Laporan Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam rangkaian Milad Ijabi oleh PW Ijabi dan Yayasan Karomah

Ketika Pengabdian Menjadi Ibadah
Ada hari-hari ketika sebuah ruangan praktik dokter berubah menjadi ruang perjumpaan kasih sayang.
Hari ini Sabtu 18 Juli 2026, di Praktik dr. Muhammad Zailani, Sp.OG, Subsp. Obginsos, Citra Grand City Palembang, yang diperiksa bukan sekadar tekanan darah, kadar gula, atau keluhan kesehatan. Yang sesungguhnya disentuh adalah martabat manusia.
Dalam rangka Milad IJABI, PW IJABI Sumatera Selatan bekerja sama dengan Yayasan Karomah menyelenggarakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi para pengemudi ojek daring, petugas cleaning service, dan satpam di lingkungan Kecamatan Alang-Alang Lebar.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB ini menjadi sebuah ikhtiar kecil untuk menghadirkan cinta dalam bentuk yang paling nyata: melayani.
Panitia semula memperkirakan sekitar seratus peserta akan hadir. Namun Allah selalu memiliki cara-Nya sendiri memperlihatkan keluasan rahmat-Nya.
Sebanyak 120 peserta datang memenuhi undangan kemanusiaan ini. Angka yang melampaui target itu bukan sekadar statistik, melainkan tanda bahwa masih banyak hati yang merindukan sentuhan kepedulian.

Rasulullah ﷺ pernah mengajarkan bahwa manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.
Maka hari ini, setiap pemeriksaan kesehatan menjadi bahasa cinta, setiap senyuman menjadi sedekah, dan setiap tangan yang melayani menjadi doa yang diam-diam sedang diangkat ke langit.
Kegiatan ini berada di bawah penanggung jawab Prof. Dr. Mariatul Fadilah, dengan Abubakar Sidik sebagai Ketua Pelaksana dan Kemas M. Fuad sebagai Sekretaris.
Mereka bersama tim medis Yusnita, Verawati, Putri, Marfuah, dan Dian Cynta menghadirkan pelayanan dengan ketulusan yang terasa lebih hangat daripada sekadar profesionalitas.
Turut membersamai kegiatan ini Ustadz Dr. Yulian Rama, M.Ag. dan Ustadzah Hendi Indriyani, S.Ag., M.Ag., yang mengingatkan bahwa ilmu dan amal akan menemukan maknanya ketika berpihak kepada mereka yang membutuhkan.
Menjelang siang, kegiatan ditutup dengan makan bersama seluruh panitia di Resto Bopet Hafizah.
Di meja sederhana itu, tidak ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah.
Yang ada hanyalah rasa syukur karena diberi kesempatan menjadi perantara rahmat Allah bagi sesama.
Para sufi berkata, jalan menuju Allah tidak selalu dibentangkan dengan sajadah; kadang ia terbentang melalui senyum yang menguatkan, tangan yang menolong, dan pelayanan yang memuliakan manusia.
Sebab Allah tidak membutuhkan pelayanan kita. Manusialah yang membutuhkannya.
Dan ketika kita melayani manusia dengan ikhlas, sesungguhnya kita sedang mengetuk pintu-Nya.
Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai sebuah peringatan Milad IJABI, tetapi tumbuh menjadi tradisi tahunan yang terus menyala.
Sebab sebuah organisasi tidak diukur dari banyaknya slogan yang dikumandangkan, melainkan dari banyaknya air mata yang berhasil dihapus dan banyaknya harapan yang berhasil dihidupkan kembali.
Karena pada akhirnya, kesehatan adalah ikhtiar, pelayanan adalah ibadah, dan kemanusiaan adalah jalan paling indah untuk bertemu dengan Tuhan.
Kegiatan ditutup dengan photo bersama dan pemberian Souvenir kepada panitia
Demikian laporan ini disampaikan, mohon maaf atas kekurangan dan mohon doa untuk lebih baik di waktu waktu ke depan.
- Penanggung jawab: Prof Dr Mariatul Fadilah
- Ketua: Abubakar Sidik
- Sekretaris: Kemas M Fuad






