-dalam-tasawuf/) - [makna hidup](https://majulah-ijabi.org/tag/makna-hidup/) - [pilihan hidup](https://majulah-ijabi.org/tag/pilihan-hidup/) - [islam dan psikologi](https://majulah-ijabi.org/tag/islam-dan-psikologi/) - [bahagia menurut sufi](https://majulah-ijabi.org/tag/bahagia-menurut-sufi/) - [filsuf muslim](https://majulah-ijabi.org/tag/filsuf-muslim/) - [hedonisme vs spiritualitas](https://majulah-ijabi.org/tag/hedonisme-vs-spiritualitas/) - [buku pengembangan diri islam](https://majulah-ijabi.org/tag/buku-pengembangan-diri-islam/) - [Keberagaman Islam](https://majulah-ijabi.org/tag/keberagaman-islam/) - [Intoleransi Mazhab](https://majulah-ijabi.org/tag/intoleransi-mazhab/) - [Islam Indonesia](https://majulah-ijabi.org/tag/islam-indonesia/) - [Toleransi Beragama](https://majulah-ijabi.org/tag/toleransi-beragama/) - [Pancasila](https://majulah-ijabi.org/tag/pancasila/) - [Moderasi Beragama](https://majulah-ijabi.org/tag/moderasi-beragama/) - [Pluralisme](https://majulah-ijabi.org/tag/pluralisme/) - [Ukhuwah Islamiyah](https://majulah-ijabi.org/tag/ukhuwah-islamiyah/) - [Kasih Sayang Islam](https://majulah-ijabi.org/tag/kasih-sayang-islam/) - [Persatuan Bangsa](https://majulah-ijabi.org/tag/persatuan-bangsa/) - [Melawan Intoleransi](https://majulah-ijabi.org/tag/melawan-intoleransi/) - [Literasi Keagamaan](https://majulah-ijabi.org/tag/literasi-keagamaan/) - [Keadilan Sosial](https://majulah-ijabi.org/tag/keadilan-sosial/) - [kemiskinan](https://majulah-ijabi.org/tag/kemiskinan/) - [keadilan](https://majulah-ijabi.org/tag/keadilan/) - [redistribusi kekayaan](https://majulah-ijabi.org/tag/redistribusi-kekayaan/) - [ketimpangan sosial](https://majulah-ijabi.org/tag/ketimpangan-sosial/) - [zakat](https://majulah-ijabi.org/tag/zakat/) - [kesetaraan](https://majulah-ijabi.org/tag/kesetaraan/) - [ekonomi global](https://majulah-ijabi.org/tag/ekonomi-global/) - [kkj](https://majulah-ijabi.org/tag/kkj/) - [syiah](https://majulah-ijabi.org/tag/syiah/) - [imam khomenini](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-khomenini/) - [khumaini](https://majulah-ijabi.org/tag/khumaini/) - [Artificial Intelligence](https://majulah-ijabi.org/tag/artificial-intelligence/) - [AI](https://majulah-ijabi.org/tag/ai/) - [Haidar Bagir](https://majulah-ijabi.org/tag/haidar-bagir/) - [Mangkunegaran](https://majulah-ijabi.org/tag/mangkunegaran/) - [muslim bin aqil](https://majulah-ijabi.org/tag/muslim-bin-aqil/) - [safir husain](https://majulah-ijabi.org/tag/safir-husain/) - [nasihatibu](https://majulah-ijabi.org/tag/nasihatibu/) - [perdamaian](https://majulah-ijabi.org/tag/perdamaian/) - [kerukunan](https://majulah-ijabi.org/tag/kerukunan/) - [Gusdur](https://majulah-ijabi.org/tag/gusdur/) - [persatuan](https://majulah-ijabi.org/tag/persatuan/) - [SundaWiwitan](https://majulah-ijabi.org/tag/sundawiwitan/) - [IkatanJamaahAhlulbait](https://majulah-ijabi.org/tag/ikatanjamaahahlulbait/) - [IbuSintaNuriyah](https://majulah-ijabi.org/tag/ibusintanuriyah/) - [kebersamaan](https://majulah-ijabi.org/tag/kebersamaan/) - [tokohbangsa](https://majulah-ijabi.org/tag/tokohbangsa/) - [hariRayaIdulAdha](https://majulah-ijabi.org/tag/harirayaiduladha/) - [Indonesia](https://majulah-ijabi.org/tag/indonesia/) - [GusdurLegacy](https://majulah-ijabi.org/tag/gusdurlegacy/) - [khutbah ied adha](https://majulah-ijabi.org/tag/khutbah-ied-adha/) - [doa kumail](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-kumail/) - [doa malam jumat](https://majulah-ijabi.org/tag/doa-malam-jumat/) - [Harialghadir](https://majulah-ijabi.org/tag/harialghadir/) - [FGDlintasiman](https://majulah-ijabi.org/tag/fgdlintasiman/) - [IRAN](https://majulah-ijabi.org/tag/iran/) - [FREEPALESTINA](https://majulah-ijabi.org/tag/freepalestina/) - [jurnalis](https://majulah-ijabi.org/tag/jurnalis/) - [Persatuan Islam](https://majulah-ijabi.org/tag/persatuan-islam/) - [perangirandanisrael](https://majulah-ijabi.org/tag/perangirandanisrael/) - [kapitalisme](https://majulah-ijabi.org/tag/kapitalisme/) - [imam husein](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-husein/) - [orangpintar](https://majulah-ijabi.org/tag/orangpintar/) - [Asyura](https://majulah-ijabi.org/tag/asyura/) - [Muharam](https://majulah-ijabi.org/tag/muharam/) - [Malam Azza](https://majulah-ijabi.org/tag/malam-azza/) - [Muharram](https://majulah-ijabi.org/tag/muharram/) - [Husein](https://majulah-ijabi.org/tag/husein/) - [Syahadah](https://majulah-ijabi.org/tag/syahadah/) - [kebenaran](https://majulah-ijabi.org/tag/kebenaran/) - [Tentang Manusia](https://majulah-ijabi.org/tag/tentang-manusia/) - [Pengetahuan](https://majulah-ijabi.org/tag/pengetahuan/) - [Sains](https://majulah-ijabi.org/tag/sains/) - [Abbas](https://majulah-ijabi.org/tag/abbas/) - [Cahaya Kebenaran](https://majulah-ijabi.org/tag/cahaya-kebenaran/) - [Kebnaran](https://majulah-ijabi.org/tag/kebnaran/) - [Muhammadiyah](https://majulah-ijabi.org/tag/muhammadiyah/) - [alam semesta](https://majulah-ijabi.org/tag/alam-semesta/) - [kuasa Ilahi](https://majulah-ijabi.org/tag/kuasa-ilahi/) - [Kebesaran Tuhan](https://majulah-ijabi.org/tag/kebesaran-tuhan/) - [Rumi](https://majulah-ijabi.org/tag/rumi/) - [kenabian](https://majulah-ijabi.org/tag/kenabian/) - [Nabi Muhammad Saw](https://majulah-ijabi.org/tag/nabi-muhammad-saw/) - [Bumi](https://majulah-ijabi.org/tag/bumi/) - [sufisme](https://majulah-ijabi.org/tag/sufisme/) - [Sastra Arab](https://majulah-ijabi.org/tag/sastra-arab/) - [Kehidupan bermakna](https://majulah-ijabi.org/tag/kehidupan-bermakna/) - [Psikologi](https://majulah-ijabi.org/tag/psikologi/) - [Genosida](https://majulah-ijabi.org/tag/genosida/) - [Al Azhar](https://majulah-ijabi.org/tag/al-azhar/) - [Mesir](https://majulah-ijabi.org/tag/mesir/) - [Pengajian Ahad](https://majulah-ijabi.org/tag/pengajian-ahad/) - [Tasawuf](https://majulah-ijabi.org/tag/tasawuf/) - [wali faqih](https://majulah-ijabi.org/tag/wali-faqih/) - [shalawat](https://majulah-ijabi.org/tag/shalawat/) - [PW IJABI DI Yogyakarta](https://majulah-ijabi.org/tag/pw-ijabi-di-yogyakarta/) - [Arba'in](https://majulah-ijabi.org/tag/arbain/) - [Pelantikan Pengurus IJABI](https://majulah-ijabi.org/tag/pelantikan-pengurus-ijabi/) - [PW IJABI Sumatera Selatan](https://majulah-ijabi.org/tag/pw-ijabi-sumatera-selatan/) - [PD IJABI Kota Palembang](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi-kota-palembang/) - [PD IJABI Kabupaten Banyuasin](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi-kabupaten-banyuasin/) - [PD IJABI Kabupaten Ogan Ilir](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi-kabupaten-ogan-ilir/) - [PW IJABI Jawa Barat](https://majulah-ijabi.org/tag/pw-ijabi-jawa-barat/) - [Walifaqih](https://majulah-ijabi.org/tag/walifaqih/) - [PW IJABI Kalimantan Selatan](https://majulah-ijabi.org/tag/pw-ijabi-kalimantan-selatan/) - [Lintas Agama](https://majulah-ijabi.org/tag/lintas-agama/) - [PC Sukasari](https://majulah-ijabi.org/tag/pc-sukasari/) - [PD IJABI Sumedang](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi-sumedang/) - [PD IJABI Wonosobo](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi-wonosobo/) - [PW IJABI Jawa Tengah](https://majulah-ijabi.org/tag/pw-ijabi-jawa-tengah/) - [PD IJABI MAJALENGKA](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi-majalengka/) - [PD IJABI SUKABUMI](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi-sukabumi/) - [Imam Ali KW](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-ali-kw/) - [HUT RI ke 80](https://majulah-ijabi.org/tag/hut-ri-ke-80/) - [Kemerdekaan](https://majulah-ijabi.org/tag/kemerdekaan/) - [17Agustus](https://majulah-ijabi.org/tag/17agustus/) - [PW IJABI Bangka Belitung](https://majulah-ijabi.org/tag/pw-ijabi-bangka-belitung/) - [Syahadah Ali Ar Ridha](https://majulah-ijabi.org/tag/syahadah-ali-ar-ridha/) - [PW IJABI Jawa Timur](https://majulah-ijabi.org/tag/pw-ijabi-jawa-timur/) - [Training Organisasi](https://majulah-ijabi.org/tag/training-organisasi/) - [Upgrading Kepengurusan](https://majulah-ijabi.org/tag/upgrading-kepengurusan/) - [Maulidurrasul 1447 H](https://majulah-ijabi.org/tag/maulidurrasul-1447-h/) - [5Pilar IJABI](https://majulah-ijabi.org/tag/5pilar-ijabi/) - [Geopolitik](https://majulah-ijabi.org/tag/geopolitik/) - [Silaturrahmi](https://majulah-ijabi.org/tag/silaturrahmi/) - [PP IJABI](https://majulah-ijabi.org/tag/pp-ijabi/) - [Kolabirasi antar Organisasi](https://majulah-ijabi.org/tag/kolabirasi-antar-organisasi/) - [Imam Hasan Al'Askari as](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-hasan-alaskari-as/) - [Wafat Nabi saww](https://majulah-ijabi.org/tag/wafat-nabi-saww/) - ['amal](https://majulah-ijabi.org/tag/amal/) - [konsolidasi](https://majulah-ijabi.org/tag/konsolidasi/) - [Bakti sosial](https://majulah-ijabi.org/tag/bakti-sosial/) - [Fathimiyyah IJABI](https://majulah-ijabi.org/tag/fathimiyyah-ijabi/) - [Khidmat untuk Negeri](https://majulah-ijabi.org/tag/khidmat-untuk-negeri/) - [Komunitas Ragi](https://majulah-ijabi.org/tag/komunitas-ragi/) - [Sehat Bersama](https://majulah-ijabi.org/tag/sehat-bersama/) - [Hari Santri Nasional](https://majulah-ijabi.org/tag/hari-santri-nasional/) - [Ma'rifat](https://majulah-ijabi.org/tag/marifat/) - [IJABI PEDULI LINGKUNGAN](https://majulah-ijabi.org/tag/ijabi-peduli-lingkungan/) - [IJABI AKTIF](https://majulah-ijabi.org/tag/ijabi-aktif/) - [Imam Hasan Al Mujtaba](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-hasan-al-mujtaba/) - [Ilmu](https://majulah-ijabi.org/tag/ilmu/) - [25tahun IJABI](https://majulah-ijabi.org/tag/25tahun-ijabi/) - [IJABI GOWES](https://majulah-ijabi.org/tag/ijabi-gowes/) - [IMAM MAHDI as](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-mahdi-as/) - [Imam ali ridha as](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-ali-ridha-as/) - [MiladPerak 25 tahun IJABI](https://majulah-ijabi.org/tag/miladperak-25-tahun-ijabi/) - [Fun Mini Soccer](https://majulah-ijabi.org/tag/fun-mini-soccer/) - [Kemualiaan](https://majulah-ijabi.org/tag/kemualiaan/) - [Imam Mahdi afs](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-mahdi-afs/) - [PW IJABI Jakarta dan Sekitarnya](https://majulah-ijabi.org/tag/pw-ijabi-jakarta-dan-sekitarnya/) - [Self Love](https://majulah-ijabi.org/tag/self-love/) - [Ego](https://majulah-ijabi.org/tag/ego/) - [Shalat](https://majulah-ijabi.org/tag/shalat/) - [Islam](https://majulah-ijabi.org/tag/islam/) - [Hadist](https://majulah-ijabi.org/tag/hadist/) - [Hari Jumat](https://majulah-ijabi.org/tag/hari-jumat/) - [Pernikahan](https://majulah-ijabi.org/tag/pernikahan/) - [Pelantikkan](https://majulah-ijabi.org/tag/pelantikkan/) - [PD IJABI Tasikmalaya](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi-tasikmalaya/) - [Sayyidah Zainab](https://majulah-ijabi.org/tag/sayyidah-zainab/) - [amalan rajab](https://majulah-ijabi.org/tag/amalan-rajab/) - [Milad Perak IJABI](https://majulah-ijabi.org/tag/milad-perak-ijabi/) - [Rajab](https://majulah-ijabi.org/tag/rajab/) - [1447 Hijriyyah](https://majulah-ijabi.org/tag/1447-hijriyyah/) - [Lomba Menulis Pemikiran Kang Jalal](https://majulah-ijabi.org/tag/lomba-menulis-pemikiran-kang-jalal/) - [15 Rajab](https://majulah-ijabi.org/tag/15-rajab/) - [IJABI PEDULI](https://majulah-ijabi.org/tag/ijabi-peduli/) - [Bencana Alam Sumatera](https://majulah-ijabi.org/tag/bencana-alam-sumatera/) - [13 Rajab](https://majulah-ijabi.org/tag/13-rajab/) - [Isra Mi'raj](https://majulah-ijabi.org/tag/isra-miraj/) - [Sya'ban](https://majulah-ijabi.org/tag/syaban/) - [PD IJABI CIREBON](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi-cirebon/) - [Abu Thalib](https://majulah-ijabi.org/tag/abu-thalib/) - [cerpen](https://majulah-ijabi.org/tag/cerpen/) - [ABI](https://majulah-ijabi.org/tag/abi/) - [Habluminallah](https://majulah-ijabi.org/tag/habluminallah/) - [Board of Peace](https://majulah-ijabi.org/tag/board-of-peace/) - [HUT REVOLUSI IRAN](https://majulah-ijabi.org/tag/hut-revolusi-iran/) - [Cak Nur](https://majulah-ijabi.org/tag/cak-nur/) - [Nurcholish Madjid](https://majulah-ijabi.org/tag/nurcholish-madjid/) - [PW IJABI Lampung](https://majulah-ijabi.org/tag/pw-ijabi-lampung/) - [Sayyidah Fathimah Az Zahra](https://majulah-ijabi.org/tag/sayyidah-fathimah-az-zahra/) - [Ramadhan 1447 H](https://majulah-ijabi.org/tag/ramadhan-1447-h/) - [PW IJABI Sulawesi Tenggara](https://majulah-ijabi.org/tag/pw-ijabi-sulawesi-tenggara/) - [Puasa](https://majulah-ijabi.org/tag/puasa/) - [Imam Ali Khamenei](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-ali-khamenei/) - [Syahid](https://majulah-ijabi.org/tag/syahid/) - [Sayyidah Khadijah Al Kubra sa](https://majulah-ijabi.org/tag/sayyidah-khadijah-al-kubra-sa/) - [10 Ramadan](https://majulah-ijabi.org/tag/10-ramadan/) - [10 Ramadhan](https://majulah-ijabi.org/tag/10-ramadhan/) - [Sayyid Ali Khamenei](https://majulah-ijabi.org/tag/sayyid-ali-khamenei/) - [Al Quds](https://majulah-ijabi.org/tag/al-quds/) - [Syuhada](https://majulah-ijabi.org/tag/syuhada/) - [Martyr](https://majulah-ijabi.org/tag/martyr/) - [Perang Dunia ke 3](https://majulah-ijabi.org/tag/perang-dunia-ke-3/) - [Majlis Duka](https://majulah-ijabi.org/tag/majlis-duka/) - [Halal Bihalal](https://majulah-ijabi.org/tag/halal-bihalal/) - [Imam Ali Ridha as.](https://majulah-ijabi.org/tag/imam-ali-ridha-as-2/) - [Wiladah Imam Ali Ridha as.](https://majulah-ijabi.org/tag/wiladah-imam-ali-ridha-as/) - [Milad Kyai Miftah](https://majulah-ijabi.org/tag/milad-kyai-miftah/) - [PD IJABI Banyumas](https://majulah-ijabi.org/tag/pd-ijabi-banyumas/) - [Diskusi](https://majulah-ijabi.org/tag/diskusi/) - [Belasungkawa](https://majulah-ijabi.org/tag/belasungkawa/) - [Nisfhu](https://majulah-ijabi.org/tag/nisfhu/) - [Bedah Buku](https://majulah-ijabi.org/tag/bedah-buku/) - [DAQÂ’IQ AL-QUR’ÂN](https://majulah-ijabi.org/tag/daqaiq-al-quran/) - [MUHSIN](https://majulah-ijabi.org/tag/muhsin/) - [Iduladha 1447 H](https://majulah-ijabi.org/tag/iduladha-1447-h/) - [Idul Ghadir](https://majulah-ijabi.org/tag/idul-ghadir/) - [Al Ghadir](https://majulah-ijabi.org/tag/al-ghadir/) - [MBG](https://majulah-ijabi.org/tag/mbg/) - [Konseling](https://majulah-ijabi.org/tag/konseling/) - [KH. Muchtar Adam](https://majulah-ijabi.org/tag/kh-muchtar-adam/) - [asyura 1448 h](https://majulah-ijabi.org/tag/asyura-1448-h/) - [budaya](https://majulah-ijabi.org/tag/budaya/) - [26Tahun IJABI](https://majulah-ijabi.org/tag/26tahun-ijabi/) - [milad ijabi 26](https://majulah-ijabi.org/tag/milad-ijabi-26/) - [diskusi buku](https://majulah-ijabi.org/tag/diskusi-buku/) - [arbain](https://majulah-ijabi.org/tag/arbain-2/) - [arbain walk](https://majulah-ijabi.org/tag/arbain-walk/) - [tafsir](https://majulah-ijabi.org/tag/tafsir/) - [arbain walk ijabi](https://majulah-ijabi.org/tag/arbain-walk-ijabi/) - [mazar](https://majulah-ijabi.org/tag/mazar/) - [arbain husaini](https://majulah-ijabi.org/tag/arbain-husaini/) ## Categories - [Wakaf Uang](https://majulah-ijabi.org/donasi-category/wakafuang/)