Penulis : Kyai Rakhmat Hidayat (Anggota Dewan Syura IJABI)
Di bawah langit yang satu,
kita menapaki jalan ilmu.
Dengan akal yang tercerahkan,
dan hati yang dipenuhi keimanan.
Mari bergandengan tangan,
membangun masa depan.
Menjadi cahaya bagi sesama,
demi ridha Allah Yang Maha Esa.
Islam mengajarkan cahaya ilmu,
menuntun akal mencari yang satu.
Spiritual menghidupkan jiwa,
mendekatkan hati kepada-Nya.
‘Akal dan ‘irfan berpadu mesra,
membangun insan penuh makna.
Ilmu menjadi lentera zaman,
iman menjadi kekuatan.
Bila akal berjalan sendiri,
hati mudah kehilangan arti.
Bila hati tanpa cahaya ilmu,
langkah pun mudah menjadi semu.
Lima pilar… tegak berdiri,
menjadi arah langkah kami.
Menyatukan cinta dan nurani,
membangun umat penuh harmoni.
Lima pilar… cahaya Ilahi,
menyinari bumi pertiwi.
Dengan akhlak dan kasih sejati,
menuju Islam yang memberi arti.
Tak kami bangun tembok mazhab,
tak kami pelihara sikap angkuh.
Akhlak mulia adalah jembatan,
yang menyatukan setiap insan.
Walau berbeda cara dan jalan,
tetap bersaudara dalam iman.
Karena kasih lebih utama,
daripada menang dalam perdebatan.
Keberagaman adalah rahmat,
warna-warni ciptaan Yang Mahakuat.
Agama, budaya, suku, bangsa,
semuanya anugerah Yang Maha Esa.
Kami memilih jalan dialog,
menghapus prasangka yang membelenggu.
Merajut damai dalam perbedaan,
menumbuhkan harapan kehidupan.
Bangun negeri yang beradab,
jujur, adil, dan penuh harap.
Menjunjung hukum tanpa pilih kasih,
membela yang lemah dengan hati bersih.
Bila ada tangis kaum tertindas,
jangan biarkan mereka terhempas.
Ulurkan tangan, tebarkan kasih,
itulah Islam yang sesungguhnya bersih.
Lima pilar… cahaya umat,
menyatukan cinta dan hikmat.
Islam rasional dan spiritual,
membawa jiwa menjadi luhur.
Akhlak mulia menjadi jalan,
persaudaraan jadi pegangan.
Pluralis dalam kedamaian,
Madani penuh keadilan.
Membela mereka yang tertindas,
menghapus luka dengan ikhlas.
Itulah janji yang kami jaga,
demi ridha Allah Yang Maha Esa.
Selama mentari masih bersinar,
selama azan masih berkumandang,
kami akan terus melangkah
membawa cahaya Islam yang ramah.
Dengan akal yang tercerahkan,
dengan hati yang disucikan.
Dengan persaudaraan yang menguatkan,
dengan keadilan yang diperjuangkan.
Lima pilar…
Lima cahaya…
Lima harapan…
Untuk Indonesia…
Untuk umat manusia…
Menuju ridha Allah…
Selamanya.

