99 Wasiat Imam Ali bin Abi Thalib as. Kepada Kumail bin Ziyâd. (Bag. 20)
(Diambil dari Buku: Tafsir Wasiat Imam Ali as. Kepada Kumail bin Ziyâd)
Oleh Habib Ali Umar Al Habsyi (Anggota Dewan Syura IJABI)
Mukmin Sejati Itu adalah… .
يَا كُمَيْلُ، إِنَّمَا الْمُؤْمِنُ مَنْ قَالَ بِقَوْلِنَا، فَمَنْ تَخَلَّفَ عَنَّا قَصَّرَ عَنَّا، وَمَنْ قَصَّرَ عَنَّا لَمْ يَلْحَقْ بِنَا، وَمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَنَا فَفِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ.
Wahai Kumail, sesungguhnya seorang mukmin sejati adalah yang berkata dengan perkataan kami. Barang siapa berpaling dari kami, maka ia telah menjauh dari kami; dan barang siapa menjauh dari kami, maka ia tidak akan sampai kepada kami; dan barang siapa tidak bersama kami, maka ia berada di lapisan neraka yang paling bawah.
Seorang Mukmin yang sejati adalah yang benar-benar mengimani dan menaati seluruh perintah Allah, mengikuti petunjuk hamba-hamba pilihan-Nya yang ditunjuk sebagai Para pembimbing umat manusia ke jalan-Nya yang Mustaqîm. Mereka tidak lain adalah Ahlulbait Suci Kenabian as. Tidak seorang pun dari kaum Muslimin yang dapat meragukan bahwa Ahlulbait Suci Nabi as adalah pribadi-pribadi terbimbing yang selalu berjalan di atas Jalan Nabi saw.
Karena itu, menerima bimbingan dan mengikuti serta menapaki jejak Ahlulbait as adalah bukti kesetiaan kepada keimanan yang telah kita ikrarkan. Yang meninggalkan Ahlulbait as. yang akan terjatuh dalam sikap teledor yang menjadikan mereka jauh dari Kafilah Suci Ahlulbait Nabi as. Dan yang tertinggal dari Kafilah Ahlulbait as. akan terpelanting dan jatuh dalam neraka yang paling dalam.
Dalam Doa Ziarah Jâmi’ah Kabîrah disebutkan:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ بَيْتِ النُّبُوَّةِ وَمَوْضِعَ الرِّسَالَةِ وَمُخْتَلَفَ الْمَلَائِكَةِ وَمَهْبِطَ الْوَحْيِ وَمَعْدِنَ الرَّحْمَةِ وَخُزَّانَ الْعِلْمِ وَمُنْتَهَى الْحِلْمِ وَأُصُولَ الْكَرَمِ وَقَادَةَ الْأُمَمِ وَأَوْلِيَاءَ النِّعَمِ وَعَنَاصِرَ الْأَبْرَارِ وَدَعَائِمَ الْأَخْيَارِ وَسَاسَةَ الْعِبَادِ وَأَرْكَانَ الْبِلَادِ وَأَبْوَابَ الْإِيمَانِ وَأُمَنَاءَ الرَّحْمَنِ وَسُلَالَةَ النَّبِيِّينَ وَصَفْوَةَ الْمُرْسَلِينَ وَعِتْرَةَ خِيَرَةِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَ بَرَكَاتُهُ.
Salam sejahtera atas kalian, wahai Ahlulbait kenabian, tempat risalah Ilahi, tempat hilir-mudiknya para malaikat, tempat turunnya wahyu, sumber rahmat, penyimpan ilmu, puncak kesabaran, asal segala kemuliaan, pemimpin bagi umat, para wali atas segala nikmat, unsur orang-orang berbakti, tiang penopang bagi kaum pilihan, pengatur hamba-hamba Allah, penegak negeri-negeri, pintu-pintu iman, para pemegang amanat Tuhan Yang Maha Pengasih, keturunan para nabi, pilihan para rasul, dan keluarga dari sebaik-baik makhluk Tuhan semesta alam. Semoga rahmat dan berkah Allah tercurah atas kalian.
السَّلَامُ عَلَى أَئِمَّةِ الْهُدَى وَمَصَابِيحِ الدُّجَى وَأَعْلَامِ التُّقَى وَذَوِي النُّهَى وَأُولِي الْحِجَى وَكَهْفِ الْوَرَى وَوَرَثَةِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمَثَلِ الْأَعْلَى وَالدَّعْوَةِ الْحُسْنَى وَحُجَجِ اللَّهِ عَلَى أَهْلِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَالْأُولَى وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ.
Salam sejahtera atas para Imam petunjuk, pelita-pelita dalam kegelapan malam, panji-panji ketakwaan, pemilik akal yang cemerlang dan pikiran yang dalam, tempat perlindungan seluruh makhluk, pewaris para nabi, perwujudan tertinggi dari kesempurnaan Ilahi, penyeru kepada seruan yang indah (agama yang benar), serta hujah-hujah Allah atas penduduk dunia, akhirat, dan alam pertama (azali). Semoga rahmat dan berkah Allah tercurah atas mereka.
السَّلاَمُ عَلَى مَحَالِّ مَعْرِفَةِ اللَّهِ وَ مَسَاكِنِ بَرَكَةِ اللَّهِ وَ مَعَادِنِ حِكْمَةِ اللَّهِ وَ حَفَظَةِ سِرِّ اللَّهِ وَ حَمَلَةِ كِتَابِ اللَّهِ وَ أَوْصِيَاءِ نَبِيِّ اللَّهِ وَ ذُرِّيَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ رَحْمَةُ اللَّهِ وَ بَرَكَاتُهُ
Salam sejahtera atas tempat-tempat pancaran makrifat Allah, kediaman-kediaman berkah Allah, tambang-tambang hikmah Allah, penjaga rahasia Allah, pembawa Kitab Allah, para washi (pengganti) Nabi Allah, dan keturunan Rasulullah saw. Semoga rahmat dan berkah Allah tercurah atas mereka.
السَّلَامُ عَلَى الدُّعَاةِ إِلَى اللَّهِ وَالْأَدِلَّاءِ عَلَى مَرْضَاةِ اللَّهِ وَالْمُسْتَقِرِّينَ فِي أَمْرِ اللَّهِ وَالتَّامِّينَ فِي مَحَبَّةِ اللَّهِ وَالْمُخْلِصِينَ فِي تَوْحِيدِ اللَّهِ وَالْمُظْهِرِينَ لِأَمْرِ اللَّهِ وَنَهْيِهِ وَعِبَادِهِ الْمُكْرَمِينَ الَّذِينَ لٰا يَسْبِقُونَهُ بِالْقَوْلِ وَهُمْ بِأَمْرِهِ يَعْمَلُونَ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ.
Salam sejahtera atas para penyeru menuju Allah, para penunjuk jalan menuju keridhaan Allah, mereka yang teguh dalam urusan Allah, yang sempurna dalam cinta kepada Allah, yang tulus dalam mentauhidkan Allah, yang menampakkan perintah dan larangan Allah, serta hamba-hamba-Nya yang dimuliakan, yang tidak mendahului-Nya dalam ucapan, dan mereka beramal sesuai dengan perintah-Nya. Rahmat dan berkah Allah semoga tercurah atas mereka.
السَّلَامُ عَلَى الْأَئِمَّةِ الدُّعَاةِ وَالْقَادَةِ الْهُدَاةِ وَالسَّادَةِ الْوُلَاةِ وَالذَّادَةِ الْحُمَاةِ وَأَهْلِ الذِّكْرِ وَأُولِي الْأَمْرِ وَ بَقِيَّةِ اللَّهِ وَخِيَرَتِهِ وَحِزْبِهِ وَعَيْبَةِ عِلْمِهِ وَحُجَّتِهِ وَصِرَاطِهِ وَنُورِهِ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ.
Salam sejahtera atas para imam yang menyeru (kepada Allah), para pemimpin yang memberi petunjuk, para pembesar yang menjadi penguasa, para pelindung yang menjaga, ahli zikir, para pemegang urusan (wilayah Ilahi), sisa (pilihan) Allah dan yang terbaik dari makhluk-Nya, golongan Allah, wadah ilmu-Nya, hujah (bukti)-Nya, jalan-Nya, dan cahaya-Nya. Semoga rahmat dan berkah Allah tercurah atas mereka.
Mungkinkah seorang hamba akan kecewa mengikuti jelak dan menaati pribadi-pribadi agung yang menyandang berbagai sifat mulia seperti di atas?!
(Bersambung Insyaallah)




