SUMEDANG – Divisi Fathimiyyah Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) Kabupaten Sumedang bersama Tim Medis Fathimiyyah sukses menggelar program Bakti Sosial dan Home Visit (kunjungan rumah) bagi pasien di Desa Banyuresmi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat secara langsung pasca-pengobatan gratis yang telah dilakukan sebelumnya.
Kunjungan ini berfokus pada pendampingan pasien, penyaluran obat-obatan, pendataan rujukan, serta pemberian dukungan psikososial kepada keluarga pasien. Sebanyak 20 orang pasien, yang terdiri dari 7 laki-laki dan 13 perempuan, berhasil dikunjungi langsung di kediaman masing-masing.
Dari hasil pemeriksaan, tim medis mencatat sejumlah riwayat penyakit yang diderita warga. Kasus terbanyak yang ditemukan adalah hipertensi (5 orang) dan stroke berat (4 orang). Selain itu, tim juga menangani warga dengan keluhan sakit kepala, diabetes melitus, dermatitis, dispepsia, hingga masalah batuk dan osteoarthritis. Seluruh pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan langsung diberikan bantuan obat-obatan di tempat.

Pelaksanaan bakti sosial ini bukan tanpa tantangan. Relawan dan tim medis harus menaklukkan medan jalan yang berkontur curam dengan tanjakan serta tikungan tajam. Pendataan juga sempat terhambat karena mayoritas warga sedang bekerja di ladang saat kunjungan berlangsung.
Lebih jauh, tim di lapangan menemukan kendala krusial terkait akses layanan kesehatan struktural. Jarak tempuh yang jauh menuju fasilitas kesehatan tingkat pertama (Puskesmas) membuat warga kehilangan motivasi untuk berobat atau sekadar melakukan kontrol rutin. Tantangan ini diperberat oleh temuan bahwa banyak warga yang kartu BPJS kesehatannya sudah tidak aktif, bahkan ada yang sama sekali belum memiliki akses.
Merespons kondisi tersebut, Fathimiyyah IJABI Sumedang telah menyiapkan sejumlah langkah tindak lanjut strategis. Kolaborasi erat akan segera dilakukan dengan Kepala Desa Banyuresmi guna mengaktifkan kembali BPJS warga yang tertunggak serta membantu pendaftaran bagi yang belum memiliki. Selain itu, Fathimiyyah IJABI merencanakan penjadwalan home visit rutin khusus untuk pasien dengan risiko tinggi, diiringi dengan rencana pembagian sembako bagi warga rentan.
“Edukasi kesehatan di tingkat keluarga juga akan kami perkuat. Pencegahan harus berjalan lebih optimal dibandingkan sekadar pengobatan,” ungkap perwakilan dari tim.
Terselenggaranya bakti sosial ini tidak lepas dari dedikasi para tenaga medis yang turun langsung ke lapangan, yakni dr. Atiek, dr. Reni, dan dr. Syifa. Apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam juga ditujukan kepada kader PKK Desa Banyuresmi, Ibu Hj. Warta selaku pembina, serta ibu-ibu Fathimiyyah IJABI Kabupaten Sumedang yang telah menyambut dan mengawal kegiatan dengan sangat baik.
Melalui kolaborasi lintas elemen ini, diharapkan ikhtiar untuk menyehatkan masyarakat pelosok dapat terus berlanjut dan membawa keberkahan serta manfaat jangka panjang bagi seluruh warga Desa Banyuresmi.