Oleh: Muhammad Bhagas (Anggota Departemen Dakwah dan Seni Budaya)
Ayatullah Jawadi Amuli berkata :
Jika kau ingin mengetahui apakah shalatmu diterima atau tidak, ada cara untuk mengetahuinya.
Jika kau telah menunaikan shalat subuh, dan setelah itu kau tidak berbuat maksiat (pelanggaran) hingga masuk waktu zhuhur, maka itu tanda shalat subuhmu diterima.
Jika kau telah menunaikan shalat zhuhur dan ashar, dan setelah itu kau tidak berbuat maksiat hingga masuk waktu maghrib, maka itu tanda shalat zhuhurmu dan asharmu diterima.
Demikian pula tolak ukurnya untuk shalat maghrib dan isya, apakah keduanya mencegahmu dari berbuat maksiat hingga masuk waktu subuh.
Jika tidak demikian, berarti shalatmu hanyalah sebatas ucapan dan gerakan. Karena sejatinya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar.
Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa Aali Sayyidina Muhammad wa ‘ajjil farajahum…

